Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3  Next
PengirimMessage
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama
avatar

Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   30th May 2011, 19:37

bruce wrote:
Quote :
9 dari 9 masjid (100%) yg pernah saya masuki, tidak memiliki output speaker didalam masjid utk mengakomodir para jemaah didalam ruangan. Suara si pembicara akan sangat amat teramat jelas jika kita justru keluar dari dalam ruangan masjid tsb, ketimbang tetap berada didalam ruangan.

Nah, ini aneh, atau para pembangun masjid tidak melibatkan acoustic engineer untuk mendapatkan tata suara yang baik?

Biasanya sih ujung2nya mentok di masalah dana om.

Masjid di ujung jalan rmh sy, dibangun sejak thn 2006-an kalo nggak salah. Sampai sekarang masjid itu belum selesai. Dan sy yakin banyak masjid2 yg mengalami hal serupa.

Boro2 mikirin akustik ruangan dehh...
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   30th May 2011, 19:46

Quote :
Biasanya sih ujung2nya mentok di masalah dana om.

Masjid di ujung jalan rmh sy, dibangun sejak thn 2006-an kalo nggak salah. Sampai sekarang masjid itu belum selesai. Dan sy yakin banyak masjid2 yg mengalami hal serupa.

Boro2 mikirin akustik ruangan dehh...


Masa sih masalah dana? Sedangkan begitu banyak masjid yang tergolong super mewah (bahkan beratap emas) di Indonesia ini, para Muslim yang super kaya pun jelas tidak kurang.
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama
avatar

Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   30th May 2011, 20:02

bruce wrote:

Masa sih masalah dana? Sedangkan begitu banyak masjid yang tergolong super mewah (bahkan beratap emas) di Indonesia ini, para Muslim yang super kaya pun jelas tidak kurang.

Yah, ketimpangan sosial di negeri ini kan memang sudah merasuk keseluruh aspek om. Laughing

Gereja yg dibangun seperti dome ditengah kota banyak, tapi yg atapnya bocor kalo lagi hujan jg nggak sedikit.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   30th May 2011, 20:30

Quote :
Gereja yg dibangun seperti dome ditengah kota banyak, tapi yg atapnya bocor kalo lagi hujan jg nggak sedikit.

Gereja saya kalo misa Paskah atau Natal harus pakai tenda bro, harus diperbesar, dana tidak masalah, tetapi tidak dapat ijin untuk memperbesar.

Sad
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   31st May 2011, 10:20

Quote :

Nah, ini aneh, atau para pembangun masjid tidak melibatkan acoustic engineer untuk mendapatkan tata suara yang baik?

Atau malah karena sudah berdasarkan saran dari acoustic engineer? Sebab, yang perlu bukan yang ikut dalam masjid, bukan? Yang perlu adalah apa yang dapat diinderai oleh orang lain yang diluar agar mereka tahu bahwa sedang ada prosesi keagamaan. Tidak perlu mengkhuatirkan keberisikan yang dirasakan warga sekitar. Yang penting, orang yang berpuluh meter dari lokasi prosesi tahu bahwa sedang ada prosesi. Dengan kata lain, yang perlu mengetahui adalah orang yang nun jauh disana, bukan Tuhan Yang Maha Mendengar. Ah, tapi itu hanya simpulanku. Untuk jelasnya, mari kita tunggu komen kawan-kawan yang menganut tatacara seperti itu.

Damai bagi Indonesia.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah
avatar

Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   31st May 2011, 12:23

Husada wrote:

Atau malah karena sudah berdasarkan saran dari acoustic engineer? Sebab, yang perlu bukan yang ikut dalam masjid, bukan? Yang perlu adalah apa yang dapat diinderai oleh orang lain yang diluar agar mereka tahu bahwa sedang ada prosesi keagamaan. Tidak perlu mengkhuatirkan keberisikan yang dirasakan warga sekitar. Yang penting, orang yang berpuluh meter dari lokasi prosesi tahu bahwa sedang ada prosesi. Dengan kata lain, yang perlu mengetahui adalah orang yang nun jauh disana, bukan Tuhan Yang Maha Mendengar. Ah, tapi itu hanya simpulanku. Untuk jelasnya, mari kita tunggu komen kawan-kawan yang menganut tatacara seperti itu.

Damai bagi Indonesia.

Seharusnya memang seperti itu bro .. kecuali adzan atau pengumuman ... aktivitas dakwah atau keagamaan lebih baik diarahkan ke masyarakat yang berada di dalam masjid sehingga tidak mengganggu orang2 di luar/seputar masjid baik itu muslim maupun non muslim.

Kalau saya lihat di beberapa situs ustad ... pendapat mereka pun seperti itu.
Mungkin belum samapi kepada takmir (pengurus) masjid terkait.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   31st May 2011, 13:21

Quote :
Seharusnya memang seperti itu bro .. kecuali adzan atau pengumuman ... aktivitas dakwah atau keagamaan lebih baik diarahkan ke masyarakat yang berada di dalam masjid sehingga tidak mengganggu orang2 di luar/seputar masjid baik itu muslim maupun non muslim.

Kalau saya lihat di beberapa situs ustad ... pendapat mereka pun seperti itu.
Mungkin belum samapi kepada takmir (pengurus) masjid terkait.

Seandainya bisa terwujud dan dipatuhi kang, alangkah indahnya, kita semua bisa beribadah dengan damai, walaupun masjid dan gereja bersebelahan, bukan secara simbolis, tetapi secara nyata, bersaudara sebagai sesama anak bangsa. Semoga.

bounce bounce bounce
Kembali Ke Atas Go down
lee_king_kong
Calon Perwira
Calon Perwira
avatar

Jumlah posting : 159
Join date : 14.03.11
Age : 28
Lokasi : Phnom Penh

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   31st May 2011, 18:23

kalo saya sich paling menderita waktu bulan puasa(sewaktu masih di Medan).. Kebetulan rumah saya agak dekat dengan mesjid( tapi gak terlalu dekat juga)..
Nah, setap subuh, mulai lah TOA berdengung... ntah dakwah atau ceramah..bahkan untuk membangunkan orang yang sahur pun pake Speaker TOA yang suaranya Gede kayak singa... padahal di lingkungan saya lebih banyak non muslim ketimbang muslimnya..belum lagi petasan2 dan gangguan2 lain seperti lempar2 batu di waktu subuh la...ketok2 pintu atau pencet bel terus lari la...haiz...
untung saja puasaan tahun ini saya gak di Indonesia..hihihihiihi
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   1st June 2011, 08:30

lee_king_kong wrote:

untung saja puasaan tahun ini saya gak di Indonesia..hihihihiihi

Emang di Malaysia tidak pake acara gerebeg sahur? Ooo iya. Malaysia negara Islam yah? Sesama muslim jangan saling mengganggu, begitukah? Tapi tidak juga. Ternyata sesama muslim ada juga yang saling mengkafirkan. Kayak kelompok Mekkah kepada kelompok Medinah warga NII itu.

Semoga saja super ego mereka segera normal. Di bibir mereka mengaku bahwa Allah mereka mampu melakukan apa saja, tapi di kemasyarakatan mereka harus menolong Allah mereka dengan mengganggu orang lain untuk beribadah kepada Allah mereka.

Damai, damai, damai.
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama
avatar

Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   1st June 2011, 11:01

Bro Husada.....

Di setiap postingan anda selalu ada kata2 damai...damai...damai...

Tapi maaf, beberapa kali saya perhatikan postingan anda seperti mengolok-ngolok agama dari rekan2 yg lain dan sy yakin justru tidak membawa kedamaian bagi mrk khususnya dan kita semua.

Saya yakin dan percaya, anda bisa merubah cara sprti ini dan berposting dgn lebih baik.

Damai utk anda bro...
Kembali Ke Atas Go down
leonardo
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 301
Join date : 07.03.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   2nd June 2011, 23:05

bruce wrote:
Quote :
Gereja yg dibangun seperti dome ditengah kota banyak, tapi yg atapnya bocor kalo lagi hujan jg nggak sedikit.

Gereja saya kalo misa Paskah atau Natal harus pakai tenda bro, harus diperbesar, dana tidak masalah, tetapi tidak dapat ijin untuk memperbesar.

Sad

Padahal umatnya kan berkembang tetapi tempat ibadahnya ndak boleh bertambah ....lucu juga katanya negara pancasila Laughing
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 10:06

Quote :
Padahal umatnya kan berkembang tetapi tempat ibadahnya ndak boleh bertambah ....lucu juga katanya negara pancasila

Mungkin ada anggapan keliru, seperti yang pernah saya dengar, bahwa masyarakat dan pemerintah belum bisa membedakan dan mengetahui agama Kristen. Sehingga pembangunan gereja dipersulit, karena konon gereja sudah ada di mana mana, padahal dalam Kristen terdapat denom dan aliran, yang masing masing membutuhkan gedung gereja yang berbeda juga.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah
avatar

Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 10:21

bruce wrote:
Quote :
Padahal umatnya kan berkembang tetapi tempat ibadahnya ndak boleh bertambah ....lucu juga katanya negara pancasila

Mungkin ada anggapan keliru, seperti yang pernah saya dengar, bahwa masyarakat dan pemerintah belum bisa membedakan dan mengetahui agama Kristen. Sehingga pembangunan gereja dipersulit, karena konon gereja sudah ada di mana mana, padahal dalam Kristen terdapat denom dan aliran, yang masing masing membutuhkan gedung gereja yang berbeda juga.

Tanya Bang ...

Sesungguhnya apakah ada jumlah minimal jemaat sebelum sebuah denom/aliran bisa mendirikan sebuah Gereja?
Rasanya sih tidak ada aturan baku ya .. tapi dari kalangan Kristen sendiri mungkin memiliki sebuah "kepantasan" tentang jumlah itu.

Misalkan bila di sebuah RT/RW ada lima keluarga dari denom yang sama maka barulah umat Kristen mengajukan pendirian sebuah Gereja.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 10:39

Quote :
Sesungguhnya apakah ada jumlah minimal jemaat sebelum sebuah denom/aliran bisa mendirikan sebuah Gereja?
Rasanya sih tidak ada aturan baku ya .. tapi dari kalangan Kristen sendiri mungkin memiliki sebuah "kepantasan" tentang jumlah itu.

Misalkan bila di sebuah RT/RW ada lima keluarga dari denom yang sama maka barulah umat Kristen mengajukan pendirian sebuah Gereja.

Wah saya agak sulit menjawab secara luas kang, karena saya kurang tahu aturan dari denom lain. Tetapi mungkin saya jawab sepintas yang saya ketahui dari gereja saya sendiri ya.

Gereja Katolik tidak bisa semaunya didirikan oleh umat Katolik, karena secara struktural setiap gereja Katolik berada dalam hirarki. Jadi, tidak ada gereja Katolik yang berdiri tanpa sepengetahuan Vatican (Keuskupan yang membawahi wilayah tersebut), begitu pula penempatan imam/romo untuk gereja tersebut.

Jadi kalau ada umat Katolik yang merasa perlu untuk suatu gedung gereja untuk wilayahnya, maka umat Katolik di wilayah tersebut mengajukan kebutuhannya kepada Uskup yang mewadahi wilayah tersebut. Dan dengan restu itu, serta dana yang berasal dari masyarakat, dan tentu saja segala perijinan yang berlaku, barulah kami bisa mulai mendirikan gedung gereja tersebut. Maka, walau ada umat, seorang romo ngga bisa mendirikan gereja (kalau tidak mendapat restu dari Uskup). Oiya, bahkan sekolah Katolik juga berada dalam naungan Keuskupan wilayah, kang. Contoh, sekolah tempat anda SMA dahulu berada dalam Keuskupan Bandung.

Karenanya, umat Katolik memang harus terbiasa dengan suasana gereja yang padat, karena gedung gereja yang dibangun selalu tidak sebanding dengan perkembangan umat.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah
avatar

Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 10:51

Terima kasih atas penjelasannya Bang ... sekaligus menjawab pertanyaan saya tentang mekanisme penunjukkan romo/pastur di Gereja baru tersebut.
Mungkin rekan2 dari denom lain bisa memberikan informasi tambahan untuk denomnya masing2.

Pertanyaan selanjutnya ...

Kenapa umat Katolik/umat suatu denom tidak bisa beribadah di Gereja milik denom lain?
Apakah perbedaan satu Gereja dengan Gereja lainnya yang menyebabkan umat Katolik/umat suatu denom "tidak bisa" menghadiri misa atau acara di Gereja lain tersebut.

Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 11:02

Quote :
Kenapa umat Katolik/umat suatu denom tidak bisa beribadah di Gereja milik denom lain?
Apakah perbedaan satu Gereja dengan Gereja lainnya yang menyebabkan umat Katolik/umat suatu denom "tidak bisa" menghadiri misa atau acara di Gereja lain tersebut.

Bisa, untuk situasi darurat atau sementara, karena untuk beribadah, dimanapun umat Kristen/Katolik bisa beribadah, bahkan di gedung aula sekolah, apalagi di gedung gereja. Tetapi statusnya darurat/sementara, sulit untuk permanen.

Tetapi untuk beribadah secara permanen, tentu tidak bisa, karena memang berbeda, baik cara ataupun liturginya. Sebagai contoh, umat Katolik mengadakan misa dan disertai dengan ekaristi, sementara umat Kristen lain ada yang mengadakan ekaristi 3 bulan sekali. Itu satu perbedaan, belum lagi nyanyian/lagu yang lain dari kebiasaan, jawaban yang diucapkan, itu tentu berbeda, dan berakibat umat menjadi tidak nyaman jika dipaksakan berbeda dari kebiasaannya.

Nah, kalau dari denom yang sama, maka anda boleh di Jakarta, di Papua, di MManila, di NewYork, di Dublin, di Paris, ataupun di Vatican, maka tatacara dan liturginya sama, yang beda hanya bahasanya, tetapi anda akan tahu apa yang sedang diucapkan oleh imam (karena tahu artinya dalam bahasa Indonesia).

Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah
avatar

Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 13:20

Thanks atas infonya, Bang ...

Mungkin dalam masalah nyaman/tidak nyaman sepertinya umat Islam relatif lebih nrimo. Memang, perbedaan tata cara ibadah antara aliran di dalam Islam tidak banyak berbeda (dan mungkin tidak seprinsip perbedaan antara denom di Kristen) sehingga kami cenderung untuk lebih toleran kepada tata cara ibadah aliran lain di masjid tertentu.

Misalnya, ada aliran yang melakukan qomat dua kali, ada yang melakukan doa pembuka sebelum memulai sholat, atau ada doa tambahan sebelum rukuk, atau bahkan ada kebiasan salaman setelah sholat selesai.

Ada juga yang tidak mau sholat di masjid tertentu karena adanya perbedaan2 itu tapi pada umumnya/mayoritas umat tidak mempermasalahkan/tidak merasa tidak nyaman dengan perbedaan itu sehingga tidak menghambat untuk sholat di masjid mana pun juga.


Pertanyaan selanjutnya ... apakah ada batas minimal jemaat untuk mendirikan sebuah gereja di wilayahnya?

Sehubungan dengan pertanyaan di atas .. saya dengar Gereja2 di Eropa ada yang telah berubah fungsi/dijual karena kekurangan jemaat. Saya jadi bertanya2 berapa jemaatkah yang disebut kurang itu?
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 14:34

Quote :
Pertanyaan selanjutnya ... apakah ada batas minimal jemaat untuk mendirikan sebuah gereja di wilayahnya?

Sehubungan dengan pertanyaan di atas .. saya dengar Gereja2 di Eropa ada yang telah berubah fungsi/dijual karena kekurangan jemaat. Saya jadi bertanya2 berapa jemaatkah yang disebut kurang itu?

Sebenarnya sih sesuai kepantasan saja kang, sebutlah, untuk sebuah gereja berkapasitas 200 tempat duduk, maka setidaknya jumlah umat yang ada sekitar 100 orang, dengan mempertimbangkan perkembangan umat dalam beberapa tahun ke depan. Jumlah pastinya yang dibutuhkan saya tidak tahu, mungkin bisa dibantu oleh rekan rekan lain.

Kalau gereja di Eopa yang dimaksud, kemungkinan bukan gereja Katolik kang, mengapa, karena gereja Katolik berupa jaringan dalam satu hirarki. Jadi kekurangan anggaran dari sebuah gereja bisa dibantu oleh gereja lainnya yang berkelebihan.

Sedangkan gereja dari denom lain, banyak yang terlepas dari jaringan induknya, biasanya aliran tertentu sangat cepat dalam membuka cabang cabang baru. Sehingga gereja tersebut harus mandiri dalam pendanaan untuk perawatan gedung dan keutuhan gembala gerejanya. Nah jika umatnya tidak mencukupi dalam pendanaan, memang bisa terjadi gereja tersebut kemudian dijual kepada pihak lain untuk menjadi Masjid ataupun perkantoran.
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama
avatar

Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 14:49

Silancah wrote:

Pertanyaan selanjutnya ... apakah ada batas minimal jemaat untuk mendirikan sebuah gereja di wilayahnya?


Ini kalau tidak salah ya.

Saya pernah mendengar bahwa sekarang harus sekurang2nya 90 KK utk bisa membuat persekutuan ibadah, dan minimal 60 warga sekitar (disertai fotokopi KTP) harus setuju akan adanya persekutuan disitu.

Nah utk mendirikan gereja, harus desertai rekomendasi FKUB (forum kerukunan umat beragama) mulai dari kelurahan s/d tingkat kota. Utk bangunannya sendiri, harus disertai IMB. Nah IMB nya ini yg susah karena harus ada rekomendasi dari Lurah s/d tingkat kota, rekomendasi kantor kemenag tingkat kota , KUA, dan juga rekomendasi dari kantor tata kota.

Biasanya sering gagal / mentok di bagian IMB ini.
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 14:52

Quote :
Biasanya sering gagal / mentok di bagian IMB ini.

faktor warga sekitar yang gak setuju ?
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah
avatar

Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 14:57

bruce wrote:
Kalau gereja di Eopa yang dimaksud, kemungkinan bukan gereja Katolik kang, mengapa, karena gereja Katolik berupa jaringan dalam satu hirarki. Jadi kekurangan anggaran dari sebuah gereja bisa dibantu oleh gereja lainnya yang berkelebihan.

Sedangkan gereja dari denom lain, banyak yang terlepas dari jaringan induknya, biasanya aliran tertentu sangat cepat dalam membuka cabang cabang baru. Sehingga gereja tersebut harus mandiri dalam pendanaan untuk perawatan gedung dan keutuhan gembala gerejanya. Nah jika umatnya tidak mencukupi dalam pendanaan, memang bisa terjadi gereja tersebut kemudian dijual kepada pihak lain untuk menjadi Masjid ataupun perkantoran.

Kalau yang saya dengar sih kekurangan jemaat bukan kekurangan anggaran.

Kebetulan murobbi (pengajar) di pengajian saya bekas mahasiswa di Jerman ...
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah
avatar

Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 14:59

Djo wrote:

Ini kalau tidak salah ya.

Saya pernah mendengar bahwa sekarang harus sekurang2nya 90 KK utk bisa membuat persekutuan ibadah, dan minimal 60 warga sekitar (disertai fotokopi KTP) harus setuju akan adanya persekutuan disitu.

90 KK yang hidup di wilayah tersebut atau tidak harus wilayah tersebut?

Dan apakah 90 KK ini bisa terdaftar di beberapa persekutuan ibadah/beberapa Gereja di wilayah yang berbeda2?
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama
avatar

Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 15:07

Silancah wrote:

90 KK yang hidup di wilayah tersebut atau tidak harus wilayah tersebut?

Dan apakah 90 KK ini bisa terdaftar di beberapa persekutuan ibadah/beberapa Gereja di wilayah yang berbeda2?

90 KK warga sekitar dong kang. Karena nanti fotokopi KTPnya dikumpulkan.

Jadi misalnya saya yg tinggal di jakarta pusat, lalu saya ikutan collect ktp saya buat ikutan membangun gereja di bogor, maka KTP saya nggak laku.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 15:34

Quote :
Kalau yang saya dengar sih kekurangan jemaat bukan kekurangan anggaran.

Jemaat itu identik dengan anggaran kang, tanpa jemaat berarti tanpa anggaran (untuk beberapa aliran), he he he.

Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   3rd June 2011, 15:37

Quote :
Saya pernah mendengar bahwa sekarang harus sekurang2nya 90 KK utk bisa membuat persekutuan ibadah, dan minimal 60 warga sekitar (disertai fotokopi KTP) harus setuju akan adanya persekutuan disitu.

Nah utk mendirikan gereja, harus desertai rekomendasi FKUB (forum kerukunan umat beragama) mulai dari kelurahan s/d tingkat kota. Utk bangunannya sendiri, harus disertai IMB. Nah IMB nya ini yg susah karena harus ada rekomendasi dari Lurah s/d tingkat kota, rekomendasi kantor kemenag tingkat kota , KUA, dan juga rekomendasi dari kantor tata kota.

Nah, coba amati peraturan ini ya. Mungkinkah dilaksanakan?

Karena bagaimana bisa berkumpul untuk membicarakan pembentukan gereja jika berkumpulnya saja sudah dipermasalahkan? Dianggap beribadah secara ilegal? Padahal dilakukan di salah satu rumah salah satu jemaat. Jika dilakukan di gedung umum juga tidak dapat ijin kan?

Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan   

Kembali Ke Atas Go down
 
Saat Iblis Bertamu Ke Rumah Tuhan
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 2 dari 3Pilih halaman : Previous  1, 2, 3  Next
 Similar topics
-
» Saat Ujian
» Salah Siapa?
» Tips Berkendara Saat Malam Hari
» HELPP!! Motor ga bisa distarter saat masuk gigi
» rpm normal ninin saat dipanasin atau posisi diam brp ?

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Diskusi Umum :: Obrolan bebas-
Navigasi: