Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Ini Apalagi ?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2
PengirimMessage
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ini Apalagi ?   19th July 2011, 21:38

Quote :
Baasyir Sering ke "Umar Bin Khattab"
Herpin Dewanto Putro | Kistyarini | Senin, 18 Juli 2011 | 10:32 WIB

BIMA, KOMPAS.com — Ustaz Abu Bakar Ba'asyir sering mengunjungi Pondok Pesantren Umar Bin Khattab, Bima, Nusa Tenggara Barat. Pimpinan Jamaah Anshorut Tauhid ini sering mengadakan ceramah di ponpes tersebut.

Hal ini diungkapkan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam Amin Djamaluddin di Bima, NTB, Senin (18/7/2011). "Rupanya pondok Umar Bin Khattab ini punya kedekatan dengan Abu Bakar Ba'asyir," katanya.

Kasus bom di ponpes tersebut, kata Amin, sangat memperburuk citra ponpes secara keseluruhan. "Tidak perlu dibubarkan, pondok ini sudah bubar sendiri," katanya.

Sebelumnya, juru bicara Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) di Bima, Yadin, mengatakan, Abrory M Ali (pimpinan Ponpes Umar Bin Khattab) pernah menjadi anggota JAT. "Tetapi cuma empat bulan, lalu keluar karena kami berbeda pandangan," katanya.


Ada yang bilang 'Birds of a feather flock together'

Very Happy

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ini Apalagi ?   19th July 2011, 21:42

Quote :
26 Pipa Sisa Bom Ditemukan di Bima
Sandro Gatra | Glori K. Wadrianto | Selasa, 19 Juli 2011 | 18:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 26 chasing bom rakitan ditemukan kepolisian di perbukitan di Batu Pahat di daerah Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Barang bukti itu diduga dibuang oleh para pelaku teror pacameledaknya bom di Pondok Pesantren Umar Bin Khattab (UBK).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam mengatakan, pihaknya menduga para pelaku sudah mengurai bom rakitan yang sudah jadi sebelum kabur. "Pipa itu sudah dibongkar jadi tidak aktif lagi," kata Anton di Mabes Polri, Selasa (19/7/2011).

Dikatakan Anton, bom itu akan digunakan untuk menyerang kantor-kantor polisi di daerah NTB. Seperti diketahui, di kamar Fidaus alias Abdullah ditemukan dokumen yang berisi rencana penyerangan kantor Polsek Mada Pangga di Bima, lengkap dengan denah kantor Polsek berikut daftar petugas jaga.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Boy Rafli Amar melalui pesan singkat mengatakan, dari 26 pipa berukuran 1 inci-1,5 inci itu, dua pipa diantaranya masih berisi bahan peledak. Dua pipa itu sudah diamankan tim penjinak bom.

Barang bukti lain yang ditemukan, kata Boy, yakni 10 baterai 9 volt panasonic, satu baterai HP, tiga pecahan casing bom pipa bentuk L, dan tujuh rangkaian kabel listrik 50 cm.

Seperti diberitakan, kepolisian tengah memeriksa intensif Abrori, pimpinan Ponpes UBK. Abrori diduga terlibat dalam jaringan teroris di Poso, Sulawesi Tengah. Kepolisian juga masih memburu pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam peristiwa meledaknya bom yang menewaskan Firdaus.


Memang dasar terorist dan kebodohan polisi saat penggerebekan. Kalau tidak ada yan disembunyikan tentu polisi tidak dihalangi, itu kok ya ngga kepikir sih?

Mad

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ini Apalagi ?   21st July 2011, 12:12

Quote :
Abrori Tersangka Terorisme
Kistyarini | Rabu, 20 Juli 2011 | 16:22 WIB

MATARAM, KOMPAS.com - Penyidik Polda Nusa Tenggara Barat menetapkan Ustadz Abrori, pimpinan Pondok Pesantren Umar Bin Khatab di Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, sebagai tersangka tindak pidana terorisme.


Kini Abrori berstatus tersangka pelaku terorisme, yang dikenakan pasal 6, 7, 9 dan 13 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme
-- AKP Lalu Wirajaya, Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda NTB

Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Penerangan Masyarakat (Penmas) Bidang Humas Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) AKP Lalu Wirajaya, di Mataram, Rabu (20/7/2011), mengatakan, Ustadz Abrori ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana terorisme setelah diperiksa secara intensif di Mapolda NTB selama lima hari, sejak Sabtu (16/7/2011).

"Kini Abrori berstatus tersangka pelaku terorisme, yang dikenakan pasal 6, 7, 9 dan 13 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme," ujarnya.

Pasal 13 B Undang Undang (UU) Terorisme itu, misalnya, menyebutkan bahwa seseorang menyebarkan kebencian yang dapat mendorong orang, memengaruhi orang atau merangsang terjadinya terorisme dapat dikenakan dipidanakan paling singkat tiga tahun dan paling lama 15 tahun.

Penyidik Polda NTB juga menjerat Sa’ban Arahman (18), tersangka pembunuh anggota polisi di Polsek Bolo, Kabupaten Bima, 30 Juni lalu, dengan UU Terorisme.

Kedua tersangka pelaku tindak pidana terorisme itu semula diperiksa penyidik Polres Bima, kemudian diambil alih penyidik Polda NTB.

Abrori menyerahkan diri dengan cara menginformasikan keberadaannya di kediaman orangtuanya di Bima, kepada aparat kepolisian pada pada Jumat (15/7/2011) sekitar pukul 13.00 WITA, kemudian dijemput dan diperiksa lalu dibawa ke Mapolda NTB di Mataram pada Sabtu (16/7/2011).

Sedangkan Sa’ban diterbangkan dari Bandara Sultan Salahuddin Bima ke Bandara Selaparang Mataram, kemudian dibawa ke Mapolda NTB, pada Rabu (6/7/2011).

Keduanya diperlakukan seperti tahanan terorisme lain, yakni kepalanya ditutup saat turun dari pesawat dan dimasukkan dalam kendaraan taktis (rantis) dan dalam pengawalan puluhan anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda NTB.

Namun, tindak pidana terorisme yang disangkakan untuk keduanya tidak sama. Abrori terkait ledakan bom rakitan di ponpes yang dipimpinnya pada 11 Juli lalu, sementara Sa’ban teridentifikasi membunuh anggota Polsek Bolo Brigadir Rohkman Saefuddin, pada 30 Juni lalu.

Sa’ban membunuh anggota Polsek Bolo itu dengan cara mendatangi Markas Polsek Bolo berpura-pura hendak memberikan laporan, kemudian melakukan penikaman ketika anggota polisi itu lengah.

Sementara itu, penyidik Polres Bima juga menetapkan tiga dari tujuh orang pengurus dan santri Ponpes Umar Bin Khatab, sebagai tersangka tindak pidana terorisme.

"Tiga dari tujuh orang itu ditetapkan sebagai tersangka terorisme pada Selasa (19/7/2011), sementara empat orang lainnya bebas dari sangkaan terorisme namun dijerat tindak pidana umum sesuai pasal 221 KUHP yakni menghalang-halangi kerja aparat kepolisian," ujarnya.

Tiga orang pengurus dan santri Ponpes Umar Bin Khatab yang berstatus tersangka tindak pidana terorisme itu yakni Rahmat Ibnu Umar (36), Rahmat Hidayat (22), dan Mustakim Abdullah (17)

Empat orang pengurus dan santri yang hanya dikenakan pasal tindak pidana umum, yakni M. Yakub (26), Zulkifli (23), Muslimin Talib (38), dan Sahrir H. Manhir (23).

Dengan demikian, kata Wirajaya, telah ada lima tersangka tindak pidana terorisme di Bima, yang sedang dalam proses pemberkasan perkara. "Dua tersangka terorisme di berkaskan penyidik Polda NTB, dan tiga tersangka terorisme lainnya diberkaskan di Polres Bima," ujarnya.

Sedangkan seorang pengurus inti Ponpes Umar Bin Khatab yakni Furqan, yang juga menyerahkan diri pada Senin (18/7) masih diperiksa intensif, guna mengetahui dugaan keterlibatanya dalam tindak pidana terorisme.

Hehmmmm, mau nyangkal gimana lagi dia? Apa jangan jangan itu ulah spionase zionis keparatun yang merusak citra ponpes di Indonesia?

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Ini Apalagi ?   Today at 00:24

Kembali Ke Atas Go down
 
Ini Apalagi ?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 2 dari 2Pilih halaman : Previous  1, 2
 Similar topics
-
» kalo mau beli stang harus nambah apalagi ?

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Forum Terbuka :: Diskusi - Kristen Bertanya Non-Kristen Menjawab-
Navigasi: