Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Ragam Pengajaran

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : 1, 2, 3 ... 10, 11, 12  Next
PengirimMessage
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama
avatar

Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Ragam Pengajaran   3rd August 2011, 14:34

Mengapa Musa tidak masuk Tanah Perjanjian?

Dua kali umat Israel melewati mata air Masa dan Meriba.
Di kedua tempat tersebut, umat Israel sama-sama mengeluhkan tentang tidak adanya air.

Kejadian pertama ayatnya ini :

Kel 17:1-7
Kemudian berangkatlah segenap jemaah Israel dari padang gurun Sin, berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan, sesuai dengan titah TUHAN, lalu berkemahlah mereka di Rafidim, tetapi di sana tidak ada air untuk diminum bangsa itu.
Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: "Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum." Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?"
Hauslah bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?"
Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN, katanya: "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!"
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Berjalanlah di depan bangsa itu dan bawalah beserta engkau beberapa orang dari antara para tua-tua Israel; bawalah juga di tanganmu tongkatmu yang kaupakai memukul sungai Nil dan pergilah.
Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb; haruslah kaupukul gunung batu itu dan dari dalamnya akan keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum." Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel.
Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: "Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?"


Pd kejadian pertama ini,
Musa dan Harun diminta Tuhan utk memukul batu dengan tongkat dihadapan orang Israel dan para tua-tua.

Tuhan sendiri berdiri di atas gunung batu tempat Musa memukulkan tongkatnya.
Stelah gunung batu dipukul, keluarlah air.

Nah, kjadian pertama ini berlalu dengan sukses.
Tidak ada masalah dan everybody happy.

Karena kjadian ini, maka tempat tsb dinamakan 'Masa' (artinya:pencobaan).

Kejadian kedua ayatnya ini :

Kej 20:2-13
Pada suatu kali, ketika tidak ada air bagi umat itu, berkumpullah mereka mengerumuni Musa dan Harun,
dan bertengkarlah bangsa itu dengan Musa, katanya: "Sekiranya kami mati binasa pada waktu saudara-saudara kami mati binasa di hadapan TUHAN!
Mengapa kamu membawa jemaah TUHAN ke padang gurun ini, supaya kami dan ternak kami mati di situ?
Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membawa kami ke tempat celaka ini, yang bukan tempat menabur, tanpa pohon ara, anggur dan delima, bahkan air minumpun tidak ada?"
Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.
TUHAN berfirman kepada Musa:
"Ambillah tongkatmu itu dan engkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu supaya diberi airnya; demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya."
Lalu Musa mengambil tongkat itu dari hadapan TUHAN, seperti yang diperintahkan-Nya kepadanya.
Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?"
Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.
Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka."
Itulah mata air Meriba, tempat orang Israel bertengkar dengan TUHAN dan Ia menunjukkan kekudusan-Nya di antara mereka.


Disini Tuhan mminta Musa utk berbicara kpd batu di depan rakyat.
Tp Musa malah memukul batu itu dua kali meski tetap saja keluar banyak air.

Tempat itu kmudian dinamakan 'Meriba' (artinya:pertentangan).

**********

Kesalahan Musa yg pertama adalah pelanggaran yg nyata thd Firman Tuhan.

Tuhan meminta Musa berkata kpd batu, tetapi Musa memukul batu.
Musa memukul batu bahkan sampai dua kali.

Mngapa dua kali?
Saya tak tau persis mngapa, tp apakah mungkin krn air tidak keluar pd pukulan pertama?

-------

Mngapa Musa memukul batu?

Kmungkinan ada 2 sebabnya :

1. Krn Musa mlakukannya dlm keadaan murka, yaitu murka kpd Israel.
Jd Musa btindak bukan bdsk Firman Tuhan tp bdsk emosi amarahnya yg meluap-luap, sama spt sso yg sedang marah kmudian mulai memukul benda di skitarnya.

Masalahnya, Tuhan tidak sedang murka kpd umat Israel.
Musalah yg murka, bukan Tuhan.

Tp dg tindakannya itu, Musa malah mnunjukkan pd Israel seolah-olah bhw Tuhan murka pd mreka.

Inilah yg dsebut pelanggaran thd kekudusan Tuhan.

Kemungkinan kedua kita bahas selanjutnya di bawah-bawah.

*******

Kesalahan Musa yang kedua adalah kesombongan.

Apa yg Musa katakan?

Bil 20:10
Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?"


Tuhan mau Musa berbicara kepada bukit batu agar bukit batu itu mbrikan air,
Musa malah berbicara kepada Israel bahwa Musa lah yg mbrikan air.

Ini adalah pertanda yg nyata akan keangkuhan.

Musa telah mmimpin Israel selama puluhan tahun dan mlakukan banyak mujizat serta memenangkan banyak peperangan.

Bagi Israel, Musa sudah spt 'ELOHIM' dan ternyata scr tak sadar pun, Musa sudah mengidentifikasikan dirinya seolah spt Raja Israel.

Phatikan kedua kejadian ini.
Pd kjadian pertama, Musa berkata : 'Mengapakah kamu mcobai Tuhan?'
Musa ketakutan thd bangsa Israel dan berteriak kpd Tuhan mmohon jalan keluar.

Kel 17:2
Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: "Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum." Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?"


Kel 17:4
Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN, katanya: "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!"


Pd kejadian kedua,
Musa tidak lagi merasa panik. Ia tidak lagi ketakutan. Ia tidak lagi bteriak-teriak kpd Tuhan.
Tp di sisi lain, ia jelas marah kpd Israel dan mhakimi mreka.

Bil 20:6
Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.


Kel 20:10
Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?"


Apakah bisa terlihat apa yg terjadi?

Tindakan Musa pd kejadian kedua ditujukan utk mnunjukkan kpd Israel bahwa dirinya (MUSA) adalah pemimpin yg terpilih, diurapi dan diberkati Tuhan.

Musa merasa bhw perbantahan Israel tsb adalah upaya Israel utk mcobai DIRINYA (bukan Tuhan).

Itulah mngapa ia marah.

Ia mrasa :
'Apakah tidak cukup kamu mlihat apa saja yg sudah Tuhan perbuat mlalui aku shg kamu mragukan aku?'
'Nih lihatlah, aku mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini sbg tanda bahwa akulah pemimpin pilihan Tuhan.'

Di kejadian pertama, Musa mminta Tuhan mperlihatkan kuasaNya sbg pembuktian bahwa Tuhan adl Tuhan.
Di kejadian kedua, Musa mmanfaatkan Tuhan utk mperlihatkan kedudukannya sbg pembuktian bahwa Musa adl pilihan Tuhan.

Ow ow owwww...ia sudah jatuh jauh skali...

-------

Ini ibarat hamba Tuhan yg baru playanan vs hamba Tuhan yg sudah senior (bangkotan).

Yg baru playanan akan berkata :
Tuhan, mohon perbuatlah mujizat sbg tanda bhw Engkau adl Tuhan krn mreka tidak pcaya kpadaMu.

Yg sudah bangkotan akan berkata (dalam hatinya) :
Lihatlah mujizat ini. Inilah bukti bahwa saya ini hamba Tuhan yg bergerak dlm kuasa Tuhan.

Karena inilah maka Tuhan menyebut Musa telah melanggar kekudusanNya.
Yaitu Musa mencuri kemuliaanNya.

Bayangkan apa jadinya jika Musa sampai masuk tanah perjanjian.
Betapa lebih besar kesombongannya?

********

Kesalahan Musa yang ketiga adalah bertindak dengan pengertian pribadi di luar pemikiran Tuhan.

Simpelnya,
Tuhan meminta Musa bicara kpd batu, tp Musa mmukul batu.

Mngapa?
Krn persoalan masa lalu tuntas dengan cara memukul batu.

Ingat bhw di kejadian pertama, Musa mmukul batu dan sukses.
Maka Musa mulai mnggunakan pmikirannya sendiri bahwa kali inipun akan sukses dg mmukul batu, padahal Tuhan sudah mminta Musa berbicara kpd batu.

Entahlah apakah Musa berpikir bhw tidak mungkin air akan keluar hanya dengan berbicara kpd batu ataukah Musa menginterpretasikan sendiri Firman Tuhan bhw yg dmaksud Tuhan dg 'berbicara kpd batu' adalah sama dg 'memukul batu'.

Yg pasti, ksalahan ketiga Musa adl mengkompromikan Firman Tuhan dg pengertiannya sendiri pdhl ia tau persis apa khendak Tuhan.

Inilah lagi-lagi pelanggaran akan kekudusan Tuhan, yaitu kekudusan Firman Tuhan.

*********

Kesalahan keempat Musa adalah kesalahan simbolik, yaitu penyaliban kedua kalinya terhadap Anak Allah.

Poin keempat ini pmikiran pribadi saya saja.

Di kejadian pertama,
Tuhan berdiri di atas gunung batu dimana Musa mmukulkan tongkat, lalu keluarlah air.

Kjadian tsb mlambangkan pengorbanan KRISTUS yg mbawa aliran air kehidupan bagi manusia.

Musa (lambang Taurat, lambang Israel, lambang umat manusia) memukul (mengutuk dan mhukum) gunung batu (YESUS KRISTUS) shg (dengan kematianNya) keluarkan air (ROH KUDUS yg menghidupkan).

Entah apakah ini yg Paulus maksudkan :

1Kor. 10:4
dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah KRISTUS.


Ketika Musa dlm kjadian kedua memukul batu 2 kali, maka ia spt mlakukan simbolisasi dari seorang yg menyalibkan KRISTUS untuk kedua kalinya.

Sbnrnya Musa hanya cukup berbicara saja kpd batu sbg lambang bhw manusia mmohonkan berkat kpd KRISTUS yang sudah mati dan bangkit.
Tetapi Musa malah mmukul batu itu dua kali sbg lambang keraguan dan penentangan akan pngorbanan KRISTUS.

**********

Itulah kesalahan-kesalahan Musa yg saya pahami.
Semoga memberkati.[u]
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   3rd August 2011, 14:47

Setuju pendapat pendeta Siip, memang kesombongan diri di hadapan Allah sungguh sering terjadi, apalagi jika selama ini seolah berkat (dari Tuhan) mengalir melalui seseorang, lama kelamaan kesadaran seseorang itu akan berubah, merasa bahwa dari dirinyalah berkat Tuhan mengalir.

GBU

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   3rd August 2011, 16:11

Wah, Siip memang sip. Kembali ditunjukkannya kematangan pemahaman dan memberi pencerahan yang sejuk, damai, tenang, dingin. Aplaus dari saya untuk Siip.

Damai sejahtera Tuhan menyertai Siip.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   3rd August 2011, 16:35

Quote :
memang kesombongan diri di hadapan Allah sungguh sering terjadi, apalagi jika selama ini seolah berkat (dari Tuhan) mengalir melalui seseorang, lama kelamaan kesadaran seseorang itu akan berubah, merasa bahwa dari dirinyalah berkat Tuhan mengalir.

pernah terjadi pada gereja dimasa lalu, semoga tidak terjadi dimasa sekarang dan akan datang.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   3rd August 2011, 16:48

T2Y wrote:
Quote :
memang kesombongan diri di hadapan Allah sungguh sering terjadi, apalagi jika selama ini seolah berkat (dari Tuhan) mengalir melalui seseorang, lama kelamaan kesadaran seseorang itu akan berubah, merasa bahwa dari dirinyalah berkat Tuhan mengalir.

pernah terjadi pada gereja dimasa lalu, semoga tidak terjadi dimasa sekarang dan akan datang.
Amen,amen, amen.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama
avatar

Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   3rd August 2011, 17:05

Itu semua diambil dari beragam referensi.
Jd thanks to Our Lord Jesus Christ.
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   3rd August 2011, 17:08

Husada wrote:
T2Y wrote:
Quote :
memang kesombongan diri di hadapan Allah sungguh sering terjadi, apalagi jika selama ini seolah berkat (dari Tuhan) mengalir melalui seseorang, lama kelamaan kesadaran seseorang itu akan berubah, merasa bahwa dari dirinyalah berkat Tuhan mengalir.

pernah terjadi pada gereja dimasa lalu, semoga tidak terjadi dimasa sekarang dan akan datang.
Amen,amen, amen.

harus dimulai oleh kita sendiri, misalnya dengan tidak mengatakan orang lain sesat, mengatakan doktrin orang lain tidak alkitabiah, hanya doktrin sendiri yang terbenar, dll, dsb, dst...

kalau hal itu masih dilakukan, sama saja adalah suatu kesombongan.
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama
avatar

Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Seputar Simson   4th August 2011, 09:01

Bayangkan sso dg pengurapan yg bgitu besar dan kuat, tetapi tidak ada yg mngajarkan bagaimana mengendalikannya.

Simson itu seorang yg terlalu mngandalkan urapan.
Ia bpendapat bhw sgala masalah pasti akan beres krn urapan yg dmilikinya.

Orang ini begitu mngandalkan urapan sampai ia lupa bhw urapan yg ia miliki itu datang bukan krn keberkenanan Tuhan pd dirinya, mlainkan krn janji Tuhan pd Israel.

Hak 16:20
Lalu berserulah perempuan itu: "Orang Filistin menyergap engkau, Simson!" Maka terjagalah ia dari tidurnya serta katanya: "Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas." Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia.


Krn ia mulai sombong dan mngira bhw urapan Tuhan datang krn Tuhan berkenan padanya, maka ia mengabaikan pantangan utk mbritahukan dari mana sumber kekuatannya.

Simson mengira bhw Tuhan 'bisa dibeli'.
Simson mengira bhw Tuhan sudah senang dengan dia shg Tuhan jd kompromistis thd firmanNya sendiri.

Ia spt berkata :
'Tuhan pasti memahami kondisi saya. Tuhan pasti akan mperhatikan jasa-jasa saya shg Ia tidak akan sbegitu kerasnya melaksanakan firman yang dahulu diucapkanNya'.

Simson lupa bhw jasa-jasanya masih jauh dari yg dharapkan Tuhan; bahkan jasa-jasanya bisa terjadi krn Tuhan yg mengurapinya.

Karena urapan datang kepada Simson scr gratisan (tanpa ia perlu bayar harga), maka ia mnggunakan urapan itu hanya utk hal-hal berkenaan dg kepentingan pribadinya saja.

Dlm pmerintahannya yg 20 tahun, hanya bbrp kali ia tercatat ber-gara-gara dg Filistinm itupun semata gara-gara haknya dilanggar.

Visi Tuhan bagi Simson adl bhw ia akan memulai penyelamatan Israel dari Filistin.

Hak 13:5
Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin."


Krn itu maka bagi Simson dbrikan urapan yg sangat hebat yg tidak pernah lagi dbrikan pd siapapun dg syarat sderhana yaitu tidak gunting rambut.

Tp knyataannya, Simson tidak mmimpin bangsa Israel utk mlawan Filistin, mlainkan hidup dg orang Filistin selagi mreka tidak berurusan dengannya.
Tuhan bahkan sampai harus mnggunakan perkara 'asmara kedagingan' utk mnggerakkan Simson agar melawan Filistin.

Hak 14:4
Tetapi ayahnya dan ibunya tidak tahu bahwa hal itu dari pada TUHAN asalnya: sebab memang Simson harus mencari gara-gara terhadap orang Filistin. Karena pada masa itu orang Filistin menguasai orang Israel.


Tuhan sebenarnya tidak ingin Simson kawin dengan prempuan asing.
Tp sayangnya hanya dengan jalan itulah maka Simson bisa tergerak hatinya utk mlawan Filistin.

Inilah gambaran seorang yg tidak punya hasrat utk mwujudkan visi Tuhan tetapi di sisi lain sudah mnerima urapan yg besar.
Ibaratnya spt orang yg lahir dg kekayaan berlimpah tetapi tidak punya hati utk mnggenapi khendak Tuhan.
Maka perkara kedaginganlah yg Tuhan akan gunakan utk mbentuk dia.

Sayangnya,
Simson bukan hanya tidak mmiliki hasrat thd visi Tuhan, Simson juga kurang mhormati firman Tuhan.

--------

Phatikan ayat ini :

Hak 16:1
Pada suatu kali, ketika Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal, lalu menghampiri dia.


Ya.
Seorang nazir Allah yg dikuduskan sejak dalam kandungan, ternyata hidup tidak disiplin dan jatuh dlm percabulan.

Simson tidak hidup dg disiplin.
Ia tidak hidup dalam pengendalian diri.
Hidupnya dkendalikan oleh hawa nafsunya.

Namun begitu,
Simson tetap mmiliki pengurapan dari Tuhan.

Stelah ia tidur dg perempuan sundal, terjadilah :

Hak 16:2-3
Ketika diberitahukan kepada orang-orang Gaza: "Simson telah datang ke sini," maka mereka mengepung tempat itu dan siap menghadang dia semalam-malaman itu di pintu gerbang kota, tetapi semalam-malaman itu mereka tidak berbuat apa-apa, karena pikirnya: "Nanti pada waktu fajar kita akan membunuh dia."
Tetapi Simson tidur di situ sampai tengah malam. Pada waktu tengah malam bangunlah ia, dipegangnya kedua daun pintu gerbang kota itu dan kedua tiang pintu, dicabutnyalah semuanya beserta palangnya, diletakkannya di atas kedua bahunya, lalu semuanya itu diangkatnya ke puncak gunung yang berhadapan dengan Hebron.


Simson tetap perkasa!

Disinilah kita mmahami apa kata Paulus :

Rm. 11:29
Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.


Ketika Allah mbrikan pengurapan, Ia tidak menyesalinya.

---------

Inilah yg kadang menjadi jerat bagi para hamba Tuhan yg diurapi.

Spt kasus Simson,
Hamba Tuhan yg diurapi bisa saja tetap merasakan, mengalami dan mengalirkan urapan (karunia rohani) meski mreka sedang dalam status berdosa (hidup dlm kedagingan).

Urapan tidak langsung lenyap saat mreka bbuat dosa!

Mengapa?

Urapan (karunia rohani) dbrikan oleh Tuhan dg tujuan utk kepentingan orang lain.

Tuhan sayang pd umatNya shg Ia mbrikan urapanNya utk mnolong umatNya.

1 Kor 12:4-7
Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.
Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.
Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.
Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.


Simson mmiliki urapan itu utk kepentingan Israel.
Maka itu urapan tidak langsung ditarik karena Simson cacat scr karakter.

Namun jika si pemegang urapan tidak mnyadari hal tsb, maka urapan itu akan berbalik menghancurkan dia.

--------

Bayangkan saja...
Simson mlakukan dosa, hidup dlm kdagingan dan tidak serius mjalankan visi Tuhan.
Tapi setiap kali dbutuhkan, maka urapan itu akan bekerja.

Allah setia walau manusia tidak setia.

Saya yakin itu faktor yg mbuat Simson 'merasa' seolah Tuhan akan bkenan kpd dia apapun yg dlakukannya.

Itulah yg mdorong Simson shg berani mbocorkan rahasia sumber urapannya.

Sayangnya,
Tuhan tidak berdusta.

Tuhan tidak menyangkali komitmen yg sudah Ia ucapkan.

Ketika Simson mlanggar perkara prinsipal, maka Tuhan meninggalkan dia.

--------

Masih sangat jauh jasa Simson dbandingkan visi Tuhan dlm hidupnya.
Tetapi Tuhan tetap baik.

Simson akhirnya bertobat dan Tuhan brikan dia ksempatan utk tcatat bersama-sama dg para pahlawan Israel.
Jumlah yg ditewaskan Simson di akhir hayatnya lebih banyak dari jumlah yg dtewaskan Simson spanjang hidupnya.

Namun ia tetap gagal mwujudkan impian Tuhan, yaitu mbebaskan Israel dari Filistin.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   4th August 2011, 11:47

Quote :
Simson akhirnya bertobat dan Tuhan brikan dia ksempatan utk tcatat bersama-sama dg para pahlawan Israel.
Jumlah yg ditewaskan Simson di akhir hayatnya lebih banyak dari jumlah yg dtewaskan Simson spanjang hidupnya.

Namun ia tetap gagal mwujudkan impian Tuhan, yaitu mbebaskan Israel dari Filistin.

Inilah yang kita ketahui sebagai 'dosa telah diampuni, tetapi sanksi terhadap dosa tetap harus ditanggung', sama seperti Musa, sama seperti Adam, dan celakanya juga kepada kita. Walau dosa kita telah ditebus Jesus, akibat dari dosa tetap harus kita tanggung, entah di dunia entah kelak setelah meninggal.

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 39

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   6th August 2011, 18:43

siip wrote:
Simson akhirnya bertobat dan Tuhan brikan dia ksempatan utk tcatat bersama-sama dg para pahlawan Israel.
Jumlah yg ditewaskan Simson di akhir hayatnya lebih banyak dari jumlah yg dtewaskan Simson spanjang hidupnya.

Namun ia tetap gagal mwujudkan impian Tuhan, yaitu mbebaskan Israel dari Filistin.
Saya melihat walaupun Simson akhirnya sadar bahwa kekuatannya berasal dari Allah, motif Simson sepertinya lebih karena dendam :
Quote :
Hakim-hakim 16:28 Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin."


Salam
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   6th August 2011, 19:27

@samiaji

Yah memang benar bro, karena jujur saja, saya sejak kecil dulu selalu bertanya apa sebenarnya Simson ini, sepertinya adalah seorang preman jagoan, yang kebetulan adalah orang Israel. Seandainya Simson orang Filistin, mungkin kita mengenalnya sebagai Goliath.

:)

Tetapi paling tidak dari kisah Simson ini kita bisa memetik intinya yakni janganlah sombong, karena kekuatan kita adalah dari Tuhan dan demi kemuliaan Tuhan saja.


_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   7th August 2011, 15:20

Quote :
Urapan (karunia rohani) dbrikan oleh Tuhan dg tujuan utk kepentingan orang lain.

benar sekali, bro... :)
kita cuma alat Tuhan.
jadi bukan kitanya yang istimewa, tapi Tuhan dan rencana-Nya lah yang istimewa.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   7th August 2011, 22:08

Quote :
kita cuma alat Tuhan.
jadi bukan kitanya yang istimewa, tapi Tuhan dan rencana-Nya lah yang istimewa.

Setuju

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   5th November 2012, 22:08

Tamu wrote:
benar sekali, bro... :)
kita cuma alat Tuhan.
jadi bukan kitanya yang istimewa, tapi Tuhan dan rencana-Nya lah yang istimewa.
Maka, idealnya, seluruh kegiatan kita, sebaiknya ditujukan untuk kemuliaan Allah. Dengan demikian, maka secara merdeka, kita ikut berpartisipasi mengikuti dan berharap pada karya penyelamatan manusia oleh Allah.

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator
avatar

Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   6th November 2012, 00:08

Husada wrote:
Tamu wrote:
benar sekali, bro... :)
kita cuma alat Tuhan.
jadi bukan kitanya yang istimewa, tapi Tuhan dan rencana-Nya lah yang istimewa.
Maka, idealnya, seluruh kegiatan kita, sebaiknya ditujukan untuk kemuliaan Allah. Dengan demikian, maka secara merdeka, kita ikut berpartisipasi mengikuti dan berharap pada karya penyelamatan manusia oleh Allah.

Damai, damai, damai.

Bgmn bs tahu bhw yg kita kerjakan adalah u kemuliaan Allah?
Terkadang kita lupa batasannya?

Teman2 dpt membantu?
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   6th November 2012, 07:49

cinzano wrote:
Husada wrote:
Tamu wrote:
benar sekali, bro... :)
kita cuma alat Tuhan.
jadi bukan kitanya yang istimewa, tapi Tuhan dan rencana-Nya lah yang istimewa.
Maka, idealnya, seluruh kegiatan kita, sebaiknya ditujukan untuk kemuliaan Allah. Dengan demikian, maka secara merdeka, kita ikut berpartisipasi mengikuti dan berharap pada karya penyelamatan manusia oleh Allah.

Damai, damai, damai.

Bgmn bs tahu bhw yg kita kerjakan adalah u kemuliaan Allah?
Terkadang kita lupa batasannya?

Teman2 dpt membantu?


Batasannya?
Mungkin ini bisa membantu om :

Mat 6:3 Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   6th November 2012, 07:58

cinzano wrote:
Bgmn bs tahu bhw yg kita kerjakan adalah u kemuliaan Allah?
Terkadang kita lupa batasannya?
Teman2 dpt membantu?
Cinzan, Tuhan Jesus Kristus pernah bilang kira-kira begini, "Apa yang engkau perbuat kepada orang yang paling hina ini, itu engkau perbuat kepadaKu". Nah, bercermin dari situ, sepanjang perbuatan kita bukan untuk menyengsarakan, atau menyakitkan, ato menyedihkan sesama, perbuatan itu akan memuliakan Tuhan.

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama
avatar

Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   10th July 2013, 14:28

Panggilan Tuhan

Ams 29:18 (Amp)
Where there is no vision, the people perish; but he who keeps the law --blessed is he.

Pernahkah Anda bertemu dengan orang yg sharing bahwa hidupnya itu-itu saja?
Bangun pagi, mandi, berangkat kerja, sibuk di kantor, makan siang, lanjut sibuk lagi, tekanan memenuhi target, pulang kerja, mandi, tidur dan berulang lagi dari awal.

Saya pernah bertemu dg seseorang yg sharing demikian pada saya dan orang itu merasa hidupnya sangat membosankan.
Memang setiap hari ada tantangan baru di kantor, ada situasi yg variatif di tempat kerja, tetapi siklus rutinitas itu membosankannya dan ia seperti merasa dikelilingi oleh kabut yg membuatnya mudah mengeluh.

Fenomena ini tidak lepas dari pengamatan Salomo yang bijak, yang mana ia tuangkan dalam Kitab Pengkotbah.

Pkh 1:5-8

Matahari terbit, matahari terbenam, lalu terburu-buru menuju tempat ia terbit kembali.
Angin bertiup ke selatan, lalu berputar ke utara, terus-menerus ia berputar, dan dalam putarannya angin itu kembali.
Semua sungai mengalir ke laut, tetapi laut tidak juga menjadi penuh; ke mana sungai mengalir, ke situ sungai mengalir selalu.
Segala sesuatu menjemukan, sehingga tak terkatakan oleh manusia; mata tidak kenyang melihat, telinga tidak puas mendengar.


Ketika seseorang mengalami hal-hal yg konstan dalam jangka panjang, maka ia pasti akan merasa jemu.

Nah, mungkin ada diantara Anda yang spontan berkata dalam hati :
'Seandainya saya bisa bersenang-senang dengan banyak uang, bepergian kemanapun saya suka berdampingan dengan orang yang saya sayangi, makan apapun yang saya mau, lihat apapun yang saya inginkan, maka saya tidak akan pernah jemu.'

Benarkah demikian?

Kebetulan Salomo yang bijak pun sudah pernah mencobanya dan Anda bisa yakin bahwa ia telah mencoba semuanya, karena hartanya berlimpah ruah.


Pkh 2:3-10
Aku menyelidiki diriku dengan menyegarkan tubuhku dengan anggur, --sedang akal budiku tetap memimpin dengan hikmat--,dan dengan memperoleh kebebalan, sampai aku mengetahui apa yang baik bagi anak-anak manusia untuk dilakukan di bawah langit selama hidup mereka yang pendek itu.
Aku melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, mendirikan bagiku rumah-rumah, menanami bagiku kebun-kebun anggur;
aku mengusahakan bagiku kebun-kebun dan taman-taman, dan menanaminya dengan rupa-rupa pohon buah-buahan;
aku menggali bagiku kolam-kolam untuk mengairi dari situ tanaman pohon-pohon muda.
Aku membeli budak-budak laki-laki dan perempuan, dan ada budak-budak yang lahir di rumahku; aku mempunyai juga banyak sapi dan kambing domba melebihi siapapun yang pernah hidup di Yerusalem sebelum aku.
Aku mengumpulkan bagiku juga perak dan emas, harta benda raja-raja dan daerah-daerah. Aku mencari bagiku biduan-biduan dan biduanita-biduanita, dan yang menyenangkan anak-anak manusia, yakni banyak gundik.
Dengan demikian aku menjadi besar, bahkan lebih besar dari pada siapapun yang pernah hidup di Yerusalem sebelum aku; dalam pada itu hikmatku tinggal tetap padaku.
Aku tidak merintangi mataku dari apapun yang dikehendakinya, dan aku tidak menahan hatiku dari sukacita apapun, sebab hatiku bersukacita karena segala jerih payahku. Itulah buah segala jerih payahku.
Ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin; memang tak ada keuntungan di bawah matahari.

Walau Salomo membangun hal-hal megah dan memuaskan diri dengan apapun yang ia senangi, Salomo tetap berkata bahwa itu adalah kesia-siaan.

Pkh 2:1-2
Aku berkata dalam hati: "Mari, aku hendak menguji kegirangan! Nikmatilah kesenangan! Tetapi lihat, juga itupun sia-sia."
Tentang tertawa aku berkata: "Itu bodoh!", dan mengenai kegirangan: "Apa gunanya?"


Hal-hal yang sifatnya di bawah matahari adalah suatu kesia-siaan.

Menarik sekali bahwa dalam hikmatnya yang luar biasa, Salomo menggunakan istilah 'di bawah matahari'.
Jika segala sesuatu di bawah matahari adalah sia-sia, maka apakah yang tidak sia-sia?

---------

Seorang bijak yang jauh lebih bijaksana dari Salomo mengatakan demikian :

Mat 6:31-33
Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.


Yesus Kristus berkata tentang :
Cari dahulu Kerajaan Allah!

Kerajaan Allah itu berada di atas matahari!

Nas itu tidak hanya berkata tentang kekuatiran, tetapi juga tentang fokus.
Apakah yang menjadi fokus dalam kehidupan kita?
Apakah kita fokus pada perkara di bawah matahari seperti makanan, minuman dan pakaian? Atau bahkan uang?

Salomo telah meraup dan menikmati semuanya itu, tetapi tetap baginya adalah sia-sia.

Ataukah kita fokus pada perkara di atas matahari, yaitu perkara Kerajaan Allah?

Paulus menjabarkan perkataan Kristus dengan gamblang :

Kol 3:1-2
Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.


---------bersambung---------


Terakhir diubah oleh siip tanggal 11th July 2013, 17:19, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   10th July 2013, 15:04

@Siip

Mohon maaf nyelip dikit, he he he he, karena takut terlupa.

Manusia yang merasa hidupnya tidak berarti, karena manusia itu hanya berorientasi pada hasil akhir. Bukan pada proses. Seorang mahasiswa yang hanya bertujuan lulus dan punya ijazah/gelar, bisa menggunakan segala cara agar lulus. Setelah lulus, ia akan kehilangan arti, karena ternyata ijazah hanyalah selembar kertas. Proses pembelajaran selama kuliah tidak dipandangnya sebagai sesuatu yang harus juga dinikmati.

Manusia yang hanya berorientasi pada hasil, imannya tidak akan bertumbuh. Manusia yang hanya bersyukur kalau dia sudah kaya raya, sudah berkedudukan tinggi, sementara proses panjang dan jatuh bangun tidak ia syukuri.

Kira kira seperti itu, bukan pendeta siip, silahkan lanjutkan tulisan menarik ini.

Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama
avatar

Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   10th July 2013, 15:33

bruce wrote:
@Siip

Mohon maaf nyelip dikit, he he he he, karena takut terlupa.

Manusia yang merasa hidupnya tidak berarti, karena manusia itu hanya berorientasi pada hasil akhir. Bukan pada proses. Seorang mahasiswa yang hanya bertujuan lulus dan punya ijazah/gelar, bisa menggunakan segala cara agar lulus. Setelah lulus, ia akan kehilangan arti, karena ternyata ijazah hanyalah selembar kertas. Proses pembelajaran selama kuliah tidak dipandangnya sebagai sesuatu yang harus juga dinikmati.

Manusia yang hanya berorientasi pada hasil, imannya tidak akan bertumbuh. Manusia yang hanya bersyukur kalau dia sudah kaya raya, sudah berkedudukan tinggi, sementara proses panjang dan jatuh bangun tidak ia syukuri.

Kira kira seperti itu, bukan pendeta siip, silahkan lanjutkan tulisan menarik ini.

Syalom

Bisa jadi Bro.
Tulisan ini masih bsambung krn saya lagi ada kerjaan di kantorrrrr..........
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   10th July 2013, 15:46

siip wrote:
bruce wrote:
@Siip

Mohon maaf nyelip dikit, he he he he, karena takut terlupa.

Manusia yang merasa hidupnya tidak berarti, karena manusia itu hanya berorientasi pada hasil akhir. Bukan pada proses. Seorang mahasiswa yang hanya bertujuan lulus dan punya ijazah/gelar, bisa menggunakan segala cara agar lulus. Setelah lulus, ia akan kehilangan arti, karena ternyata ijazah hanyalah selembar kertas. Proses pembelajaran selama kuliah tidak dipandangnya sebagai sesuatu yang harus juga dinikmati.

Manusia yang hanya berorientasi pada hasil, imannya tidak akan bertumbuh. Manusia yang hanya bersyukur kalau dia sudah kaya raya, sudah berkedudukan tinggi, sementara proses panjang dan jatuh bangun tidak ia syukuri.

Kira kira seperti itu, bukan pendeta siip, silahkan lanjutkan tulisan menarik ini.

Syalom

Bisa jadi Bro.
Tulisan ini masih bsambung krn saya lagi ada kerjaan di kantorrrrr..........

 thumb up

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama
avatar

Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   10th July 2013, 17:33

Kerjaan belum selesaiiii....wuahhhhh
Bisa-bisa besok baru lanjoettt
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator
avatar

Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   10th July 2013, 17:58

Mantap. Orang-orang sekitar agak bermalasan dengan alasan puasa, Siip bekerja keras. Puji Tuhan.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama
avatar

Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   10th July 2013, 18:09

Krn saya ngga puasa brooooo
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama
avatar

Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   10th July 2013, 18:10

Udah slesai kerjaan, tp mau pulang.
Lanjoet besok nyah
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Ragam Pengajaran   

Kembali Ke Atas Go down
 
Ragam Pengajaran
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 12Pilih halaman : 1, 2, 3 ... 10, 11, 12  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Ruang Antar Kristen (Khusus Penganut Kristen Trinitarian) :: Alkitab-
Navigasi: