Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next
PengirimMessage
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   15th April 2013, 18:46

Damai bagimu Danielsan.

Tentang ini,
Raihan Danielsan wrote:
Di kampung saya, desa kauman, ada 99% pemeluk Islam dan sisanya warga keturunan yg beragama Kristen dan Konghucu. Ada satu Masjid, satu Klenteng, dan tiga Gereja, serta satu pondok pesantren. Hingga kini tidak ada peristiwa walaupun kecil yg berkaiatan yg namanya konflik antar umat beragama. Segalanya tentram dan tidak ada rasa permusuhan, karena demikianlah Islam mengajarkan, Allah berfirman,

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji,
kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (Qs. An-Nahl: 90)
Kalau itu benar, kampung Anda itu boleh menjadi percontohan kerukunan beragama deh.

Tapi maaf nih, menurut saya ada hiperbolis dari Anda. Boleh tahu di mana kampung Anda itu? Sebab, kalau jumlah warganya hanya 1% beragama Non-Islam (Kristen dan Kong Hucu), sampai ada satu kelenteng dan tiga gereja, itu luar biasa. Jika 1% dari populasinya sampai memerlukan satu kelenteng dan tiga gereja, kira-kira seberapa besar jumlah populasi kampung Anda?

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   15th April 2013, 19:23

Husada wrote:
Damai bagimu Danielsan.

Tentang ini,
Raihan Danielsan wrote:
Di kampung saya, desa kauman, ada 99% pemeluk Islam dan sisanya warga keturunan yg beragama Kristen dan Konghucu. Ada satu Masjid, satu Klenteng, dan tiga Gereja, serta satu pondok pesantren. Hingga kini tidak ada peristiwa walaupun kecil yg berkaiatan yg namanya konflik antar umat beragama. Segalanya tentram dan tidak ada rasa permusuhan, karena demikianlah Islam mengajarkan, Allah berfirman,

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji,
kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (Qs. An-Nahl: 90)
Kalau itu benar, kampung Anda itu boleh menjadi percontohan kerukunan beragama deh.

Tapi maaf nih, menurut saya ada hiperbolis dari Anda. Boleh tahu di mana kampung Anda itu? Sebab, kalau jumlah warganya hanya 1% beragama Non-Islam (Kristen dan Kong Hucu), sampai ada satu kelenteng dan tiga gereja, itu luar biasa. Jika 1% dari populasinya sampai memerlukan satu kelenteng dan tiga gereja, kira-kira seberapa besar jumlah populasi kampung Anda?

Damai, damai, damai.

Menjadi percontohan kerukunan umat beragama? Saya kira biasa saja dan banyak sekali kondisi kampung seperti kampung saya kang. Hanya saja meskipun sedikit, yg sering diekspose dan dibesar-besarkan adalah masalah pertikaiannya, sehingga terkesan negeri ini sudah tidak aman bagi minoritas.

Kampung saya namanya kelurahan Kauman, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Mengenai populasi, malah mungkin non muslim gak nyampai 1%, karena paling banyak sekitar 10 kepala keluarga, kalau muslimnya gak bisa hitung kang.

Sebenarnya dalam hati saya juga bertanya-tanya kang. Tujuannya untuk apa sih membangun banyak tempat ibadah melebihi kebutuhan ditengah mayoritas kaum muslim?

Karena udah lama saya gak pulang ke kampung halaman, kabar terakhir saya dengar, 1 Gereja sudah tidak aktif lagi dan sekarang jadi lapangan futsal. Tapi saya belum membuktikan kebenarannya. Insya Allah lebaran depan saya akan pulang dan membuktikan kebenarannya.
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   15th April 2013, 22:36

Raihan Danielsan wrote:

Di kampung saya, desa kauman, ada 99% pemeluk Islam dan sisanya warga keturunan yg beragama Kristen dan Konghucu. Ada satu Masjid, satu Klenteng, dan tiga Gereja, serta satu pondok pesantren. Hingga kini tidak ada peristiwa walaupun kecil yg berkaiatan yg namanya konflik antar umat beragama. Segalanya tentram dan tidak ada rasa permusuhan, karena demikianlah Islam mengajarkan, Allah berfirman,

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (Qs. An-Nahl: 90)

Tapiiiii dlm Quran banyak jg ayat2 yg mengajarkan kebencian, permusuhan dan bersikap intoleran kpd pihak lain atau penganut ajaran agama yg lain, lihat contohnya:
Quran mengajarkan pengikutnya agar membunuhi para kafir dimanapun mereka ditemukan (Quran Sura 2:191), bunuh mereka dan perlakukan mereka dengan keras (QS 9:123), bunuh mereka (QS 9:5), tantang mereka (QS 8:65), berjuang melawan mereka sekeras mungkin (QS 25:52), bersikap tegas terhadap mereka karena tempat mereka adalah Neraka (QS 66:9) dan potong kepala mereka; lalu setelah membantai mereka, ikat tawanan yang masih hidup untuk dijadikan sandera (QS 47:4).


Inilah cara Islam memperlakukan kaum kafir. Khusus bagi kaum Kristen dan Yahudi, Islam memerintahkan agar mereka dikuasai dan dikenakan pajak setelah mereka dihina (QS 9:29). Jika mereka masih juga tidak patuh, bunuhlah mereka.

Quran tidak mengenal konsep kebebasan beragama dan mengakui bahwa tidak ada agama lain selain Islam (QS 3:85). Islam mencebloskan para kafir kedalam Api Neraka (QS 5:10), menyebut mereka najis (kotor, jangan disentuh, tidak suci) (QS 9:2), memerintahkan muslimin agar memerangi mereka sampai tidak ada agama lain selain Islam (QS 2:193), bunuh atau salibkan atau potong tangan dan kaki para kafir dan mengusir mereka dari negara setelah menghina mereka.

Islam menegaskan bahwa para kafir (non-muslim) akan menerima hukuman keras dalam kehidupan kemudian (QS 5:34) dan menggambarkan siksaan yang menanti mereka di neraka seperti meminum air mendidih (QS 14:17), dimakan api dan azab yang pedih dan jika meminta ampun mereka akan dibalas dengan air yang menyerupai besi meleleh yang akan merusak muka mereka (QS 18:29) dan bahwa mereka akan mengenakan baju api dan kepala mereka disirami air mendidih dan apapun yang ada dalam perut dan kulit mereka akan meleleh dan mereka akan dihukum dengan rantai besi (QS 22:19).

Islam bahkan juga melarang kaum muslim untuk berhubungan dengan saudara dan ayah mereka jika mereka kafir (QS 9:23, QS 3:2).


kalo dipake teori logika orang normal ya bro, mana bisa sih disaat yg sama kita disuruh mengikuti 2 perintah yg saling bertentangan.. pastinya kita hanya bisa mengikuti salah satu perintahnya aj kan..?? dan klo mau mengikuti logika normal, maka perintah yg datangnya paling akhir adl perintah yg harus kita kerjakan, perintah yg pertama dpt kita abaikan aj krn dianggap sudah tidak berlaku alias mansukh..


hayooo, sy mau tau bagaimana cara pikir dan logika anda bekerja bro Raihan..? [You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   16th April 2013, 08:28

Wah, benarkah?

Jadi, kisah dari kampungnya Danielsan itu merupakan penyimpangan aplikasi ajaran Islam? Tapi yang begitu itu yang dibutuhkan di negeri Bhinneka Tunggal Ika ini, kan? Konsensus para pendiri bangsa ini sudah sepakat pada 4 pilar yang dewasa ini coba diingatkan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Kalau mengikuti ayat-ayat Al Qur'an seperti yang dikutipkan oleh Nothingman, bakal terjadi penyembelihan massal. Terjadi penyeragaman seluruh warga NKRI. Sementara, sejak Nusantara belum menjadi negara, keaneka-ragaman adat, warna kulit, kekejuran rambut, dll, dll, sudah ada di negeri ini. Apakah kedatangan Islam ke negeri ini ingin menghilangkan keaneka-ragaman itu?

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Joan86
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 278
Join date : 26.01.13

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   16th April 2013, 10:37

Raihan Danielsan wrote:

Sebenarnya dalam hati saya juga bertanya-tanya kang. Tujuannya untuk apa sih membangun banyak tempat ibadah melebihi kebutuhan ditengah mayoritas kaum muslim?
menurut aku ini sebuah pertanyaan yang aneh dan terkesan bodoh.

dimana-mana tujuan orang untuk membangun sebuah fasilitas umum seperti tempat ibadah, dan fasum lainnya adalah karna disana banyak orang yang membutuhkannya.
Tapiiii karena umat Muslim aja yang hatinya syiriiik dan dengki, mereka menganggap berdirinya tempat ibadah agama lain itu sebagai suatu 'penghinaan' atau 'pemurtadan', mereka takut banyak umatnya yang pindah agama atau keyakinan sehingga berusaha sekuat tenaga menghalang-halangi dan melarang pendirian tempat ibadah agama lain.
dengan kata lain umat Muslim takut tersaingi dengan adanya tempat ibadah agama lain, dan takut kalo ajarannya yang amburadul itu tergerus dan akan punah dari peradaban manusia ini.
hi hi hi hi [You must be registered and logged in to see this image.] [You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   16th April 2013, 13:15

Raihan Danielsan wrote:
Menjadi percontohan kerukunan umat beragama? Saya kira biasa saja dan banyak sekali kondisi kampung seperti kampung saya kang. Hanya saja meskipun sedikit, yg sering diekspose dan dibesar-besarkan adalah masalah pertikaiannya, sehingga terkesan negeri ini sudah tidak aman bagi minoritas.

Kampung saya namanya kelurahan Kauman, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Mengenai populasi, malah mungkin non muslim gak nyampai 1%, karena paling banyak sekitar 10 kepala keluarga, kalau muslimnya gak bisa hitung kang.

Sebenarnya dalam hati saya juga bertanya-tanya kang. Tujuannya untuk apa sih membangun banyak tempat ibadah melebihi kebutuhan ditengah mayoritas kaum muslim?

Karena udah lama saya gak pulang ke kampung halaman, kabar terakhir saya dengar, 1 Gereja sudah tidak aktif lagi dan sekarang jadi lapangan futsal. Tapi saya belum membuktikan kebenarannya. Insya Allah lebaran depan saya akan pulang dan membuktikan kebenarannya.
Damai bagimu Danielsan.

Saya ketepatan sudah pernah berkunjung ke tempat yang Danielsan sebut itu. Di sana, ada keponakan perempuan saya, yang menikah dengan putra Bangil. Ketika ada tugas ke Surabaya, saya sempatkan melongok areal Porong yang digenangi lumpur. Dan, mampirlah di tempat keponakan. Hanya 3 hari 2 malam sih.

Yah... bisa saya katakan, angka 99%mu itu memang hiperbolis. Eh, secara diatas kertas mungkin juga, tetapi Islamnya adalah Islam KTP. Menurut pengamatan saya, Kejawen masih banyak dianut penduduk sana. Jadi, di KTP tertulis agamanya Islam, tetapi praktik sehari-hari, audzubillamindzalique. Tidak sembahyang menurut tatacara Islam, melainkan suka berkomat-kamit.
[You must be registered and logged in to see this image.]

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   16th April 2013, 13:31

nothingman wrote:
Raihan Danielsan wrote:

Di kampung saya, desa kauman, ada 99% pemeluk Islam dan sisanya warga keturunan yg beragama Kristen dan Konghucu. Ada satu Masjid, satu Klenteng, dan tiga Gereja, serta satu pondok pesantren. Hingga kini tidak ada peristiwa walaupun kecil yg berkaiatan yg namanya konflik antar umat beragama. Segalanya tentram dan tidak ada rasa permusuhan, karena demikianlah Islam mengajarkan, Allah berfirman,

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (Qs. An-Nahl: 90)

Tapiiiii dlm Quran banyak jg ayat2 yg mengajarkan kebencian, permusuhan dan bersikap intoleran kpd pihak lain atau penganut ajaran agama yg lain, lihat contohnya:
Quran mengajarkan pengikutnya agar membunuhi para kafir dimanapun mereka ditemukan (Quran Sura 2:191), bunuh mereka dan perlakukan mereka dengan keras (QS 9:123), bunuh mereka (QS 9:5), tantang mereka (QS 8:65), berjuang melawan mereka sekeras mungkin (QS 25:52), bersikap tegas terhadap mereka karena tempat mereka adalah Neraka (QS 66:9) dan potong kepala mereka; lalu setelah membantai mereka, ikat tawanan yang masih hidup untuk dijadikan sandera (QS 47:4).


Inilah cara Islam memperlakukan kaum kafir. Khusus bagi kaum Kristen dan Yahudi, Islam memerintahkan agar mereka dikuasai dan dikenakan pajak setelah mereka dihina (QS 9:29). Jika mereka masih juga tidak patuh, bunuhlah mereka.

Quran tidak mengenal konsep kebebasan beragama dan mengakui bahwa tidak ada agama lain selain Islam (QS 3:85). Islam mencebloskan para kafir kedalam Api Neraka (QS 5:10), menyebut mereka najis (kotor, jangan disentuh, tidak suci) (QS 9:2), memerintahkan muslimin agar memerangi mereka sampai tidak ada agama lain selain Islam (QS 2:193), bunuh atau salibkan atau potong tangan dan kaki para kafir dan mengusir mereka dari negara setelah menghina mereka.

Islam menegaskan bahwa para kafir (non-muslim) akan menerima hukuman keras dalam kehidupan kemudian (QS 5:34) dan menggambarkan siksaan yang menanti mereka di neraka seperti meminum air mendidih (QS 14:17), dimakan api dan azab yang pedih dan jika meminta ampun mereka akan dibalas dengan air yang menyerupai besi meleleh yang akan merusak muka mereka (QS 18:29) dan bahwa mereka akan mengenakan baju api dan kepala mereka disirami air mendidih dan apapun yang ada dalam perut dan kulit mereka akan meleleh dan mereka akan dihukum dengan rantai besi (QS 22:19).

Islam bahkan juga melarang kaum muslim untuk berhubungan dengan saudara dan ayah mereka jika mereka kafir (QS 9:23, QS 3:2).


kalo dipake teori logika orang normal ya bro, mana bisa sih disaat yg sama kita disuruh mengikuti 2 perintah yg saling bertentangan.. pastinya kita hanya bisa mengikuti salah satu perintahnya aj kan..?? dan klo mau mengikuti logika normal, maka perintah yg datangnya paling akhir adl perintah yg harus kita kerjakan, perintah yg pertama dpt kita abaikan aj krn dianggap sudah tidak berlaku alias mansukh..


hayooo, sy mau tau bagaimana cara pikir dan logika anda bekerja bro Raihan..? [You must be registered and logged in to see this image.]

Bila akang sebagai non muslim memahami ayat2 dalam al-Quran, kemudian menganggap adanya kontradiktif antara ayat yg satu dg lain, saya bisa memakluminya. Akan lain bila akang mau membaca tafsir. Di situ akan akang dapatkan penjelasan panjang lebar disertai asbabun nuzulnya, sehingga dapat dipahami maksud suatu ayat.

Mengenai bolehnya membunuh orang kafir yg ada dalam beberapa ayat al-Quran, konteksnya adalah berkaitan peperangan. Di awal Islam di kota Mekkah, pemeluknya diintimidasi, dianiaya dan diusir dari kampung halaman mereka. Sampai Rasulullah bersama umatnya hijrah dari Mekkah ke Madinah. Di kota inilah Islam berkembang pesat, kemudian turunlah ayat mengenai bolehnya berperang untuk membela diri.

Allah berfirman, “Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka dianiaya,”(QS. al-Hajj:39).

Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu. (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas” (QS.al-Baqarah:190 ).

Jadi konateksnya bolehnya berperang adalah defensif. Islam melarang memerangi orang kafir yg tidak memerangi Islam, bahkan al-Quran mejelaskan untuk memberikan perlindungan kepada mereka bila meminta perlindungan.


"Dan jika salah seorang kaum musyirikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian
antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya" (Qs. at-Taubah: 6 )

Dan masih banyak ayat-ayat yg berkaitan hubungan dg non muslim.

Allah berfirman, “Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik danberlaku adil terhadap orang-orang (umat agama lain) yang tiada memerangimu
karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." (Q
s. al-Mumtahanah: 8 )

"Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat
kepada taqwa" (Qs.al-Mâidah: 8 )


Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang menyakiti non muslim (yang berdamai dengan muslim), maka aku memusuhinya, dan orang yang memusuhinya, maka di hari kiamat dia bermusuhan denganku”. (HR. Ibnu Mas’ud dalam kitab Jami’us Shaghir hal. 158)


Wallahu a'lam
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   16th April 2013, 13:40

Husada wrote:
Wah, benarkah?

Jadi, kisah dari kampungnya Danielsan itu merupakan penyimpangan aplikasi ajaran Islam? Tapi yang begitu itu yang dibutuhkan di negeri Bhinneka Tunggal Ika ini, kan? Konsensus para pendiri bangsa ini sudah sepakat pada 4 pilar yang dewasa ini coba diingatkan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Kalau mengikuti ayat-ayat Al Qur'an seperti yang dikutipkan oleh Nothingman, bakal terjadi penyembelihan massal. Terjadi penyeragaman seluruh warga NKRI. Sementara, sejak Nusantara belum menjadi negara, keaneka-ragaman adat, warna kulit, kekejuran rambut, dll, dll, sudah ada di negeri ini. Apakah kedatangan Islam ke negeri ini ingin menghilangkan keaneka-ragaman itu?

Itu kan pemahaman Nothingman kang. Kita sudah melakukan dialog yg panjang sejak LT lama, masak hanya segini pemahaman kang Husada terhadap Islam?
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   16th April 2013, 13:42

@Raihan

Quote :
Menjadi percontohan kerukunan umat beragama? Saya kira biasa saja dan banyak sekali kondisi kampung seperti kampung saya kang. Hanya saja meskipun sedikit, yg sering diekspose dan dibesar-besarkan adalah masalah pertikaiannya, sehingga terkesan negeri ini sudah tidak aman bagi minoritas.

Di manamana, apalagi dalam berita, selalu ada kata kata, berita buruk adalah berita baik. Semakin buruk semaki menarik, mas.

Quote :
Kampung saya namanya kelurahan Kauman, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Mengenai populasi, malah mungkin non muslim gak nyampai 1%, karena paling banyak sekitar 10 kepala keluarga, kalau muslimnya gak bisa hitung kang.

Sebenarnya dalam hati saya juga bertanya-tanya kang. Tujuannya untuk apa sih membangun banyak tempat ibadah melebihi kebutuhan ditengah mayoritas kaum muslim?

Anda pasti juga tahu, bahwa Kristen terdiri dari Katolik dan Protestan. Sedangkan dalam Protestan, terdiri dari puluhan aliran, yang bisa saja dari satu aliran ke aliran yang lainnya berbeda ajaran. Jadi, tentu masing masing aliran membutuhkan tempat ibadah sendiri.

Quote :
Karena udah lama saya gak pulang ke kampung halaman, kabar terakhir saya dengar, 1 Gereja sudah tidak aktif lagi dan sekarang jadi lapangan futsal. Tapi saya belum membukti

Kalau memang sudah tidak aktif lagi, tentu tidak ada salahnya di jual, dan bisa saja dijadikan tempat futsal, atau bahkan dibeli oleh gereja lain yang membutuhkannya.

Pada intinya, asal semangat toleransi dan persaudaraan cukup kuat di negara kita ini, seharusnya tidak ada kecurigaan bagi umat lain yang membangun tempat ibadah. Kalau kemudian, sebutlah karena keinginan lebih kuat dari kemampuan, dan berujung tempat ibadah itu menjadi sepi dan tidak mampu menutup cost, pasti akan dijual juga.

Salam

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   16th April 2013, 13:47

Husada wrote:
Raihan Danielsan wrote:
Menjadi percontohan kerukunan umat beragama? Saya kira biasa saja dan banyak sekali kondisi kampung seperti kampung saya kang. Hanya saja meskipun sedikit, yg sering diekspose dan dibesar-besarkan adalah masalah pertikaiannya, sehingga terkesan negeri ini sudah tidak aman bagi minoritas.

Kampung saya namanya kelurahan Kauman, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Mengenai populasi, malah mungkin non muslim gak nyampai 1%, karena paling banyak sekitar 10 kepala keluarga, kalau muslimnya gak bisa hitung kang.

Sebenarnya dalam hati saya juga bertanya-tanya kang. Tujuannya untuk apa sih membangun banyak tempat ibadah melebihi kebutuhan ditengah mayoritas kaum muslim?

Karena udah lama saya gak pulang ke kampung halaman, kabar terakhir saya dengar, 1 Gereja sudah tidak aktif lagi dan sekarang jadi lapangan futsal. Tapi saya belum membuktikan kebenarannya. Insya Allah lebaran depan saya akan pulang dan membuktikan kebenarannya.
Damai bagimu Danielsan.

Saya ketepatan sudah pernah berkunjung ke tempat yang Danielsan sebut itu. Di sana, ada keponakan perempuan saya, yang menikah dengan putra Bangil. Ketika ada tugas ke Surabaya, saya sempatkan melongok areal Porong yang digenangi lumpur. Dan, mampirlah di tempat keponakan. Hanya 3 hari 2 malam sih.

Yah... bisa saya katakan, angka 99%mu itu memang hiperbolis. Eh, secara diatas kertas mungkin juga, tetapi Islamnya adalah Islam KTP. Menurut pengamatan saya, Kejawen masih banyak dianut penduduk sana. Jadi, di KTP tertulis agamanya Islam, tetapi praktik sehari-hari, audzubillamindzalique. Tidak sembahyang menurut tatacara Islam, melainkan suka berkomat-kamit.
[You must be registered and logged in to see this image.]

Damai, damai, damai.

Hahaha ... Informasi yg di dapat kang Husada keliru. Bangil dikenal kota santri kangi. Masyarakatnya sangat religius sekali. Di sana banyak pondok pesantren besar. Diantaranya pesantren Persis, cikal bakalnya pesantren Persis Bandung. Sedangkan di kauman sendiri terdapat pesantren Salafiyah yg besar juga, muridnya meliputi seluruh negeri ini.
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   16th April 2013, 13:49

bruce wrote:
@Raihan

Quote :
Menjadi percontohan kerukunan umat beragama? Saya kira biasa saja dan banyak sekali kondisi kampung seperti kampung saya kang. Hanya saja meskipun sedikit, yg sering diekspose dan dibesar-besarkan adalah masalah pertikaiannya, sehingga terkesan negeri ini sudah tidak aman bagi minoritas.

Di manamana, apalagi dalam berita, selalu ada kata kata, berita buruk adalah berita baik. Semakin buruk semaki menarik, mas.

Quote :
Kampung saya namanya kelurahan Kauman, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Mengenai populasi, malah mungkin non muslim gak nyampai 1%, karena paling banyak sekitar 10 kepala keluarga, kalau muslimnya gak bisa hitung kang.

Sebenarnya dalam hati saya juga bertanya-tanya kang. Tujuannya untuk apa sih membangun banyak tempat ibadah melebihi kebutuhan ditengah mayoritas kaum muslim?

Anda pasti juga tahu, bahwa Kristen terdiri dari Katolik dan Protestan. Sedangkan dalam Protestan, terdiri dari puluhan aliran, yang bisa saja dari satu aliran ke aliran yang lainnya berbeda ajaran. Jadi, tentu masing masing aliran membutuhkan tempat ibadah sendiri.

Quote :
Karena udah lama saya gak pulang ke kampung halaman, kabar terakhir saya dengar, 1 Gereja sudah tidak aktif lagi dan sekarang jadi lapangan futsal. Tapi saya belum membukti

Kalau memang sudah tidak aktif lagi, tentu tidak ada salahnya di jual, dan bisa saja dijadikan tempat futsal, atau bahkan dibeli oleh gereja lain yang membutuhkannya.

Pada intinya, asal semangat toleransi dan persaudaraan cukup kuat di negara kita ini, seharusnya tidak ada kecurigaan bagi umat lain yang membangun tempat ibadah. Kalau kemudian, sebutlah karena keinginan lebih kuat dari kemampuan, dan berujung tempat ibadah itu menjadi sepi dan tidak mampu menutup cost, pasti akan dijual juga.

Salam

Dimengerti kang.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   16th April 2013, 14:09

Damai bagimu Danielsan.
Raihan Danielsan wrote:
Itu kan pemahaman Nothingman kang. Kita sudah melakukan dialog yg panjang sejak LT lama, masak hanya segini pemahaman kang Husada terhadap Islam?
Benar bahwa kita sudah berinteraksi sejak lama, Dan. Tetapi, interaksi kita seingat saya tidak sampai ke ayat-ayat Kitab Suci. Lhah, kalo Danielsan menilai pengetahuan saya sangat tinggi, terserah saja, tetapi tentang ayat-ayat Al Qur'an, apalagi bagian-bagian dari Hadits, dan literatur lain, kayaknya kita belum intensif melakukannya.

Pemahaman Nothingman itu katanya didasari bukti lho. Para pembaca, atau pasangan diskusi beliau, dapat menguji ayat-ayat yang disajikan, dan kutipan-kutipan yang diberi. Kalau ada yang manipulasi, bisa sama-sama saling mengingatkan dan saling meluruskan.

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 38

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   17th April 2013, 15:19

Raihan Danielsan wrote:
nothingman wrote:

Tapiiiii dlm Quran banyak jg ayat2 yg mengajarkan kebencian, permusuhan dan bersikap intoleran kpd pihak lain atau penganut ajaran agama yg lain, lihat contohnya:
Quran mengajarkan pengikutnya agar membunuhi para kafir dimanapun mereka ditemukan (Quran Sura 2:191), bunuh mereka dan perlakukan mereka dengan keras (QS 9:123), bunuh mereka (QS 9:5), tantang mereka (QS 8:65), berjuang melawan mereka sekeras mungkin (QS 25:52), bersikap tegas terhadap mereka karena tempat mereka adalah Neraka (QS 66:9) dan potong kepala mereka; lalu setelah membantai mereka, ikat tawanan yang masih hidup untuk dijadikan sandera (QS 47:4).

....

kalo dipake teori logika orang normal ya bro, mana bisa sih disaat yg sama kita disuruh mengikuti 2 perintah yg saling bertentangan.. pastinya kita hanya bisa mengikuti salah satu perintahnya aj kan..?? dan klo mau mengikuti logika normal, maka perintah yg datangnya paling akhir adl perintah yg harus kita kerjakan, perintah yg pertama dpt kita abaikan aj krn dianggap sudah tidak berlaku alias mansukh..
hayooo, sy mau tau bagaimana cara pikir dan logika anda bekerja bro Raihan..? [You must be registered and logged in to see this image.]

Bila akang sebagai non muslim memahami ayat2 dalam al-Quran, kemudian menganggap adanya kontradiktif antara ayat yg satu dg lain, saya bisa memakluminya. Akan lain bila akang mau membaca tafsir. Di situ akan akang dapatkan penjelasan panjang lebar disertai asbabun nuzulnya, sehingga dapat dipahami maksud suatu ayat.

Mengenai bolehnya membunuh orang kafir yg ada dalam beberapa ayat al-Quran, konteksnya adalah berkaitan peperangan. Di awal Islam di kota Mekkah, pemeluknya diintimidasi, dianiaya dan diusir dari kampung halaman mereka. Sampai Rasulullah bersama umatnya hijrah dari Mekkah ke Madinah. Di kota inilah Islam berkembang pesat, kemudian turunlah ayat mengenai bolehnya berperang untuk membela diri.
....

Mengenai ayat-ayat dalam Kitab Suci yang (seolah-olah) berisikan perintah untuk mengangkat senjata dan membunuh, saya punya sedikit pertanyaan (bagi rekan muslim dan mungkin juga bagi rekan kristen)..
Apakah ayat-ayat tersebut hanya dilihat sebagai sejarah masa lalu, bahwa Tuhan pernah memerintahkan untuk mengangkat senjata pada saat itu kepada umat tertentu yang dalam kondisi tertentu saja ?
Ataukah ayat-ayat tersebut MASIH MUNGKIN berlaku apabila keadaan yang persis sama seperti yang diterangkan dalam konteks turunnya ayat-ayat tersebut terjadi di masa sekarang / masa yang akan datang ?

Bagaimana sikap umat Islam dan umat Kristen melihat ayat-ayat tsb dalam kitab suci masing-masing ?


Salam Damai
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   17th April 2013, 17:33

Salam hangat Mas Sam.

Saya tidak ingin menjawab pertanyaan Mas Sam secara frontal. Artinya, saya ingin mengemukakan fakta saja.

Sudah merupakan pengetahuan umum, Kitab Suci Kristen itu ada Perjanjian Lama dan ada Perjanjian Baru. Di Perjanjian Lama, kisah-kisah perjalanan hidup susku-suku Yahudi mendominasi. Konon (soalnya saya belum pernah mebandingkan) PL-nya Kristen identik dengan atau sangat mirip dengan salah satu Kitab Sucinya Yahudi.

Adalah fakta, Jesus Kristus sudah membaharui PL, dan muncullah Perjanjian Baru. Dan di PB, sepengetahuan saya, tidak ada perintah untuk mengangkat senjata dan membunuh. Seluruh PB diwarnai oleh Kasihilah Tuhan, dan kasihilah sesama. Tidak diajarkan untuk membalas tamparan dengan tamparan lagi. Kalau di PL terdapat hukum gigi ganti gigi, dan mata ganti mata, maka di PB diajar untuk mendoakan musuh.

Itu dari saya Mas Sam.

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   18th April 2013, 08:25

kebetulan hr ini sy sampai kantor kepagian, jd sy sempatkan memberikan tanggapan atas postingan yg sudah disampaikan ol bro Raihan..
sy ucapkan terima kasih kpd bro Raihan yg telah memberikan tanggapan atas postingan sy sebelumnya..
[You must be registered and logged in to see this image.]
Raihan Danielsan wrote:

Bila akang sebagai non muslim memahami ayat2 dalam al-Quran, kemudian menganggap adanya kontradiktif antara ayat yg satu dg lain, saya bisa memakluminya. Akan lain bila akang mau membaca tafsir. Di situ akan akang dapatkan penjelasan panjang lebar disertai asbabun nuzulnya, sehingga dapat dipahami maksud suatu ayat.
setuju dgn penjelasan anda mas Raihan, bahwa utk mengerti dan memahami ayat2 yg ada di Quran kita harus membaca tafsir, dan bahkan menurut sy lebih dr itu Mas.. agar bisa mengerti ttg kronologis dan kisah terjadi/turunnya ayat2 tsb kita jg harus membaca Hadist2, dan Sirat2 Rosul dan kitab2 sejarah nabi yg lain spt yg ditulis/dibuat ol Waqidi, Ibn Ishaq, Ibn Sa'ad, Ibn Hisyam, dll.. karna kitab2 Tafsir itu mendasarkan tafsirannya kpd kitab2 tsb diatas..

Tp dgn membaca dan melihat keterangan2 yg ada dlm Hadist2, Sirat dan sejarah Nabi tsb, justru kita akan bisa melihat bahwa Muhammad lah yg menyebabkan dan memulai permusuhan dgn kaum pagan Quraish Mekah, Orang2 Yahudi di Medinah, dan Awloh yg disembahnya itu mengijinkan dan merestui semua tindakan penjarahan dan pembunuhan yg dilakukan ol Muhammad..
apakah anda ingin membahas ttg hal2 tsb dgn sy disini bro..??

klo anda berkenan membahas dan mendiskusikannya nti akan sy buat trit tersendiri ttg Jihad yg dilakukan ol Muhammad, berdasarkan apa yg ada dlm kitab2 tsb.. tp kita membahasnya sampai tuntas bro, jgn setengah2.. kemarin di trit yg lain yg membahas 'pembodohan thdp kaum wanita' (yg sudah dilock ol bro Bruce), ketika sy baru menampilkan ayat2 Hadist aj, anda nda mau menanggapinya dan bilang sy telah OOT..
pd hal sy sendiri enggan membahas ttg masalah2 tsb klo nda ada perwakilan dr member Muslim yg mau membahasnya, krn sy nda mau dianggap dan dibilang mau menghujat dan menjelek2kan ajaran dan Nabi anda itu.. anda bisa lihat, sampai saat ini belum ada satu pun trit yg sy buat sendiri yg membahas ttg ajaran2 Islam, kecuali satu trit ttg nikah Mutah/Misyar, itu pun sy membuatnya setelah bro Lancah memberikan konfirmasi dan kesediaannya utk berdiskusi dgn sy..
jd klo anda mau dan menyetujui utk membahas ttg masalah jihad dan peperangan yg dilakukan Muhammad dan para pengikutnya, nti akan sy buat trit tersendiri.. gmn bro Raihan..??

Raihan Danielsan wrote:


Mengenai bolehnya membunuh orang kafir yg ada dalam beberapa ayat al-Quran, konteksnya adalah berkaitan peperangan. Di awal Islam di kota Mekkah, pemeluknya diintimidasi, dianiaya dan diusir dari kampung halaman mereka. Sampai Rasulullah bersama umatnya hijrah dari Mekkah ke Madinah. Di kota inilah Islam berkembang pesat, kemudian turunlah ayat mengenai bolehnya berperang untuk membela diri.
Allah berfirman, “Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka dianiaya,”(QS. al-Hajj:39).

Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu. (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas” (QS.al-Baqarah:190 ).

Jadi konateksnya bolehnya berperang adalah defensif. Islam melarang memerangi orang kafir yg tidak memerangi Islam, bahkan al-Quran mejelaskan untuk memberikan perlindungan kepada mereka bila meminta perlindungan.

Iyaa bro, ayat2 tsb konteksnya memang berkaitan dgn peperangan/jihad.. tp siapakah yg memulai dan menyebabkan peperangan tsb, itu bisa kita pertanyakan..
Anda mengatakan bahwa Muhammad dan pengikutnya telah dianiaya, diintimidasi dan diusir ol penganut pagan Quraish ketika di Mekah.. Oke lah sy ikuti alur logika yg anda gunakan ya bro..
katakan cerita bahwa Muhammad telah diintimidasi, dianiaya dan diusir dr Mekkah itu memang benar.. lalu buat apa setelah menguasai kota Mekah, Muhammad dan para pengikutnya kemudian sampai menyerang dan menguasai seluruh Jazirah Arab, Persia, Mesir, Jerusalem, Damaskus, dan sebagian Eropa dan Afrika Utara dgn kekerasan dan peperangan..??
apakah menurut anda di daerah2 tsb pengikut Muhammad jg telah teraniaya dan terzolimi, sehingga daerah2 tsb jg ikut diperangi..?? daerah2 tsb kan bukan asal tempat tinggalnya pengikut2 awal Nabi anda bro..??

Dan mengikuti logika yg anda gunakan sy berikan contoh lainnya:
mengikuti aturan ajaran Islam tsb dimana seseorang diperbolehkan membunuh dan memerangi pihak lain yg berusaha menghalang2i dan mengintimidasi kegiatan ibadah, maka bolehkah umat2 Gereja Yasmin dan umat berbagai agama Non Muslim dimana tempat ibadahnya disegel, dirusak, bahkan mengalami penganiayaan sewaktu menjalankan ibadahnya itu DIPERBOLEHKAN membunuh dan memerangi pihak2 yg melakukan tindakan intimidasi itu bro..?? dengan dalil membela dan mempertahankan diri/imannya tsb..

hayooo Mas Raihan, sy mau tau gmn tanggapan anda terkait dgn hal ini.. [You must be registered and logged in to see this image.]


Raihan Danielsan wrote:


"Dan jika salah seorang kaum musyirikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian
antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya" (Qs. at-Taubah: 6 )

Dan masih banyak ayat-ayat yg berkaitan hubungan dg non muslim.

Allah berfirman, “Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik danberlaku adil terhadap orang-orang (umat agama lain) yang tiada memerangimu
karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." (Qs. al-Mumtahanah: 8 )


"Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat
kepada taqwa" (Qs.al-Mâidah: 8 )


Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang menyakiti non muslim (yang berdamai dengan muslim), maka aku memusuhinya, dan orang yang memusuhinya, maka di hari kiamat dia bermusuhan denganku”. (HR. Ibnu Mas’ud dalam kitab Jami’us Shaghir hal. 158)
sy bisa menampilkan lebih dr selusin ayat2 yg bisa dipakai buat membatalkan/nasakh ayat2 yg bro sampaikan diatas.. nti akan sy buat trit tersendiri utk membahas ttg konologis waktu turunnya Ayat2/Surat2 yg ada di Al Quran ya bro, baik itu yg turun di Mekkah (Makiyah) dan yg turun di Medinah (Madaniyah) jd pembahasan kita bisa lebih fokus.. nti akan terlihat jelas, mana ayat2 yg nasikh/mansukh terkait ayat2 tsb..

Salam, [You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   18th April 2013, 08:44

Husada wrote:
Damai bagimu Danielsan.
Raihan Danielsan wrote:
Itu kan pemahaman Nothingman kang. Kita sudah melakukan dialog yg panjang sejak LT lama, masak hanya segini pemahaman kang Husada terhadap Islam?
Benar bahwa kita sudah berinteraksi sejak lama, Dan. Tetapi, interaksi kita seingat saya tidak sampai ke ayat-ayat Kitab Suci. Lhah, kalo Danielsan menilai pengetahuan saya sangat tinggi, terserah saja, tetapi tentang ayat-ayat Al Qur'an, apalagi bagian-bagian dari Hadits, dan literatur lain, kayaknya kita belum intensif melakukannya.

Pemahaman Nothingman itu katanya didasari bukti lho. Para pembaca, atau pasangan diskusi beliau, dapat menguji ayat-ayat yang disajikan, dan kutipan-kutipan yang diberi. Kalau ada yang manipulasi, bisa sama-sama saling mengingatkan dan saling meluruskan.

Damai, damai, damai.
sy sedikit memberikan tanggapan atas postingan dr bro Husada diatas..
Iya bro Hus, apa yg sy katakan/pendapat yg sudah sy berikan terkait ajaran2 Islam, sy pasti memiliki bukti2/fakta2 spt yg ada pd dasar2 pedoman ajaran Islam, entah itu dlm AlQuran, Hadist, Sirat dan sejarah nabi dan kitab2 lainnya.. tentu bukti2 yg sy miliki itu berdasarkan apa yg sy dapatkan, entah itu dr website, atau kitab2 yg pernah sy baca dulu..
kalo ada kesalahan thdp bukti2 yg sudah sy tampilkan, tentu sy tidak bermaksud memanipulasi atau mengarang2nya bro, jd silahkan aj member yg lain ikut mengkonfirmasi dan mengkoreksi apa yg sudah sy tampilkan.. dan jika terdapat kesalahan yg sy perbuat, tentu sy tidak akan segan utk meminta maaf kpd member Muslim yg ada diforum ini dan akan sy akui kesalahan tsb..

ya klo ada kesalahan tolong dimaklumi aj, sebab sy kan bukan penganut Muslim, lg pula pengetahuan sy ttg ajaran Islam jg sangat terbatas kok, jd wajar aj klo ada kesalahan.. makanya sy sangat berminat menambah wawasan dan pengetahuan ttg ajaran Islam tsb dgn banyak belajar dr bro Raihan dan bro Lancah atau rekan2 Muslim lainnya...
hehehehehehe [You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   18th April 2013, 10:37

Terima kasih Nothingman.

Saya sangat sepakat dengan Anda. Saya kagum dengan kelengkapan literatur Anda. Saya mengapresiasi logika Anda yang tidak ikut-ikutan terbolak-balik.

Diberkatilah Anda dengan seluruh orang yang Anda kasihi.

Puji Tuhan.

Damai, damai, damai. [You must be registered and logged in to see this image.] [You must be registered and logged in to see this image.] [You must be registered and logged in to see this image.]

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   18th April 2013, 12:30

Amiiiiiinnnn aj deh Oom Hus.... [You must be registered and logged in to see this image.]

Syalom,[You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   18th April 2013, 15:22

Raihan Danielsan wrote:
Hahaha ... Informasi yg di dapat kang Husada keliru. Bangil dikenal kota santri kangi. Masyarakatnya sangat religius sekali. Di sana banyak pondok pesantren besar. Diantaranya pesantren Persis, cikal bakalnya pesantren Persis Bandung. Sedangkan di kauman sendiri terdapat pesantren Salafiyah yg besar juga, muridnya meliputi seluruh negeri ini.
[You must be registered and logged in to see this image.]Selaku putra dari sana, Danielsan pasti lebih mengenal daerah itu dibading saya yang hanya 3 hari 2 malam. Betul, di Kauman memang ada ponpes besar. Dan tempat tinggal keponakan saya itu hanya hitungan puluhan meter dari salah satu ponpes. Sayang, saya lupa nama ponpesnya. Kalau sedang istirahat, para santrinya banyak yang ngobrol di pekarangan keponakan saya itu, karena disediakan kursi-kursi batu, eh beton maksudnya.
[You must be registered and logged in to see this image.]

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   19th April 2013, 15:39

samiaji wrote:

Mengenai ayat-ayat dalam Kitab Suci yang (seolah-olah) berisikan perintah untuk mengangkat senjata dan membunuh, saya punya sedikit pertanyaan (bagi rekan muslim dan mungkin juga bagi rekan kristen)..
Apakah ayat-ayat tersebut hanya dilihat sebagai sejarah masa lalu, bahwa Tuhan pernah memerintahkan untuk mengangkat senjata pada saat itu kepada umat tertentu yang dalam kondisi tertentu saja ?
Ataukah ayat-ayat tersebut MASIH MUNGKIN berlaku apabila keadaan yang persis sama seperti yang diterangkan dalam konteks turunnya ayat-ayat tersebut terjadi di masa sekarang / masa yang akan datang ?

Bagaimana sikap umat Islam dan umat Kristen melihat ayat-ayat tsb dalam kitab suci masing-masing ?


Salam Damai

Hukum-hukum pada al-Quran bagi kaum muslimin berlaku hingga akhir jaman kang. Sebagaimana tujuan diturunkannya al-Quran sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   19th April 2013, 15:49

Maksud Danielsan, Al Qur'an memang mengembalikan peradaban yang sudah memasuki jaman Jesus Kristus menjadi kembali ke jaman Musa, hingga menghidupkan lagi gigi ganti gigi dan mata ganti mata? Kemudian peradaban seperti itu dipertahankan sampai jaman akhir? Hmmm... kenapa milih mundur?

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   19th April 2013, 15:59

Husada wrote:
Maksud Danielsan, Al Qur'an memang mengembalikan peradaban yang sudah memasuki jaman Jesus Kristus menjadi kembali ke jaman Musa, hingga menghidupkan lagi gigi ganti gigi dan mata ganti mata? Kemudian peradaban seperti itu dipertahankan sampai jaman akhir? Hmmm... kenapa milih mundur?

Al-Quran bagi umat islam adalah wahyu Allah, dan hukumnya murtad bagi muslim yg mengingkari kebenarannya.

Btw, apa hukumnya bagi pemerkosa yg kemudian memutilasi korbannya menurut Alkitab.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   19th April 2013, 16:07

Raihan Danielsan wrote:
Husada wrote:
Maksud Danielsan, Al Qur'an memang mengembalikan peradaban yang sudah memasuki jaman Jesus Kristus menjadi kembali ke jaman Musa, hingga menghidupkan lagi gigi ganti gigi dan mata ganti mata? Kemudian peradaban seperti itu dipertahankan sampai jaman akhir? Hmmm... kenapa milih mundur?

Al-Quran bagi umat islam adalah wahyu Allah, dan hukumnya murtad bagi muslim yg mengingkari kebenarannya.

Btw, apa hukumnya bagi pemerkosa yg kemudian memutilasi korbannya menurut Alkitab.


Menurut Alkitab? Tidak ada, mas.
Kalau menurut KUHP ada, Pasal 340 (pembunuhan berencana) dan Pasal 285 (Perkosaan), diancam hukuman mati.

Cool

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   19th April 2013, 16:16

bruce wrote:
Raihan Danielsan wrote:
Husada wrote:
Maksud Danielsan, Al Qur'an memang mengembalikan peradaban yang sudah memasuki jaman Jesus Kristus menjadi kembali ke jaman Musa, hingga menghidupkan lagi gigi ganti gigi dan mata ganti mata? Kemudian peradaban seperti itu dipertahankan sampai jaman akhir? Hmmm... kenapa milih mundur?

Al-Quran bagi umat islam adalah wahyu Allah, dan hukumnya murtad bagi muslim yg mengingkari kebenarannya.

Btw, apa hukumnya bagi pemerkosa yg kemudian memutilasi korbannya menurut Alkitab.


Menurut Alkitab? Tidak ada, mas.
Kalau menurut KUHP ada, Pasal 340 (pembunuhan berencana) dan Pasal 285 (Perkosaan), diancam hukuman mati.

[You must be registered and logged in to see this image.]

Mantab! .. Kalau bukan pengacara, pasti kang bruce adalah detektif.
[You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   19th April 2013, 16:29

Quote :
Mantab! .. Kalau bukan pengacara, pasti kang bruce adalah detektif.

Wah ngga juga lah mas, sekedar pengamat saja, ha ha ha ha

Salam

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?   Today at 09:07

Kembali Ke Atas Go down
 
Imigrasi ke negeri kufur, bolehkah?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 3 dari 5Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next
 Similar topics
-
» PAJAK BEA & CUKAI BARANG KIRIMAN DARI LUAR NEGERI
» Lima Antivirus!
» Misteri 11 hari yang hilang dari kehidupan Agatha Christie
» WTS SOLAR Industri dan jasa pengiriman / angkut dari pertamina ke pabrik seluruh Indonesia
» Ninja 250 R pake premium ?

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Forum Terbuka :: Diskusi - Kristen Bertanya Non-Kristen Menjawab-
Navigasi: