Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Wahyu 8 : 1 - 5

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Wahyu 8 : 1 - 5   14th February 2011, 17:18

Why 8:1 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya.

Why 8:2 Lalu aku melihat ketujuh malaikat, yang berdiri di hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala.

Why 8:3 Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu.

Why 8:4 Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah.

Why 8:5 Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.


Malaikat lain ini di dalam kepercayaan orang Israel adalah malaikat yang tidak punya nama. Kadang kadang ia juga disebut sebagai malaikat perdamaian. Sebab tugas utama dari malaikat ini adalah menjadi perantara antara umat Israel dengan Allah. Kalau umat Israel berdoa, maka malaikat inilah yang dipercaya membawakan doa itu kepada Allah. Demikian pula jika umat Israel melakukan kurban bakaran, maka malaikat ini juga yang membawa kurban itu ke hadapan Allah.

Pada ayat 3 di atas, jelas mezbah yang dimaksud bukanlah mezbah untuk kurban bakaran. Orang tidak lagi membakar binatang di sana. Tidak ada kurban mengurbankan lagi. Tidak ada darah mengalir di sorga. Yang deimaksud dengan kurban adalah kemenyan yang dibakar.

Dan bersama sama dengan kemenyan itu, ternyata doa doa orang kudus juga dianggap sebagai kurban juga. Kurban yang diterima oleh Allah sebagai bukti nyata dari penyerahan diri kita sepenuhnya kepada Allah.
Setiap doa yang dengan sungguh sungguh kepada Tuhan, maka malaikat perdamaian ini membawa doa doa itu kepada Allah sebagai kurban.

Jika pada ayat 1-4, pedupaan dengan asap kemenyan itu dibawa ke atas, dipersembahkan pada Allah, maka pada ayat 5, pedupaan itu seolah olah dibalik, isinya ditumpahkan ke bumi. Dan di bumi dia menjadi halilintar dan gempa bumi. Menjadi malapetaka yang menakutkan.

Dan inilah doa orang orang yang percaya itu, menjadi pedupaan bagi Allah, tetapi abgi bumi dan khususnya dunia yang jahat, dia menjadi malapetaka dan bencana.

Sesuai dengan ucapan Paulus, 'Kalau orang berbuat jahat kepadamu, jangan balas mereka dengan kejahatan' bahkan dikatakan, doakanlah mereka. Balaslah mereka dengan kebaikan. Karena justru doa dan kebaikan yang kita nyatakan kepada mereka itu kemudian menjadi bara di atas kepala mereka. Allah sendiri yang akan membalas perbuatan jahat mereka..

Rupanya pada Wahyu 8 : 5 inilah dinyatakan pembalasan Allah terhadap perbuatan jahat manusia kepada manusia lainnya.
Kembali Ke Atas Go down
willie
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 6
Join date : 22.02.11

PostSubyek: Re: Wahyu 8 : 1 - 5   22nd February 2011, 12:11

Seorang katekumen (baca: bakal bini saya) yg sedang saya dampingi mengikuti katekisasi di paroki saya bertanya: "mengapa membakar dupa? bukankah itu adalah ritual Perjanjian Lama sementara kita adalah umat Perjanjian Baru?"

Sebelum mulai menjelaskan dengan mengutip Wahyu 8 ini, saya mengidungkan Kidung Kerubim yang terdapat dalam Liturgi Yohanes Krisostomos (Chryso = emas, Stomos = mulut) dari abad ke-4 yg berbunyi demikian: "Kita yang secara rahasia MENGGAMBARKAN KERUBIM, mengidungkan kidung Trisuci kepada Sang Tritunggal yang memberi hidup..."

Saya beri penjelasan bahwa Gereja dan hierarki-nya adalah gambaran Kerajaan Allah di bumi. Ibadah yang kita lakukan di bumi ini adalah menggambarkan ibadah para malaikat di surga kepada Allah. Bahwa ibadah kita sama dengan ibadah para malaikat di surga. Nah, sekarang bagaimana cara malaikat di surga berdoa? Dengan menggunakan pendupaan, dengan membakar kemenyan di atas pendupaan yang asapnya membawa naik doa-doa semua umat percaya, termasuk doa kamu juga dibawa naik sebagai persembahan yang harum di depan Allah.

Jadi, siapa yg bilang pendupaan tidak berlaku lagi dalam sistem ibadah Kristen? Para malaikat saja masih pakai pendupaan tuh..
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Wahyu 8 : 1 - 5   22nd February 2011, 14:54

@willie

Betul bro, dari buku yang saya baca, Pdt. Eka Darmaputera juga mengusulkan, bagaimana kalau pendupaan diberlakukan kembali di GKI, karena menurut beliau, memang seperti yang anda sampaikan itu.

Kemana saja bro, baru kelihatan sekarang?

GBU
Kembali Ke Atas Go down
willie
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 6
Join date : 22.02.11

PostSubyek: Re: Wahyu 8 : 1 - 5   24th February 2011, 08:37

sebagai pengamat sepakbola, memang GKI di Jawa sekarang banyak diplesetkan sebagai Gereja Katolik Indonesia karena, somehow, liturginya sudah berubah menjadi mirip (atau dimirip2kan) sekali dengan GKR.. paling terasa adalah bacaan Mazmur dan Injilnya. Masalahnya, jika mau menghidupkan kembali pendupaan di GKI, emang yg mau didupai apa? Kan meja altar untuk kurbannya saja tarada... Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Wahyu 8 : 1 - 5   24th February 2011, 14:30

Quote :
Kan meja altar untuk kurbannya saja tarada...

Ha ha ha ha, kan bisa juga didupai Alkitabnya bro, di Katolik juga ada acara mendupai Alkitab koq.

Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Wahyu 8 : 1 - 5   Today at 12:53

Kembali Ke Atas Go down
 
Wahyu 8 : 1 - 5
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Ruang Antar Kristen (Khusus Penganut Kristen Trinitarian) :: Ajaran Kristen-
Navigasi: