Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3  Next
PengirimMessage
heinskle
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 326
Join date : 04.12.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   13th February 2012, 00:53

Silancah wrote:


Saya menjadi pihak pertama yang tidak setuju dengan tindakan di atas.

Urusan ini adalah antara masyarakat setempat yang kehilangan tempat ibadahnya dan manajemen Emerald Green yang seharusnya diselesaikan antara mereka saja.
Tidak usah membawa2 etnis atau agama lain yang tidak ada sangkut pautnya.

Saya rasa mayoritas umat Islam dan ulama2 di negeri kita yang tercinta ini akan sependapat dengan saya.
Dan inilah sikap Islam yang sesungguhnya.
Mohon maaf bila memang ada oknum2 yang tengil seperti itu... semoga aparat dan ulama/masyarakat Islam di sana bisa meredam pemikiran2 yang menyimpang ini.

hahaha...@ Silancah,

Boleh juga tuh acting 'Hero' anda, sebagai pro-netral....

Tapi sayang bro...para ulama2 anda tidak sependapat dengan anda, bahkan mereka yg berdiri paling depan dengan mikrophone-nya, bahkan sampe2 berdiri diatas bus / truk.

Perlu bukti ? Lihat aja siaran di-TV. bahkan suaranya yang paling keras.
Apakah itu sikap islam yg sesungguhnya ? d\'oh

well....well....well....
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   13th February 2012, 09:21

bruce wrote:
Quote :
Apa kalau ada orang kristen tertangkap lalu ke pengadilan memakai kalung salib, itu juga menurut anda melecehkan agama mas?

Sebenarnya, bisa dilihat/dibandingkan dengan kesehariannya mas. Jka sehari hari ia memakai kalung salib (jilbab) dan ketika di pengadilan memakainya juga, maka tidak terkesan melecehkan. Tetapi, kalau sehari hari tidak pernah memakai atribut agam (kalung salib/baju muslim) tetapi apda pengadilan pakai (kalung salib segeda gajah/baju muslim), itu sih sudah melecehkan. Itu menurut saya, bagaimana menurut anda mas?

Kalau saya rasa, mereka bukan ada maksud tuk melecahkan agama.

Siapapun yg merasa mendapatkan masalah besar pasti akan selalu ingin dekat dengan Tuhannya.
Mungkin dengan pakaian yg mereka kenakan bisa mendekatkan diri mereka kepada Tuhannya. dan merak bisa benar2 tobat didlm penjara nanti.

Kita mungkin melihat mereka sebagai penjahat, tapi bagaimana kalau kita pada posisi mereka, segarang2nya preman, tapi kalau sdh melihat terali besi didpn mata, pasti akan nglemprek juga.

Jadi sepertinya kita tdk usah memandang negatif akan apa yg mereka kenakan ketika sidang, manusia adalah manusia, naluri tuk ingin mendapat keringanan hukuman atas apa yg mereka lakukan pasti ada.
Keringanan dari hakim maupun keringana dari Tuhannya.



Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   13th February 2012, 10:42

Damai bagi LTBers.
lee_king_kong wrote:

Medan - Sekitar 300 orang dari organisasi
kemasyarakatan Islam kembali menggelar unjuk rasa di depan Hotel Emerald
Garden, Jalan Putri Hijau, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Mereka
mendesak manajemen hotel membangun kembali masjid yang dirobohkan untuk
pengembangan hotel dan perumahan.

Massa yang tergabung dalam
Aliansi Ormas Islam Sumatera Utara Pembela Masjid ini tiba usai salat
Jumat, (3/2/2012). Mereka kemudian berorasi dan membentangkan poster
berisi kecaman di depan hotel.

Ketua Presidium Aliansi Ormas
Islam Sumatera Utara Pembela Masjid, Leo Imsar Adnans, mengatakan
manajemen Hotel Emerald Garden harus membangun kembali Masjid Raudhatul
Islam yang berada di belakang hotel.

"Tindakan penghancuran
masjid-masjid di Kota Medan merupakan indikasi tidak adanya saling
hormat-menghormati antarsesama pemeluk agama di daerah ini," ujar Imsar
dalam pernyataannya.

Jangan sampai, ujar Imsar, tindakan
mengusik SARA yang dilakukan pengembang dengan menghancurkan
masjid-masjid akan menjadi konflik SARA yang berkepanjangan di kota
tersebut.


Aksi yang berjalan tertib itu, dijaga tak
kurang dari 100 polisi dari Polresta Medan. Selain mengakibatkan
kemacetan, aksi demo juga menyebabkan dihentikannya operasional Stasiun
Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Coco yang berada persis di depan
hotel.


Kebetulan berita di Tempat asal saya, :o

Jadi
ceritanya, Mesjid yang sebelumnya diruntuhkan ini merupakan masjid yang
dibangun ditanah milik emerald Garden. Nah, saya tidak begitu perduli
dengan masalah ini sebenarnya. Tapi yang menarik perhatian saya adalah,
ketika Berdemo, para Ormas Islam ini Membawa spanduk yang bertuliskan : 1
Masjid diruntuhkan, 1000 rumah china kami bakar( kebetulan saya etnis
tiong hua). Padahal, belum tentu yang memerintahakan menggusur itu orang
tiong hua :) .
Dan
lagi bisa diliat yang saya bold, apakah segala sesuatu mesti
diselesaikan dengan konflik? dan mengapa harus konflik SARA? mengingat
ini bukanlah masalah agama? dan berdasarkan sumber yang saya baca, pihak
management mengatakan bahwa masjid yang dibangun tidak sesuai dengan UU
dan peruntuhan tesebut pun telah mendapat izin perda( sumbernya blm
bisa saya temukan, ntar saya cari lagi)

Nah, adakah cara menyelesaikan hal ini dengan damai menurut pandangan umat Islam?
Memang mengherankan. Peristiwa ini memperlihatkan bahwa bangunan rumah ibadah yang didirikan tidak sesuai peruntukannya kemudian diruntuhkan oleh pemegang hak atas lahan tempat berdiri rumah ibadah tersebut, melebar akan mengurbankan warga etnis Tiong Hoa. Malah mengancam akan mempertentangkan SARA. Wong pemegang hak atas lahan itu menginginkan lahannya digunakan untuk perluasan area usaha perhotelan, menjadi terbebani tanggung jawab moral kepada warga etnis Tiong Hoa. Hmmm... ada yang salah pada jiwa Sumatera Utara nih.

Dalam hal ini, benarlah pameo, "Ini Medan, bung," yang berkonotasi pada penyelesaian masalah secara jalan pintas. Sumut (Semua Urusan Menggunakan Uang Tunai), mendapat tempat yang tepat. Memprihatinkan.

Padahal, kalau bercermin pada peristiwa peledakan berbagai gereja sekitar tahun 2000 lalu, seharusnya pelebaran masalah ke arah pertentangan SARA tidak harus menjadi ancaman. Beberapa gereja dibom ketika itu, yahh... para pengikut Kristus tidak mengancam akan membakar rumah warga dari etnis tertentu. Berbeda dengan peruntuhan 1 masjid yang didirikan bukan diatas lahan semestinya, langsung mengancam warga etnis Tiong Hoa.

Kecerdasan warga Sumatera Utara yang pernah dibanggakan Presiden I Soekarno sudah lenyap. Warga Sumatera Utara kian hari kian tidak cerdas. Menarik juga meneliti degradasi mental ini. Siapa mau meneliti?

lee_king_kong wrote:
untuk masalah kasus emerald garden ini, saya belum dapat update nya, tapi dari temen2 sana katanya sich sudah tak ada demo lagi. lagian berita kota sumut sedang teralihkan oleh kebakaran yang menghabiskan 80 rumah lebih Sad
Syukurlah sudah tidak ada demo atas kasus ini. Setidaknya, tidak sampai mengganggu aktivitas masyarakat sekitar yang hendak melalui area sekitar hotel itu. Semoga sudah terselesaikan dengan win win solution.

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   13th February 2012, 12:20

@Husada

Sepertinya tidak semua warga Medan bung. Karenanya harus ditelisik dulu, orang medan yang seperti apa yang tingkah lakunya seperti itu.

He he he he.

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   15th February 2012, 12:33

bruce wrote:
Sepertinya tidak semua warga Medan bung. Karenanya harus ditelisik dulu, orang medan yang seperti apa yang tingkah lakunya seperti itu.
He he he he.
Lha... kalo yang demo itu bukan orang Medan, berarti mereka orang bayaran dong? Didatangkan dari luar Medan untuk berdemo di Medan? Nah, ini aneh juga kalau dikaitkan dengan kejiwaan Medan yang relatif terbuka, dalam arti mengatakan salah itu salah dan mengatakan benar itu benar. Kalau mereka didatangkan dari luar Medan, saya kira, akan segera 'terendus' oleh warga Medan. Kejiwaan Medan Dulu, menurut hemat saya, akan segera mengusir pendatang yang ingin mengacau itu.

Tapi iya juga. Meski secara umum kejiwaan Medan itu menganut fair play, pasti ada saja sempalan yang menyimpang. Nah, sempalan yang menyimpang itu menurut saya yang saya katakan sebagai terkena degradasi mental. Semoga warga Medan yang punya mental terdegradasi hanya minoritas, tidak menular sehingga menjadi dominan. Medan akan menjadi runyam kalau kejiwaan warganya terdegradasi. Memalukan, eh, memilukan.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   15th February 2012, 14:43

Mungkin bukan orang Medan sejati yang tingkah lakunya seperti itu bro. Karena sanak keluarga saya yang orang Medan (lebih tepatnya Pematang Siantar) tingkah lakunya ngga gitu koq, he he he. Karena banyak juga yang mengaku ngaku orang Medan, padahal tidak ada unsur Medannya sama sekali, kecuali logatnya saja, ha ha ha.


_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   15th February 2012, 17:00

bruce wrote:
Mungkin bukan orang Medan sejati yang tingkah lakunya seperti itu bro. Karena sanak keluarga saya yang orang Medan (lebih tepatnya Pematang Siantar) tingkah lakunya ngga gitu koq, he he he. Karena banyak juga yang mengaku ngaku orang Medan, padahal tidak ada unsur Medannya sama sekali, kecuali logatnya saja, ha ha ha.
Hihhihhiii... nyang ngaku anak Siantar alias Siantarmen juga banyak nyang bukan warga Pematangsiantar, melainkan orang sekitar Siantar. Contohnya, ya itu si 'burung bangkai' itu. Ngakunya Siantarmen, tapi pake mewek ketika ditangkap polisi. Hihhihhiii... Ngakunya Siantarmen, tapi tempat lahirnya ketika disorot di TV memperlihatkan Bangun.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   20th February 2012, 09:44

striker wrote:
bruce wrote:
striker wrote:
bruce wrote:
striker wrote:
lee_king_kong wrote:
nah itu dia...berarti mereka bertindak menurut cara mereka sendirikan?

Apakah kalau setiap tindakan orang Islam harus selalu ditanyakan apakah itu menurut atau sesuai dengan syariat Islam atau tidak?

Banyak juga orang Islam yg melakukan Zina, Mabuk, dan makan makanan yg diharamkan, tentu saja mereka bertindak menurut cara mereka sendiri meskipun agama melarang tindakan tersebut. Dan mereka sendiri pula yg akan menanggung akibatnya, baik di dunia maupun di akhirat.


Apakah perasaan anda juga jengkel kalau melihat ulah orang orang beratribut Islam, tetapi melakukan tindakan anarkis?

Karena kalau ada orang bawa bawa salib dan melakukan tindakan anarkis, atau memakai salib tetapi jadi preman, saya merasa agama saya sedang dilecehkan.


Sayapun akan merasakan seperti yg anda rasakan mas.

Gak kebayang jengkelnya, kalau lihat orang pake sorban, bawa tasbeh (rosario), yg kelihatannya alim tapi didepannya ada atau sedang menenggak minuman keras, atau tertangkap sedang berzina ataupun bertindak anarkis.


Nah, dalam hal ini, terus terang, justru agama Islam yang paling banyak disalah gunakan (di Indonesia ya). Jika ada pembunuh, atau penjahat apaah, saat tertangkap, dan diadili, pasti tidak lupa berpakaian cara Muslim, kalau cowo berbaju gamis dan berkopiah putih. Kalau cewe bisa tiba tiba mengenakan jilbab. Padahal tertangkapnya karena tindakan yang sangat jauh dari agama. Coba deh anda perhatikan. Begitu juga si bidadari (angie) yang akan segera sidang, pasti langsung mengenakan busana muslim.

Kalau menurut saya, itu termasuk penyalah gunaan atribut, walau, bisa saja si tertuduh langsung bertobat nasuha, walau kemungkinannya sih kecil ya, he he he.

Salam

mungkin salah satu cara tuk mendapat simpati hakim, biat kelihatan lebih alim dan mendapatkan keringanan hukuman.
Namanya juga usaha mas.. hehehe

Memang sangat disayangkan, ya bro semua.
Saya pun suka gemes kalau lihat orang2 seperti ini ... bawa2 agama dan Tuhan ... sementara kesehari2annya mungkin tidak begitu
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   20th February 2012, 09:55

heinskle wrote:

hahaha...@ Silancah,

Boleh juga tuh acting 'Hero' anda, sebagai pro-netral....

Sebelum melabeli saya sedang acting ... mungkin Anda perlu lihat track record saya sebelumnya.
Tanya juga sama senior2 di sini atau main ke forum2 lain sepeti MyQuran atau Faith Freedom Indonesia/Answering Faith Freedom untuk melihat seperti apa sosok saya yang sesungguhnya.

heinskle wrote:
Tapi sayang bro...para ulama2 anda tidak sependapat dengan anda, bahkan mereka yg berdiri paling depan dengan mikrophone-nya, bahkan sampe2 berdiri diatas bus / truk.

Perlu bukti ? Lihat aja siaran di-TV. bahkan suaranya yang paling keras.
Apakah itu sikap islam yg sesungguhnya ? d\'oh

well....well....well....

Saya jawab tidak .. Islam tidak pernah mendukung hal2 yang menggunakan kekerasan terhadap pihak orang yang tidak(<-- maaf, tadi tidak terketik pada postingan pertama) bersalah (dalam kasus ini etnis Tionghoa). Kalau Anda mau menyempatkan diri membaca dan memahami kitab suci kami, insya Allah, Anda pun akan mendapatkan pemahaman yang sama.


Terakhir diubah oleh Silancah tanggal 20th February 2012, 17:13, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   20th February 2012, 16:56

Silancah wrote:


Sebelum melabeli saya sedang acting ... mungkin Anda perlu lihat track record saya sebelumnya.
Tanya juga sama senior2 di sini atau main ke forum2 lain sepeti MyQuran atau Faith Freedom Indonesia/Answering Faith Freedom untuk melihat seperti apa sosok saya yang sesungguhnya.



Saya jawab tidak .. Islam tidak pernah mendukung hal2 yang menggunakan kekerasan terhadap pihak orang yang bersalah (dalam kasus ini etnis Tionghoa). Kalau Anda mau menyempatkan diri membaca dan memahami kitab suci kami, insya Allah, Anda pun akan mendapatkan pemahaman yang sama.
Saya belum pernah memasuki MyQuran atau Faith Freedom Indonesia/Answering Faith Freedom, tetapi sepanjang melaksanakan beberapa diskusi dengan Silancah, saya berani memberi testimoni, bahwa Silancah seorang penganut amar ma'ruf nahi munkar (ma'af kalau salah eja). Dan saya sadari, kita semua adalah orang-orang terbatas, dimana kalau kita tidak setuju dengan sikap orang yang mengaku seiman dengan kita, tetapi tempat kita cukup berjauhan, maka adalah mustahil bagi kita untuk langsung menjewer telinga orang itu, atau menasehatinya. Maka, kalau Silancah mengaku gemas atas perilaku pendemo di Medan yang 'mengkambinghitamkan' warga Tiong Hoa, sangat bisa diterima akal sehat saya. Jika kita punya pengalaman pahit berdasar pengalaman sendiri atau pengalaman teman-teman yang diperlakukan kurang pas oleh orang yang mengaku sekelompok dengan Silancah, kurang tepat kalau kita mendakwa bahwa itu adalah tanggung jawab Silancah.

Kalau boleh menghimbau kepada Silancah, betapa baiknya kalau Silancah menularkan sikapnya kepada setiap orang, terutama kepada orang yang mengaku sebagai penganut Islam.

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   20th February 2012, 17:19

Husada wrote:
Kalau boleh menghimbau kepada Silancah, betapa baiknya kalau Silancah menularkan sikapnya kepada setiap orang, terutama kepada orang yang mengaku sebagai penganut Islam.

Damai, damai, damai.

Insya Allah bro Husada .. insya Allah, saya akan selalu istiqomah dalam jalan itu - menegakkan amar maruf nahi munkar dan menjadikan Islam sebagai rahmatan lil alamin (at least di dalam doa2 agar bisa terwujud keharmonisan dan kedamaian antara umat beragama dan dalam bentuk tulisan, tidak hanya di sini tetapi juga di situs lain yang berlandaskan Islam).
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   20th February 2012, 17:38

Quote :
Insya Allah bro Husada .. insya Allah, saya akan selalu istiqomah dalam jalan itu - menegakkan amar maruf nahi munkar dan menjadikan Islam sebagai rahmatan lil alamin (at least di dalam doa2 agar bisa terwujud keharmonisan dan kedamaian antara umat beragama dan dalam bentuk tulisan, tidak hanya di sini tetapi juga di situs lain yang berlandaskan Islam).

Kang, sebagai manusia saya akan sangat gembira jika keinginan anda itu terwujud, tetapi sebagai 'sesama "salesman" ' sikap halus budi dan ramah itu akan menjadi ancaman besar bagi agama agama lain, ini jujur saya katakan. Seperti pernah saya tuliskan entah di LT atau LTB ini.

Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   20th February 2012, 18:01

bruce wrote:

Kang, sebagai manusia saya akan sangat gembira jika keinginan anda itu terwujud, tetapi sebagai 'sesama "salesman" ' sikap halus budi dan ramah itu akan menjadi ancaman besar bagi agama agama lain, ini jujur saya katakan. Seperti pernah saya tuliskan entah di LT atau LTB ini.

Syalom

Maksudnya jika islam diwakili oleh orang2 seperti kang Silancah, maka akan banyak yg tertarik kepada islam.

Tapi sebaliknya jika islam diwakili oleh (katakanlah) FPI, maka islam akan dijauhi. Mungkin malah jadi banyak yg murtad dari islam.

Sekarang tinggal siapa yg paling keras bersuara ? Kang Lancah atau (katakanlah) FPI ?

Begitu maksudnya om Bruce ? :)
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   21st February 2012, 10:36

Damai bagi LTBers.

Benarlah seorang salesmen punya kewajiban mempromosikan 'produk' dagangannya, menyatakan bahwa 'produk' tersebut merupakan yang terbaik di jagad raya. Namun, promosi apapun yang dilakukan, itu hanya teori belaka. Hal yang sungguh dirasakan masyarakat pengguna 'produk' itu adalah 'buah' atau hasil atau manfaat 'produk', yaitu apa yang terjadi di masyarakat. Jadi, hasil akhir dari kebaikan yang dipromosikan oleh 'salesmen' akan tampak dari kepuasan pengguna 'produk' dimaksud. Yang namanya kepuasan, kayaknya belum ada tolok ukur selain dari survey. Siapa mau meneliti?

Meski belum ada tolok ukur kepuasan pengguna suatu 'produk', agaknya bisa juga tersimpul mengenai tingkat kepuasan pengguna 'produk' dengan memakai nalar sehat. Artinya, meski pengguna 'produk' tidak mengungkapkan tingkat kepuasannya secara verbal, suasana psikologis masyarakat melalui nalar sehat dapat mengukur tingkat kepuasan penggunaan suatu 'produk'.

Jika kita mengambil kisah acuan trit ini sebagai bahan kajian, dibanding dengan peledakan tempat ibadah yang pernah terjadi di Sumatera Utara sekitar tahun 2000, meski tidak representatif, kiranya dapat menyajikan suatu bayangan "bayangan kebaikan" 'produk' keagamaan.

Pemilik Hotel Emerald, ingin menggunakan sumber daya yang dimilikinya untuk mengembangkan usaha perhotelannya. Karena di sana sudah berdiri tempat ibadah yang tidak berijin tertulis, maka tempat ibadah itu harus diruntuhkan agar lahannya dapat digunakan sesuai keperluan perhotelan. E'e'eee... kok malah mengancam rumah warga Tiong Hoa? Ini menimbulkan beban moral pemilik Hotel Emerald kepada warga Tiong Hoa di Medan.

Di sisi lain, pada sekitar tahun 2000, bangunan-bangunan rumah ibadah yang memiliki ijin sesuai peraturan yang berlaku, ternyata diledakkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Para umat yang beribadah di gedung yang diledakkan itu hanya mengelus dada sembari memperbaiki rumah ibadahnya kembali.

Kedua sikap itu, yaitu mengancam rumah warga Tiong Hoa, dan mengelus dada sambil memperbaiki rumah ibadah, saya istilahkah sebagai 'buah produk keagamaan'. Nah, sehebat apapun teori promosi atas 'produk keagamaan' dilakukan, dengan bercermin kepada kedua peristiwa itu, nalar sehat dapat menilai atau mengukur 'tingkat kebaikan' 'produk' keagamaan terkait. Nalar sehat akan membandingkan 'buah produk keagamaan' yang terkait dengan kedua peristiwa itu. Bila saja statistik diijinkan menyajikan data-data seperti ini secara obyektif, menurut hemat saya, akan tersimpul substansi 'produk' mana yang lebih sesuai dengan promosinya.

Jadi, meski teori promosi diumbar untuk menyatakan bahwa 'produk' tertentu merupakan yang terbaik di jagad raya, batin atau psikologis masyarakat akan menilai berdasarkan nalar sehatnya, 'produk' mana yang lebih sesuai dengan seleranya. Meski banyak orang menyimpulkan bahwa produk tertentu lebih baik daripada produk lainnya, tetap saja tiap orang punya kemerdekaan untuk memilih produk yang disukainya, meski berbeda dengan simpulan nalar sehat.

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   21st February 2012, 12:27

Husada wrote:
Damai bagi LTBers.

Benarlah seorang salesmen punya kewajiban mempromosikan 'produk' dagangannya, menyatakan bahwa 'produk' tersebut merupakan yang terbaik di jagad raya. Namun, promosi apapun yang dilakukan, itu hanya teori belaka. Hal yang sungguh dirasakan masyarakat pengguna 'produk' itu adalah 'buah' atau hasil atau manfaat 'produk', yaitu apa yang terjadi di masyarakat. Jadi, hasil akhir dari kebaikan yang dipromosikan oleh 'salesmen' akan tampak dari kepuasan pengguna 'produk' dimaksud. Yang namanya kepuasan, kayaknya belum ada tolok ukur selain dari survey. Siapa mau meneliti?

Sebenarnya saya lebih cenderung untuk menganalisa isi dari produk tersebut dibandingkan melihat berbagai macam contoh dari pengamalannya (yang kadang2 belum tentu benar dan selaras dengan isi dri produk tersebut).
Dari sisi Islam, saya tidak setuju dengan sikap orang2 pada contoh kasus di trit ini sebagaimana saya tidak menyetujui sikap para pengebom amatiran di Indonesia di berbagai macam daerah yang melukai orang2 tidak bersalah atau tindakan pengebom gedung WTC yang membunuh ratusan atau mungkin ribuan orang, dengan mengatasnamakan Islam.
Dari sisi Kristen, saya tidak setuju dengan sikap orang2 yang kerap melecehkan agama Islam (seperti di Fatihfredom), sebagaimana tidak menyukai cara Kristenisasi yang menurut saya kurang terpuji atau tindakan para Paus dan pasukan Salib di masa lalu yang meluncurkan perang Salib yang ganas (tidak hanya pada umat Islam dan Yahudi saat itu tetapi juga kepada sesama rekan Kristen), dengan mengatasnamakan Kristen.

Husada wrote:

Jika kita mengambil kisah acuan trit ini sebagai bahan kajian, dibanding dengan peledakan tempat ibadah yang pernah terjadi di Sumatera Utara sekitar tahun 2000, meski tidak representatif, kiranya dapat menyajikan suatu bayangan "bayangan kebaikan" 'produk' keagamaan.

Rasanya tidak adil menyajikan bayangan kebaikan produk keagamaan hanya dengan satu tindakan yang, walaupun mengusung nama Islam, sesungguhnya tidak mencerminkan ajaran Islam. Coba tunjukkan satu ajaran Islam yang sesuai dengan tindakan para orang2 di kasus tersebut.

Husada wrote:

Kedua sikap itu, yaitu mengancam rumah warga Tiong Hoa, dan mengelus dada sambil memperbaiki rumah ibadah, saya istilahkah sebagai 'buah produk keagamaan'.

Bila kedua hal tersebut diistilahkan Anda sebagai 'buah produk keagamaan' apakah saya boleh mengistilahkan peristiwa 'keganasan perang Salib dan kebejatan oknum pastor2 Katolik' sebagai 'buah produk keagamaan' pula?

Husada wrote:

Nah, sehebat apapun teori promosi atas 'produk keagamaan' dilakukan, dengan bercermin kepada kedua peristiwa itu, nalar sehat dapat menilai atau mengukur 'tingkat kebaikan' 'produk' keagamaan terkait. Nalar sehat akan membandingkan 'buah produk keagamaan' yang terkait dengan kedua peristiwa itu. Bila saja statistik diijinkan menyajikan data-data seperti ini secara obyektif, menurut hemat saya, akan tersimpul substansi 'produk' mana yang lebih sesuai dengan promosinya.

Bila ada statistik objektif yang Anda inginkan bisa diwujudkan, saya ragu apakah Anda akan mengeluarkan komentar yang sama, bro.

Husada wrote:
Jadi, meski teori promosi diumbar untuk menyatakan bahwa 'produk' tertentu merupakan yang terbaik di jagad raya, batin atau psikologis masyarakat akan menilai berdasarkan nalar sehatnya, 'produk' mana yang lebih sesuai dengan seleranya. Meski banyak orang menyimpulkan bahwa produk tertentu lebih baik daripada produk lainnya, tetap saja tiap orang punya kemerdekaan untuk memilih produk yang disukainya, meski berbeda dengan simpulan nalar sehat.

Apakah perkembangan/pertumbuhan jumlah pengikut memiliki korelasi dengan nalar sehat, bro?
Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 38

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   21st February 2012, 13:41

Djo wrote:
bruce wrote:

Kang, sebagai manusia saya akan sangat gembira jika keinginan anda itu terwujud, tetapi sebagai 'sesama "salesman" ' sikap halus budi dan ramah itu akan menjadi ancaman besar bagi agama agama lain, ini jujur saya katakan. Seperti pernah saya tuliskan entah di LT atau LTB ini.
Maksudnya jika islam diwakili oleh orang2 seperti kang Silancah, maka akan banyak yg tertarik kepada islam.

Tapi sebaliknya jika islam diwakili oleh (katakanlah) FPI, maka islam akan dijauhi. Mungkin malah jadi banyak yg murtad dari islam.
Rupanya analisa bro Djo tidak selalu tepat.. Atau tidak semua menganggap demikian.
Ada pula forum atau media Islam yang mengungkap hal yang berlawanan dengan analisa bro Djo..

Islamic-magz.blogspot wrote:
Karena 9/11, Banyak Warga AS yang Menjadi Mualaf
Mungkin bagian dari strategi marketing ? bagaimana menurut Oom Bruce ?


Salam Damai
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   21st February 2012, 14:26

samiaji wrote:
Islamic-magz.blogspot wrote:
Karena 9/11, Banyak Warga AS yang Menjadi Mualaf
Mungkin bagian dari strategi marketing ? bagaimana menurut Oom Bruce ?

Salam Damai

Menurut bro samiaji .. kenapa warga AS non-muslim itu kemudian menjadi Muslim?
Apakah mereka tertarik dengan tindakan pengeboman 9/11 atau karena hal lainnya?
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   21st February 2012, 14:30

samiaji wrote:
Djo wrote:
bruce wrote:

Kang, sebagai manusia saya akan sangat gembira jika keinginan anda itu terwujud, tetapi sebagai 'sesama "salesman" ' sikap halus budi dan ramah itu akan menjadi ancaman besar bagi agama agama lain, ini jujur saya katakan. Seperti pernah saya tuliskan entah di LT atau LTB ini.
Maksudnya jika islam diwakili oleh orang2 seperti kang Silancah, maka akan banyak yg tertarik kepada islam.

Tapi sebaliknya jika islam diwakili oleh (katakanlah) FPI, maka islam akan dijauhi. Mungkin malah jadi banyak yg murtad dari islam.
Rupanya analisa bro Djo tidak selalu tepat.. Atau tidak semua menganggap demikian.
Ada pula forum atau media Islam yang mengungkap hal yang berlawanan dengan analisa bro Djo..

Saya sih hanya mencoba mengartikan postingan om Bruce, benar atau tidaknya ya cuma om Bruce yg bisa menilai.
Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 38

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   21st February 2012, 15:14

Silancah wrote:
samiaji wrote:
Islamic-magz.blogspot wrote:
Karena 9/11, Banyak Warga AS yang Menjadi Mualaf
Mungkin bagian dari strategi marketing ? bagaimana menurut Oom Bruce ?

Salam Damai

Menurut bro samiaji .. kenapa warga AS non-muslim itu kemudian menjadi Muslim?
Apakah mereka tertarik dengan tindakan pengeboman 9/11 atau karena hal lainnya?
Salam Kang,
Saya tidak hendak mengartikan atau menganalisa alasan warga AS menjadi mualaf, bukan itu maksud saya..
Saya hanya mengetengahkan salah satu artikel yang sepertinya mengindikasikan bahwa analisa bro Djo tidak selalu benar..
(saya sendiri memang setuju, bahwa cara damai adalah cara yang paling baik untuk strategi marketing keagamaan)

Membaca judul artikel tersebut koq sepertinya bahwa peristiwa 9/11 (yang notebene kejadian teror), mengakibatkan banyak yang menjadi mualaf sebagai rangkaian sebab-akibat langsung. Yang mana bisa mengangkat tindakan 9/11 menjadi seperti suatu hal yang baik, yang mana kita setujui tindakan tersebut adalah tidak baik/benar.
Saya rasa penulis artikel sebaiknya mencari kata-kata yang lebih bijak, misalkan "Pasca 9/11,...", "di balik tragedi 9/11,...", atau yang lainnya...
Ataukah memang penulis memiliki tujuan lain, seperti yang saya tanyakan, strategi marketing ?
Sebab yang sedang di bahas oleh bro Djo dan Oom Bruce adalah marketing (keagamaan)..

Begitu kang maksud saya...



Salam Damai
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   21st February 2012, 17:42

@LTBers

Sepertinya bro Djo telah menangkap apa yang ingin saya sampaikan, karena memang seperti itulah yang saya lihat.

Jujur saja, jika kita ke Amerika ataupun Eropa, dan melihat bagaimana perilaku orang kulit hitam, dan membandingkan yang beragama Muslim dan beragama 'Kristen' (dalam tanda petik !), kita melihat perilaku yang sangat terpuji dari saudara Muslim berkulit hitam di sana. Sementara saudara kita yang berkulit hitam di US dan Eropa, berperilaku sangat bebas dan liar , walau harus dipertanyakan juga apakah memang betul mereka adalah Kristen yang benar. Tetapi itu contoh sekilas yang tampak mata. Dan tidak berlaku sebagai cara generalisasi.

Dengan perilaku yang santun, lemah lembut, selalu bersedia menolong sesamanya, tentu akan menimbulkan simpati dan kekaguman. Berujung pada pertanyaan mengapa koq bisa seperti itu, apa yang diajarkan kepada mereka, dst.

Dan tentu LTBers tidak lupa, bahwa ada dua contoh bagus di negara kita ini, bagaimana orang yang mau tidak mau membawa nama baik agamanya dalam bertindak.

Yang satu adalah John Kei, seorang preman besar, yang baru tersandung kasus pembubuhan, engan badan penuh tatto, dan berkalung salib besar. Dia memang tidak membawa nama Kristen dalam tingkah lakunya, tetapi orang akan melihat, ooooh, itu buah yang dihasilkan dari ajaran Kristen.

Satu lagi yang sedang seru adalah, perilaku FPI dan Habib Rizieq, yang kebetulan membawa nama Islam dalam setiap tindakannya, membawa atribut Islam. Yang terkenal selalu melakukan cara kekerasan dalam setiap tindakannya. Belakangan merasa diperlakukan tiak adil karena keberadaan FPI ditolak oleh masyarakat Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Orang akan melihat, oooooh itu yang dihasilkan dari ajaran Islam, ooh itu contoh tindakan dari pemuka agama Islam.

Mereka berdua adalah contoh yang sangat buruk bagi kedua agama, itu pendapat saya.

Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   21st February 2012, 17:53

samiaji wrote:
Silancah wrote:
samiaji wrote:
Islamic-magz.blogspot wrote:
Karena 9/11, Banyak Warga AS yang Menjadi Mualaf
Mungkin bagian dari strategi marketing ? bagaimana menurut Oom Bruce ?

Salam Damai

Menurut bro samiaji .. kenapa warga AS non-muslim itu kemudian menjadi Muslim?
Apakah mereka tertarik dengan tindakan pengeboman 9/11 atau karena hal lainnya?
Salam Kang,
Saya tidak hendak mengartikan atau menganalisa alasan warga AS menjadi mualaf, bukan itu maksud saya..
Saya hanya mengetengahkan salah satu artikel yang sepertinya mengindikasikan bahwa analisa bro Djo tidak selalu benar..
(saya sendiri memang setuju, bahwa cara damai adalah cara yang paling baik untuk strategi marketing keagamaan)

Membaca judul artikel tersebut koq sepertinya bahwa peristiwa 9/11 (yang notebene kejadian teror), mengakibatkan banyak yang menjadi mualaf sebagai rangkaian sebab-akibat langsung. Yang mana bisa mengangkat tindakan 9/11 menjadi seperti suatu hal yang baik, yang mana kita setujui tindakan tersebut adalah tidak baik/benar.
Saya rasa penulis artikel sebaiknya mencari kata-kata yang lebih bijak, misalkan "Pasca 9/11,...", "di balik tragedi 9/11,...", atau yang lainnya...
Ataukah memang penulis memiliki tujuan lain, seperti yang saya tanyakan, strategi marketing ?
Sebab yang sedang di bahas oleh bro Djo dan Oom Bruce adalah marketing (keagamaan)..

Begitu kang maksud saya...

Salam Damai

Got it bro ... ;)
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   21st February 2012, 18:34

Damai bagi LTBers.

Saya komentari yang ngganjel saja, Cah.
Silancah wrote:

Bila ada statistik objektif yang Anda inginkan bisa diwujudkan, saya ragu apakah Anda akan mengeluarkan komentar yang sama, bro.
Ya. Justru untuk menjawab keraguan itu maka sebenarnya sangat diperlukan statistik obyektif itu. Hanya saja, mungkin para penyandang dana, tidak tertarik dengan hasil penelitian itu. Karena ada, bagiku agamaku, bagimu agamamu.
Quote :
Apakah perkembangan/pertumbuhan jumlah pengikut memiliki korelasi dengan nalar sehat, bro?
Saya pikir, yang namanya nalar sehat, selalu berkorelasi dengan hal-hal yang sehat. Artinya, nalar sehat akan memutuskan seseorang untuk menjadi bagian dari kumpulan yang memiliki nalar sehat. Namun, mengingat adanya penyimpangan-penyimpangan kejiwaan, seperti masochisme misalnya, maka sering seseorang tampak luar adalah tergolong bernalar sehat, ternyata mengidap penyimpangan kejiwaan. Karena itu, maka tidak selamanya perkembangan/pertumbuhan jumlah pengikut suatu kumpulan menunjukkan kesehatan nalar.

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   21st February 2012, 20:43

Husada wrote:
Damai bagi LTBers.

Saya komentari yang ngganjel saja, Cah

Ya. Justru untuk menjawab keraguan itu maka sebenarnya sangat diperlukan statistik obyektif itu. Hanya saja, mungkin para penyandang dana, tidak tertarik dengan hasil penelitian itu. Karena ada, bagiku agamaku, bagimu agamamu.

Apakah penyandang dananya harus Muslim?

Husada wrote:
Saya pikir, yang namanya nalar sehat, selalu berkorelasi dengan hal-hal yang sehat. Artinya, nalar sehat akan memutuskan seseorang untuk menjadi bagian dari kumpulan yang memiliki nalar sehat. Namun, mengingat adanya penyimpangan-penyimpangan kejiwaan, seperti masochisme misalnya, maka sering seseorang tampak luar adalah tergolong bernalar sehat, ternyata mengidap penyimpangan kejiwaan. Karena itu, maka tidak selamanya perkembangan/pertumbuhan jumlah pengikut suatu kumpulan menunjukkan kesehatan nalar.

Damai, damai, damai.

Berarti jawabannya tidak ...
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   22nd February 2012, 08:53

Damai bagimu Cah.
Silancah wrote:
Apakah penyandang dananya harus Muslim?
Tidak. Penyandang dana untuk melakukan penelitian itu bukan harus dari penganut suatu agama tertentu. Menurut pikiran saya, biasanya bagi mereka yang memiliki dana nganggur, sudah tidak tertarik dengan hal-hal yang menyangkut keagamaan. Secara non verbal, pemilik dana nganggur itu mempraktikkan tanpa ngomong "bagiku agamaku bagimu agamamu". Ini bukan berarti dia apatis dengan agamanya lo, ya? Dia bertekun menjalankan agamanya, tetapi dia tidak tertarik membuktikan kepada khalayak bahwa agamanya lebih benar daripada agama orang lain. Namun dalam hatinya, baik disadari atau tidak, dia merasakan bahwa agamanya memberi kontribusi yang besar dalam hidupnya, sehingga dia hanya mempraktikkan bagimu agamamu bagiku agamaku. Dipraktikkan tanpa berkata-kata.

Husada wrote:
Berarti jawabannya tidak ...
Betul, jawabannya tidak. Jadi, menurut saya, melonjaknya jumlah penganut atau pengikut suatu komunitas, bukan selalu berlatar nalar sehat. Ambil contoh, pengikut atau penganut faham Nazi, pada kurun waktu tertentu begitu fantastis, terlepas dari penyebab kepengikutan itu, mungkin terpaksa atau bagaimana, tetapi itu membuktikan bahwa nalar sehat tidak harus berkorelasi dengan pertumbuhan jumlah penganut. Di dalam negeri, berhasilnya PKI pada pemilu 1955 menduduki papan atas dalam pemungutan suara menunjukkan pertumbuhan jumlah pengikutnya begitu pesat. Namun, saya kira, kita sepakat bahwa komunisme tidak berlatar nalar sehat. Itu menurut saya.

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   22nd February 2012, 10:07

Damai bagimu, Cah.

Setelah membaca ulang, saya ingin menambahkan komentar atas posting-anmu ini,
Silancah wrote:

Dari sisi Kristen, saya tidak setuju dengan sikap orang2 yang kerap melecehkan agama Islam (seperti di Fatihfredom), sebagaimana tidak menyukai cara Kristenisasi yang menurut saya kurang terpuji atau tindakan para Paus dan pasukan Salib di masa lalu yang meluncurkan perang Salib yang ganas (tidak hanya pada umat Islam dan Yahudi saat itu tetapi juga kepada sesama rekan Kristen), dengan mengatasnamakan Kristen.
Saya sependapat dengan Silancah dalam hal itu.
Quote :
Rasanya tidak adil menyajikan bayangan kebaikan produk keagamaan hanya dengan satu tindakan yang, walaupun mengusung nama Islam, sesungguhnya tidak mencerminkan ajaran Islam. Coba tunjukkan satu ajaran Islam yang sesuai dengan tindakan para orang2 di kasus tersebut.
Dalam hal ini, saya sebenarnya mengambil poin acuan, bukan Islam atau Kristen keseluruhan. Kalau di posting saya terkesan seperti itu, bukan itu poin saya. Poin saya terletak pada Medan dan Sumatera Utara. Seperti saya gubris di posting terdahulu, Presiden I RI Soekarno pernah bilang, "Berpikirlah seperti Orang Batak, Bekerjalah seperti Orang Jawa". Nah, Orang Batak itu berasal dari Sumatera Utara, Orang Jawa itu berasal dari Pulau Jawa.

Jadi, kalimat Presiden Soekarno itu berkonotasi di benak saya, bahwa cara berpikir Orang Batak menurut Soekarno, sangat dapat diandalkan. Mungkin karena itu maka dia pada awalnya cocok dengan Adam Malik. (Dulu belum dikenal istilah Siantarmen, sehingga meski putera Pematangsiantar, Adam Malik tidak disebut sebagai Anggota Siantarmen). Tentang cara bekerja, dari kalimat Soekarno itu, memperlihatkan bahwa menurut Soekarno, cara kerja Orang Jawa mempunyai keunggulan.

Terkait dengan acuan trit yang menceritakan bahwa Orang Medan (Sumatera Utara) berdemo sambil mengancam akan membakar rumah warga Tiong Hoa, yang begitu yang tidak menggambarkan kecerdasan berpikir, maka kalimat Soekarno, "Berpikirlah seperti Orang Batak (Sumatera Utara)" agak melenceng. Dulu, Orang Batak (Sumatera Utara) dipandang cerdas oleh Soekarno, kenapa sekarang Orang Medan (Sumatera Utara) mempertontonkan ketidakcerdasan dengan mengancam bakar rumah warga Tiong Hoa? Nah, itu yang saya istilahkan, sudah terjadi degradasi mental pada warga Medan (Sumatera Utara).
Quote :
Bila kedua hal tersebut diistilahkan Anda sebagai 'buah produk keagamaan' apakah saya boleh mengistilahkan peristiwa 'keganasan perang Salib dan kebejatan oknum pastor2 Katolik' sebagai 'buah produk keagamaan' pula?
Terserah Silancah saja mau mengistilahkan bagaimana. Saya percaya, Silancah masih mempunyai tanggung jawab moral yang dapat diandalkan.

Ngomong-ngomong tentang 'buah produk keagamaan', kembali lagi mengingatkan saya pada suatu diskusi kita, entah di trit mana itu, dimana saya mengakui keterbatasan saya bahwa dokumentasi mengenai 'buah produk keagamaan' yang ada di mancanegara hanya sedikit yang saya ketahui. Yahhh... sumber informasi saya sangat terbatas. Jadi, 'buah produk keagamaan' yang saya ketahui ya yang terdapat disekitar saya saja, yaitu yang terekspose oleh media lokal, dan saya ikuti.

Begitu, Cah. Damai bagimu.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden   Today at 09:13

Kembali Ke Atas Go down
 
Tuntut Masjid Dibangun, Ormas Islam Sumut Demo Hotel Emerald Garden
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 2 dari 3Pilih halaman : Previous  1, 2, 3  Next
 Similar topics
-
» Vlad Dracula " Kisah Nyata Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib
» ----> MisteRy of 3 LetteRs <----
» MITOS DI MASYARAKAT
» all for you
» LEM MAGIC TUBELLES ANTI BOCOR

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Forum Terbuka :: Diskusi - Kristen Bertanya Non-Kristen Menjawab-
Navigasi: