Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 denominasi? oikumene?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
qhuda
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 49
Join date : 20.06.11
Age : 23
Lokasi : Banten-Yogyakarta

PostSubyek: denominasi? oikumene?   13th January 2012, 01:23

ketika ada perayaan natal di kampus ketua panitia natal ngasih komentar "perayaan natal ini adalah perayaan yang beraliran "karismatik dan oikumene"..
terus ketika saya ngumpul sama temen2, kita ngomongin aliran gereja dsb.. ada komentar temen kalo aliran dari gereja saya bukan protestan denominasi lutheran tapi oikumene (jadi intinya ada dua subabagian dari protestan, yaitu karismatik dan oikumene, tadinya namanya oikumene orthodox cuma sekarang jadi oikumene doang *katanya seperti itu)

serius baru pertama kali denger oikumene itu aliran, denominasi (kira-kira begitulah maksudnya) dalam kristen.. setau saya sih itu maknanya keesaan, kesatuan gereja..

Quote :
Berbicara perihal Oikumene, maka juga harus berbicara mengenai Keesaan gereja. Sebab Oikumene dan Keesaan Gereja mempunyai hubungan yang erat. Tujuan utama dari gerakan Oikumene adalah perwujudan Keesaan Gereja.

Dalam sejarah perwujudan Keesaan Gereja di Indonesia yang memakan waktu yang panjang, maka di dalamnya juga pengertian 'keesaan' mengalami berbagai perkembangan. Hal ini dapat dilihat melalui hasil-hasil sidang raya dan rapat BPL PGI yang sudah diadakan.

Wujud keesaan yang dirindukan dan yang berhasil ditetapkan oleh PGI adalah suatu gereja dengan mempunyai wadah bersama di tingkat lokal, wilayah dan nasional yang dapat berunding, mengambil keputusan bersama; dengan mempunyai satu pengakuan iman dan tata gereja yang berlaku bagi semua; serta setiap gereja saling menerima, saling mengakui sebagai sama-sama wujud pernyataan diri dari gereja Tuhan yang kudus dan am. Namun rumusan mengenai keesaan gereja ini dirasakan lebih menekankan organisasi daripada kesatuan dalam paham atau ajaran.

bingung stadium empat Shocked roll :?: ada yang bisa bantu ngasih pencerahan?
thanks in advance Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   13th January 2012, 08:22

Sepertinya ada kerancuan pendapat dari rekan anda sis. Karena kemungkinan yang dimaksudkannya adalah Protestan (arus utama) dan Karismatik (yang sebanarnya protetan juga). Seperti kita tahu, bahwa untuk sebagian Protestan (terutama Calvinist) mereka merasa sedikit 'kurang nyaman' disamakan dengan Protestan beraliran Karismatik, begitu juga sebaliknya. Karena pada awalnya Karismatik (berawal dari Pantekosta, kemudian menjadi Bethel dan Bethany dst) memang belum masuk ke dalam PGI. Walau sekarang GBI sudah masuk dalam PGI, rupanya 'sisa-sisa' perasaan berbeda masih ada.

Walau sebenarnya gerakan Oikumene adalah gerakan untuk mempersatukan gereja gereja, seperti tertulis di bawah ini.

In the twentieth century, the term has been employed to refer to Ecumenism, the promotion of unity or cooperation between distinct religious groups within Christianity. Within this context, it has been suggested there exists (or shall exist in the future) a single believing community amongst the various different Christian groups. This definition—and its presuppositions—is not accepted by every Christian group. The work of ecumenism takes place in the form of negotiations conducted between committees of various denominations and also through the deliberations of inter-denominational organizations such as the World Council of Churches. Relevant issues include Baptism, the Eucharist and Ministry.


Malahan, secara lebih global lagi, gerakan Oikumene (Ecumenism) adalah gerakan untuk kembali menyatukan Gereja yang satu, Kudus dan Apostolik.




_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   13th January 2012, 10:13

Damai bagimu qhuda.

Senang mengetahui qudha memperhatikan hal-hal tersebut. Banyak hal yang mengejutkan bagi tiap orang kalau mencermati. Mungkin karena banyak perbedaan-perbedaan atas apa yang telah diketahui seseorang dengan apa yang diketahui orang lain dan dengan apa yang sebenarnya terjadi. Teruslah mencermati, akan sangat banyak pengetahuan baru.

qhuda wrote:
...serius baru pertama kali denger oikumene itu aliran, denominasi (kira-kira begitulah maksudnya) dalam kristen.. setau saya sih itu maknanya keesaan, kesatuan gereja..

Satu pertanyaan qhuda pada trit ini sudah terjawab dengan baik oleh Bruce. Kalau ada pertanyaan-pertanyaan lainnya menyangkut kekristenan, mungkin kawan-kawan di forum ini bisa saling berbagi.

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
qhuda
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 49
Join date : 20.06.11
Age : 23
Lokasi : Banten-Yogyakarta

PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   13th January 2012, 10:42

hmh agak lucu kedengerannya kalo salah persepsinya itu nimpa bukan satu dua orang aja ahahah
satu topik lagi kemarin itu masalah pembabtisan, kata temen saya yang gerejanya di gereja karismatik itu (gkkd) sebelum ada babtisan selam (kami lagi ngomongin babtisan selam dan percik, perbedaannya dimana babtisan selam mempunya plus dari percik karen dilakukan atas kehendak penuh dari yang mau dibabtis) ada istilah babtisan roh kudus, tapi sekali lagi saya juga ga ga ngerti konteks dia disini apa.. apa konteksnya kalo orang babtis selam itu pasti dapet babtis roh kudus ato apa.. Shocked

ngomong-ngomong perbedaan paling fundamental dari karismatik dan aliran protestan yang lebih lama apa ya? (selain bahasa rohnya yang tebel banget itu)
ada pengalaman juga waktu semasa sma belajar agama di gbi dia selalu bilang saya aliran protestan murni dan ya gamau karismatik dibilang protestan..

*maaf kebanyakan curhat dan cerita ahahh Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   13th January 2012, 12:03

Damai bagimu qhuda.
qhuda wrote:
satu topik lagi kemarin itu masalah pembabtisan, kata temen saya yang gerejanya di gereja karismatik itu (gkkd) sebelum ada babtisan selam (kami lagi ngomongin babtisan selam dan percik, perbedaannya dimana babtisan selam mempunya plus dari percik karen dilakukan atas kehendak penuh dari yang mau dibabtis) ada istilah babtisan roh kudus, tapi sekali lagi saya juga ga ga ngerti konteks dia disini apa.. apa konteksnya kalo orang babtis selam itu pasti dapet babtis roh kudus ato apa.. Shocked

ngomong-ngomong perbedaan paling fundamental dari karismatik dan aliran protestan yang lebih lama apa ya? (selain bahasa rohnya yang tebel banget itu)
ada pengalaman juga waktu semasa sma belajar agama di gbi dia selalu bilang saya aliran protestan murni dan ya gamau karismatik dibilang protestan.. Very Happy
Weisss... ternyata qhuda alumnus SMA GBI, atau setidaknya, pernah belajar disana ya? Salam hormat buatmu. Saya tidak tahu dimana itu, hehhehheee... maaf ya?

Ketepatan saya tidak mendalami tentang baptisan, dan saya bukan penganut kharismatik atau protestan. Tapi jangan bilang siapa-siapa ya? Itu rahasia kita berdua saja. Meski saya pengikut Kristus, tapi saya tidak punya buku doktrin Gereja. Jadi, doktrin mengenai baptisan tidak saya ketahui. Yang pasti, di Injil dikatakan bahwa Yesus mengamanatkan kepada para pengikutNya untuk mewartakan Injil sampai ke ujung bumi, dan membaptis semua bangsa dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus. Tentang tatacara pembaptisannya, sepanjang yang saya ketahui, tidak diuraikan dengan detil.

Maafkan, saya ingin menjawab pertanyaan qhuda dengan nalar saja. Perbedaan babptis percik dan baptis selam, yang tampak nyata adalah dalam hal luas permukaan kulit yang menerima baptisan, Penerima baptis percik, hanya sebagian kecil permukaan kulitnya yang basah oleh air baptis. Sementara pada baptis selam, seluruh permukaan kulitnya, bahkan yang terbungkus pakaian dalampun akan basah.

Tentang dapat Roh Kudus atau tidak, tidak kelihatan secara kasat mata. Sebab, yang namanya Roh, tidak dapat diindrai, to? Namun, dari segi keimanan, pasti dapat, sebab baptisan itu sendiri diatasnamakan Bapa, Anak, dan Roh Kudus.

Begitu menurut saya qhuda. Semoga partisipan lain yang lebih mengetahuinya mau ber-sharing ria, buat bagi-bagi pengetahuan.

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara


Terakhir diubah oleh Husada tanggal 13th January 2012, 17:57, total 1 kali diubah (Reason for editing : salah ketik)
Kembali Ke Atas Go down
qhuda
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 49
Join date : 20.06.11
Age : 23
Lokasi : Banten-Yogyakarta

PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   13th January 2012, 14:14

heheh bukan alumnus gbi.. cuma kan smanya negeri. ga ada pendidikan agama kristen gitu. jadi ya harus ke gereja belajarnya Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   13th January 2012, 18:08

Oo... begitu. Yang saya tangkap, qhuda dan teman-teman setingkat kelas sama dari berbagai sekolah, belajar bersama di GBI, begitu? Tapi kalau begitu, mengapa ada perbedaan pemahaman? Atau mungkin dari gereja yang ini menafsirkan baptisan begini, gereja yang itu menafsirkan baptisan begitu, gereja yang sono menafsirkan baptisan begono, gitu?

Menurut pemahaman saya pribadi, bukan doktrin juga lho, ya? Sepanjang baptisan itu dilaksanakan dengan materi air, dan dibaptis atas nama Bapa, dan Anak/Putera, dan Roh Kudus, nilainya sama, yaitu untuk menjalankan amanat Yesus Kristus. Tapi, mungkin saja ada kelompok yang mengutamakan prosesinya, atau tata liturginya, atau yang lain-lain, sehingga menihilkan metode lain.

Saya pernah mengalami, ketika hendak pindah kelompok, di kelompok yang akan saya masuki itu dinyatakan baptisan saya yang dulu tidak sah, maka kalau mau jadi anggota kelompok baru, harus dibaptis ulang. Batal deh.

Ei... kenapa kita membahas baptisan jadinya? Sudah BTT.

Damai bagimu qhuda.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
qhuda
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 49
Join date : 20.06.11
Age : 23
Lokasi : Banten-Yogyakarta

PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   14th January 2012, 05:43

Husada wrote:
Oo... begitu. Yang saya tangkap, qhuda dan teman-teman setingkat kelas sama dari berbagai sekolah, belajar bersama di GBI, begitu? Tapi kalau begitu, mengapa ada perbedaan pemahaman? Atau mungkin dari gereja yang ini menafsirkan baptisan begini, gereja yang itu menafsirkan baptisan begitu, gereja yang sono menafsirkan baptisan begono, gitu?

iyap begitu.. mungkin begitu penafsirannya, saya juga bingung ini kenapa menegnai baptis kayanya agak ada perbedaan. iya ga sih? Shocked :?:

Quote :
Saya pernah mengalami, ketika hendak pindah kelompok, di kelompok yang akan saya masuki itu dinyatakan baptisan saya yang dulu tidak sah, maka kalau mau jadi anggota kelompok baru, harus dibaptis ulang. Batal deh.
yup. ini juga pointnya.. temen saya yang nerima baptisan selam d gkkd ini sebelumnya uda pernah baptis juga (baptis percik) alasan dia katanya dia uda milih jalan sendiri gereja mana tempat dia bakal bertumbuh (dia baptis percik di gereja orang tuanya)..
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   14th January 2012, 11:13

Damai bagimu qhuda.

Setelah saya pikir-pikir, ternyata, meski diskusi kita berkisar di
baptisan dan hal-hal lainnya tentang persamaan atau perbedaan
antardenominasi, masih pada tempatnya. Wong salah satu pembeda
antardenominasi ya dari pola baptisan to? Okelah lanjut.

Tentang ini,
qhuda wrote:

yup. ini juga pointnya.. temen saya yang nerima baptisan selam d gkkd ini sebelumnya uda pernah baptis juga (baptis percik) alasan dia katanya dia uda milih jalan sendiri gereja mana tempat dia bakal bertumbuh (dia baptis percik di gereja orang tuanya).
Apa yang ingin qhuda gali?

Tapi sebelumnya, tentang teman qhuda itu, bagi saya, masih sangat sedikit informasinya sehingga kalau mau saya komentari, paling hanya komentar-komentar ringan saja.

Saya asumsikan bahwa teman qhuda itu menerima baptis percik ketika dia masih kanak-kanak, dihantar oleh orang tuanya. Kepadanya diterimakan baptis percik. Dengan kata lain, pada saat menerima baptisan percik itu, dia belum mengerti seratus persen. Hanya karena dia masih kanak-kanak, maka dia menyerahkan kepada orang tuanya mengenai keputusan akan baptis atau tidak.

Menurut informasi qhuda, "Dia uda milih jalan sendiri gereja mana tempat dia bakal bertumbuh," saya artikan bahwa baptis percik yang dulu diterimanya bukan pilihannya melainkan pilihan orang tuanya. Setelah dia bertimbang-timbang dengan menggunakan akal budinya, akhirnya dia memutuskan untuk mengikuti kata hatinya, memilih gereja yang mengakui baptis selam, dan tidak mengakui baptis percik. Dia gunakan kemerdekaannya.

Namun, saya menyimpulkan bahwa 'ada sesuatu' yang dipahaminya sehingga dia juga ikut menyatakan bahwa baptis percik yang telah diterimanya dulu adalah tidak sah. Saya kira, teman qhuda itu memang bebas mengutarakan pemahamannya mengenai hal tersebut. Apapun alasannya, sesuai atau tidak sesuai dengan pemahaman umum, dia merdeka. Dalam hal ini, sangat sedikit informasi yang tersaji, sehingga kajian kita juga menjadi terbatas.

Namun, saya ingin mengutarakan pikiran saya tentang hal tersebut. Amanat Yesus Kristus kepada para pengikutNya ialah, kira-kira, "Pergilah, dan wartakanlah Injil sampai ke ujung bumi, jadikanlah seluruh bangsa muridKu, dan baptislah mereka dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus." Yesus sendiri, sepanjang yang saya ketahui dari pengajaran yang saya terima, tidak memberi juklak (petunjuk pelaksanaan) dan juknis (petunjuk teknis) pembaptisan itu. Jadi, menurut yang saya pahami, apakah pembaptisan itu dilakukan dengan selam, atau percik, atau renang, tidak mengeliminir substansi pembaptisan itu, bahwa orang yang menerima baptisan, sudah menjadi pengikut Yesus Kristus.

Menjadi pengikut Yesus Kristus karena baptisan, menurut pemahaman saya, bukan jaminan untuk memperoleh keselamatan abadi, karena untuk keselamatan abadi harus melalui penghakiman oleh Yesus Kristus di kesudahan jaman. Tapi, baptisan merupakan syarat awal untuk tercatat sebagai pengikut Kristus. Bila penerima baptisan setia pada baptisannya sampai akhir jaman, maka dia termasuk pewaris keselamatan abadi.

Kalau penerima baptisan itu 'menghilangkan' nilai baptisannya dengan berkata dan berbuat seenaknya sendiri, maka keselamatan yang ada berkat baptisan itu, akan hilang. Contoh ekstrim ialah Yudas Iskariot (meski tidak dikisahkan dalam Alkitab -sepanjang pengetahuan saya lho- tentang baptisan para murid Yesus). Tentang Yudas, kalau tidak salah, Yeus bilang, "Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan". Padahal, Yesus sendiri yang merekrut Yudas Iskariot menjadi pengikutNya, bahkan kalau tidak salah, Yudas Iskariot dipercaya sebagai bendahara kelompok pengikut Yesus.

Nah, itu sedikit pemahaman saya atas teman qhuda itu. Jika qhuda berpikiran tidak sama dengan saya, betapa indahnya kita ber-sharing ria. Setuju?

Damai bagi LTBers.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
qhuda
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 49
Join date : 20.06.11
Age : 23
Lokasi : Banten-Yogyakarta

PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   14th January 2012, 12:11

Quote :
Saya asumsikan bahwa teman qhuda itu menerima baptis percik ketika dia masih kanak-kanak, dihantar oleh orang tuanya. Kepadanya diterimakan baptis percik. Dengan kata lain, pada saat menerima baptisan percik itu, dia belum mengerti seratus persen. Hanya karena dia masih kanak-kanak, maka dia menyerahkan kepada orang tuanya mengenai keputusan akan baptis atau tidak.

Menurut informasi qhuda, "Dia uda milih jalan sendiri gereja mana tempat dia bakal bertumbuh," saya artikan bahwa baptis percik yang dulu diterimanya bukan pilihannya melainkan pilihan orang tuanya. Setelah dia bertimbang-timbang dengan menggunakan akal budinya, akhirnya dia memutuskan untuk mengikuti kata hatinya, memilih gereja yang mengakui baptis selam, dan tidak mengakui baptis percik. Dia gunakan kemerdekaannya.

yup.. tapi saya gatau konteksnya dia pindah gereja sampe ke baptis selam ataukah percik.. mungkin hanya sebatas pemahaman terhadap iman dan kenyamanan beribadah digereja mana.. seingat dan apa yang saya nalar sih seperti ini..

cuma ya memang point baptis ini saya ga pernah ngerti ya -__-
ada yang aturannya belum baptis ga boleh perjamuan kudus lah, ada yang boleh asal sudah percaya lah..

dan lagi jika esensinya sama, menerima Yesus dan dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus kenapa harus ada baptis ulang? boleh ya baptis ulang kaya gitu? apa memang ga ada aturan jelas tentang ini ya.. Shocked Shocked Shocked


Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   14th January 2012, 15:19

qhuda wrote:
yup.. tapi saya gatau konteksnya dia pindah gereja sampe ke baptis selam ataukah percik.. mungkin hanya sebatas pemahaman terhadap iman dan kenyamanan beribadah digereja mana.. seingat dan apa yang saya nalar sih seperti ini..

cuma ya memang point baptis ini saya ga pernah ngerti ya -__-
ada yang aturannya belum baptis ga boleh perjamuan kudus lah, ada yang boleh asal sudah percaya lah..

dan lagi jika esensinya sama, menerima Yesus dan dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus kenapa harus ada baptis ulang? boleh ya baptis ulang kaya gitu? apa memang ga ada aturan jelas tentang ini ya.. Shocked Shocked Shocked
Damai bagimu qhuda.

Saya juga belum pernah mendalami tentang seluk-beluk baptisan ini. Menurut pemahaman saya, di posting sebelum ini sudah saya utarakan, sepanjang yang saya tahu dari ajaran yang saya terima, Yesus Kristus tidak memberikan juklak dan juknis baptisan itu. Jadi saya pikir, sepanjang dibaptis dengan air, dan dalam format atas/dalam nama Bapa, dan Anak/Putera, dan Roh Kudus, itu sudah memenuhi amanat Yesus Kristus mengenai baptisan itu.

Tentang baptis dulu baru boleh ikut perjamuan, saya lebih cenderung sepakat pada dibaptis dulu baru boleh ikut perjamuan. Karena, menurut yang saya pahami, perjamuan itu dilakukan oleh Yesus bersama muridNya. Para murid itu adalah hasil rekrutan Yesus sendiri, artinya, murid itu lebih dahulu direkrut, kemudian ikut melaksanakan perjamuan yang diselenggarakan sebelum Yesus disalibkan di Kalvari. Jadi, menurut pemahaman saya, memang saya lebih condong mengikuti pikiran yang mengatakan, baptis dahulu kemudian ikur perjamuan.

Tentang baptis ulang, saya juga tidak sepakat. Karena itu pula dulu, salah satu faktor penyebab, maka saya tidak jadi berubah kelompok. Dengan baptis ulang, seolah-olah baptis yang dulu tidak sah. Padahal, baik percik, atau selam, dilaksanakan atas/dalam nama Bapa, dan Anak/Putera, dan Roh Kudus. Tritunggal pada baptis percik adalah Tritunggal yang sama pada baptis selam.

Tentang aturan, saya pikir, masing-masing kelompok bebas-bebas saja menentukan aturannya, selama disepakati bersama. Kemudian aplikasinya, ya sama-sama dilaksanakan secara konsisten. Namun, menurut pemikiransaya juga, betapa baiknya kalau menelusur sampai ke awalnya, bagaimana baptisan itu seharusnya. Dan kalau mungkin diringkaskan tanpa mengurangi esensinya, kenapa tidak?

Okeh. Sampai sejauh ini, qhuda belum mengutarakan pemahaman qhuda tentang apa yang kita diskusikan. Tapi memang cukup menyenangkan berdiskusi dengan qhuda.

Damai bagimu qhuda.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
qhuda
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 49
Join date : 20.06.11
Age : 23
Lokasi : Banten-Yogyakarta

PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   15th January 2012, 10:54

Quote :
Tentang baptis dulu baru boleh ikut perjamuan, saya lebih cenderung sepakat pada dibaptis dulu baru boleh ikut perjamuan. Karena, menurut yang saya pahami, perjamuan itu dilakukan oleh Yesus bersama muridNya. Para murid itu adalah hasil rekrutan Yesus sendiri, artinya, murid itu lebih dahulu direkrut, kemudian ikut melaksanakan perjamuan yang diselenggarakan sebelum Yesus disalibkan di Kalvari. Jadi, menurut pemahaman saya, memang saya lebih condong mengikuti pikiran yang mengatakan, baptis dahulu kemudian ikur perjamuan.

saya juga lebih condong ke baptis dahulu lalu perjamuan, bukan karena konteks percaya tau engga.. cuma lebih ke konteks kristen yang resmi hehehe Very Happy
apalagi kalo dengan pemahaman teman saya yang memilih baptis di gereja pilihannya yang katanya sudah percaya secara independen .. berarti kalo yang belum baptis padahal sudah cukup umur (baca : dewasa untuk memikirkan kehidupan rohaninya) itu bisa dibilang belum percaya penuh ya.. lalu kenapa diijinkan perjamuan kudus yang tentunya harus percaya penuh :?: :?: ya gag sih???
apa konteksnya itu cukup percaya sajakah Shocked Shocked

Quote :
Tentang baptis ulang, saya juga tidak sepakat. Karena itu pula dulu, salah satu faktor penyebab, maka saya tidak jadi berubah kelompok. Dengan baptis ulang, seolah-olah baptis yang dulu tidak sah. Padahal, baik percik, atau selam, dilaksanakan atas/dalam nama Bapa, dan Anak/Putera, dan Roh Kudus. Tritunggal pada baptis percik adalah Tritunggal yang sama pada baptis selam.

Tentang aturan, saya pikir, masing-masing kelompok bebas-bebas saja menentukan aturannya, selama disepakati bersama. Kemudian aplikasinya, ya sama-sama dilaksanakan secara konsisten. Namun, menurut pemikiransaya juga, betapa baiknya kalau menelusur sampai ke awalnya, bagaimana baptisan itu seharusnya. Dan kalau mungkin diringkaskan tanpa mengurangi esensinya, kenapa tidak?

ini juga saya setuju Very Happy kalo ga ada aturan jelas tentang teknisnya harusnya semua metode sah selama dalam trinitas.. kalo ada alasan baptis selam mau ngikut cara yesus dibaptis ya harusnya selamnya di sungai bukan dikolam hehehehe dan harusnya juga disungai yordan bukannya di sembarang sungai hehehe Very Happy lagian toh sejauh yang saya baca, konteks sebatas mana yesus diceburkan
ke sungainya juga belum jelas. iya gasih? Shocked
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   15th January 2012, 11:10

St. Thomas membedakan hal yang secara esensial diperlukan dalam Pembaptisan, dan hal yang tidak esential, yang disebutnya sebagai ‘accidental’.

Pembedaan ini memang berdasarkan pengertian filosofis, untuk menangkap essensi dari sesuatu. Jika diterapkan dalam konteks manusia, maka 1) pada hakekatnya manusia adalah mahluk yang mempunyai tubuh dan jiwa, diciptakan sesuai dengan gambaran Allah dan mempunyai akal budi dan kehendak bebas, 2) soal tinggi dan berat badannya, warna kulit dan bangsa, dst, adalah ‘accidental’.
Dalam hal Pembaptisan, yang terpenting adalah unsur pembasuhan/ pencucian, untuk menandai pembersihan rohani (interior) terhadap dosa-dosa, sedangkan caranya adalah ‘accidental‘.

Apa yang merupakan sesuatu yang tidak utama/accidental yang ada pada suatu benda tidak dapat mengubah hakekat/ esensi benda itu. Sekarang, pembasuhan/ pencucian tubuh adalah sesuatu yang esensial pada Pembaptisan: maka Pembaptisan dikatakan sebagai ‘yang menyucikan dengan memandikan’ seperti yang ditulis dalam Efesus 5:26, “…Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman.” [atau 'laver' dalam bahasa Inggris] Namun, bahwa pembasuhannya dilakukan dengan cara ini atau itu, adalah sesuatu yang tidak utama/ accidental. Maka akibatnya, perbedaan cara ini tidak menghancurkan kesatuan makna Pembaptisan.

Dalam Sakramen Pembaptisan, air digunakan untuk pembasuhan tubuh, untuk menandai pencucian rohani dari dosa-dosa. Sekarang pencucian/ pembasuhan dapat dilakukan dengan air, tidak saja dengan pencelupan/ selam, tetapi juga oleh percikan atau penuangan air. Dan, meskipun lebih aman dilakukan dengan pencelupan/ selam karena itu lebih umum dilakukan, namun Pembaptisan dapat dilakukan dengan pemercikan/ penuangan, sesuai dengan Yehezkiel 36:25, “Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih” [mencurahkan di sini adalah terjemahan dari kata 'pour', yang juga berarti menuangkan, "I will pour upon you clean water..."] seperti cara Pembaptisan yang telah dilakukan oleh Laurentius yang Terberkati. Dan terutama pada keadaan mendesak: entah karena banyaknya jumlah orang yang dibaptis, seperti yang jelas tertulis dalam Kis 2 dan 4, ketika kita membaca bahwa dalam sehari ada 3000 orang dibaptis, dan pada kesempatan lain 5000 orang, atau jika persediaan air terbatas, atau karena keterbatasan/ kelemahan dari imam yang membaptis yang tidak dapat [tidak kuat] mengangkat katekumen dari dalam air, atau kelemahan dari katekumen yang kehidupannya [kesehatannya] dapat terancam dengan pembaptisan selam. Maka, kita harus menyimpulkan bahwa Pembaptisan selam tidak mutlak untuk Pembaptisan.

Sedangkan baptis, selayaknya hanya satu kali dilakukan, baptis seseorang yang sebelumnya telah menerima baptis (entah selam atau percik), sejauh dilakukan oleh orang yang memiliki otoritas dan dilakukan dengan 'dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus' maka tidak perlu seseorang mendapatkan baptis ulang. Kalau pengajaran sesuai dengan denom barunya tentu diperlukan.

Ef 4:5 satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,

Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   16th January 2012, 15:41

Terima kasih Bruce. Semakin teguh deh pemahaman saya.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: denominasi? oikumene?   Today at 12:56

Kembali Ke Atas Go down
 
denominasi? oikumene?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Ruang Antar Kristen (Khusus Penganut Kristen Trinitarian) :: Ajaran Kristen-
Navigasi: