Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Ketika setan Menggugat

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next
PengirimMessage
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   24th April 2011, 19:51

Quote :
contoh istri kita ternyata sdh tdk cantik lagi en gendut, dan dia bertanya kepada kita 'Abang, apakah saya masih cantik dan langsing?' kalau kita jawab 'o masih ma, cantik dan seksi kok' tentu saja kita bohong kan, tapi bohong tuk menyenangkan hati istri ternyata diperbolehkan, malah bisa dianggap suatu pujian meskipun berbohong, dapat pahala deh

Oooh, jadi kalau anda berdoa setelah melakukan korupsi, maka anda akan berdoa dan ber'bohong' dihadapan Allah, bahwa uang hasil korupsi itu akan anda bagikan untuk anak anak yatim dan fakir miskin. Anda anggap Allah bersedia menerima kebohongan anda itu?
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   24th April 2011, 20:14

bruce wrote:
Quote :
contoh istri kita ternyata sdh tdk cantik lagi en gendut, dan dia bertanya kepada kita 'Abang, apakah saya masih cantik dan langsing?' kalau kita jawab 'o masih ma, cantik dan seksi kok' tentu saja kita bohong kan, tapi bohong tuk menyenangkan hati istri ternyata diperbolehkan, malah bisa dianggap suatu pujian meskipun berbohong, dapat pahala deh

Oooh, jadi kalau anda berdoa setelah melakukan korupsi, maka anda akan berdoa dan ber'bohong' dihadapan Allah, bahwa uang hasil korupsi itu akan anda bagikan untuk anak anak yatim dan fakir miskin. Anda anggap Allah bersedia menerima kebohongan anda itu?

tentu saja lain kasusnya to mas bruce. piye to? apa yg sama memuji istri dengan berbohong dengan koruptor yg membagikan uangnya?

kalau contoh yg diberikan itu menurut saya, koruptor itu tetap berdosa dan uangnya tdk akan menjadi bersih meskipun didermakan, tapi fakir miskin atau anak yatim yg menerima tdk ikut menanggung dosa koruptor tersebut.

Tapi masalah Allah menerima atau tidak permohonan ampun koruptor tersebut, itu mah hak Allah, kalau sang koruptor benar2 tobat dan tdk mengulangi perbuatannya dan semua uang hasil korupsi dikembalikan, ya Insya Allah akan diterima tobatnya oleh Allah.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   24th April 2011, 20:19

Jadi apa maksud anda dengan berbohong dan dapat pahala? Berbohong adalah berbohong, sejak jaman Musa pun orang Israel sudah tahu kalau berbohong itu dosa (sesuai 10 Perintah Allah), oh iya di ajaran anda memang 10 Perintah Allah itu diedit ya?

Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   24th April 2011, 20:31

bruce wrote:
Jadi apa maksud anda dengan berbohong dan dapat pahala? Berbohong adalah berbohong, sejak jaman Musa pun orang Israel sudah tahu kalau berbohong itu dosa (sesuai 10 Perintah Allah), oh iya di ajaran anda memang 10 Perintah Allah itu diedit ya?


maksudnya berbohong seperti ini mas bruce, saya copaskan lagi ya:

contoh istri kita ternyata sdh tdk cantik lagi en gendut, dan dia bertanya kepada kita 'Abang, apakah saya masih cantik dan langsing?' kalau kita jawab 'o masih ma, cantik dan seksi kok' tentu saja kita bohong kan, tapi bohong tuk menyenangkan hati istri ternyata diperbolehkan, malah bisa dianggap suatu pujian meskipun berbohong, dapat pahala deh.


Maksud mas bruce diedit, bagaimana? Apakah dlm ajaran anda 10 perintah Allah itu masih berlaku?
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   24th April 2011, 20:37

berbohong guna mendamaikan pihak yg bertikai juga boleh dan kalau berhasil kan mendapatkan pahala :)

contohnya: mas bruce sedang bertikai/saling diam (nesu2na orang jawa bilang) dengan T2Y, nah ketika saya bertemu mas bruce, saya bilang 'mas dapat salam lho dari T2Y katanya kangen sdh lama diam gak omong2' padahal T2Y gak pernah titip salam ama saya, kan saya berbohong namanya, demikian juga ketika saya bertemu T2Y juga melakukan hal yg sama, dan ternyata kalian sama2 befikir kalau masing2 dari kalian sdh ingin berbaikan lagi, dan saya berhasil mendamaikan kalian to, kan saya dapat pahala dengan bohong saya tersebut, iya to? hehe itu namanya bohong dapat pahala mas bruce :)
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   25th April 2011, 07:20

Jika anda tidak tahu bahwa '10 Perintah Allah' apakah berlaku (?) atau tidak, maka adalah kebohongan besar jika anda katakan anda memilikii sanak saudara yang beragama Kristen.

Berbohong adalah berbohong, apapun tujuanna, maka berbohong adalah salah, kecuali jika yang mengatakannya memang suka bebohong (Apakah taqiya termasuk bohong berpahala?).
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   25th April 2011, 08:34

bruce wrote:
Jika anda tidak tahu bahwa '10 Perintah Allah' apakah berlaku (?) atau tidak, maka adalah kebohongan besar jika anda katakan anda memilikii sanak saudara yang beragama Kristen.

Berbohong adalah berbohong, apapun tujuanna, maka berbohong adalah salah, kecuali jika yang mengatakannya memang suka bebohong (Apakah taqiya termasuk bohong berpahala?).


mengapa saya harus berbohong tentang sanak saudara atau keluarga saya? anda boleh kok menanyakan kepada mas hendra permana (member kristen) atau mas raihan, kita sdh saling kenal kok hehe

tak ada guna berbohong tentang keluarga saya mas :)

masalah berbohong dlm kristen saya sdh mendapatkan jawaban yg sama kok dari T2Y, makanya saya bilang itulah perbedaan antara islam dengan kristen, dlm islam ada berbohong yg diperbolehkan, contohnya ya seperti yg sy postingkan diatas :)

masalah 10 perintah Allah, setahu saya sih dlm kristen tdk berlaku lagi karena sdh diganti dengan hukum kasih (kalau pengertian saya salah ya mohon dimaafkan dan mohon dijelaskan biar tdk salah lagi)
kalau perintah tersebut masih berlaku dlm kristen, bisakah diberikan ayat2 dlm perjanjian baru yg mencerminkan atau selaras dengan 10 perintah Allah dlm perjanjian lama yg hanya utk israel tersebut?
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   25th April 2011, 11:23

striker wrote:


sepertinya pertanyaan saya ditangkap terlalu rumit tuk menjawsabnya, maka ijinkan saya menyederhanakannya, kita lupakan tentang dosa dulu deh :)

Apakah sama derajatnya dlm kristen orang yg rajin ke gereja dengan orang yg malas ke gereja? keduanya akan masuk surga yg sama
Apakah sama orang yg suka berderma denga orang yg pelit? keduanya akan masuk surga yg sama
Artinya apapun cara hidup mereka, asalkan tdk murtad dari kristen semua itu akan masuk surga, demikiankah?

apakah dengan rajin ke gereja, berderma dan melakukan hal2 yang baik menjamin masuk surga ?
jawabannya TIDAK !!!
IMAN kepada Yesus Kristus, itulah yang menjamin orang itu masuk surga atw tidaknya.
memang tidak mudah memahami kekristenan, lebih mudah memahami doktrin pahala yang bisa dituker2 sama dosa. Razz

Quote :

# utk pernyataan anda yg kedua, saya kira mungkin lebih tepatnya berPURA-PURA utk murtad demi menyelamatkan nyawanya, tapi kebanyakan Muslim yg taat lebih rela mati daripada murtad!!

kok boleh ya berpura2 murtad ?
padahal sudah bersaksi sebelum masuk islam dengan kalimat syahadat pertama. Laughing
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   25th April 2011, 11:45

[quote="striker"]
T2Y wrote:


terima kasih atas jawabannya, jadi saya tahu sekarang kalau dlm Islam ternyat lebih flexible dan tolerance tdk saklek.

tapi plin-plan ??? Razz
dilarang berbuat A, tapi kalau kepepet boleh.
dilarang berbuat B, tapi kalau terpaksa boleh.

Quote :

Dlm Islam berbohong adalah dosa, tapi berbohong demi kebaikan, terkadang malah mendapatkan pahala :)

yup, silahkan pakai keyakinanmu dan silahkan kumpulkan pahala sebanyak2nya dari kebohonganmu. Laughing

Quote :

contoh istri kita ternyata sdh tdk cantik lagi en gendut, dan dia bertanya kepada kita 'Abang, apakah saya masih cantik dan langsing?' kalau kita jawab 'o masih ma, cantik dan seksi kok' tentu saja kita bohong kan, tapi bohong tuk menyenangkan hati istri ternyata diperbolehkan, malah bisa dianggap suatu pujian meskipun berbohong, dapat pahala deh :)

tapi kalau kita berbohong kepada istri hanya tuk menyenangkan dia dan tuk menutupi kesalahan kita, ya tetep aja tidak boleh (hehe saya merasa anda akan menanyakan hal ini, jadi saya siapkan jawabannya hehe)

salam damai

kalau saya mah bilang gini :
ma, seperti apapun mama papa tetep sayang kok sama mama.
oh iya, kalau mama ada waktu kita nge-Gym bareng2 yuuukkk... Razz
lebih sehat dan saya tidak perlu berbohong sama dia, malah saya tawarkan untuk beraktifitas bersama2 yang bisa membuat hubungan jadi lebih baik. Laughing
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   25th April 2011, 13:50

Quote :
masalah 10 perintah Allah, setahu saya sih dlm kristen tdk berlaku lagi karena sdh diganti dengan hukum kasih (kalau pengertian saya salah ya mohon dimaafkan dan mohon dijelaskan biar tdk salah lagi)
kalau perintah tersebut masih berlaku dlm kristen, bisakah diberikan ayat2 dlm perjanjian baru yg mencerminkan atau selaras dengan 10 perintah Allah dlm perjanjian lama yg hanya utk israel tersebut?

Siapa yang bilang 10 perintah Allah tidak berlaku lagi? Siapa yang bilang bahwa 10 Perintah Allah hanya untuk Israel? Coba keliling di thread lain mas, rasanya sudah ada penjelasannya.
Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 38

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   25th April 2011, 16:31

striker wrote:
terima kasih atas jawabannya, jadi saya tahu sekarang kalau dlm Islam ternyat lebih flexible dan tolerance tdk saklek.

Dlm Islam berbohong adalah dosa, tapi berbohong demi kebaikan, terkadang malah mendapatkan pahala :)

contoh istri kita ternyata sdh tdk cantik lagi en gendut, dan dia bertanya kepada kita 'Abang, apakah saya masih cantik dan langsing?' kalau kita jawab 'o masih ma, cantik dan seksi kok' tentu saja kita bohong kan, tapi bohong tuk menyenangkan hati istri ternyata diperbolehkan, malah bisa dianggap suatu pujian meskipun berbohong, dapat pahala deh :)

tapi kalau kita berbohong kepada istri hanya tuk menyenangkan dia dan tuk menutupi kesalahan kita, ya tetep aja tidak boleh (hehe saya merasa anda akan menanyakan hal ini, jadi saya siapkan jawabannya hehe)

Saya offline selama dua hari, ternyata saya tertinggal banyak sekali (termasuk topik-topik yang sudah di-lock), tapi mungkin karena udah terlalu melebar dan sedikit memanas ya.. Sad ..

apakah pandangan mas striker ini merupakan pandangan umat muslim secara umum, ataukah hanya pandangan mas striker saja ?
Saya masih sedikit belum percaya bahwa ini pandangan umat muslim secara umum... Gimana rekan-rekan muslim lainnya ?

Salam
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   25th April 2011, 19:47

T2Y wrote:
striker wrote:


sepertinya pertanyaan saya ditangkap terlalu rumit tuk menjawsabnya, maka ijinkan saya menyederhanakannya, kita lupakan tentang dosa dulu deh :)

Apakah sama derajatnya dlm kristen orang yg rajin ke gereja dengan orang yg malas ke gereja? keduanya akan masuk surga yg sama
Apakah sama orang yg suka berderma denga orang yg pelit? keduanya akan masuk surga yg sama
Artinya apapun cara hidup mereka, asalkan tdk murtad dari kristen semua itu akan masuk surga, demikiankah?

apakah dengan rajin ke gereja, berderma dan melakukan hal2 yang baik menjamin masuk surga ?
jawabannya TIDAK !!!
IMAN kepada Yesus Kristus, itulah yang menjamin orang itu masuk surga atw tidaknya.
memang tidak mudah memahami kekristenan, lebih mudah memahami doktrin pahala yang bisa dituker2 sama dosa. Razz

Quote :

# utk pernyataan anda yg kedua, saya kira mungkin lebih tepatnya berPURA-PURA utk murtad demi menyelamatkan nyawanya, tapi kebanyakan Muslim yg taat lebih rela mati daripada murtad!!

kok boleh ya berpura2 murtad ?
padahal sudah bersaksi sebelum masuk islam dengan kalimat syahadat pertama. Laughing


-Nah tambah bingung kan saya, kata mas samiaji, asalkan tidak murtad dari kristen sdh dipastikan masuk surga, tapi T2Y mengatakan rajin ke gereja TIDAK jaminan masuk surga, jadi ada juga masih kristen tapi tdk mendapat jaminan surga ???


-berPURA PURA murtad tentulah tidak sama dengan MURTAD sesungguhnya, karena dlm hatinya masih mentauhidkan Allah
Allah Maha Bijaksana lagi Maha Pengampun, dan Dia Maha Mengetahui apa yg disembunyikan atau yg berada dlm hati hamba2-Nya :)
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   25th April 2011, 19:51

samiaji wrote:
striker wrote:
terima kasih atas jawabannya, jadi saya tahu sekarang kalau dlm Islam ternyat lebih flexible dan tolerance tdk saklek.

Dlm Islam berbohong adalah dosa, tapi berbohong demi kebaikan, terkadang malah mendapatkan pahala :)

contoh istri kita ternyata sdh tdk cantik lagi en gendut, dan dia bertanya kepada kita 'Abang, apakah saya masih cantik dan langsing?' kalau kita jawab 'o masih ma, cantik dan seksi kok' tentu saja kita bohong kan, tapi bohong tuk menyenangkan hati istri ternyata diperbolehkan, malah bisa dianggap suatu pujian meskipun berbohong, dapat pahala deh :)

tapi kalau kita berbohong kepada istri hanya tuk menyenangkan dia dan tuk menutupi kesalahan kita, ya tetep aja tidak boleh (hehe saya merasa anda akan menanyakan hal ini, jadi saya siapkan jawabannya hehe)

Saya offline selama dua hari, ternyata saya tertinggal banyak sekali (termasuk topik-topik yang sudah di-lock), tapi mungkin karena udah terlalu melebar dan sedikit memanas ya.. Sad ..

apakah pandangan mas striker ini merupakan pandangan umat muslim secara umum, ataukah hanya pandangan mas striker saja ?
Saya masih sedikit belum percaya bahwa ini pandangan umat muslim secara umum... Gimana rekan-rekan muslim lainnya ?

Salam


Mas Silancah dan mas Raihan ditunggu pendapatnya atas pandangan striker tentang bohong yg diperbolehkan, monggo dikoreksi dan dibenarkan kalau saya salah, dan monggo ditambahkan kalau ada yg perlu ditambahkan.

utk sementara waktu striker pamit rehat dulu, cooling down kata mas raihan, monggo :)

sampai ketemu lagi, Insya Allah :)
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   26th April 2011, 12:19

[quote="striker"]
T2Y wrote:
striker wrote:


sepertinya pertanyaan saya ditangkap terlalu rumit tuk menjawsabnya, maka ijinkan saya menyederhanakannya, kita lupakan tentang dosa dulu deh :)

Apakah sama derajatnya dlm kristen orang yg rajin ke gereja dengan orang yg malas ke gereja? keduanya akan masuk surga yg sama
Apakah sama orang yg suka berderma denga orang yg pelit? keduanya akan masuk surga yg sama
Artinya apapun cara hidup mereka, asalkan tdk murtad dari kristen semua itu akan masuk surga, demikiankah?

apakah dengan rajin ke gereja, berderma dan melakukan hal2 yang baik menjamin masuk surga ?
jawabannya TIDAK !!!
IMAN kepada Yesus Kristus, itulah yang menjamin orang itu masuk surga atw tidaknya.
memang tidak mudah memahami kekristenan, lebih mudah memahami doktrin pahala yang bisa dituker2 sama dosa. Razz

Quote :

# utk pernyataan anda yg kedua, saya kira mungkin lebih tepatnya berPURA-PURA utk murtad demi menyelamatkan nyawanya, tapi kebanyakan Muslim yg taat lebih rela mati daripada murtad!!

kok boleh ya berpura2 murtad ?
padahal sudah bersaksi sebelum masuk islam dengan kalimat syahadat pertama. Laughing

Quote :

-Nah tambah bingung kan saya, kata mas samiaji, asalkan tidak murtad dari kristen sdh dipastikan masuk surga, tapi T2Y mengatakan rajin ke gereja TIDAK jaminan masuk surga, jadi ada juga masih kristen tapi tdk mendapat jaminan surga ???

anda mah binguuung terus... Laughing
baca dong kalimat saya selanjutnya...
IMAN kepada Yesus Kristus, itulah yang menjamin orang itu masuk surga atw tidaknya.
apakah orang yang rajin kegereja juga pasti beriman ?
untuk anda yang lebih menilai dari yang kelihatan mungkin sepertinya sudah beriman (seperti contoh Imam Samudra yang rajin shalat seperti yang saya berikan).
sedangkan orang yang seperti tante Irene aja (yang katanya adalah mantan birawati) kok ya bisa murtad Razz, apa itu juga termasuk beriman ? Laughing

Quote :

-berPURA PURA murtad tentulah tidak sama dengan MURTAD sesungguhnya, karena dlm hatinya masih mentauhidkan Allah
Allah Maha Bijaksana lagi Maha Pengampun, dan Dia Maha Mengetahui apa yg disembunyikan atau yg berada dlm hati hamba2-Nya :)

ini termasuk bohong yang diperbolehkan (taqiya) yah ? Razz

kalau menurut Yesus malah beda loh... :)
Matius 10:39
Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.

anda lihat bedanya antara ajaran kedua Junjungan kita ? ;)
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   27th April 2011, 19:52

striker wrote:


1. Adakah orang benar berdosa yg telah dibersihkan dari dosa, siapakah dan apakah ciri2 mereka mas?

Ada donk.
Saya salah satunya. Lainnya banyak bkeliaran di forum ini.

Quote :
2. Kalau yg ini buanyak, namanya orang sombong, kalau merasa dirinya tidak berdosa.

3. Dan ini juga orang yg sombong, karena merasa sanggup menyelamatkan dirinya dirinya dari dosa.

Maaf mas, saya tdk berani sombong mas, dengan mengatakan bahwa saat ini saya telah dibersihkan dari dosa2 saya, semuanya saya serahkan kepada Allah, hanya do'a dan pengharapan agar Allah kelak mengampuni dosa2 saya dan menerima amal kebaikan dan ibadah saya.
Siapakah saya yg bisa mengukur dan menilai diri sendiri apa yg terjadi pada saya kelak?? Hanya Allah yg tahu dan Allah adalah Hakim yg seadil adilnya, hanya Rahmat dan ampunan Allah yg bisa diharapkan oleh orang seperti saya :)

Kamu emang ngga bisa mngukur dan mnilai diri sendiri.
Saya juga ngga bisa mngukur dan mnilai diri saya sendiri.

Bedanya,
Allah yg saya sembah mbrikan jalan yg pasti.
Allah yg kamu sembah tidak mbrikan jalan yg pasti.

Itu bedanya.

Saya pcaya bhw saya sudah dbersihkan dr dosa krn saya pcaya pd jalan yg sudah dsediakan Tuhan, bukan krn saya mlihat keadaan diri saya saat ini.

Kami ini diingatkan senantiasa akan pembenaran dan pengampunan krn sudah tersedia jalan pastinya.
Kamu ini senantiasa diingatkan akan dosa dan kesalahan krn tidak dijelaskan jalan pastinya.

Apakah kamu bisa mmahami hal ini?
Coba renungkan deh.

Coba kamu (skali-skali) ambil sudut pandang org Kristen.

Coba kamu bayangkan kl Allah yg kamu sembah pd hari ini juga berkata :
'Striker, kamu SUDAH diampuni, SENANTIASA saya ampuni dan PASTI SELAMAT stiap kali kamu minta ampun stelah bbuat dosa.'

Caramu mmandang Tuhan dan dirimu sendiri akan brubah total.
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   28th April 2011, 03:15

siip wrote:
striker wrote:


1. Adakah orang benar berdosa yg telah dibersihkan dari dosa, siapakah dan apakah ciri2 mereka mas?

Ada donk.
Saya salah satunya. Lainnya banyak bkeliaran di forum ini.

Quote :
2. Kalau yg ini buanyak, namanya orang sombong, kalau merasa dirinya tidak berdosa.

3. Dan ini juga orang yg sombong, karena merasa sanggup menyelamatkan dirinya dirinya dari dosa.

Maaf mas, saya tdk berani sombong mas, dengan mengatakan bahwa saat ini saya telah dibersihkan dari dosa2 saya, semuanya saya serahkan kepada Allah, hanya do'a dan pengharapan agar Allah kelak mengampuni dosa2 saya dan menerima amal kebaikan dan ibadah saya.
Siapakah saya yg bisa mengukur dan menilai diri sendiri apa yg terjadi pada saya kelak?? Hanya Allah yg tahu dan Allah adalah Hakim yg seadil adilnya, hanya Rahmat dan ampunan Allah yg bisa diharapkan oleh orang seperti saya :)

Kamu emang ngga bisa mngukur dan mnilai diri sendiri.
Saya juga ngga bisa mngukur dan mnilai diri saya sendiri.

Bedanya,
Allah yg saya sembah mbrikan jalan yg pasti.
Allah yg kamu sembah tidak mbrikan jalan yg pasti.

Itu bedanya.

Saya pcaya bhw saya sudah dbersihkan dr dosa krn saya pcaya pd jalan yg sudah dsediakan Tuhan, bukan krn saya mlihat keadaan diri saya saat ini.

Kami ini diingatkan senantiasa akan pembenaran dan pengampunan krn sudah tersedia jalan pastinya.
Kamu ini senantiasa diingatkan akan dosa dan kesalahan krn tidak dijelaskan jalan pastinya.

Apakah kamu bisa mmahami hal ini?
Coba renungkan deh.

Coba kamu (skali-skali) ambil sudut pandang org Kristen.

Coba kamu bayangkan kl Allah yg kamu sembah pd hari ini juga berkata :
'Striker, kamu SUDAH diampuni, SENANTIASA saya ampuni dan PASTI SELAMAT stiap kali kamu minta ampun stelah bbuat dosa.'

Caramu mmandang Tuhan dan dirimu sendiri akan brubah total.

Dengan mengatakan bahwa diri anda sdh pasti dibersihkan dari dosa, anda berarti telah berani mengukur diri sendiri dong :)

Di Islampun diajarkan tuk bertobat dan meminta ampun kepada Allah, tapi dengan syarat bersungguh2 dan ihklas, dan masalah tobatnya diterima dan diberi ampunan oleh Allah, Islam diajarkan tuk menyerahkan segala urusannya kepada Allah.

Juga diajarkan kepada kami adalah pengikuti perintah2 Allah, menjauhi segala larangannya, mengerjakan amal soleh dan kebaikan, memohon ampun dan bertobat kepada Allah, urusan selanjutnya kita serahkan kepada Allah, apalah daya diri manusia ini tuk mengatur kehendak Allah pada diri kita, sombong kiranya kalau kita sudah memastikan bahwa kita sdh dipastikan dibersihkan dari dosa2 kita sementara kita masih saja selalu khilaf dan hidup seenaknya.

QS 27:31. Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri."


QS 46:15. Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri."

46. Al Ahqaaf : 16. Mereka itulah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga, sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.


Saya jadi ingat FILM (saya lupa judulnya), setiap melakukan pembunuhan selalu datang ke bilik pengakuan dosa, dan Romo atau pastur yg ada di dlmnya selalu mengatakan bahwa dosanya telah diampuni, kemudian beberapa minggu lagi dia melakukan pembunuhan lagi dan melakukan pengakuan dosa, dan akhirnya dia terbunuh setelah membunuh beberapa musuhnya dlm baku tembak, jadi tdk sempat melakukan pengakuan dosa, tapi dia mati dlm ke kristenan atau kekatolikan (karena setahu saya bilik mengakuan dosa hanya ada di katolik, mohon dikoreksi kalau saya salah).

apakah dia juga dikategorikan orang2 yg masuk surga?
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   28th April 2011, 12:22

striker wrote:

Mas Silancah dan mas Raihan ditunggu pendapatnya atas pandangan striker tentang bohong yg diperbolehkan, monggo dikoreksi dan dibenarkan kalau saya salah, dan monggo ditambahkan kalau ada yg perlu ditambahkan.

utk sementara waktu striker pamit rehat dulu, cooling down kata mas raihan, monggo :)

sampai ketemu lagi, Insya Allah :)

Setahu saya contoh taqiya yang pernah disajikan di dalam Al Quran atau hadits itu berhubungan dengan keselamatan nyawa seseorang.

Kisanya adalah, seseorang dipaksa untuk mengucapkan kekafiran di bawah ancaman nyawanya akan melayang.
Dia pun melakukan yang dipaksakan kepadanya walaupun hatinya tetap beriman.
Saat bertanya kepada Rasulullah SAW ... tindakannya itu dibenarkan karena hal itu dilakukan demi menyelamatkan nyawanya sendiri. Dan hal ini dilakukan dalam keadaan darurat. Jadi tidak terus menerus.

Allah ar Rahman ar Rahiim menilai seseorang dari iman dan niat tindakan/perkataan yang dilakukannya. Subhanallah.

Kalau taqiya2 lain seperti berbohong kepada istrinya, saya belum pernah melihat contoh atau membaca dalil yang membenarkan hal itu. Demikian kiranya akh striker.

Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   28th April 2011, 13:10

Di alkitab ada ayat yg mengatakan "barang siapa menyayangkan nyawanya justru akan kehilangan nyawanya, ttp barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku (Tuhan), justru akan mendapatkannya."

ada ayat lain yg berbunyi : barang siapa tidak mengakui Aku (Yesus) dihadapan manusia, maka Aku jg tidak akan mengakuinya dihadapan Bapa.

Perbuatan Petrus yg berbohong dan menyangkal Yesus memang diampuni, tetapi bukan berarti perbuatan itu DIBENARKAN.

Dari sini sudah kelihatan dua ajaran yg jauh berbeda. Karena itu dengan iman melalui hati saya, dan logika melalui otak saya, sulit rasanya utk menerima dan mengakui bahwa ajaran yg satu adalah penerus kelanjutan dari ajaran sebelumnya.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   28th April 2011, 13:11

Quote :
Saya jadi ingat FILM (saya lupa judulnya), setiap melakukan pembunuhan selalu datang ke bilik pengakuan dosa, dan Romo atau pastur yg ada di dlmnya selalu mengatakan bahwa dosanya telah diampuni, kemudian beberapa minggu lagi dia melakukan pembunuhan lagi dan melakukan pengakuan dosa, dan akhirnya dia terbunuh setelah membunuh beberapa musuhnya dlm baku tembak, jadi tdk sempat melakukan pengakuan dosa, tapi dia mati dlm ke kristenan atau kekatolikan (karena setahu saya bilik mengakuan dosa hanya ada di katolik, mohon dikoreksi kalau saya salah).

apakah dia juga dikategorikan orang2 yg masuk surga?

Film kok dijadikan referensi? Aya aya wae

Ohh iya, jangankan film, buku novel sekelas Da Vinci Code pun dianggap referensi sih ya, parragh deh mas.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   28th April 2011, 13:43

Djo wrote:
Di alkitab ada ayat yg mengatakan "barang siapa menyayangkan nyawanya justru akan kehilangan nyawanya, ttp barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku (Tuhan), justru akan mendapatkannya."

ada ayat lain yg berbunyi : barang siapa tidak mengakui Aku (Yesus) dihadapan manusia, maka Aku jg tidak akan mengakuinya dihadapan Bapa.

Perbuatan Petrus yg berbohong dan menyangkal Yesus memang diampuni, tetapi bukan berarti perbuatan itu DIBENARKAN.

Dari sini sudah kelihatan dua ajaran yg jauh berbeda. Karena itu dengan iman melalui hati saya, dan logika melalui otak saya, sulit rasanya utk menerima dan mengakui bahwa ajaran yg satu adalah penerus kelanjutan dari ajaran sebelumnya.

Kalau dibilang ajaran Islam adalah penerus ajaran yang tercantum di PB ... sepertinya memang tidak tepat, bro :)
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   28th April 2011, 13:48

Silancah wrote:
Djo wrote:
Di alkitab ada ayat yg mengatakan "barang siapa menyayangkan nyawanya justru akan kehilangan nyawanya, ttp barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku (Tuhan), justru akan mendapatkannya."

ada ayat lain yg berbunyi : barang siapa tidak mengakui Aku (Yesus) dihadapan manusia, maka Aku jg tidak akan mengakuinya dihadapan Bapa.

Perbuatan Petrus yg berbohong dan menyangkal Yesus memang diampuni, tetapi bukan berarti perbuatan itu DIBENARKAN.

Dari sini sudah kelihatan dua ajaran yg jauh berbeda. Karena itu dengan iman melalui hati saya, dan logika melalui otak saya, sulit rasanya utk menerima dan mengakui bahwa ajaran yg satu adalah penerus kelanjutan dari ajaran sebelumnya.

Kalau dibilang ajaran Islam adalah penerus ajaran yang tercantum di PB ... sepertinya memang tidak tepat, bro :)


Mungkin semacam 'aliran sesat' seperti Saksi Yehuwa ya kang, he he he he
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   28th April 2011, 15:41

bruce wrote:
Mungkin semacam 'aliran sesat' seperti Saksi Yehuwa ya kang, he he he he

Jangan suka mencap sesat ke aliran lain ah, Bang ... ntar masuk ke golongan ini lho :

".....itulah yang menjadi dasar dan awal mula mengapa terjadi kekerasan atas dasar agama (apapun).

Pihak yang menganggap agamanya yang benar, dan agama lain salah, akan menganggap bahwa orang orang diluar agamanya adalah kafir. Dan kafir 'harus' disadarkan diajak kembali kepada Tuhan yang benar....."

:face:
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   28th April 2011, 16:14

Lho, kan saya ktakan 'mungkin semacam', jadi baru mungkin dan itupun pakai tanda petik pula, yang menandakan diragukan kebenarannya. Jangan suka salah sangka gitu dong ah, si akang ini.

Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   29th April 2011, 06:38

bruce wrote:
Lho, kan saya ktakan 'mungkin semacam', jadi baru mungkin dan itupun pakai tanda petik pula, yang menandakan diragukan kebenarannya. Jangan suka salah sangka gitu dong ah, si akang ini.

Very Happy

Maksudnya kesesatan aliran Saksi Yehova masih diragukan?

Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   29th April 2011, 08:33

Silancah wrote:
striker wrote:

Mas Silancah dan mas Raihan ditunggu pendapatnya atas pandangan striker tentang bohong yg diperbolehkan, monggo dikoreksi dan dibenarkan kalau saya salah, dan monggo ditambahkan kalau ada yg perlu ditambahkan.

utk sementara waktu striker pamit rehat dulu, cooling down kata mas raihan, monggo :)

sampai ketemu lagi, Insya Allah :)

Setahu saya contoh taqiya yang pernah disajikan di dalam Al Quran atau hadits itu berhubungan dengan keselamatan nyawa seseorang.

Kisanya adalah, seseorang dipaksa untuk mengucapkan kekafiran di bawah ancaman nyawanya akan melayang.
Dia pun melakukan yang dipaksakan kepadanya walaupun hatinya tetap beriman.
Saat bertanya kepada Rasulullah SAW ... tindakannya itu dibenarkan karena hal itu dilakukan demi menyelamatkan nyawanya sendiri. Dan hal ini dilakukan dalam keadaan darurat. Jadi tidak terus menerus.

Allah ar Rahman ar Rahiim menilai seseorang dari iman dan niat tindakan/perkataan yang dilakukannya. Subhanallah.

Kalau taqiya2 lain seperti berbohong kepada istrinya, saya belum pernah melihat contoh atau membaca dalil yang membenarkan hal itu. Demikian kiranya akh striker.


PERMISI, kulo nuwun mas bruce dan tuan rumah lainnya, mohon ijin sebentaaaaaaar saja tuk berbagi dalil kepada akhi Silancah, semoga bermanfaat:

berikut dalil2 tuk bohong yg dibenarkan:

Dari Ummu Kultsum binti Uqbah radhiallahu anha bahwa dia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لَيْسَ الْكَذَّابُ الَّذِي يُصْلِحُ بَيْنَ النَّاسِ فَيَنْمِي خَيْرًا أَوْ يَقُولُ خَيْرًا
“Bukanlah disebut pendusta orang yang menyelesaikan perselisihan di antara manusia dengan cara dia menyampaikan hal-hal yang baik atau dia berkata hal-hal yang baik”. (HR. Al-Bukhari no. 2692 dan Muslim no. 2605)
Maksudnya: Walaupun apa yang dia sampaikan atau katakan itu tidak benar, akan tetapi dia mengucapkannya agar terwujud perdamaian di antara kedua belah pihak.
Dalam riwayat Muslim ada tambahan:
وَلَمْ أَسْمَعْ يُرَخَّصُ فِي شَيْءٍ مِمَّا يَقُولُ النَّاسُ كَذِبٌ إِلَّا فِي ثَلَاثٍ الْحَرْبُ وَالْإِصْلَاحُ بَيْنَ النَّاسِ وَحَدِيثُ الرَّجُلِ امْرَأَتَهُ وَحَدِيثُ الْمَرْأَةِ زَوْجَهَا
“Saya tidak pernah mendengar diperbolehkannya dusta yang diucapkan oleh manusia kecuali dalam tiga hal: Dusta dalam peperangan, dusta untuk mendamaikan pihak-pihak yang bertikai, dan dusta suami terhadap istri atau istri terhadap suami.”

1. Bohong yang dilakukan oleh seseorang dalam rangka mendamaikan dua orang saudaranya yang sedang bermusuhan. Nah, ini jelas banget kan? Mungkin ada diantara kita punya dua orang temen yang saling bermusuhan. Dan tanpa sengaja, dua orang tersebut bercerita (curhat) kepada kita. Masing-masing dari mereka menjelek-jelekkan yang lain. Nah, dalam hal ini kita boleh tuh berbohong dengan mengatakan kalo yang mereka omongin tuh gak bener. Kita bisa berbohong pada masing-masing dari mereka dengan menceritakan kebaikan-kebaikan mereka pada masing-masing teman yang musuhan tadi. Hingga akhirnya, mereka berdua pun berdamai. Dan misi pun selesai. Hehe…
2. Bohong yang dilakukan suami untuk menyenangkan istrinya atau bohong yang dilakukan istri untuk menyenangkan suaminya. jangan diartikan macem-macem dulu. Contohnya gini. Seorang suami yang membelikan hadiah sebuah baju untuk istri tercintanya. Karena sang suami gak terlalu tahu mode pakaian yang lagi ngetren (fashionable), maka sang suami membeli baju yang.. katakanlah sangat kurang enak dipandang. Modelnya sudah kuno. Ditambah lagi warnanya ngejreng bangeet. Namun sang suami bermaksud menyenangkan istrinya dengan memberikan hadiah buat sang istri tercinta. Nah, meskipun tahu kalo baju pemberiannya sangat jelek, namun istri yang bijak akan menerima dengan senang hati. Dalam hal ini, istri boleh berbohong bahwa pemberian sang suami adalah pemberian terbaik yang pernah ia dapatkan. Tujuannya tidak lain adalah agar suami merasa senang karena pemberiannya diterima dengan baik. Gitu loooh..
3. Bohong untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang terancam. Contohya, misalkan ada seseorang (sebut saja namanya fulan) hendak dibunuh oleh orang lain. Padahal kita tahu, orang tersebut tidak bersalah apa-apa. Si fulan meminta perlindungan kepada kita agar dirinya diselamatkan. Dan kita pun akhirnya mau menyembunyikannya. Setelah itu, datanglah orang yang bermaksud membunuh si fulan kepada kita. Tujuannya bertanya kepada kita untuk mencari keberadaan si fulan. Maka pada saat ini, kita boleh berbohong demi kebaikan agar nyawa si fulan terselamatkan.

Monggo, pareeng permisi.. maaf kalau menggangu dan kurang berkenan kalau striker mampir...
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   Today at 21:37

Kembali Ke Atas Go down
 
Ketika setan Menggugat
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 5 dari 7Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next
 Similar topics
-
» bunyi pada bagian depan ketika mesin masi dingin
» bercanda dengan LOGIKA
» memperkenalkan diri
» 7 Larangan Setelah Makan
» Hal-Hal yang dapat membuat kaum lelaki menangis

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Forum Terbuka :: Diskusi - Beragam Agama-
Navigasi: