Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Ketika setan Menggugat

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next
PengirimMessage
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   14th April 2011, 20:23

bruce wrote:
Quote :
karena menurut saya ke MAHAan Allah itu selaras dengan ke MAHA2an Allah yg lain, seperti keMAHA PENGAMPUNAN Allah, pasti selaras dengan keMAHA ADILan Allah, itu menurut saya lho

Kalau hanya berdasarkan 'menurut anda' yang memang konyol, maka apapun pendapat anda tentang pengebirian hak Allah, biarlah menjadi tanggung jawab anda sendiri di akherat kelak.


Tenang saja mas, semua perbuatan saya didunia ini, baik ucapan mapun tindakan saya semasa saya hidup, konsekwensinya akan saya pertanggung jawabkan sendiri didepan Allah kelak, dan tidak akan meminta orang lain tuk menanggung dosa saya :)

Allah maha mengetahui apa yg diusahakan hamba2-Nya, semoga Allah mengampuni segala salah dan kehilafan saya, dan menerima amal2 kebaikan saya, Amin :)
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   15th April 2011, 07:40

striker wrote:

Tenang saja mas, semua perbuatan saya didunia ini, baik ucapan mapun tindakan saya semasa saya hidup, konsekwensinya akan saya pertanggung jawabkan sendiri didepan Allah kelak, dan tidak akan meminta orang lain tuk menanggung dosa saya :)

Allah maha mengetahui apa yg diusahakan hamba2-Nya, semoga Allah mengampuni segala salah dan kehilafan saya, dan menerima amal2 kebaikan saya, Amin :)

Amin ... amin ... ya Rabbal alamiiiiin ....
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   15th April 2011, 10:43

striker wrote:


Tenang saja mas, semua perbuatan saya didunia ini, baik ucapan mapun tindakan saya semasa saya hidup, konsekwensinya akan saya pertanggung jawabkan sendiri didepan Allah kelak, dan tidak akan meminta orang lain tuk menanggung dosa saya :)

Allah maha mengetahui apa yg diusahakan hamba2-Nya, semoga Allah mengampuni segala salah dan kehilafan saya, dan menerima amal2 kebaikan saya, Amin :)

Org sehat ga butuh tabib dan ga mrasa butuh tabib.
Tp ktika dia sakit parah dan smua sudah angkat tangan, baru dia tau btapa pentingnya menanggungkan hidup pd tabib.

Luk 5:31-32
Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit;
Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat."
Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 38

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   15th April 2011, 15:54

striker wrote:
samiaji wrote:
@striker
a. Seseorang yang jahat seumur hidupnya dan tidak pernah bertobat
b. Seseorang yang jahat seumur hidupnya, lalu bertobat, sesaat sebelum meninggal
c. Seseorang yang jahat, lalu bertobat, tetapi hidup lama dan beramal tapi juga berdosa (catatan tidak syirk / musrik)
d. Seseorang yang baik seumur hidupnya tetapi kafir
e. Seseorang muslim yang baik, selalu berbuat baik

a. Insya Allah nerakalah tempatnya
b. Insya Allah, jika Allah menerima tobatnya, maka surgalah tempatnya
c. Itu namanya belum bertobat, karena mengulangi perbuatan dosanya lagi, menurut saya amal kebaikan dan amal buruk akan menjadi pertimbangan Allah atas dirinya. Wallahu a'alam
d. Insya Allah di dunia akan mendapat balasan atas kebaikannya, tapi di akhirat nerakalah tempatnya.
e. Insya Allah akan masuk surga, karena itulah janji Allah.

Bagaimanakah kalau menurut kristen? atas contoh2 diatas? monggo :)

Maaf mas, saya kelupaan bahwa istilah bertobat dalam Islam dan Kristen sedikit berbeda :
PERTOBATAN
* Versi Islam : menyadari kesalahannya, mengakui, memohon ampunan, dan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk tidak melakukannya lagi, berbuat kebaikan. {Perbuatan baik termasuk dalam syarat pertobatan}
* Versi Kristen : menerima anugerah penebusan : menyadari bahwa manusia tidak dapat melepaskan diri dari dosa, mempercayai bahwa Allah telah menebus kita dari dosa, menerima anugerah penebusan. {Perbuatan baik adalah konsekuensi dari pertobatan}

Kalo menurut saya pribadi :
a. neraka
b. surga
c. surga (syarat tetap memegang anugerah penebusan)
d. neraka
e. kata "muslim" saya ganti dengan kata "kristen" aja ya... :-) : surga

Yang sedikit berbeda adalah b dan c , karena di sana ada unsur berbuat baik / belum berbuat baik...

Salam
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   15th April 2011, 21:23

siip wrote:
striker wrote:


Tenang saja mas, semua perbuatan saya didunia ini, baik ucapan mapun tindakan saya semasa saya hidup, konsekwensinya akan saya pertanggung jawabkan sendiri didepan Allah kelak, dan tidak akan meminta orang lain tuk menanggung dosa saya :)

Allah maha mengetahui apa yg diusahakan hamba2-Nya, semoga Allah mengampuni segala salah dan kehilafan saya, dan menerima amal2 kebaikan saya, Amin :)

Org sehat ga butuh tabib dan ga mrasa butuh tabib.
Tp ktika dia sakit parah dan smua sudah angkat tangan, baru dia tau btapa pentingnya menanggungkan hidup pd tabib.

Luk 5:31-32
Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit;
Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat."

Saya rasa didunia ini tdka ada yg dinamakan orang benar dan tidak berdosa pak pendeta, semua orang saya yakin pasti berdosa, lha itu tinggal mereka mau minta ampun kepada Allah dan mau bertobat atau tidak :)
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   15th April 2011, 21:29

samiaji wrote:
striker wrote:
samiaji wrote:
@striker
a. Seseorang yang jahat seumur hidupnya dan tidak pernah bertobat
b. Seseorang yang jahat seumur hidupnya, lalu bertobat, sesaat sebelum meninggal
c. Seseorang yang jahat, lalu bertobat, tetapi hidup lama dan beramal tapi juga berdosa (catatan tidak syirk / musrik)
d. Seseorang yang baik seumur hidupnya tetapi kafir
e. Seseorang muslim yang baik, selalu berbuat baik

a. Insya Allah nerakalah tempatnya
b. Insya Allah, jika Allah menerima tobatnya, maka surgalah tempatnya
c. Itu namanya belum bertobat, karena mengulangi perbuatan dosanya lagi, menurut saya amal kebaikan dan amal buruk akan menjadi pertimbangan Allah atas dirinya. Wallahu a'alam
d. Insya Allah di dunia akan mendapat balasan atas kebaikannya, tapi di akhirat nerakalah tempatnya.
e. Insya Allah akan masuk surga, karena itulah janji Allah.

Bagaimanakah kalau menurut kristen? atas contoh2 diatas? monggo :)

Maaf mas, saya kelupaan bahwa istilah bertobat dalam Islam dan Kristen sedikit berbeda :
PERTOBATAN
* Versi Islam : menyadari kesalahannya, mengakui, memohon ampunan, dan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk tidak melakukannya lagi, berbuat kebaikan. {Perbuatan baik termasuk dalam syarat pertobatan}
* Versi Kristen : menerima anugerah penebusan : menyadari bahwa manusia tidak dapat melepaskan diri dari dosa, mempercayai bahwa Allah telah menebus kita dari dosa, menerima anugerah penebusan. {Perbuatan baik adalah konsekuensi dari pertobatan}

Kalo menurut saya pribadi :
a. neraka
b. surga
c. surga (syarat tetap memegang anugerah penebusan)
d. neraka
e. kata "muslim" saya ganti dengan kata "kristen" aja ya... :-) : surga

Yang sedikit berbeda adalah b dan c , karena di sana ada unsur berbuat baik / belum berbuat baik...

Salam

saya rasa utk pertanyaan 'b' kita sepakat meskipun mungkin dlm isalm diperlukan syarat (JIKA ALLAH MENERIMA TOBATNYA, jadi masih terserah Allah), tapi kalau dlm kristen SDH DIPASTIKAN MASUK SURGA.

utk pertanyaan 'c', boleh saya ganti yg bertanya mas? ini dlm pandangan kristen bagaimana:

c.Seseorang yang jahat, lalu bertobat, tetapi hidup lama dan beramal tapi juga berdosa, tapi disaat matinya dia sedang melakukan perbuatan dosa, seperti mabuk berat, pakai narkoba, mungkin merampok lalu terbunuh ataupun sedang berzina lalu mati (catatan tetap memegang anugerah penebusan dosa), apakah sdh dipastikan masuk surga juga?
Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 38

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   16th April 2011, 14:15

striker wrote:
saya rasa utk pertanyaan 'b' kita sepakat meskipun mungkin dlm isalm diperlukan syarat (JIKA ALLAH MENERIMA TOBATNYA, jadi masih terserah Allah), tapi kalau dlm kristen SDH DIPASTIKAN MASUK SURGA.

utk pertanyaan 'c', boleh saya ganti yg bertanya mas? ini dlm pandangan kristen bagaimana:

c.Seseorang yang jahat, lalu bertobat, tetapi hidup lama dan beramal tapi juga berdosa, tapi disaat matinya dia sedang melakukan perbuatan dosa, seperti mabuk berat, pakai narkoba, mungkin merampok lalu terbunuh ataupun sedang berzina lalu mati (catatan tetap memegang anugerah penebusan dosa), apakah sdh dipastikan masuk surga juga?

b. Kami memiliki janji bahwa "setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" . . Jadi kami sekedar mempercayai dan meyakini janji Allah

c. saya masih sering melakukan dosa, walau dalam hati selalu saya ada pertentangan, namun sering saya memilih untuk berbuat dosa..
Dan hal itu sering megganggu pikiran saya "Mungkinkah saya masih layak untuk mendekat kepada Allah dan berkata kepadanya Bapa ?"
Ijinkan saya mengutip artikel berikut :
got question wrote:

Pertanyaan: Apakah jaminan keselamatan adalah ”izin” untuk berdosa?

Jawaban: Keberatan yang paling umum terhadap doktrin jaminan keselamatan adalah bahwa doktrin ini katanya mempromosikan ide bahwa orang-orang Kristen boleh hidup semaunya dan tetap diselamatkan. Walaupun secara ”tehnis” hal ini mengandung kebenaran, ini bukan ”esensi” dari jaminan keselamatan. Seseorang yang telah benar-benar menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamatnya ”dapat” hidup dalam dosa, namun dia tidak ”akan” berbuat demikian. Kita perlu menarik garis yang tegas antara bagaimana seorang Kristen hidup – dan apa yang dapat dilakukan orang untuk memperoleh keselamatan.

Alkitab sangat jelas bahwa keselamatan adalah semata-mata karena anugrah melalui iman di dalam Yesus Kristus (Yohanes 3:16; Efesus 2:8-9; Yohanes 14:6). Seseorang diselamatkan melalui iman – hanya oleh iman. Pada saat seseorang percaya pada Yesus Kristus dengan sesungguhnya, dia diselamatkan dan keselamatannya terjamin. Keselamatan tidak diterima dengan iman dan kemudian dipertahankan dengan perbuatan. Rasul Paulus membicarakan isu ini dalam Galatia 3:3, “Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?” Jika kita diselamatkan melalui iman, keselamatan kita juga dipelihara dan dijamin dengan iman. Kita tidak dapat menghasilkan keselamatan kita sendiri. Karena itu kita juga tidak dapat menghasilkan cara untuk memelihara keselamatan itu. Adalah Tuhan yang menjaga keselamatan kita (Yudas 24). Tangan Tuhan memegang kita dengan teguh dalam genggamanNya (Yohanes 10:28-29). Tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah (Roma 8:38-39).

Semua penolakan terhadap jaminan keselamatan pada dasarnya adalah kepercayaan bahwa kita perlu menjaga keselamatan kita melalui pekerjaan baik kita. Ini sama sekali bertolak belakang dengan keselamatan berdasarkan anugrah. Kita diselamatkan karena jasa-jasa Kristus, bukan diri kita (Roma 4:3-Cool. Mengatakan bahwa kita perlu menaati Firman Tuhan atau hidup suci demi untuk mempertahankan keselamatan kita adalah sama dengan mengatakan bahwa kematian Yesus tidak cukup untuk melunasi hutang dosa kita. Kematian Yesus sudah sungguh-sungguh cukup untuk melunasi semua hutang dosa kita – dulu, sekarang dan akan datang, sebelum dan sesudah diselamatkan (Roma 5:8; 1 Korintus 15:3; 2 Korintus 5:21).

Setelah mengatakan semua ini, apakah ini berarti bahwa orang Kristen dapat hidup semaunya dan tetap diselamatkan? Ini pada dasarnya adalah pertanyaan yang bersifat mengandai-andai karena Alkitab jeals mengatakan bahwa orang Kristen yang sejati tidak akan hidup ”semau mereka.” Orang-orang Kristen adalah ciptaan yang baru (2 Korintus 5:17). Orang-orang Kristen menyatakan buah Roh (Galatia 5:22-23), bukan perbuatan daging (Galatia 5:19-21). 1 Yohanes 3:6-9 dengan jelas mengatakan bahwa orang Kristen yang sejati tidak akan terus menerus hidup dalam dosa. Menanggapi tuduhan bahwa kasih karunia mengajurkan dosa, Rasul Paulus mengatakan, “Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?” (Roma 6:1-2).

Jaminan keselamatan bukan “izin” untuk berdosa. Sebaliknya, itu adalah suatu ketenangan karena mengetahui bahwa kasih Tuhan kepada orang-orang yang percaya adalah terjamin. Mengetahui dan memahami hadiah keselamatan yang begitu besar tidak akan menghasilkan ”izin” untuk berdosa. Bagaimana mungkin seseorang yang tahu harga yang harus dibayar oleh Yesus Kristus untuk kita dapat terus hidup dalam dosa (Roma 6:15-23)? Bagaimana mungkin seorang yang memahami kasih Tuhan yang tanpa syarat dan terjamin bagi mereka yang percaya dapat mengambil kasih itu dan membuangnya ke wajah Tuhan? Orang yang seperti ini bukan membuktikan bahwa jaminan keselamatan memberi dia izin untuk berdosa, namun justru membuktikan bahwa dia belum betul-betul mengalami keselamatan dalam Yesus Kristus. “ Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia” (1 Yohanes 3:6).
Yup, Alkitab mengatakan bahwa saya sangat berharga di mataNya.. dan Ia telah menebus seluruh dosa saya, dahulu-sekarang-dan yang kemudian, karena itu saya rindu untuk belajar melakukan kehendak Bapa. Bukan agar saya layak dimataNya namun sebagai ucapan terima kasih terhadap kasih setiaNya.
Tolong doakan ya...


Salam
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   17th April 2011, 10:14

samiaji wrote:
striker wrote:
saya rasa utk pertanyaan 'b' kita sepakat meskipun mungkin dlm isalm diperlukan syarat (JIKA ALLAH MENERIMA TOBATNYA, jadi masih terserah Allah), tapi kalau dlm kristen SDH DIPASTIKAN MASUK SURGA.

utk pertanyaan 'c', boleh saya ganti yg bertanya mas? ini dlm pandangan kristen bagaimana:

c.Seseorang yang jahat, lalu bertobat, tetapi hidup lama dan beramal tapi juga berdosa, tapi disaat matinya dia sedang melakukan perbuatan dosa, seperti mabuk berat, pakai narkoba, mungkin merampok lalu terbunuh ataupun sedang berzina lalu mati (catatan tetap memegang anugerah penebusan dosa), apakah sdh dipastikan masuk surga juga?

b. Kami memiliki janji bahwa "setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" . . Jadi kami sekedar mempercayai dan meyakini janji Allah

c. saya masih sering melakukan dosa, walau dalam hati selalu saya ada pertentangan, namun sering saya memilih untuk berbuat dosa..
Dan hal itu sering megganggu pikiran saya "Mungkinkah saya masih layak untuk mendekat kepada Allah dan berkata kepadanya Bapa ?"
Ijinkan saya mengutip artikel berikut :
got question wrote:

Pertanyaan: Apakah jaminan keselamatan adalah ”izin” untuk berdosa?

Jawaban: Keberatan yang paling umum terhadap doktrin jaminan keselamatan adalah bahwa doktrin ini katanya mempromosikan ide bahwa orang-orang Kristen boleh hidup semaunya dan tetap diselamatkan. Walaupun secara ”tehnis” hal ini mengandung kebenaran, ini bukan ”esensi” dari jaminan keselamatan. Seseorang yang telah benar-benar menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamatnya ”dapat” hidup dalam dosa, namun dia tidak ”akan” berbuat demikian. Kita perlu menarik garis yang tegas antara bagaimana seorang Kristen hidup – dan apa yang dapat dilakukan orang untuk memperoleh keselamatan.

Alkitab sangat jelas bahwa keselamatan adalah semata-mata karena anugrah melalui iman di dalam Yesus Kristus (Yohanes 3:16; Efesus 2:8-9; Yohanes 14:6). Seseorang diselamatkan melalui iman – hanya oleh iman. Pada saat seseorang percaya pada Yesus Kristus dengan sesungguhnya, dia diselamatkan dan keselamatannya terjamin. Keselamatan tidak diterima dengan iman dan kemudian dipertahankan dengan perbuatan. Rasul Paulus membicarakan isu ini dalam Galatia 3:3, “Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?” Jika kita diselamatkan melalui iman, keselamatan kita juga dipelihara dan dijamin dengan iman. Kita tidak dapat menghasilkan keselamatan kita sendiri. Karena itu kita juga tidak dapat menghasilkan cara untuk memelihara keselamatan itu. Adalah Tuhan yang menjaga keselamatan kita (Yudas 24). Tangan Tuhan memegang kita dengan teguh dalam genggamanNya (Yohanes 10:28-29). Tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah (Roma 8:38-39).

Semua penolakan terhadap jaminan keselamatan pada dasarnya adalah kepercayaan bahwa kita perlu menjaga keselamatan kita melalui pekerjaan baik kita. Ini sama sekali bertolak belakang dengan keselamatan berdasarkan anugrah. Kita diselamatkan karena jasa-jasa Kristus, bukan diri kita (Roma 4:3-Cool. Mengatakan bahwa kita perlu menaati Firman Tuhan atau hidup suci demi untuk mempertahankan keselamatan kita adalah sama dengan mengatakan bahwa kematian Yesus tidak cukup untuk melunasi hutang dosa kita. Kematian Yesus sudah sungguh-sungguh cukup untuk melunasi semua hutang dosa kita – dulu, sekarang dan akan datang, sebelum dan sesudah diselamatkan (Roma 5:8; 1 Korintus 15:3; 2 Korintus 5:21).

Setelah mengatakan semua ini, apakah ini berarti bahwa orang Kristen dapat hidup semaunya dan tetap diselamatkan? Ini pada dasarnya adalah pertanyaan yang bersifat mengandai-andai karena Alkitab jeals mengatakan bahwa orang Kristen yang sejati tidak akan hidup ”semau mereka.” Orang-orang Kristen adalah ciptaan yang baru (2 Korintus 5:17). Orang-orang Kristen menyatakan buah Roh (Galatia 5:22-23), bukan perbuatan daging (Galatia 5:19-21). 1 Yohanes 3:6-9 dengan jelas mengatakan bahwa orang Kristen yang sejati tidak akan terus menerus hidup dalam dosa. Menanggapi tuduhan bahwa kasih karunia mengajurkan dosa, Rasul Paulus mengatakan, “Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?” (Roma 6:1-2).

Jaminan keselamatan bukan “izin” untuk berdosa. Sebaliknya, itu adalah suatu ketenangan karena mengetahui bahwa kasih Tuhan kepada orang-orang yang percaya adalah terjamin. Mengetahui dan memahami hadiah keselamatan yang begitu besar tidak akan menghasilkan ”izin” untuk berdosa. Bagaimana mungkin seseorang yang tahu harga yang harus dibayar oleh Yesus Kristus untuk kita dapat terus hidup dalam dosa (Roma 6:15-23)? Bagaimana mungkin seorang yang memahami kasih Tuhan yang tanpa syarat dan terjamin bagi mereka yang percaya dapat mengambil kasih itu dan membuangnya ke wajah Tuhan? Orang yang seperti ini bukan membuktikan bahwa jaminan keselamatan memberi dia izin untuk berdosa, namun justru membuktikan bahwa dia belum betul-betul mengalami keselamatan dalam Yesus Kristus. “ Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia” (1 Yohanes 3:6).
Yup, Alkitab mengatakan bahwa saya sangat berharga di mataNya.. dan Ia telah menebus seluruh dosa saya, dahulu-sekarang-dan yang kemudian, karena itu saya rindu untuk belajar melakukan kehendak Bapa. Bukan agar saya layak dimataNya namun sebagai ucapan terima kasih terhadap kasih setiaNya.
Tolong doakan ya...


Salam

ya mas , semoga kita semua mendapatkan apa yg kita yakini.

Jadi jawabannya, meskipun kita mati ketika dlm keadaan sedang bermaksiat, asal percaya dengan anugerah penebusa dosa Yesus, kita pasti masuk surga ya mas?

jadi kita gak perlu hati2 dong dlm menjalani hidup ini :)

lalu apa ygbisa menyebabkan orang masuk neraka, meskipun percaya akan anugerah penebusan dosa?
Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 38

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   18th April 2011, 12:14

striker wrote:

jadi kita gak perlu hati2 dong dlm menjalani hidup ini
Silakan mas baca lagi posting sebelumnya..


Salam
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   18th April 2011, 18:01

striker wrote:
siip wrote:
striker wrote:


Tenang saja mas, semua perbuatan saya didunia ini, baik ucapan mapun tindakan saya semasa saya hidup, konsekwensinya akan saya pertanggung jawabkan sendiri didepan Allah kelak, dan tidak akan meminta orang lain tuk menanggung dosa saya :)

Allah maha mengetahui apa yg diusahakan hamba2-Nya, semoga Allah mengampuni segala salah dan kehilafan saya, dan menerima amal2 kebaikan saya, Amin :)

Org sehat ga butuh tabib dan ga mrasa butuh tabib.
Tp ktika dia sakit parah dan smua sudah angkat tangan, baru dia tau btapa pentingnya menanggungkan hidup pd tabib.

Luk 5:31-32
Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit;
Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat."

Saya rasa didunia ini tdka ada yg dinamakan orang benar dan tidak berdosa pak pendeta, semua orang saya yakin pasti berdosa, lha itu tinggal mereka mau minta ampun kepada Allah dan mau bertobat atau tidak :)

Lha ini kamu paham.

Org benar itu ada 3 macam Mas :
1. Org benar yg telah dbersihkan dari dosa
2. Org yg mrasa dirinya tidak berdosa
3. Org yg merasa dirinya benar krn mrasa bhw dia sanggup mnyelamatkan dirinya dari dosanya

Apakah Anda yakin bhw Anda saat ini telah dbersihkan dari dosa ataukah Anda bharap kelak ternyata Anda bisa lolos dari dosa Anda?

Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   19th April 2011, 19:39

siip wrote:
striker wrote:
siip wrote:
striker wrote:


Tenang saja mas, semua perbuatan saya didunia ini, baik ucapan mapun tindakan saya semasa saya hidup, konsekwensinya akan saya pertanggung jawabkan sendiri didepan Allah kelak, dan tidak akan meminta orang lain tuk menanggung dosa saya :)

Allah maha mengetahui apa yg diusahakan hamba2-Nya, semoga Allah mengampuni segala salah dan kehilafan saya, dan menerima amal2 kebaikan saya, Amin :)

Org sehat ga butuh tabib dan ga mrasa butuh tabib.
Tp ktika dia sakit parah dan smua sudah angkat tangan, baru dia tau btapa pentingnya menanggungkan hidup pd tabib.

Luk 5:31-32
Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit;
Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat."

Saya rasa didunia ini tdka ada yg dinamakan orang benar dan tidak berdosa pak pendeta, semua orang saya yakin pasti berdosa, lha itu tinggal mereka mau minta ampun kepada Allah dan mau bertobat atau tidak :)

Lha ini kamu paham.

Org benar itu ada 3 macam Mas :
1. Org benar yg telah dbersihkan dari dosa
2. Org yg mrasa dirinya tidak berdosa
3. Org yg merasa dirinya benar krn mrasa bhw dia sanggup mnyelamatkan dirinya dari dosanya

Apakah Anda yakin bhw Anda saat ini telah dbersihkan dari dosa ataukah Anda bharap kelak ternyata Anda bisa lolos dari dosa Anda?


1. Adakah orang benar yg telah dibersihkan dari dosa, siapakah dan apakah ciri2 mereka mas?

2. Kalau yg ini buanyak, namanya orang sombong, kalau merasa dirinya tidak berdosa.

3. Dan ini juga orang yg sombong, karena merasa sanggup menyelamatkan dirinya dirinya dari dosa.

Maaf mas, saya tdk berani sombong mas, dengan mengatakan bahwa saat ini saya telah dibersihkan dari dosa2 saya, semuanya saya serahkan kepada Allah, hanya do'a dan pengharapan agar Allah kelak mengampuni dosa2 saya dan menerima amal kebaikan dan ibadah saya.
Siapakah saya yg bisa mengukur dan menilai diri sendiri apa yg terjadi pada saya kelak?? Hanya Allah yg tahu dan Allah adalah Hakim yg seadil adilnya, hanya Rahmat dan ampunan Allah yg bisa diharapkan oleh orang seperti saya :)
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   19th April 2011, 20:45

samiaji wrote:
striker wrote:

jadi kita gak perlu hati2 dong dlm menjalani hidup ini
Silakan mas baca lagi posting sebelumnya..


Salam

lalu apa yg bisa menyebabkan orang masuk neraka, meskipun percaya akan anugerah penebusan dosa mas?
Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 38

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   20th April 2011, 00:31

Sudah dibaca lagi posting nya kan mas ?
Sudah dikatakan bahwa anugerah penebusan bukanlah legitimasi atau peng-izin-an untuk melakukan dosa atau hidup semaunya..
Tetapi adalah benar bahwa anugerah penebusan tersebut cukup untuk menebus dosa (orang yang percaya) di masa lalu - masa sekarang - dan masa depan.

Yang bisa menyebabkan orang masuk neraka adalah apabila ia melepaskan anugerah yang sudah ia dapatkan (istilah gampangnya "murtad").. begitu mas..


Salam
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   20th April 2011, 07:45

samiaji wrote:
Sudah dibaca lagi posting nya kan mas ?
Sudah dikatakan bahwa anugerah penebusan bukanlah legitimasi atau peng-izin-an untuk melakukan dosa atau hidup semaunya..
Tetapi adalah benar bahwa anugerah penebusan tersebut cukup untuk menebus dosa (orang yang percaya) di masa lalu - masa sekarang - dan masa depan.

Yang bisa menyebabkan orang masuk neraka adalah apabila ia melepaskan anugerah yang sudah ia dapatkan (istilah gampangnya "murtad").. begitu mas..

Salam

Apakah bisa diartikan bahwa bila seseorang melakukan dosa di masa sekarang atau di masa depan maka dia telah melepaskan anugerah yang sudah ia dapatkan?
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   20th April 2011, 12:35

Silancah wrote:

Apakah bisa diartikan bahwa bila seseorang melakukan dosa di masa sekarang atau di masa depan maka dia telah melepaskan anugerah yang sudah ia dapatkan?

kalau begitu mana ada manusia yang sempurna tanpa dosa, kang ? Laughing
kalau murtad sih iya, soalnya kan menolak anugerah yang sudah Dia berikan.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   20th April 2011, 13:06

T2Y wrote:
kalau begitu mana ada manusia yang sempurna tanpa dosa, kang ? Laughing
kalau murtad sih iya, soalnya kan menolak anugerah yang sudah Dia berikan.

Memang bro ... tidak ada yang manusia sempurna ... setuju.
Dan masalah murtad ... itu sih nggak usah dibahas karena sudah jelas orang itu menolak anugerah.

Tapi saya tertarik dengan pernyataan berikut ini ... mungkin bro T2Y atau samiaji berkenan untuk memberikan pencerahan kepada saya

Bagaimana mungkin seseorang yang tahu harga yang harus dibayar oleh Yesus Kristus untuk kita dapat terus hidup dalam dosa (Roma 6:15-23)? Bagaimana mungkin seorang yang memahami kasih Tuhan yang tanpa syarat dan terjamin bagi mereka yang percaya dapat mengambil kasih itu dan membuangnya ke wajah Tuhan?

Apabila seorang umat Kristiani melakukan dosa ... apakah itu berarti dia telah melepaskan anugerah ... atau hanya sedang mencampakkan kasih/anugerah yang telah diterimanya ke wajah Tuhan?
Apakah hal itu tidak sama artinya dengan melepaskan anugerah tersebut?

Orang yang seperti ini bukan membuktikan bahwa jaminan keselamatan memberi dia izin untuk berdosa, namun justru membuktikan bahwa dia belum betul-betul mengalami keselamatan dalam Yesus Kristus. “ Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia” (1 Yohanes 3:6).

Saya setuju, berdasarkan apa yang saya ketahui dan penjelasan rekan2 di sini atau di LT lama, bahwa dengan diterimanya anugerah bukan berarti umat Kristiani bisa seenaknya berbuat dosa dan tetap selamat... karena bukan itulah inti dari seseorang menjadi pengikut Kristus.

Tetapi seperti yang dikatakan bro di atas ... tidak ada manusa yang sempurna, semua orang pasti akan berbuat dosa sepanjang hidupnya, walaupun dosa kecil ... apakah itu berarti orang seperti ini belum betul2 mengalami keselamatan dalam Yesus Kristus.

Perhatikan kata ini - Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa - pemahaman saya adalah, tidak ada seorang pun di dunia yang akan tetap berada di dalam Dia karena semua orang pasti akan berbuat dosa di dalam kehidupannya ... well, kecuali ada orang yang dibaptis lalu meninggal sebelum bisa melakukan dosa.

Saya tertarik untuk melihat sudut pandang bro T2Y, samiaji atau rekan2 Kristiani terhadap pemahaman yang saya miliki di atas.
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   20th April 2011, 14:09

kalau dulu saya sengaja berbuat dosa sebab saya pikir tidak ada hukuman atas dosa saya (saya tidak tahu hakekat dosa dan konsekwensinya).
maka setelah saya ditebus oleh Kristus, dan saya tahu bahwa itu dosa maka seharusnya saya yang mengaku dan menerima bahwa Dia adalah Tuhan dan Juru Selamat saya tidak akan dengan sengaja lagi melakukan hal2 tersebut.
walaupun dalam kenyataannya tidaklah mudah menjaga hati dari dosa (gak ada dosa kecil atw besar).

Yesus sendiri pernah bilang :
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."

kalau melakukan seperti yang Yesus bilang diatas, saya yakin akan ada perubahan terhadap orang itu cepat atw lambat.
tapi bukan berarti tuh orang jadi gak bisa berdosa lagi yahhh... :)


tambahan :
darah-Nya berkuasa menghapus dosa.
bukan dosa yang bisa menghilangkan kuasa darah-Nya.
terkecuali kalau memang yang bersangkutan tidak mau menerima kuasa darah-Nya itu atw belum sadar kalau kita memang perlu anugerah itu, atw tidak percaya/kurang yakin ada kuasa dalam darah-Nya.

seperti babi yang dikasih mutiara, tetep aja gak bisa menghargainya kan ? :)
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   20th April 2011, 16:38

@ Kang Lancah

1 Yoh 3

6 Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia.

8 barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.

Ada yg harus dibedakan antara "berbuat dosa" dan "tetap berbuat dosa".
Ada yg harus dibedakan antara "berdosa saat dalam hidup" dan hidup didalam dosa".

Ketika seseorang hidup tetap didalam Yesus Kristus, amat sangat mungkin ia berbuat dosa. Tetapi saat itu pula timbul kerinduan utk berbalik dari jalannya yg salah itu, bisa timbul dari hati nuraninya, bisa jg berupa teguran dr luar dirinya,dsb.

Petrus pernah berbuat dosa, tapi ia menyesalinya dan merubah jalannya yg salah itu.

Berbeda dgn orang yg hidup didalam dosa, yg melakukan dosa secara "continue". Orang2 yg mengaku pengikut Kristus, tapi nyopet jalan terus, korupsi jalan terus, zinah jalan terus, sesungguhnya bukanlah pengikut Kristus. Karena mereka tidak mengenal Kristus.

Yudas pun pernah berbuat dosa, dan ia menutupi itu dgn dosa berikutnya.

1 Yoh 3 :6b
"... setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia."




Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 38

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   23rd April 2011, 01:23

@silancah
memang sepertinya kalau dipikir dengan akal pikiran, maka adalah hal yang mustahil bagi manusia untuk tidak berbuat dosa, setuju nggak kang ?
Manusia tidak mungkin dapat berkenan kepada Allah (dengan berusaha hidup suci, bagaimanapun ia berusaha), kalau bukan karena orang tersebut "mati", dan lalu Allah sendiri yang hidup di dalam orang tersebut..

Keselamatan / anugerah penebusan berlaku untuk orang percaya untuk semua dosanya, dahulu, sekarang, ataupun masa yang akan datang.. Jadi disana masih ada celah bahwa seseorang yang percaya masih "bisa" berbuat dosa (walaupun bukan diper"boleh"kan).
Penjelasan Djo sepertinya sangat mewakili.

Orang yang masih kadang melakukan dosa tidak berarti kehilangan keselamatan. Tetapi dosa tersebut akan menjadi semacam ganjal bagi orang tersebut untuk dapat tetap bersekutu dengan Allah secara bebas..
got question wrote:

Seorang anak yang bersalah kepada ayahnya tidak lalu dibuang dari keluarga. Ayah yang rohani akan mengampuni anaknya secara tanpa syarat. Pada saat yang sama, hubungan baik antara ayah dan anak tidak akan bisa tercapai sampai hubungan itu dipulihkan. Ini hanya dapat terjadi pada saat anak mengakui kesalahan-kesalahannya kepada ayahnya dan minta maaf. Itu sebabnya kita perlu mengakui dosa kita kepada Allah … bukan untuk mempertahankan keselamatan kita, namun untuk membawa kita kembali dalam persekutuan yang dekat dengan Allah yang mengasihi kita, dan yang telah mengampuni kita.
Dosa sebesar apa yang tidak akan diampuni oleh Allah ? tidak ada.

Selamat merayakan rangkaian Paskah bagi yang merayakannya. JLU.


Salam
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   23rd April 2011, 19:07

samiaji wrote:
Sudah dibaca lagi posting nya kan mas ?
Sudah dikatakan bahwa anugerah penebusan bukanlah legitimasi atau peng-izin-an untuk melakukan dosa atau hidup semaunya..
Tetapi adalah benar bahwa anugerah penebusan tersebut cukup untuk menebus dosa (orang yang percaya) di masa lalu - masa sekarang - dan masa depan.

Yang bisa menyebabkan orang masuk neraka adalah apabila ia melepaskan anugerah yang sudah ia dapatkan (istilah gampangnya "murtad").. begitu mas..


Salam

saya sangat tertarik dengan ulasan dari mas silancah, tapi saya ada pertanyaan yg keluar dari benak saya sendiri,

Kalau yg bisa menyebabkan orang masuk neraka HANYALAH murtad (melepas anugerah yg sdh didapatkannya), apakah artinya setiap orang kristen, selama dia masih kristen dlm hidupnya, bagaimanapun perbuatan dia selama hidup dan sampai matinya asalkan dia tdk murtad (keluar dari kekristenan) maka dia dipastikan masuk surga?

Apakah demikian mas samiaji? maaf bukan ngeyel, tapi jujur saya masih bingung dengan penjelasan mas samiaji.
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   23rd April 2011, 19:17

Dlm kristen adakah dosa yg diperbolehkan? ataukah apapun yg namanya dosa sekecil apapun tdk diperbolehkan dlm kristen?
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   23rd April 2011, 22:20

striker wrote:


saya sangat tertarik dengan ulasan dari mas silancah, tapi saya ada pertanyaan yg keluar dari benak saya sendiri,

Kalau yg bisa menyebabkan orang masuk neraka HANYALAH murtad (melepas anugerah yg sdh didapatkannya), apakah artinya setiap orang kristen, selama dia masih kristen dlm hidupnya, bagaimanapun perbuatan dia selama hidup dan sampai matinya asalkan dia tdk murtad (keluar dari kekristenan) maka dia dipastikan masuk surga?

asalkan dia tetap mau mengakui dan memohon ampun terhadap dosa2 yang dilakukannya kenapa tidak ?
tapi tentu saja tidak dengan sengaja mengulang2 dosa yang sama.

Quote :

Apakah demikian mas samiaji? maaf bukan ngeyel, tapi jujur saya masih bingung dengan penjelasan mas samiaji.

jelas aja anda bingung, kan kalau dalam ajaran anda boleh murtad dalam keadaan nyawa terancam... Razz Laughing
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   23rd April 2011, 22:25

striker wrote:
Dlm kristen adakah dosa yg diperbolehkan? ataukah apapun yg namanya dosa sekecil apapun tdk diperbolehkan dlm kristen?

tidak ada satu pelanggaranpun yang dibenarkan oleh Allah.
karena Allah itu suci, dan suci tidak dapat bercampur dengan dosa (najis).
mudah2an sudah cukup jelas...!!!
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   24th April 2011, 19:34

T2Y wrote:
striker wrote:


saya sangat tertarik dengan ulasan dari mas silancah, tapi saya ada pertanyaan yg keluar dari benak saya sendiri,

Kalau yg bisa menyebabkan orang masuk neraka HANYALAH murtad (melepas anugerah yg sdh didapatkannya), apakah artinya setiap orang kristen, selama dia masih kristen dlm hidupnya, bagaimanapun perbuatan dia selama hidup dan sampai matinya asalkan dia tdk murtad (keluar dari kekristenan) maka dia dipastikan masuk surga?

asalkan dia tetap mau mengakui dan memohon ampun terhadap dosa2 yang dilakukannya kenapa tidak ?
tapi tentu saja tidak dengan sengaja mengulang2 dosa yang sama.

Quote :

Apakah demikian mas samiaji? maaf bukan ngeyel, tapi jujur saya masih bingung dengan penjelasan mas samiaji.

jelas aja anda bingung, kan kalau dalam ajaran anda boleh murtad dalam keadaan nyawa terancam... Razz Laughing

sepertinya pertanyaan saya ditangkap terlalu rumit tuk menjawsabnya, maka ijinkan saya menyederhanakannya, kita lupakan tentang dosa dulu deh :)

Apakah sama derajatnya dlm kristen orang yg rajin ke gereja dengan orang yg malas ke gereja? keduanya akan masuk surga yg sama
Apakah sama orang yg suka berderma denga orang yg pelit? keduanya akan masuk surga yg sama
Artinya apapun cara hidup mereka, asalkan tdk murtad dari kristen semua itu akan masuk surga, demikiankah?

# utk pernyataan anda yg kedua, saya kira mungkin lebih tepatnya berPURA-PURA utk murtad demi menyelamatkan nyawanya, tapi kebanyakan Muslim yg taat lebih rela mati daripada murtad!!

Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   24th April 2011, 19:42

T2Y wrote:
striker wrote:
Dlm kristen adakah dosa yg diperbolehkan? ataukah apapun yg namanya dosa sekecil apapun tdk diperbolehkan dlm kristen?

tidak ada satu pelanggaranpun yang dibenarkan oleh Allah.
karena Allah itu suci, dan suci tidak dapat bercampur dengan dosa (najis).
mudah2an sudah cukup jelas...!!!

terima kasih atas jawabannya, jadi saya tahu sekarang kalau dlm Islam ternyat lebih flexible dan tolerance tdk saklek.

Dlm Islam berbohong adalah dosa, tapi berbohong demi kebaikan, terkadang malah mendapatkan pahala :)

contoh istri kita ternyata sdh tdk cantik lagi en gendut, dan dia bertanya kepada kita 'Abang, apakah saya masih cantik dan langsing?' kalau kita jawab 'o masih ma, cantik dan seksi kok' tentu saja kita bohong kan, tapi bohong tuk menyenangkan hati istri ternyata diperbolehkan, malah bisa dianggap suatu pujian meskipun berbohong, dapat pahala deh :)

tapi kalau kita berbohong kepada istri hanya tuk menyenangkan dia dan tuk menutupi kesalahan kita, ya tetep aja tidak boleh (hehe saya merasa anda akan menanyakan hal ini, jadi saya siapkan jawabannya hehe)

salam damai
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Ketika setan Menggugat   Today at 14:54

Kembali Ke Atas Go down
 
Ketika setan Menggugat
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 4 dari 7Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next
 Similar topics
-
» bunyi pada bagian depan ketika mesin masi dingin
» bercanda dengan LOGIKA
» memperkenalkan diri
» 7 Larangan Setelah Makan
» Hal-Hal yang dapat membuat kaum lelaki menangis

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Forum Terbuka :: Diskusi - Beragam Agama-
Navigasi: