Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Pengebom Lockerbie Koma

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Pengebom Lockerbie Koma   29th August 2011, 10:44

Quote :
Pengebom Lockerbie Koma
Josephus Primus | Senin, 29 Agustus 2011 | 10:31 WIB

KOMPAS.com - Di tengah masih berkecamuknya aksi kekerasan terkait pelengseran pemimpin Libya Moammar Khadafy, terpidana pengebom Lockerbie, Abdel Baset Ali al-Megrahi, ditemukan dalam keaadan koma di Tripoli. Al-Megrahi tengah dalam perawatan oleh keluarganya. Kini, sebagaimana warta AP dan AFP pada Senin (29/8/2011), ia sangat tergantung pada tabung oksigen dan infus. "Keluarga hanya memberi dia oksigen. Tak ada pula yang memberi kami saran," kata putra Megrahi, Khaled.


Secara resmi, Megrahi masih tetap merupakan tahanan Skotlandia yang dibebaskan dan berstatus tahanan rumah. Makanya, ia harus melakukan kontak secara teratur dengan dewan kota East Renfrewshire, Skolandia.

Khaled juga mengatakan pihak keluarga tak bisa menghubungi dokter. "Kami tak punya telepon untuk menghubungi siapa pun," imbuh Khaled.

Al-Megrahi adalah satu-satunya yang dinyatakan bersalah lewat pengadilan sehubungan dengan pengeboman pesawat Pan Am di atas Lockebie, Skotlandia, pada 1988. Pada 2001 dia dijatuhi hukuman penjara di Skotlandia karena pengeboman yang menewaskan 270 orang tersebut.

Namun, dia dibebaskan dari tahanan Skotlandia delapan tahun kemudian atau pada 2009 dengan alasan kesehatan. Lantaran pembebasan itu, memang muncul seruan agar dikembalikan ke tahanan di Inggris atau menghadapi pengadilan di Amerika Serikat.

Akan tetapi, pemimpin kelompok oposisi yang saat ini menguasai sebagian besar ibu kota Tirpoli- mengatakan tidak ingin mengekstradisinya.

Para pejabat Skotlandia sudah berupaya menghubungi dia setelah kelompok oposisi menguasai sebagian besar Tripoli.

Spekulasi

Secara resmi, Megrahi masih tetap merupakan tahanan Skotlandia yang dibebaskan dan berstatus tahanan rumah. Makanya, ia harus melakukan kontak secara teratur dengan dewan kota East Renfrewshire, Skolandia.

Sebelumnya, pada Jumat (26/8/2011), pemerintah Skotlandia mengatakan jadwal waktunya untuk menghubungi pihak berwenang memang belum jatuh tempo. Tapi, pihak East Renfrewshire yang mengambil prakarsa untuk melakukan kontak.

Setelah munculnya laporan CNN bahwa dia ditemukan dalam keadaan koma, dewan kota East Renfrewshire mengeluarkan pernyataan bahwa mereka melakukan kontak dengan keluarga al-Megrahi pada akhir pekan. Menurut dewan itu, Al-Megrahi tidak melanggar tahanan rumah. "Spekulasi tentang al-Megrahi dalam beberapa hari ini sangat tidak membantu, tidak diperlukan, dan merupakan informasi yang salah," tulis penyataan itu.

"Seperti yang selalu dinyatakan, al-Megrahi sedang sekarat karena sakit dan menyangkut kondisi medisnya sebaiknya dibiarkan tetap pada situasi itu," menurut pernyataan itu.

"Semua perubahan dalam situasi al-Megrahi merupakan isu yang akan didiskusikan dengan Dewan Transisi Nasional sebagai pihak berwenang yang punya legitimasi di Libya," kata pernyataan itu.

Sebagian besar korban pengeboman Pan Am adalah warga Amerika Serikat. Makanya, pembebasan al-Megrahi ke Libya oleh Menteri Kehakiman Skotlandia Kenny MacAskill, memicu reaksi keras dari Amerika Serikat.

Mantan duta besar AS untuk PBB John Bolton, mengatakan Megrahi mestinya dijatuhi hukuman mati namun beruntung masih bisa hidup. Bolton mengatakan al-Megrahi mestinya tetap berada di dalam penjara dan meminta agar diekstradisi ke AS. "Bagi saya itu akan menjadi tanda keseriusan pemerintah kelompok oposisi dalam hubungan dengan Amerika Serikat dan Barat, jika mereka menyerahkan Megrahi untuk pengadilan," tuturnya.

"Dia membunuh 270 orang. Dia menghabiskan waktu sekitar 10 tahun di penjara sebelum dibebaskan Inggris. Jika dihitung, itu artinya dia kira-kira berada di penjara selama dua minggu untuk satu orang yang dia bunuh. Dua minggu untuk satu pembunuhan. Itu jauh dari cukup," tambah Bolton.

Sementara itu Stephanie Bernstein -yang suaminya tewas dalam pengeboman itu- mengatakan kematian al-Megrahi akan disesalkan keluarga korban. "Dia merupakan salah satu dari barisan panjang yang saya yakin bertanggung jawab atas pengeboman dan jika dia mati, beberapa pengetahuan tentang apa yang terjadi akan pergi bersamanya," katanya.

Bernstein berharap pemerintahan NTC memiliki tekad untuk mengungkap yang sebenarnya terjadi di balik pengeboman Pan Am 103.

Apalagi yang ingin dilakukan terhadap orang yang sudah renta dan koma pula? Bukankah kondisinya saat inipun sudah merupakan hukuman baginya dan keluarganya? Belum lagi hukuman yang kekal yang siap menantinya dalam waktu dekat.

Memaafkan, jauh lebih baik. Jesus memberi contoh nyata untuk itu.


_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Pengebom Lockerbie Koma   5th September 2011, 14:16

Quote :

Apalagi yang ingin dilakukan terhadap orang yang sudah renta dan koma pula? Bukankah kondisinya saat inipun sudah merupakan hukuman baginya dan keluarganya?
Dikitik-kitik saja telapak kakinya dengan sikat gigi. Hidungnya dicolok-colok dengan kemoceng, agar segera siuman.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
 
Pengebom Lockerbie Koma
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Diskusi Umum :: Berita dan Diskusi Serius Tapi Santai-
Navigasi: