Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next
PengirimMessage
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   27th February 2012, 23:07

striker wrote:
Kalau sepengetahuan saya, dlm Islam dijelaskan tentang 3 makhluk tersebut, bahwa Jin diciptakan dari Api, Malaikat diciptakan dari Cahaya dan Manusia diciptakan dari tanah, Jadi dlm Islam tentu saja sangat berbeda antara Jin dan malaikat.
baik Jin, Malaikat, dan Manusia diciptakan utk Surga, tapi sayangnya Jin dan Manusia melanggar perintah Allah sehingga harus dihukum tuk hidup dlm ujian di dunia sebelum dikembalikan ke surga, atau ke neraka.

Sedikit koreksi untuk akh striker,

Sepengetahuan saya, Malaikat yang diciptakan untuuk di surga sedangkan jin dan manusia diciptakan untuk hidup di dunia .. ingat ayat QS Adz Dzaariat 51:56 Wa maa khalaqtul jinna wal insa ila liyabuduun "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku." dan di QS An Naml 27:62 disebutkan "... dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi..."

Salah satu arti khalifah adalah pengganti ... jadi manusia memang sudah ditakdirkan oleh Allah al Muqtadir untuk menggantikan (jin?) sebagai penguasa di bumi.

Dan, dari yang pernah saya pelajari, memang Jin dibuang kembali dari Surga ke Bumi karena kekufurannya atas perintah Allah al Jabbar.
Tetapi manusia bukan dibuang ke bumi .. melainkan ditugaskan ke bumi untuk menjadi khalifah... adapun kesalahannya di Surga itu telah dimaafkan begitu Nabi Adam bertobat (QS Al A'raaf 7:22-23).

Bila Nabi Adam as tidak melakukan kesalahan pun, niscaya beliau akan tetap diturunkan ke bumi karena sudah menjadi niatan Allah ar Rahmaan sejak awal penciptaannya--> QS 2:30 "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui"

Jadi inilah perbedaan pandangan antara umat Kristen dan Islam
Kristen: Manusia turun ke bumi sebagai sebuah makhluk yang terhukum dan penuh dosa karena kesalahannya saat sedang diam di Surga --> sehingga dipandang perlunya penghapusan dosa oleh Yesus karena manusia telah bergelimang dosa saat turun ke bumi
Islam: Manusia berada di bumi dengan keadaan suci dan mengemban amanah agung karena memang ditakdirkan Sang Khalik untuk menjadi penghuni/khalifah di Dunia ini --> saat turun ke bumi tidak ada dosa lagi yang melekat pada manusia karena Nabi Adam as sudah bertobat dan Allah ar Rahiim sudah menerima taubatannya --> QS Al Baqarah 2:37 "Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima tobatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang."

Demikian kiranya pelajaran yang pernah saya dapatkan ... Wallahu a'am bishawab


Terakhir diubah oleh Silancah tanggal 28th February 2012, 10:09, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 38

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   28th February 2012, 00:13

Silancah wrote:
Jadi inilah perbedaan pandangan antara umat Kristen dan Islam
Kristen: Manusia turun ke bumi sebagai sebuah makhluk yang terhukum dan penuh dosa karena kesalahannya saat sedang diam di Surga --> sehingga dipandang perlunya penghapusan dosa oleh Yesus karena manusia telah bergelimang dosa saat turun ke bumi
Islam: Manusia berada di bumi dengan keadaan suci dan mengemban amanah agung karena memang ditakdirkan Sang Khalik untuk menjadi penghuni/khalifah di Dunia ini --> saat turun ke bumi tidak ada dosa lagi yang melekat pada manusia karena Nabi Adam as sudah bertobat dan Allah ar Rahiim sudah menerima taubatannya --> QS Al Baqarah 2:37 "Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima tobatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang."
Maaf Kang, kalau menurut saya (dan saya rasa mewakili umat Kristen), Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden, yang terletak di bumi ini, jadi manusia tidak diciptakan di surga lalu diturunkan ke bumi..

Silancah wrote:
Sepengetahuan saya, Malaikat yang diciptakan untuuk di surga sedangkan jin dan manusia diciptakan untuk hidup di dunia .. ingat ayat QS Adz Dzaariat 51:56 Wa maa khalaqtul jinna wal insa ila liyabuduun "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku." dan di QS An Naml 27:62 disebutkan "... dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi..."

Salah satu arti khalifah adalah pengganti ... jadi manusia memang sudah ditakdirkan oleh Allah al Muqtadir untuk menggantikan (jin?) sebagai penguasa di bumi.

Dan, dari yang pernah saya pelajari, memang Jin dibuang kembali dari Surga ke Bumi karena kekufurannya atas perintah Allah al Jabbar.
Tetapi manusia bukan dibuang ke bumi .. melainkan ditugaskan ke bumi untuk menjadi khalifah... adapun kesalahannya di Surga itu telah dimaafkan begitu Nabi Adam bertobat (QS Al A'raaf 7:22-23).

Bila Nabi Adam as tidak melakukan kesalahan pun, niscaya beliau akan tetap diturunkan ke bumi karena sudah menjadi niatan Allah ar Rahmaan sejak awal penciptaannya--> QS 2:30 "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui"
Jadi menurut kang Lancah bagaimana kisah untuk para jin ..
Apakah mereka [para jin] dulunya diciptakan untuk hidup di bumi namun hendak digantikan perannya oleh manusia, sehingga para jin diangkat ke surga ?
Bukankah tidak semua jin yang melanggar perintah Allah, hanya Iblis saja ataukah memang seluruh bangsa jin adalah pengikut Iblis?
Apakah tidak ada jin yang masih tinggal di surga ?


Salam Damai
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   28th February 2012, 10:16

samiaji wrote:
Maaf Kang, kalau menurut saya (dan saya rasa mewakili umat Kristen), Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden, yang terletak di bumi ini, jadi manusia tidak diciptakan di surga lalu diturunkan ke bumi..

Maaf ... saya koreksi ucapan saya.
Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden bukan Surga (di kalangan Islam sendiri pun masih ada perbedaan pendapat tentang Surga yang ditempati Nabi Adam as dan Siti Hawa ... apakah surga yang nanti akan dikunjungi orang2 beriman atau surga dalam bentuk lain)

Tetapi inti yang saya sampaikan mungkin ada benarnya bahwa dalam keyakinan umat Kristen, bumi ini adalah tempat pengusiran/tempat penghukuman bagi Adam dan Hawa. CMIIW

samiaji wrote:

Jadi menurut kang Lancah bagaimana kisah untuk para jin ..
Apakah mereka [para jin] dulunya diciptakan untuk hidup di bumi namun hendak digantikan perannya oleh manusia, sehingga para jin diangkat ke surga ?

Kesimpulan apakah jin ini dulu tinggal di bumi dan kemudian digantikan oleh manusia ... saya dapatkan dari membaca ayat2 di atas.
Apakah kesimpulan itu akurat? Wallahu a'lam... tapi ada beberapa muslim yang sepakat dengan kesimpulan yang saya ambil.

Apakah golongan jin diangkat ke surga .. sepengetahuan saya hanya jin yang sangat taat saja yang diangkat ke surga dan disetarakan dengan para malaikat. Namun sayangnya jin ini membangkang sehingga diturunan kembali ke bumi dna dikenal sebagai Iblis (Pembangkang)

samiaji wrote:
Bukankah tidak semua jin yang melanggar perintah Allah, hanya Iblis saja ataukah memang seluruh bangsa jin adalah pengikut Iblis?
Apakah tidak ada jin yang masih tinggal di surga ?

Jadi jin lainnya tinggal di bumi atau di alam lain tetapi di bumi ... sebagian membangkang mengikuti Iblis, sebagian lagi beriman mengikuti petunjuk dari Allah al Hadi.

Jadi saat ini tidak ada jin atau manusia yang tinggal di surga ... hanya malaikat saja.
Surga baru dibuka saat Kiamat nanti setelah adanya hari Penghakiman .. karena semua orang akan dihakimi terlebih dahulu sebelum Surga dibukakan oleh Allah ar Rahman ... jadi para wali dan nabi pun belum masuk surga (kebalikan dengan orang2 Kudus seperti dalam keyakinan umat Katolik yang telah berdiam di Surga dan bisa berkomunikasi dengan Tuhan).

Kira2 demikian bro ...


Salam Damai[/quote]
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   28th February 2012, 11:29

Silancah wrote:
striker wrote:
Kalau sepengetahuan saya, dlm Islam dijelaskan tentang 3 makhluk tersebut, bahwa Jin diciptakan dari Api, Malaikat diciptakan dari Cahaya dan Manusia diciptakan dari tanah, Jadi dlm Islam tentu saja sangat berbeda antara Jin dan malaikat.
baik Jin, Malaikat, dan Manusia diciptakan utk Surga, tapi sayangnya Jin dan Manusia melanggar perintah Allah sehingga harus dihukum tuk hidup dlm ujian di dunia sebelum dikembalikan ke surga, atau ke neraka.

Sedikit koreksi untuk akh striker,

Sepengetahuan saya, Malaikat yang diciptakan untuuk di surga sedangkan jin dan manusia diciptakan untuk hidup di dunia .. ingat ayat QS Adz Dzaariat 51:56 Wa maa khalaqtul jinna wal insa ila liyabuduun "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku." dan di QS An Naml 27:62 disebutkan "... dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi..."

Salah satu arti khalifah adalah pengganti ... jadi manusia memang sudah ditakdirkan oleh Allah al Muqtadir untuk menggantikan (jin?) sebagai penguasa di bumi.

Dan, dari yang pernah saya pelajari, memang Jin dibuang kembali dari Surga ke Bumi karena kekufurannya atas perintah Allah al Jabbar.
Tetapi manusia bukan dibuang ke bumi .. melainkan ditugaskan ke bumi untuk menjadi khalifah... adapun kesalahannya di Surga itu telah dimaafkan begitu Nabi Adam bertobat (QS Al A'raaf 7:22-23).

Bila Nabi Adam as tidak melakukan kesalahan pun, niscaya beliau akan tetap diturunkan ke bumi karena sudah menjadi niatan Allah ar Rahmaan sejak awal penciptaannya--> QS 2:30 "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui"

Jadi inilah perbedaan pandangan antara umat Kristen dan Islam
Kristen: Manusia turun ke bumi sebagai sebuah makhluk yang terhukum dan penuh dosa karena kesalahannya saat sedang diam di Surga --> sehingga dipandang perlunya penghapusan dosa oleh Yesus karena manusia telah bergelimang dosa saat turun ke bumi
Islam: Manusia berada di bumi dengan keadaan suci dan mengemban amanah agung karena memang ditakdirkan Sang Khalik untuk menjadi penghuni/khalifah di Dunia ini --> saat turun ke bumi tidak ada dosa lagi yang melekat pada manusia karena Nabi Adam as sudah bertobat dan Allah ar Rahiim sudah menerima taubatannya --> QS Al Baqarah 2:37 "Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima tobatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang."

Demikian kiranya pelajaran yang pernah saya dapatkan ... Wallahu a'am bishawab

Thanks atas tambahan ilmu dan koreksinya mas bro :)
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   28th February 2012, 12:04

@lancah

Quote :
Jadi saat ini tidak ada jin atau manusia yang tinggal di surga ... hanya malaikat saja.
Surga baru dibuka saat Kiamat nanti setelah adanya hari Penghakiman .. karena semua orang akan dihakimi terlebih dahulu sebelum Surga dibukakan oleh Allah ar Rahman ... jadi para wali dan nabi pun belum masuk surga (kebalikan dengan orang2 Kudus seperti dalam keyakinan umat Katolik yang telah berdiam di Surga dan bisa berkomunikasi dengan Tuhan).

Kang, lantas di mana roh manusia yang telah meninggal selama ini berada? Apakah di dunia, di alam kubur (saya butuh penjelasan lebih jauhnya), atau di semacam tempat penantian ?

Salam


_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   28th February 2012, 12:29

bruce wrote:
@lancah

Quote :
Jadi saat ini tidak ada jin atau manusia yang tinggal di surga ... hanya malaikat saja.
Surga baru dibuka saat Kiamat nanti setelah adanya hari Penghakiman .. karena semua orang akan dihakimi terlebih dahulu sebelum Surga dibukakan oleh Allah ar Rahman ... jadi para wali dan nabi pun belum masuk surga (kebalikan dengan orang2 Kudus seperti dalam keyakinan umat Katolik yang telah berdiam di Surga dan bisa berkomunikasi dengan Tuhan).

Kang, lantas di mana roh manusia yang telah meninggal selama ini berada? Apakah di dunia, di alam kubur (saya butuh penjelasan lebih jauhnya), atau di semacam tempat penantian ?

Salam

Tepatnya, Wallahu a'lam ...
Tetapi dari ayat di bawah kita bisa melihat bahwa roh manusia yang telah meninggal akan berada di Allah al Mutakabbir... di dalam alam barzakh (artinya tempat tunggu). Apakah tempt penantian itu berada di dunia, alam kubur atau di luar dunia ... wallahu a'lam. Tapi yang pasti tidak dibiarkan gentayangan karena berada dalam genggaman Allah al Qoyyum.

QS Az Zumar 39:42 "Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir."

Mengutip dari Tafsir Ibnu Katsir:
(He keeps those (souls) for which He has ordained death) means, those which have died, and He returns the others back for an appointed term. As-Suddi said, "For the rest of their lives.'' Ibn `Abbas, may Allah be pleased with him, said, "He keeps the souls of the dead and sends back the souls of the living, and He does not make any mistakes.

Kembali Ke Atas Go down
heinskle
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 326
Join date : 04.12.11

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   28th February 2012, 18:33

Silancah wrote:

Maaf ... saya koreksi ucapan saya.
Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden bukan Surga (di kalangan Islam sendiri pun masih ada perbedaan pendapat tentang Surga yang ditempati Nabi Adam as dan Siti Hawa ... apakah surga yang nanti akan dikunjungi orang2 beriman atau surga dalam bentuk lain)

Well ...well...well....
Darimana anda tahu ' Taman Eden ', apakah alquran menjelaskannya ?

Silancah wrote:

Tetapi inti yang saya sampaikan mungkin ada benarnya bahwa dalam keyakinan umat Kristen, bumi ini adalah tempat pengusiran/tempat penghukuman bagi Adam dan Hawa. CMIIW

Well ...well...well...
Mungkin saja anda benar, ttp hanya menurut pandangan islam bukan berdasarkan iman kristen

Silancah wrote:

Apakah golongan jin diangkat ke surga .. sepengetahuan saya hanya jin yang sangat taat saja yang diangkat ke surga dan disetarakan dengan para malaikat. Namun sayangnya jin ini membangkang sehingga diturunan kembali ke bumi dna dikenal sebagai Iblis (Pembangkang)

Well ...well...well....
Maksud anda, Jin equal Iblis ??

Apa referensi yg anda gunakan ? ALquran ? Hadist ? atau hanya menurut cerita para sahabat ?
perlu penjelasan yang lebih jelas agar tidak dianggap sebagai dongeng belaka.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   28th February 2012, 19:22

heinskle wrote:

Well ...well...well....
Darimana anda tahu ' Taman Eden ', apakah alquran menjelaskannya ?

Ehm ... kalau dibaca di atas rasanya sudah jelas siapa yang menyatakan 'Taman Eden' itu ...
samiaji wrote:
Maaf Kang, kalau menurut saya (dan saya rasa mewakili umat Kristen), Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden, yang terletak di bumi ini, jadi manusia tidak diciptakan di surga lalu diturunkan ke bumi..

Kalau dari pandangan umat Islam sendiri, ada yang menafsirkan bahwa Nabi Adam as dan siti Hawa itu tinggal di Surga yang kelak akan dihuni manusia dan jin setelah Kiamat. Tetapi ada juga yang menafsirkan Surga yang dikatakan dalam ayat QS Al A'raaf 7:13 adalah kondisi suci Nabi Adam as.

Berikut Tafsir Ibnu Katstir:
(Get down from this) "because you defied My command and disobeyed Me. Get out, it is not for you to be arrogant here,'' in Paradise, according to the scholars of Tafsir. It could also refer to particular status which he held in the utmost highs

Tafsir Ibnu Abbas
it is also said this means: come out of angelic form. (It is not for thee) you ought not (to show pride here) demonstrate pride, in the form of an angel, to the Children of Adam, (so go forth!) leave your angelic form; it is also said that this means: go forth from the earth; (Lo! thou art of those degraded) you are of those who are humiliated in that you are punished.

heinskle wrote:

Silancah wrote:

Tetapi inti yang saya sampaikan mungkin ada benarnya bahwa dalam keyakinan umat Kristen, bumi ini adalah tempat pengusiran/tempat penghukuman bagi Adam dan Hawa. CMIIW

Well ...well...well...
Mungkin saja anda benar, ttp hanya menurut pandangan islam bukan berdasarkan iman kristen

Kalau pendapat/kesimpulan saya di atas itu salah ... mohon maaf ... tolong koreksi salahnya di mana, bro.

heinskle wrote:

Well ...well...well....
Maksud anda, Jin equal Iblis ??

Apa referensi yg anda gunakan ? ALquran ? Hadist ? atau hanya menurut cerita para sahabat ?
perlu penjelasan yang lebih jelas agar tidak dianggap sebagai dongeng belaka.

Menurut pemahaman Islam yang saya pelajari, ada tiga makhluk yang diciptakan Allah al Khaliq yaitu Malaikat, manusia, dan jin.
Baik manusia maupun jin bisa memiliki sifat syaithon (menyimpang) dan iblis (membangkang)

Sifat syaithon dijelaskan pada Al Quran:
QS Al An'aam 6:112 "Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, ..."

Sifat iblis dijelaskan pada Al Quran:
QS Al Kahfi 18:50 "Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam", maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. ..."

Sebagai tambahan ada informasi lain yang menyatakan bahwa iblis itu merupakan golongan dari jin (yang diciptakan dari api)
QS Al A'raaf 7:12 "Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis: "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah"

Demikian kiranya bro, semoga bisa menjawab pertanyaan yang Anda miliki di atas. Insya Allah ...

PS: Saya tambahkan ... jangan memiliki pikiran jin = iblis ... tetapi iblis merupakan golongan jin. Sedangkan jin sendiri ada yang taat dan ada yang membangkang (seperti halnya manusia)


Terakhir diubah oleh Silancah tanggal 29th February 2012, 08:34, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 38

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   29th February 2012, 07:06

Mungkin sebelum dikutuk, bumi adalah tempat yang sangat indah dan baik.
Sebagian besarumat Kristen memang berpendapat bahwa Adam dan Hawa diusir keluar Taman Eden, masih di bumi juga, sebagai hukuman. Ada juga yang berpendapat untuk menghindarkan manusia memakan buah kehidupan dan menjadi abadi. Oom Bruce juga punya pendapat tersendiri, iya kan Oom .. :)


Silancah wrote:
Apakah golongan jin diangkat ke surga .. sepengetahuan saya hanya jin yang sangat taat saja yang diangkat ke surga dan disetarakan dengan para malaikat. Namun sayangnya jin ini membangkang sehingga diturunan kembali ke bumi dna dikenal sebagai Iblis (Pembangkang)
Silancah wrote:
Jadi saat ini tidak ada jin atau manusia yang tinggal di surga ... hanya malaikat saja.
Surga baru dibuka saat Kiamat nanti setelah adanya hari Penghakiman .. karena semua orang akan dihakimi terlebih dahulu sebelum Surga dibukakan oleh Allah ar Rahman ...
Berarti surga sudah pernah dibuka (untuk bangsa jin, sebelum manusia diciptakan)..
Apakah saat beberapa jin yang taat diangkat ke surga pertama kali apakah tidak melalui proses penghakiman seperti saat yang kedua nanti ?
Jadi memang betul bahwa semua jin yang dulu pernah diangkat ke surga, diturunkan kembali semua ke bumi akibat ada jin yang membangkang ya Kang ?


Salam Damai
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   29th February 2012, 08:32

samiaji wrote:
Mungkin sebelum dikutuk, bumi adalah tempat yang sangat indah dan baik.
Sebagian besarumat Kristen memang berpendapat bahwa Adam dan Hawa diusir keluar Taman Eden, masih di bumi juga, sebagai hukuman.

Jadi kesimpulan yang saya tarik di atas memang benar bahwa bumi adalah tempat pengusiran/tempat hukuman bagi Adam dan Hawa

samiaji wrote:
Berarti surga sudah pernah dibuka (untuk bangsa jin, sebelum manusia diciptakan)..
Jadi memang betul bahwa semua jin yang dulu pernah diangkat ke surga, diturunkan kembali semua ke bumi akibat ada jin yang membangkang ya Kang ?

Setahu saya hanya satu jin yang diangkat ke surga itu ... yaitu sosok yang kemudian membangkang sehingga lebih dikenal sebagai Iblis.

Mengenai Surga yang didiami oleh para malaikat dan satu jin tersebut .. saya pernah mendengar dua pendapat.
Ada yang berpendapat bahwa surga yang dimaksud memang surga yang dijanjikan untuk dihuni manusia setelah masa penghakiman nani.
Ada yang berpendapat bahwa surga yang dimaksud adalah training ground untuk nabi Adam as ... jadi bukan surga yang dijanjikan.
Mana yang benar? Wallahu a'lam ...
samiaji wrote:

Apakah saat beberapa jin yang taat diangkat ke surga pertama kali apakah tidak melalui proses penghakiman seperti saat yang kedua nanti ?

Salam Damai

Sepengetahuan saya, sosok jin yang diangkat ke surga itu kelak tidak akan melaluo proses penghakiman lagi saat kiamat karena jin yang dikenal sebagai Iblis itu membangkang kepada Allah SWT saat diperintahkan untuk bersujud kepada nabi Adam as dan tidak menyatakan mau bertobat malahan menantang/meminta izin Allah SWT agar dibiarkan menyesatkan umat manusia hingga kiamat nanti.

Demikian kiranya, bro ...


Terakhir diubah oleh Silancah tanggal 29th February 2012, 20:50, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   29th February 2012, 19:55

Silancah wrote:

Jadi saat ini tidak ada jin atau manusia yang tinggal di surga ... hanya malaikat saja.
Surga baru dibuka saat Kiamat nanti setelah adanya hari Penghakiman .. karena semua orang akan dihakimi terlebih dahulu sebelum Surga dibukakan oleh Allah ar Rahman ... jadi para wali dan nabi pun belum masuk surga (kebalikan dengan orang2 Kudus seperti dalam keyakinan umat Katolik yang telah berdiam di Surga dan bisa berkomunikasi dengan Tuhan).

Kira2 demikian bro ...
Salam Damai

Mas Silancah, saya pernah dengar tentang Nabi Idris yg ditunjukan oleh Allah neraka dan surga, lalu beliau masuk dan tidak mau keluar, apakah seperti itu kisahnya (kisah Nabi Idris dan Malaikat Izrail), atau mas Silancah memiliki versi yg lebih benar dari kisah tersebut? mohon dibagi ilmunya mas.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   29th February 2012, 20:51

striker wrote:
Mas Silancah, saya pernah dengar tentang Nabi Idris yg ditunjukan oleh Allah neraka dan surga, lalu beliau masuk dan tidak mau keluar, apakah seperti itu kisahnya (kisah Nabi Idris dan Malaikat Izrail), atau mas Silancah memiliki versi yg lebih benar dari kisah tersebut? mohon dibagi ilmunya mas.

Sejujurnya saya belum pernah mendengar kisah Nabi Idris tersebut secara lengkap ... baru sekedar selintas saja.
Coba saya gali dulu referensi mengenai kisah itu ya ..
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   29th February 2012, 21:23

Nabi Idris ini yang memang agak beda dari yang lain ya. terutama tiak terdapat padanannya dalam Kitab Suci Kristen ataupun Yahudi. Walau dari kisahnya, ada kemungkinan nabi Idris ini adalah Henokh dalam Alkitab Kristen.

Oiya, Henokh sendiri tidak dijelaskan secara detail dalam Alkitab, mengapa hingga beliau memperoleh karunia yang memberinya kesempatan untuk langsung ke surga.

Tetapi saya pernah mendengar, bahwa sebenarnya ada Kitab Henokh, tetapi tiak dikanon ke dalam kitab suci Kristen maupun Yahudi.

Henoch

(Greek Enoch).

The name of the son of Cain (Genesis 4:17, 18), of a nephew of Abraham (Genesis 25:4), of the first-born of Ruben (Genesis 46:9), and of the son of Jared and the father of Mathusala (Genesis 5:18 sq.). The last-named patriarch is the most illustrious bearer of the name.

At the time of the birth of Mathusala Henoch was sixty-five years of age, "and all the days of Henoch were three hundred and sixty-five years" (Genesis 5:23). Instead of the clause "and he died", added to the sketches concerning the other patriarchs, the text says of Henoch: "And he walked with God, and was seen no more: because God took him" (Genesis 5:24). The inspired writer of Hebrews 11:5 adds: "By faith Henoch was translated, that he should not see death." Sirach 44:16 and 49:16 intimates the same truth about the patriarch. The Epistle of St. Jude (14-15) shows us Henoch in the light of a prophet, announcing the judgement of God upon the ungodly. Some writers have supposed that St. Jude quoted these words from the so-called apocryphal Book of Henoch (See APOCRYPHA); but, since they do not fit into its context (Ethiopic), it is more reasonable to suppose that they were interpolated into the apocryphal book from the text of St. Jude. The Apostle must have borrowed the words from Jewish tradition

Salam

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 38

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   29th February 2012, 22:00

Silancah wrote:
Jadi kesimpulan yang saya tarik di atas memang benar bahwa bumi adalah tempat pengusiran/tempat hukuman bagi Adam dan Hawa
Ya, benar Kang.. Setidaknya, itu salah satu pendapat yang ada..
Setelah membaca-baca lagi, kemungkinan alasan pengusiran adalah untuk menghalangi manusia dari mengambil buah kehidupan dan menjadi abadi:
- Manusia diciptakan di bumi
- Manusia ditempatkan di Taman Eden
- Manusia melanggar peringatan Allah dengan memakan buah pengetahuan
- Manusia diusir dari Taman Eden ke luar Taman. Lihat kutipan kitab Kejadian di bawah..
Kejadian 3:22-24 wrote:
Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."
Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil.
Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.
Tapi memang cukup beragam pendapat mengenai hal ini Kang..


Silancah wrote:
Setahu saya hanya satu jin yang diangkat ke surga itu ... yaitu sosok yang kemudian membangkang sehingga lebih dikenal sebagai Iblis.
Silancah wrote:
Apakah golongan jin diangkat ke surga .. sepengetahuan saya hanya jin yang sangat taat saja yang diangkat ke surga dan disetarakan dengan para malaikat. Namun sayangnya jin ini membangkang sehingga diturunan kembali ke bumi dna dikenal sebagai Iblis (Pembangkang)
Waah, berarti jin yang sangat taat ini, yang merupakan satu-satunya jin yang dipilih naik ke surga (walau ada dua pendapat mengenai surga ini) seperti layaknya malaikat, justru malah yang menolak melakukan perintah Allah, dan menjadi satu-satunya mahluk pembangkang yang layak disebut Iblis.. Begitu ya Kang ?
Terima kasih atas infonya..


Salam Damai
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   29th February 2012, 22:15

bruce wrote:
Tetapi saya pernah mendengar, bahwa sebenarnya ada Kitab Henokh, tetapi tiak dikanon ke dalam kitab suci Kristen maupun Yahudi.

Apakah boleh tahu sebabnya tidak dikanon, Bang?
Sebenarnya saya masih ingin menggali kenapa ada kitab yang dikanon tetapi ada yang tidak dikanon.
Kalau diskusinya memanjang, mungkin akan saya buatkan thread baru ...
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   1st March 2012, 08:30

Silancah wrote:
bruce wrote:
Tetapi saya pernah mendengar, bahwa sebenarnya ada Kitab Henokh, tetapi tiak dikanon ke dalam kitab suci Kristen maupun Yahudi.

Apakah boleh tahu sebabnya tidak dikanon, Bang?
Sebenarnya saya masih ingin menggali kenapa ada kitab yang dikanon tetapi ada yang tidak dikanon.
Kalau diskusinya memanjang, mungkin akan saya buatkan thread baru ...

Saya ngga tahu persis alasannya kang, tetapi mungkin oleh para Bapa Gereja diragukan keaslian penulisnya. Para Bapa Gereja tentu memiliki standar penelitian sendiri yang sangat teliti. Seperti juga Injil Petrus, walau tetap disimpan baik-baik (dalam arti tidak dibuang) tetapi tidak termasuk kitab yang dikano, karena bukan tulisan asli Petrus. Seperti juga Injil Barnabas, yang adalah karya pada jaman gnostik.

Salam

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   1st March 2012, 09:26

samiaji wrote:

Waah, berarti jin yang sangat taat ini, yang merupakan satu-satunya jin yang dipilih naik ke surga (walau ada dua pendapat mengenai surga ini) seperti layaknya malaikat, justru malah yang menolak melakukan perintah Allah, dan menjadi satu-satunya mahluk pembangkang yang layak disebut Iblis.. Begitu ya Kang ?
Terima kasih atas infonya..

Salam Damai

Betul bro .. demikianlah pemahaman yang saya dapatkan sejauh ini.
Jadi memang beda antara jin dan malaikat.
Ada yang mengatakan malaikat itu bagaikan robot ... selalu patuh dengan apa yang diperintahkan oleh Sang Khaliq (pemahaman saya, ini pun salah satu perbedaan antara apa yang diyakini umat Islam dan Kristen)
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   1st March 2012, 12:05

Silancah wrote:
samiaji wrote:

Waah, berarti jin yang sangat taat ini, yang merupakan satu-satunya jin yang dipilih naik ke surga (walau ada dua pendapat mengenai surga ini) seperti layaknya malaikat, justru malah yang menolak melakukan perintah Allah, dan menjadi satu-satunya mahluk pembangkang yang layak disebut Iblis.. Begitu ya Kang ?
Terima kasih atas infonya..

Salam Damai

Betul bro .. demikianlah pemahaman yang saya dapatkan sejauh ini.
Jadi memang beda antara jin dan malaikat.
Ada yang mengatakan malaikat itu bagaikan robot ... selalu patuh dengan apa yang diperintahkan oleh Sang Khaliq (pemahaman saya, ini pun salah satu perbedaan antara apa yang diyakini umat Islam dan Kristen)


Sepertinya ngga seperti robot kang.
Karena bahkan yang jatuh dan menjadi iblis adalah 1/3 nya lho.
Itu menurut Alkitab.

;D

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   1st March 2012, 22:10

bruce wrote:
Sepertinya ngga seperti robot kang.
Karena bahkan yang jatuh dan menjadi iblis adalah 1/3 nya lho.
Itu menurut Alkitab.

;D

Itulah perbedaan antara keyakinan Islam dan Kristen.
Kalau di agama Islam, tidak ada malaikat yang membangkang kepada Allah al Khaliq
Kalau di agama Kristen, banyak malaikat yang membangkang dan salahs atunya menjadi Lucifer atau Iblis ... raja segala setan.

CMIIW ...
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   2nd March 2012, 07:14

Silancah wrote:
bruce wrote:
Sepertinya ngga seperti robot kang.
Karena bahkan yang jatuh dan menjadi iblis adalah 1/3 nya lho.
Itu menurut Alkitab.

;D

Itulah perbedaan antara keyakinan Islam dan Kristen.
Kalau di agama Islam, tidak ada malaikat yang membangkang kepada Allah al Khaliq
Kalau di agama Kristen, banyak malaikat yang membangkang dan salahs atunya menjadi Lucifer atau Iblis ... raja segala setan.

CMIIW ...

Oh kebalik ya?
Maksudnya yang seperti robot itu justru malaikat dalam Islam?

Oke, deh, ngga bisa komentar, sama sama belum pernah ketemu sama malaikat kan ya?
He he he he.

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   2nd March 2012, 07:48

bruce wrote:

Oh kebalik ya?
Maksudnya yang seperti robot itu justru malaikat dalam Islam?

Betul, Bang ... robot yang super taat dan super mulia

bruce wrote:

Oke, deh, ngga bisa komentar, sama sama belum pernah ketemu sama malaikat kan ya?
He he he he.

Baru dari cerita/wahyu saja...
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   2nd March 2012, 09:08

@Lancah

Lantas bagaimana dengan bidadari, kang? Apakah sejenis malaikat, jin atau lain lagi?

Satu hal lagi, bagaimana wujud malaikat yang biasanya dibayangkan dalam Islam, kang, apakah seperti yang sering digambarkan oleh Kristen, atau berbeda?

Salam

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   2nd March 2012, 09:50

bruce wrote:
@Lancah

Lantas bagaimana dengan bidadari, kang? Apakah sejenis malaikat, jin atau lain lagi?

Satu hal lagi, bagaimana wujud malaikat yang biasanya dibayangkan dalam Islam, kang, apakah seperti yang sering digambarkan oleh Kristen, atau berbeda?

Salam

Bidadari?
Mungkin dari golongan malaikat ... kurang tahu juga, Bang.
Tidak pernah menyelaminya sejauh ini ...

Ini salah satu gambaran malaikat di Al Quran
QS Faathir 35:1 "Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   2nd March 2012, 13:47

Ohh, jadi gambaran malaikat yan bersayap, ternyata universal ya kang, he he he he.

Kalau sempat, tolong carikan info tentang bidadari dong, kang.

Salam

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   3rd March 2012, 21:39

bruce wrote:
Kalau sempat, tolong carikan info tentang bidadari dong, kang.

Salam

Saya mendapatkan ayat ini
QS Ash Shaafaat 37:48 "Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya,"

Pada tafsir Ibnu Katsir (bahasa Inggris) .. kata bidadari itu tidak ditemukan karena memang tidak diterjemahkan dari bahasa Arabnya.
37:48 "(48. And beside them will be Qasirat-At-Tarf with (wide and beautiful) eyes.)

Tafsir:
(And beside them will be Qasirat At-Tarf) means, chaste females, who will not look at anyone other than their husbands,

Di sana disebutkan female atau wanita ... sementara,, kalau tidak salah, malaikat tidak memiliki kelamin.
Jadi rasanya bidadari bukan malaikat tetapi makhluk serupa manusia yang diciptakan Allah al Khaliq di surga nanti.
Tetapi ini hanya dugaan saya semata.

Wallahu a'lam ...
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?   Today at 17:31

Kembali Ke Atas Go down
 
Bagaimana pandangan Islam untuk kasus seperti ini?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 4 dari 5Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next
 Similar topics
-
» Test Otak & Mata Anda
» (WTA)yang sudah cat velg warna gold
» Vlad Dracula " Kisah Nyata Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib
» Tips - tips untuk menghindari kecelakaan
» Thunder 125 suaranya kayak harley??

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Forum Terbuka :: Diskusi - Kristen Bertanya Non-Kristen Menjawab-
Navigasi: