Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Kubur tanpa nisan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Kubur tanpa nisan   10th March 2014, 21:29

Quote :
Hancurkan Makam Kuno, Polisi Syariah Saudi Dikecam
Senin, 10 Maret 2014 | 21:00 WIB

[You must be registered and logged in to see this image.]
Anggota polisi Syariah Arab Saudi.


RIYADH, KOMPAS.com - Warga kota Al-Baha yang terletak di wilayah selatan Arab Saudi marah besar setelah polisi Syariah negeri itu menghancurkan sebuah makam tua dan mencabut sebagian besar batu nisan di pemakaman itu. Demikian dilaporkan harian Al-Hayat, Senin (10/3/2014).

Komisi Promosi Kebajikan dan Pencegahan Perbuatan Buruk menghancurkan makam yang oleh warga setempat dianggap sebagai warisan leluhur mereka. Penghancuran ini dilakukan karena tradisi rakyat itu dianggap tidak sejalan dengan Islam yang melarang penggunaan batu nisan di atas pusara seseorang.

Juru bicara Komisi, Nasser Saeed kepada Al-Hayat mengatakan, pihaknya sudah meminta pemerintah kota untuk menyelesaikan masalah terkait pemakaman Zinat itu.

Namun, penduduk setempat menuding polisi Syariah sengaja merusak makam kuni yang berusia sekitar 3.000 tahun itu. Warga berpendapat makam kuno itu harus dipelihara sebagai bagian dari sejarah kota tersebut.

Sejarawan Saad al-Kamookh mengatakan sejumlah temuan sejarah mengindikasikan orang-orang yang dimakamkan di pemakanan Zinat adalah bagian dari para pemuja matahari di masa lalu.

"Makam itu sangat tua dan beberapa darim akam itu menghadap Al-Quds (Jerusalem). Beberapa makam berisi jasad anak-anak," uajr Al-Kamookh.

Kawasan di sekitar pemakaman itu terdiri atas bebatuan yang memiliki tulisan Arab kuno, yang menurut Al-Kamookh, merupakan bukti masyarakat yang tinggal di kawasan itu sudah sejak lama mengenal tulisan.

Sementara itu, arkeolog Ahmad Qashash mengatakan sebagian besar makam itu menghadap ke arah timur. "Cara makam itu dibangun menggunakan batu di atasnya sangat indah sekaligus aneh," ujar Qahash.

"Sangat salah jika batu-batu itu dipindahkan dari makam karena batu-batu itu merupakan bagian dari sejarah Semenanjung Arab," lanjut Qashash.

"Haia (Polisi Syariah) seharusnya tak merusak makam itu hanya karena khawatir warga akan menggunakannya sebagai lokasi ritual keagamaan," tambah dia.

Qashash menambahkan lebih dari 1.500 orang pengikut Nabi Muhammad tinggal di kota Al-Baha dan mengetahui keberadaan pemakaman kuno itu. Namun para pengikut Nabi tidak menyentuh atau merusaknya.


Apakah dibenarkan merusak makam peninggalan kuno yang sudah berusia 3000 tahun?
Apa yang terjadi jika gerakan yang sama merusak piramida di Mesir, seperti saat ada yang melakukan pengeboman di Borobudur beberapa tahun yang lalu?

 Sad 

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   11th March 2014, 07:44

bruce wrote:
Quote :
Hancurkan Makam Kuno, Polisi Syariah Saudi Dikecam
Senin, 10 Maret 2014 | 21:00 WIB

[You must be registered and logged in to see this image.]
Anggota polisi Syariah Arab Saudi.


RIYADH, KOMPAS.com - Warga kota Al-Baha yang terletak di wilayah selatan Arab Saudi marah besar setelah polisi Syariah negeri itu menghancurkan sebuah makam tua dan mencabut sebagian besar batu nisan di pemakaman itu. Demikian dilaporkan harian Al-Hayat, Senin (10/3/2014).

Komisi Promosi Kebajikan dan Pencegahan Perbuatan Buruk menghancurkan makam yang oleh warga setempat dianggap sebagai warisan leluhur mereka. Penghancuran ini dilakukan karena tradisi rakyat itu dianggap tidak sejalan dengan Islam yang melarang penggunaan batu nisan di atas pusara seseorang.

Juru bicara Komisi, Nasser Saeed kepada Al-Hayat mengatakan, pihaknya sudah meminta pemerintah kota untuk menyelesaikan masalah terkait pemakaman Zinat itu.

Namun, penduduk setempat menuding polisi Syariah sengaja merusak makam kuni yang berusia sekitar 3.000 tahun itu. Warga berpendapat makam kuno itu harus dipelihara sebagai bagian dari sejarah kota tersebut.

Sejarawan Saad al-Kamookh mengatakan sejumlah temuan sejarah mengindikasikan orang-orang yang dimakamkan di pemakanan Zinat adalah bagian dari para pemuja matahari di masa lalu.

"Makam itu sangat tua dan beberapa darim akam itu menghadap Al-Quds (Jerusalem). Beberapa makam berisi jasad anak-anak," uajr Al-Kamookh.

Kawasan di sekitar pemakaman itu terdiri atas bebatuan yang memiliki tulisan Arab kuno, yang menurut Al-Kamookh, merupakan bukti masyarakat yang tinggal di kawasan itu sudah sejak lama mengenal tulisan.

Sementara itu, arkeolog Ahmad Qashash mengatakan sebagian besar makam itu menghadap ke arah timur. "Cara makam itu dibangun menggunakan batu di atasnya sangat indah sekaligus aneh," ujar Qahash.

"Sangat salah jika batu-batu itu dipindahkan dari makam karena batu-batu itu merupakan bagian dari sejarah Semenanjung Arab," lanjut Qashash.

"Haia (Polisi Syariah) seharusnya tak merusak makam itu hanya karena khawatir warga akan menggunakannya sebagai lokasi ritual keagamaan," tambah dia.

Qashash menambahkan lebih dari 1.500 orang pengikut Nabi Muhammad tinggal di kota Al-Baha dan mengetahui keberadaan pemakaman kuno itu. Namun para pengikut Nabi tidak menyentuh atau merusaknya.


Apakah dibenarkan merusak makam peninggalan kuno yang sudah berusia 3000 tahun?
Apa yang terjadi jika gerakan yang sama merusak piramida di Mesir, seperti saat ada yang melakukan pengeboman di Borobudur beberapa tahun yang lalu?

 Sad 

Dalam Islam diperbolehkan berziarah ke makam dg tujuan mendoakan dan mengingat akan kematian. Bila tujuan ke makam adalah untuk meminta rezeki dan berkah, maka itu merupakan perbuatan syirik, dan dilarang dalam islam ..... Kalau dalam kasus di atas, bila makam itu bernilai sejarah tapi dipergunakan untuk berbuat syirik, maka sebaiknya makam tsb ditutup dan dipagari juga dikasih pemberitahuan kepada masyarakat agar tidak melakukan hal2 yg dilarang dalam agama Islam bila berkunjung ke suatu makam ... Perusakan merupakan tindakan arogansi dan hanya menimbulkan persoalan baru, serta tidak mendidik masyarakat dalam mensosialisasikan fungsi makam menurut Islam.


.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   11th March 2014, 11:21

Quote :
Dalam Islam diperbolehkan berziarah ke makam dg tujuan mendoakan dan mengingat akan kematian. Bila tujuan ke makam adalah untuk meminta rezeki dan berkah, maka itu merupakan perbuatan syirik, dan dilarang dalam islam ..... Kalau dalam kasus di atas, bila makam itu bernilai sejarah tapi dipergunakan untuk berbuat syirik, maka sebaiknya makam tsb ditutup dan dipagari juga dikasih pemberitahuan kepada masyarakat agar tidak melakukan hal2 yg dilarang dalam agama Islam bila berkunjung ke suatu makam ... Perusakan merupakan tindakan arogansi dan hanya menimbulkan persoalan baru, serta tidak mendidik masyarakat dalam mensosialisasikan fungsi makam menurut Islam.

Sangat sependapat dengan yang saya bold, karena dalam Kristen Katolik, berziarah dalam rangka mendoakan (bukan berdoa kepada si meninggal) diperbolehkan.

Walau harus kita akui juga, bahwa kejadian di negeri sendiri, dimana para capres dan caleg, menjelang pemilu justru berkunjung ke makam para wali dan makam GusDur, suharto dan Bung Karno, menimbukan pertanyaan terhadap pola pikir bangsa kita ini.

Mengenai pengrusakan tempat tempat bersejarah, apakah ada larangan atau perintah dalam Alquran, mas?

Oiya, mengenai batu nisan, apakah memang ada larangan dalam Islam?

Thanks jika anda bersedia menjelaskannya.

Salam

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   11th March 2014, 13:04

bruce wrote:
Quote :
Dalam Islam diperbolehkan berziarah ke makam dg tujuan mendoakan dan mengingat akan kematian. Bila tujuan ke makam adalah untuk meminta rezeki dan berkah, maka itu merupakan perbuatan syirik, dan dilarang dalam islam ..... Kalau dalam kasus di atas, bila makam itu bernilai sejarah tapi dipergunakan untuk berbuat syirik, maka sebaiknya makam tsb ditutup dan dipagari juga dikasih pemberitahuan kepada masyarakat agar tidak melakukan hal2 yg dilarang dalam agama Islam bila berkunjung ke suatu makam ... Perusakan merupakan tindakan arogansi dan hanya menimbulkan persoalan baru, serta tidak mendidik masyarakat dalam mensosialisasikan fungsi makam menurut Islam.

Sangat sependapat dengan yang saya bold, karena dalam Kristen Katolik, berziarah dalam rangka mendoakan (bukan berdoa kepada si meninggal) diperbolehkan.

Walau harus kita akui juga, bahwa kejadian di negeri sendiri, dimana para capres dan caleg, menjelang pemilu justru berkunjung ke makam para wali dan makam GusDur, suharto dan Bung Karno, menimbukan pertanyaan terhadap pola pikir bangsa kita ini.

Mengenai pengrusakan tempat tempat bersejarah, apakah ada larangan atau perintah dalam Alquran, mas?

Oiya, mengenai batu nisan, apakah memang ada larangan dalam Islam?

Thanks jika anda bersedia menjelaskannya.

Salam

Dilarang membuat kerusakan di muka bumi, kang. Allah berfirman, "Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi," (Qs. al-A'raf: 56)
[size=14.6667]
Kalau makam dikasih batu nisan dibolehkan.
[/size][size=14.6667]
“Bahwasanya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam menyirami kuburan anaknya, Ibrahim, dan meletakkan batu di atasnya,”
(HR. Asy-Syafi’i)

Yang dilarang itu meninggikan dan membangun makam.
[/size]
”Rasulullah Shallallaahu ’alaihi wasallam telah melarang menembok kubur, duduk di atasnya dan membuat bangunan di atasnya”
(HR. Muslim, Ahmad, An-Nasa’i dan Abu Dawud)

"Rasulullah saw melarang membuat bangunan pada kuburan atau menambahnya (meninggikan) atau menemboknya atau menuliskan tulisan padanya” (HR. an-Nasa'i)


.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   11th March 2014, 13:34

Thanks mas.

Mengenai larangan 'menuliskan tulisan padanya' itu apakah termasuk menuliskan nama yang meninggal juga termasuk?


_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   12th March 2014, 06:43

bruce wrote:
Thanks mas.

Mengenai larangan 'menuliskan tulisan padanya' itu apakah termasuk menuliskan nama yang meninggal juga termasuk?


Mengenai penulisan di batu nisan, ada ikhtilaf (berbeda pendapat) di antara ulama, ada yg membolehkan dan ada yg melarang, moyoritas membolehkan.


.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   12th March 2014, 06:59

Raihan Danielsan wrote:
bruce wrote:
Thanks mas.

Mengenai larangan 'menuliskan tulisan padanya' itu apakah termasuk menuliskan nama yang meninggal juga termasuk?


Mengenai penulisan di batu nisan, ada ikhtilaf (berbeda pendapat) di antara ulama, ada yg membolehkan dan ada yg melarang, moyoritas membolehkan.


.

Ok, mas, thanks.

Karena untuk kita di Indonesia ini, sepertinya sulit untuk menerima ortu atau sanak keluarga kita dimakamkan tanpa tanda apapun (nama), betul ya.

Salam

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   12th March 2014, 07:34

bruce wrote:
Ok, mas, thanks.

Karena untuk kita di Indonesia ini, sepertinya sulit untuk menerima ortu atau sanak keluarga kita dimakamkan tanpa tanda apapun (nama), betul ya.

Salam

Benar... Karena tradisi berziarah ke makam di Indonesia sangat kuat, untuk membedakan makam keluarga dg makam yg lain, maka diberikannya tanda.


.
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   12th March 2014, 07:41

bruce wrote:
Sangat sependapat dengan yang saya bold, karena dalam Kristen Katolik, berziarah dalam rangka mendoakan (bukan berdoa kepada si meninggal) diperbolehkan.

Sekedar ingin tahu saja ... Bila kang bruce berkenan menjelaskan hal di atas, maksud mendoakan tapi bukan mendoakan yg meninggal itu bagaimana? Mendoakan siapa?



.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   12th March 2014, 07:55

Raihan Danielsan wrote:
bruce wrote:
Sangat sependapat dengan yang saya bold, karena dalam Kristen Katolik, berziarah dalam rangka mendoakan (bukan berdoa kepada si meninggal) diperbolehkan.

Sekedar ingin tahu saja ... Bila kang bruce berkenan menjelaskan hal di atas, maksud mendoakan tapi bukan mendoakan yg meninggal itu bagaimana? Mendoakan siapa?



.

Mungkin maksud anda perbedaan 'mendoakan dan berdoa kepada' ya?

Kalau mendoakan tentunya kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, mohon agar roh yang meninggal diberi kebahagiaan di surga. Permohonan kepada Tuhan.

Kalau berdoa kepada tentunya berdoa kepada yang sudah meninggal, seperti minta diberi rejeki, sukses dalam bisnis, dan yang seperti itulah. Permohonan kepada yang sudah meninggal.

Itu tentunya perbedaan yang sangat besar.

Salam

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   12th March 2014, 08:39

bruce wrote:
Raihan Danielsan wrote:
bruce wrote:
Sangat sependapat dengan yang saya bold, karena dalam Kristen Katolik, berziarah dalam rangka mendoakan (bukan berdoa kepada si meninggal) diperbolehkan.

Sekedar ingin tahu saja ... Bila kang bruce berkenan menjelaskan hal di atas, maksud mendoakan tapi bukan mendoakan yg meninggal itu bagaimana? Mendoakan siapa?



.

Mungkin maksud anda perbedaan 'mendoakan dan berdoa kepada' ya?

Kalau mendoakan tentunya kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, mohon agar roh yang meninggal diberi kebahagiaan di surga. Permohonan kepada Tuhan.

Kalau berdoa kepada tentunya berdoa kepada yang sudah meninggal, seperti minta diberi rejeki, sukses dalam bisnis, dan yang seperti itulah. Permohonan kepada yang sudah meninggal.

Itu tentunya perbedaan yang sangat besar.

Salam

Ooh, thanks kang.


.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   14th March 2014, 11:04

Tentang ziarah ke makam dan konon meminta rezeki, di provinsi daerahku tinggal sekarang, banyak dilakukan ke makam datu-datu, antara lain ke makam Datu Nuraya, Datu Suban, dan Datu Sanggul. Selain para datu itu, masih banyak makam datu lainnya yang diziarahi. Umumnya peziarah meninggalkan kain berwarna kuning polos, model kain panjang, digantung seperti mengeringkan.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   14th March 2014, 12:33

Husada wrote:
Tentang ziarah ke makam dan konon meminta rezeki, di provinsi daerahku tinggal sekarang, banyak dilakukan ke makam datu-datu, antara lain ke makam Datu Nuraya, Datu Suban, dan Datu Sanggul. Selain para datu itu, masih banyak makam datu lainnya yang diziarahi. Umumnya peziarah meninggalkan kain berwarna kuning polos, model kain panjang, digantung seperti mengeringkan.


Rupanya bangsa kita ini memang adalah bangsa yang 'religius' dan hormat pada para 'leluhur' ya, karena dari berbagai pelosok dengan berbagai adat, sudah terbiasa untuk 'nyekar', dan seperti kebiasaan anak kepada ortunya, sambil kasih kembang minta 'imbalan'.

 Cool 

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   14th March 2014, 14:36

Tapi, makam yang ada di pemakaman umum, banyak juga yang tidak pernah diziarahi. Makam datu-datu yang saya maksudkan di atas, setiap bulan ada saja yang menziarahi. Apakah keturunan biologis mereka sangat banyak? Dan, pada masa hidup datu-datu itu, mereka dikenal sebagai tokoh agama.
 geek 

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   14th March 2014, 14:43

Husada wrote:
Tapi, makam yang ada di pemakaman umum, banyak juga yang tidak pernah diziarahi. Makam datu-datu yang saya maksudkan di atas, setiap bulan ada saja yang menziarahi. Apakah keturunan biologis mereka sangat banyak? Dan, pada masa hidup datu-datu itu, mereka dikenal sebagai tokoh agama.
 geek 

Yaa seperti yang diatas sudah saya tuliskan, om.
Orang yang waktu hidupnya punya jabatan penting, dianggap sakti, atau bahkan tokoh agama, setelah mati masih dimintai macam macam.

Bahkan issue yang berkembang di Blitar kemarin ini, penduduk kota Blitar tidak takut gunun Kelud, karena ada yang mimpi bahwa Bung Karno berdiri mencegah gunung Kelud mengganggu kota Blitar.

Kalau sudah seperti itu, ya saya cuma bisa elus dada sendiri.

 Sad 

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Raihan Danielsan
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 236
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   15th March 2014, 12:41

Walaupun sudah beragama, sebagian masyarakat di Indonesia tidak sepenuhnya terlepas dari kepercayaan terdahulu, yaitu animesme. Karena begitu kuatnya mengakar budaya animesme pada sebagian masyarakat, meskipun agama telah melarangnya, tapi budaya atau tradisi animesme itu tidak hilang dan berlanjut terus dari generasi ke generasi.




.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   15th March 2014, 16:11

Raihan Danielsan wrote:
Walaupun sudah beragama, sebagian masyarakat di Indonesia tidak sepenuhnya terlepas dari kepercayaan terdahulu, yaitu animesme. Karena begitu kuatnya mengakar budaya animesme pada sebagian masyarakat, meskipun agama telah melarangnya, tapi budaya atau tradisi animesme itu tidak hilang dan berlanjut terus dari generasi ke generasi.




.

Sependapat, mas.

Cuma, kadang kala tradisi animisme mengakar kuat dan sudah menyatu dengan kebudayaan. Jadi salah salah larangan, justru dianggap menghilangkan akar budaya sendiri.

Contoh yang sangat 'menggelitik' akal-budi saya adalah tradisi mencuci barang 'pusaka' kraton, mulai dari senjata, hingga berbagai kereta kuno. Yang jadi masalah adalah, tradisi menampung air cucian, dan diminum sebagai 'berkah' oleh rakyat. Ampuuuun. Saya bayangkan kalau ada yang minum air ucian mobil/motor saya, seperti itu kan?


_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   17th March 2014, 07:45

Rasionalitas sosial warga negeri ini sering terkalahkan oleh irrasionalitas. Ini merupakan kajian menarik bagi mereka yang menekuni sosiologi. Kira-kira, apa penyebabnya, ya?

Benar, sikap seperti itu sudah mengakar. Apakah tidak mungkin akar itu dicabut?

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Kubur tanpa nisan   Today at 00:20

Kembali Ke Atas Go down
 
Kubur tanpa nisan
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» cara mudah donlod video youtube tanpa software!
» bisa ga ya...kalibrasi tau seting karbu ninja tanpa ada motor nya ?
» (ASK) Ninin tanpa fairing, masalahkah??
» Ganti gear tanpa rantai
» (ASK) knalpot tanpa harus setting karbu

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Forum Terbuka :: Diskusi - Kristen Bertanya Non-Kristen Menjawab-
Navigasi: