Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Aduk Gentong Keluar Empal

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Aduk Gentong Keluar Empal   16th July 2011, 16:25

Quote :
Aduk Gentong Keluar Empal
Ni Luh Made Pertiwi F | I Made Asdhiana | Sabtu, 16 Juli 2011 | 13:52 WIB

KOMPAS.com — Aroma kaldu empal sapi menggelitik hidung. Sebuah kedai sederhana merayu pelintas jalur pantura. Persisnya di Jalan Raya Eretan, perlintasan dari Indramayu menuju Cirebon. Warung Makan Empal Gentong Ibu Eni itu secara administratif masih masuk Kabupaten Indramayu. Ini hal yang mengherankan. Pasalnya, Empal Gentong adalah kuliner khas Cirebon.

"Saya dapat ide dari kenalan asal Jambang buat bikin Empal Gentong di jalan ini. Soalnya dulu banyak yang nyari, tetapi sepanjang jalan ini enggak ada yang jual," kata Eni, pemilik warung makan itu.

Ia menuturkan, walaupun jarak antara Cirebon dan Indramayu berdekatan, tidak banyak warung yang menjual Empang Gentong di Indramayu. Oleh karena itu, Eni begitu yakin saat membuka warung makan.

"Di sini pasti laku dan memang tiap hari ada saja yang beli. Ini warung saya baru buka beberapa bulan. Lebaran nanti jadi musim mudik pertama warung makan saya," tuturnya. Apalagi di sore hari, sepanjang jalan tempat kedainya buka dipenuhi dengan warung-warung tenda.

Sepintas empal gentong mengingatkan memori akan soto babat. Memang, isi empal gentong adalah usus, babat, dan daging sapi. Kuahnya kental dan beraroma khas. Mengapa disebut gentong? Sederhana saja, kuahnya digodok di dalam gentong. Kayu bakar dipakai untuk memasak kuah. Tak sembarangan, kayu pohon mangga adalah pilihan kayu bakarnya. Apalagi, Indramayu memang terkenal dengan buah mangga.

Daging dan jeroan sapi yang telah dimasak dalam bumbu kuning dipotong-potong kecil. Kemudian, kuah kental dari gentong pun disiram di atasnya. Harumnya saja sudah menerbitkan air liur, apalagi rasanya. Makan siang, makan malam, ataupun selingan di sore hari, empal gentong cocok dimakan di segala waktu. Empal Gentong semakin nikmat disantap dengan gilingan cabai kering. Tak lupa, nasi atau lontong menjadi teman bersantap empal gentong.

Waaah, hujan rintik rintik jadi tambah lapar nih. Dan teringat pada yang janji traktir empal gentong di tempat asalnya. Nyam nyam.

:)

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Aduk Gentong Keluar Empal   18th July 2011, 06:30

hahahahaha... Laughing

kapan dateng ke cirebon, Om ?
ntar saya ajakin ke tempatnya Mang Darma. Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Aduk Gentong Keluar Empal   18th July 2011, 07:00

Quote :
hahahahaha...

kapan dateng ke cirebon, Om ?
ntar saya ajakin ke tempatnya Mang Darma.

Asiiiik, tinggal tunggu kumpulin duit untuk ongkos ya bro, sabar aja, he he he

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Aduk Gentong Keluar Empal   Today at 06:55

Kembali Ke Atas Go down
 
Aduk Gentong Keluar Empal
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» (WTA) Knalpot keluar asap waktu motor langsam
» ASK | plat nomer blm keluar tapi g sabar nunggangin si ninin
» sebenernya bagaimana sih? proses faktur jd STNK truk keluar plat?
» klo isi tangki kepenuhan..kok ada selang dibawah keluar BBMnya..kyk bocor gt
» keluar cairan hijau dari ninin.....?

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Diskusi Umum :: Wisata dan Kuliner-
Navigasi: