Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   12th July 2011, 19:50

Quote :
Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL
K18-11 | Glori K. Wadrianto | Selasa, 12 Juli 2011 | 17:36 WIB

PROBOLINGGO, KOMPAS.com — Menjelang datangnya bulan Ramadhan, pihak Kecamatan Kraksaan berupaya agar wilayahnya bersih dari pekerja seks komersial. Sebagai langkah nyata, warung-warung yang berfungsi ganda sebagai tempat lokalisasi di kawasan Sampitan, Desa Asembagus, yang dikenal dengan kawasan Sukroan, akan ditutup. Penutupan lokalisasi legendaris di Kraksaan itu tak hanya selama Ramadhan, tetapi untuk selamanya. "Per 1 Ramadhan, lokalisasi itu ditutup hingga selamanya," tegas Camat Kraksaan, Sugito, Selasa (12/7/2011).

Sukroan memang berada sejak puluhan tahun lalu. Kawasan yang berada di atas sungai besar, tepatnya di belakang Universitas Zainul Hasan Genggong, itu menjadi tempat favorit para lelaki hidung belang. Lantaran sering dirazia, saat ini warung remang-remang di sana tinggal tujuh buah.

Menjual aneka minuman dan makanan ternyata hanya kedok bisnis prostitusi. Di belakang warung itu disediakan kamar untuk disewakan. Jika pelanggan sedang ramai, tak jarang lelaki dan PSK "beraksi" di pinggir sungai beralaskan tikar. Jumlah PSK yang menetap di sana hanya 18 orang, kebanyakan dari luar Kabupaten Probolinggo meski ada juga yang dari Kecamatan Krucil dan Tiris.

Namun, jumlah itu diyakini Sugito jauh lebih banyak karena PSK berdatangan silih berganti di lokalisasi tersebut. Jumlah PSK tiap malam di sana tak tentu, bergantung pesanan. Jika permintaan pelanggan banyak, para PSK bisa didrop dari luar kota dengan diangkut truk.

Sugito mengaku kerap dilanda kekhawatiran tatkala menggelar razia di sana. Pasalnya, para PSK yang dirazia kerap berbuat nekat untuk lari dari kejaran petugas. Beberapa waktu lalu, kata Sugito, ada PSK yang nekat meloncat ke sungai yang besar demi menghindari razia. "Yang lebih ngeri lagi jika merazia lokalisasi di pinggir jalan raya. Bisa saja PSK yang lari ketakutan dari kejaran petugas tidak melihat kendaraan yang melintas sehingga terjadi kecelakaan," ungkapnya.

Atas alasan itu, untuk menumpas pelacuran tanpa jatuh korban jiwa, Sugito mencoba cara yang lebih damai dengan mendatangkan tujuh mucikari pemilik warung dan berdialog dengan muspika, tokoh agama, dan masyarakat di pendapa kecamatan. Hasilnya lumayan, ketujuh mucikari yang juga pemilik warung itu siap menutup warungnya dan kembali ke jalan yang benar. "Para mucikari yang warga Kraksaan itu sepakat menutup warungnya. Penutupan Sukroan sudah harga mati," katanya.

Tak sekadar menutup. Sugito yang merasa bertanggung jawab atas ditutupnya lokalisasi itu mencarikan kompensasi bagi tujuh mucikari untuk menyambung hidup. Kompensasinya, mereka akan diberikan fasilitas tenda pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di sisi selatan alun-alun Kraksaan, persis di pinggir jalur pantai utara. Hingga kini, tenda itu sedang dibuat dan akan selesai sebelum 1 Agustus.

Selanjutnya, pihak kecamatan akan membersihkan warung remang-remang di Pasar Semampir. Serupa dengan Sukroan, di wilayah ini pun bisa ditemukan warung remang-remang yang menyediakan PSK. "Nanti kami razia dan diminta ditutup saat Ramadhan," tegasnya.

Ini contoh mengatasi masalah dengan masalah lain, atau tutup lobang gali lobang.

Sudah diketahui bersama bahwa PKL adalah pelanggaran untuk ketertiban kota, jika kemudian para 'PKL' dadakan itu kena razia, apa mereka bersedia ditindak, karena restu PKL justru dari pak camat sendiri.

Dan apa yang terjadi kalau mereka mendagangkan dagangan lamanya justru di kaki lima?


_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   13th July 2011, 07:47

bruce wrote:
Dan apa yang terjadi kalau mereka mendagangkan dagangan lamanya justru di kaki lima?

Wah, kalau mereka mendagangkan dagangan lamanya justru di kaki lima, itu berarti di kaki lima akan banyak 'lubang' yang ready for sale.

Begitu logikanya kan?

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   13th July 2011, 07:55

Husada wrote:
bruce wrote:
Dan apa yang terjadi kalau mereka mendagangkan dagangan lamanya justru di kaki lima?

Wah, kalau mereka mendagangkan dagangan lamanya justru di kaki lima, itu berarti di kaki lima akan banyak 'lubang' yang ready for sale.

Begitu logikanya kan?

Yah, something like that, tambah kacau kan?

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   13th July 2011, 08:05

bruce wrote:
Yah, something like that, tambah kacau kan?

Hehhehheee...memang kayaknya Pak Camat itu memerlukan motto pegadaian "MENYELESAIKAN MASALAH TANPA MASALAH". Untuk itu, dia memerlukan staf ahli, ato penasehat spiritual, ato yah... sejenis itulah agar kecamatan yang dicamatinya bebas dari hal esek-esek terselubung begitu.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   13th July 2011, 12:19

pelacuran adalah masalah klasik yang sulit untuk diatasi

di palembang ada tempat lokalisasi Teratai Putih atw lebih dikenal "kampung baru" juga masih buka waktu saya masih disana (sekitar tahun 2005-2010) padahal sudah dinyatakan ditutup oleh pemda setempat dari tahun 2000 kalau gak salah.


mau dilegalkan salah, gak dilegalkan juga banyak yang nyuri2.
jadi gimana tuh sebaiknya untuk mengatasi masalah pelacuran ini ?
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   13th July 2011, 13:24

Di Jakarta dulu ada Kramat Tunggak yang besar sekali dan merupakan lokalisasi resmi, selain itu banyak juga yang semi resmi. Sekarang, Jakarta sudah bebas dari lokalisasi seperti itu. Benarkah? No, silahkan lihat di daerah Mangga Besar dan Gajah Mada / Hayam Wuruk, dan banyak lagi tempat tempat yang secara sembunyi sembunyi masih menjual 'barang haram'.

Pelacuran, mungkin adalah masalah tersulit untuk diatasi, bahkan mungkin sejak jaman Abraham.

Menutup dipermukaan hanya akan menghasilkan kesia-siaan, bagaikan menutup mata saja. Terlebih lagi jika hanya menjelang bulan 'suci' berlagak tampil suci, sia sia.

Kuncinya, mungkin, adalah pagar iman, dan menjaga pergaulan.


_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   13th July 2011, 13:53

nah, kalau menurut rekan2 LTB sendiri kira2 gimana nih baiknya ?
dilegalkan saja/dibuat satu lokalisasi khusus atw gak usah dilegalkan tapi banyak yang nongkrong nunggu langganan di pinggir jalan ? Razz
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   13th July 2011, 14:02

T2Y wrote:
nah, kalau menurut rekan2 LTB sendiri kira2 gimana nih baiknya ?
dilegalkan saja/dibuat satu lokalisasi khusus atw gak usah dilegalkan tapi banyak yang nongkrong nunggu langganan di pinggir jalan ? Razz

Menurut saya, legalkan saja. Bebani pajak tinggi. Yah... seperti pikiran Bang Ali dulu itu lho.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   13th July 2011, 14:25

Husada wrote:
T2Y wrote:
nah, kalau menurut rekan2 LTB sendiri kira2 gimana nih baiknya ?
dilegalkan saja/dibuat satu lokalisasi khusus atw gak usah dilegalkan tapi banyak yang nongkrong nunggu langganan di pinggir jalan ? Razz

Menurut saya, legalkan saja. Bebani pajak tinggi. Yah... seperti pikiran Bang Ali dulu itu lho.

cuma pasti akan mendapat tentangan dari kaum agamis, Om...
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   13th July 2011, 15:11

T2Y wrote:
cuma pasti akan mendapat tentangan dari kaum agamis, Om...

Yahhh... kalau sudah berbaur dengan pandangan kaum agamis sih, kayaknya akan jadi rumit. Saya tadi ngusulin dilegalkan, dengan asumsi bahwa itu adalah urusan dunia. Sementara kalau kaum agamis melihatnya sebagai sesuatu yang condong menodai agama, memang jadi rumit. Apalagi misalkan di sekitar tempat pelegalan itu banyak atau bahkan semua warga adalah penganut agama.

Tapi, kalau pemerintah berwibawa, saya pikir, masih bisa dilegalkan. Dengan mempertimbangkan berbagai hal, terutama tentang penempatan lokasi pelegalan, saya pikir warga mau menuruti rencana pemerintahnya, kalau pemerintahnya berwibawa dan layak ditiru.

Hanya saja, kalau di kita ini, setidaknya pada masa-masa sekarang ini, kayaknya pemerintah kita tidak berwibawa. Wong setelah para tokoh lintas agama mencap di pemerintahan banyak kebohongan, tetap aja tidak ada perubahan signifikan. Malah semakin menjadi-jadi, dan kayaknya makin kusut kalau sudah menyangkut partai pemerintah.

Dengan itu, saya tarik lagi deh usulan pelegalan itu. Saya manut aja pada sikap pemerintah. Dan lagi, kurang berpengaruh bagi saya pribadi. Dilegalkan atau tidak, tidak ada pengaruhnya bagi saya pribadi. Saya sangat dicintai keluarga, dan saya mencintai keluarga, dengan demikian ada atau tidak ada tempat pelegalan itu sama saja bagi saya.

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara


Terakhir diubah oleh Husada tanggal 13th July 2011, 16:46, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   13th July 2011, 15:43

saya sih setuju sama usulan anda, cuma menyampaikan saja kemungkinan yang timbul. :)
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   14th July 2011, 08:10

Husada wrote:

Menurut saya, legalkan saja. Bebani pajak tinggi. Yah... seperti pikiran Bang Ali dulu itu lho.

Intinya ... kalau ada masyarakat yang berniat untuk berbuat maksiat dan kita, sebagai pribadi, tidak kuasa untuk melakukan pencegahan ... pemerintah/pihak yang berkuasa ..... (seharusnya? lebih baik?) menyediakan wadah bari orang2 ini untuk melakukan/menyalurkan hawa nafsu maksiatnya itu.

Apakah ini yang dimaksudkan/pengejewantahan "berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara" ? Shocked
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   14th July 2011, 08:38

Silancah wrote:
Intinya ... kalau ada masyarakat yang berniat untuk berbuat maksiat dan kita, sebagai pribadi, tidak kuasa untuk melakukan pencegahan ... pemerintah/pihak yang berkuasa ..... (seharusnya? lebih baik?) menyediakan wadah bari orang2 ini untuk melakukan/menyalurkan hawa nafsu maksiatnya itu.

Apakah ini yang dimaksudkan/pengejewantahan "berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara" ? Shocked

Damai bagimu Cah.

Betul. Tapi itu 'terjemahan' oleh saya pribadi lho. Tidak terkait dengan agama. Karena menurut pemahaman saya, negara yang tidak berdasarkan agama tertentu, meskipun berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, mau tidak mau, suka tidak suka, harus mengakomodir semua keinginan warganya, sepanjang keinginan itu tidak mengganggu keamanan fisik, baik fisik sdm maupun fisik sda, serta sarana prasarana.

Nah, kalau warganya banyak yang mengidamkan kenikmatan esek-esek berdasarkan transksi begitu alias suka sama suka dengan imbal jasa berupa jual beli, tanpa melibatkan orang lain, dan tidak mengganggu aktivitas orang lain, kenapa tidak difasilitasi saja? Jadikan itu sumber pemasukan bagi negara.

Tinggal lagi, karena negeri ini negerinya orang-orang penganut agama yang jijik kepada transaksi esek-esek begitu, maka yang perlu dipikirkan adalah lokasinya. Bagaimana caranya menyediakan lokasi yang relatif steril dari kegiatan keagamaan, mungkin radius 3 km gitu.

Di lokasi itu, warga negara yang doyan mengumbar nafsu itu mempunyai tempat menyalurkan kesenangannya. Apakah tempat itu akan dinamai sorga oleh pengumbar nafsu esek-esek, atau dinamai neraka oleh orang yang jijik, sepanjang terisolir begitu, saya pikir tidak terlalu jadi maslah. Kontrol sosial, akan dengan sendirinya secara alamiah akan memberi label kepada setiappengunjung tempat itu.

Hal itu lebih baik, daripada menyatakan tidak ada lokasi tertentu seperti itu, tetapi nyatanya semua tempat menjadi lokasi. Kalau semua tempat menjadi lokasi, pengontrolan menjalarnya berbagai penyakit terkait dengan itu akan relatif lebih sulit dipantau. Segala urusan adminitratif terkait dengan itu akan relatif lebih mudah mengontrolnya. Dengan demikian, tugas negara mengelola warganya untuk lebih baik dan partisipatif, lebih nyata.

Itu menurutku lho, bisa saja ada pendapat lain yang lebih baik.

Damai bagi Indonesia.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   14th July 2011, 11:36

@Husada

Quote :
Tinggal lagi, karena negeri ini negerinya orang-orang penganut agama yang jijik kepada transaksi esek-esek begitu, maka yang perlu dipikirkan adalah lokasinya. Bagaimana caranya menyediakan lokasi yang relatif steril dari kegiatan keagamaan, mungkin radius 3 km gitu.

Di lokasi itu, warga negara yang doyan mengumbar nafsu itu mempunyai tempat menyalurkan kesenangannya. Apakah tempat itu akan dinamai sorga oleh pengumbar nafsu esek-esek, atau dinamai neraka oleh orang yang jijik, sepanjang terisolir begitu, saya pikir tidak terlalu jadi maslah. Kontrol sosial, akan dengan sendirinya secara alamiah akan memberi label kepada setiappengunjung tempat itu.

Membuat suatu lokasi paling steril bagi lingkungan sekalipun, tidak akan menjamin tidak terjadi juga pelacuran terselubung dilingkungan warga. Karena warga yang tidak punya uang (dan keberanian) ke lokalisasi itu akan mencari cara yang murah dan terjangkau untuk menyalurkan maksiatnya, bukankah begitu bro?


_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   14th July 2011, 12:00

bruce wrote:
Membuat suatu lokasi paling steril bagi lingkungan sekalipun, tidak akan menjamin tidak terjadi juga pelacuran terselubung dilingkungan warga. Karena warga yang tidak punya uang (dan keberanian) ke lokalisasi itu akan mencari cara yang murah dan terjangkau untuk menyalurkan maksiatnya, bukankah begitu bro?

Ya, saya sepakat. Bahkan, meski ada lokalisasi, diluarnya akan tetap terjadi, kalau tidak sampai pelacuran, yahhh semi pelacuran, misalnya perselingkuhan. Dengan saling mengerling, saling traktir bakso, saling memberi nomor hape, selanjutnya saling melepas hasrat 'kebinatangan'. Tetapi, menurut hemat saya, dengan adanya lokalisasi yang terisolir, relatif lebih mudah memantau dan mengambil tindakan seperlunya.

Jadi, negara mengelola warganya, dengan mengakomodir keinginan para penikmat esek-esek haram itu, dengan mendapat sumber dana. Wong yang melakukan esek-esek itu tidak mengganggu orang lain kok. Tidak ada keributan, paling juga dengusan-dengusan sarat hasrat, hehhehheee... Tentang dosa, ya ditanggung masing-masing, kan? Negara sudah melarang melalui aturan-aturan resmi, namun karena animo warga yang menggebu, ya kelola saja untuk penambah pendapatan.

Ah, itu mungkin sejenis saran gila, au' ah...

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   14th July 2011, 13:11

Husada wrote:

Damai bagimu Cah.

Betul. Tapi itu 'terjemahan' oleh saya pribadi lho. Tidak terkait dengan agama. Karena menurut pemahaman saya, negara yang tidak berdasarkan agama tertentu, meskipun berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, mau tidak mau, suka tidak suka, harus mengakomodir semua keinginan warganya, sepanjang keinginan itu tidak mengganggu keamanan fisik, baik fisik sdm maupun fisik sda, serta sarana prasarana.

Mengakomodir semua keinginan warganya ... tanpa mempedulikan apakah hal itu baik/tidak baik, sesuai/tidak sesuai dengan ajaran Agama?

Maaf .. saya tidak sepakat.
Itu artinya anda telah memberikan legitimasi kepada sebuah pemerintahan/negara untuk membiarkan kemaksiatan merajalela.
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   14th July 2011, 13:15

Silancah wrote:
Husada wrote:

Damai bagimu Cah.

Betul. Tapi itu 'terjemahan' oleh saya pribadi lho. Tidak terkait dengan agama. Karena menurut pemahaman saya, negara yang tidak berdasarkan agama tertentu, meskipun berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, mau tidak mau, suka tidak suka, harus mengakomodir semua keinginan warganya, sepanjang keinginan itu tidak mengganggu keamanan fisik, baik fisik sdm maupun fisik sda, serta sarana prasarana.

Mengakomodir semua keinginan warganya ... tanpa mempedulikan apakah hal itu baik/tidak baik, sesuai/tidak sesuai dengan ajaran Agama?

Maaf .. saya tidak sepakat.
Itu artinya anda telah memberikan legitimasi kepada sebuah pemerintahan/negara untuk membiarkan kemaksiatan merajalela.

kalau menurut anda pribadi, Kang...
apa yang seharusnya dilakukan pemerintah nih ?
soalnya seperti yang saya tuliskan diatas, ada lokalisasi yang sudah secara sah disegel oleh pemda setempat tapi masih tetap buka dan ada kecenderungan mereka (para psk) menjajakan diri ditempat2 umum secara perorangan yang sepertinya lebih sulit diawasi.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   14th July 2011, 14:04

Damai bagimu, Cah.
Silancah wrote:
Mengakomodir semua keinginan warganya ... tanpa mempedulikan apakah hal itu baik/tidak baik, sesuai/tidak sesuai dengan ajaran Agama?

Maaf .. saya tidak sepakat.
Itu artinya anda telah memberikan legitimasi kepada sebuah pemerintahan/negara untuk membiarkan kemaksiatan merajalela.

Itu tadi sudah saya bilang,
Quote :
Tapi itu 'terjemahan' oleh saya pribadi lho. Tidak terkait dengan agama. Karena menurut pemahaman saya, negara yang tidak berdasarkan agama tertentu, meskipun berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, mau tidak mau, suka tidak suka, harus mengakomodir semua keinginan warganya, sepanjang keinginan itu tidak mengganggu keamanan fisik, baik fisik sdm maupun fisik sda, serta sarana prasarana.
Artinya, menurut pandangan saya, terhadap suatu hal yang sama, sikap negara tidak harus identik dengan sikap agama.

Kalau pandangan saya pribadi, memang seharusnya pelacuran itu dihilangkan dari negeri ini. Tapi itu tadi, realitasnya, banyak warga NKRI ini yang mempunyai animo yang begitu besar terhadap pelacuran, baik sebagai penyedia jasa lacur, maupun sebagai konsumen jasa lacur. Meski secara teori warga NKRI adalah insan beragama, kenyataannya banyak warga yang menjadikan agama hanya pelengkap informasi di KTP. Bagaimanapun, mereka semua adalah warga (anak) negara ini. Maka menurut pandangan saya, animo itu harus diakomodir agar tidak diumbar sembarangan yang malah menimbulkan ekses-ekses negatip lainnya.

Begitu menurut saya.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   14th July 2011, 14:19

Makanya, kalau menurut yang biasanya terjadi, demi memoles citra sebagai pemerintah yang agamis, maka cara tutup mata buka saku, adalah yang paling tepat.

Biasanya yang dilakukan adalah, tutup tempat lokalisasi secara besar besaran, diliput pers dan dihadiri para tokoh agama. Kemudian pura pura tidak tahu kalau para PSK melakukan kegiatan di tempat tempat lain secara sembunyi sembunyi. Ormas agamis yang biasanya sweeping dan kasar juga 'main mata' dengan para mucikari gelap gelapan itu, terima sumbangan dan pura pura tidak tahu. Nah tetapi jangan lupakan setoran kepada pejabat pemerintah terkait dan juga ke ormas itu, karena urusannya ormas merangkap preman akan melakukan sweeping dan pengrusakan, sementara polisi pura pura tidak tahu. Setelah negosiasi lancar, maka kembali semua bermain dibawah tanah, dan dunia gelap kembali berlangsung dengan damai dan tenteram, hingga saat bula ramadhan. He he he, ini bukan suudzon, tetapi itulah yang terjadi di negara ini, muka halus berbedak tetapi kulit penuh kurap.


_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   14th July 2011, 15:06

Quote :
Biasanya yang dilakukan adalah, tutup tempat lokalisasi secara besar besaran, diliput pers dan dihadiri para tokoh agama. Kemudian pura pura tidak tahu kalau para PSK melakukan kegiatan di tempat tempat lain secara sembunyi sembunyi. Ormas agamis yang biasanya sweeping dan kasar juga 'main mata' dengan para mucikari gelap gelapan itu, terima sumbangan dan pura pura tidak tahu. Nah tetapi jangan lupakan setoran kepada pejabat pemerintah terkait dan juga ke ormas itu, karena urusannya ormas merangkap preman akan melakukan sweeping dan pengrusakan, sementara polisi pura pura tidak tahu. Setelah negosiasi lancar, maka kembali semua bermain dibawah tanah, dan dunia gelap kembali berlangsung dengan damai dan tenteram, hingga saat bula ramadhan. He he he, ini bukan suudzon, tetapi itulah yang terjadi di negara ini, muka halus berbedak tetapi kulit penuh kurap.

wah, tahu banget prosedurnya, Om... Very Happy
tapi memang di beberapa daerah "begituan" itu ada orang yang pegang, jadi bahkan untuk peredaran narkoba relatif aman dari pada ditempat lain.
itu fakta, loh.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   14th July 2011, 15:27

Quote :
wah, tahu banget prosedurnya, Om...

Lhoh, itu rahasia umum kan? Bukan cuma saya yang tahu kan?

Razz

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   14th July 2011, 17:30

bruce wrote:
Quote :
wah, tahu banget prosedurnya, Om...

Lhoh, itu rahasia umum kan? Bukan cuma saya yang tahu kan?

Razz


oooo, kirain... Razz
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   15th July 2011, 08:43

T2Y wrote:
oooo, kirain... Razz
Kirain apa T2Y? pointing

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL   

Kembali Ke Atas Go down
 
Pelacuran Ditutup, Mucikari Diberi Tenda PKL
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» mintol lagi dong!
» Cairan seperti Oli netes dari lubang kecil knalpot
» Ninja 250 R pake premium ?
» Tiap pagi harus pakai choke buat nyalakan mesin ??
» kenapa kaca spionnya dilipat?

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Diskusi Umum :: Obrolan bebas-
Navigasi: