Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Mahabarata dan Hindu

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10  Next
PengirimMessage
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   5th August 2013, 15:03

cinzano wrote:
bruce wrote:
 Betul, om, saya sependapat.

Tetapi, kalau ada orang somalia membajak, dan orang Indonesia membajak, mana yang lebih bisa dipahami/dimaklumi?

Kalau ada orang miskin merampok, dan orang kaya merampok, mana yang sudah kelewat batas?

Membajak dan mencuri adalah salah, tetapi faktor penyebabnya bisa berpengaruh kan?


 Enggak terpengaruh GMB
Ingat perumpamaan pekerja.

Pagi 1 dinar
Siang 1 dinar
Kerja 5 menit pun 1 dinar



hhehehehehe

Razz

Lhoh, itu kan yang berhubungan dengan waktu, berapa lama ikut Jesus.
Yang sudah ikut dari bayi belum tentu lebih baik dibanding yang ikut setelah dewasa.
Bukan dalam hal pengadilan lhoh, om.

Jika pengadilan manusia saja bisa mempertimbangkan berbagai hal, maka apakah kita berani menganggap bahwa peradilan Surga tidak mempertimbangkan segala hal?

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   5th August 2013, 15:11

bruce wrote:
Lhoh, itu kan yang berhubungan dengan waktu, berapa lama ikut Jesus.
Yang sudah ikut dari bayi belum tentu lebih baik dibanding yang ikut setelah dewasa.
Bukan dalam hal pengadilan lhoh, om.

Jika pengadilan manusia saja bisa mempertimbangkan berbagai hal, maka apakah kita berani menganggap bahwa peradilan Surga tidak mempertimbangkan segala hal?

  18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. (Mat 18:18 ITB)


Inilah karya penebusan Kristus.
Kalo sudah dapat kita lepaskan ya ... diterima dengan baik di surga


Razz
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   5th August 2013, 15:43

cinzano wrote:
bruce wrote:
Lhoh, itu kan yang berhubungan dengan waktu, berapa lama ikut Jesus.
Yang sudah ikut dari bayi belum tentu lebih baik dibanding yang ikut setelah dewasa.
Bukan dalam hal pengadilan lhoh, om.

Jika pengadilan manusia saja bisa mempertimbangkan berbagai hal, maka apakah kita berani menganggap bahwa peradilan Surga tidak mempertimbangkan segala hal?

  18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. (Mat 18:18 ITB)


Inilah karya penebusan Kristus.
Kalo sudah dapat kita lepaskan ya ... diterima dengan baik di surga


Razz

 
Lhoh, menurut anda di sorga kelak kita tidak perlu menghadapi peradilan Sorga lagi, om?

Neutral

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   5th August 2013, 16:41

bruce wrote:
 
Lhoh, menurut anda di sorga kelak kita tidak perlu menghadapi peradilan Sorga lagi, om?

Neutral

 Allah yang maha suci tidak memungkinkan kita yang kurang layak untuk dapat mendekat.
Itu sudah merupakan peradilan sendiri bagi diri manusia.


Karena itu doa2 menjadi baju kudus kita di purgatorium spy nantinya layak dihadapan Allah. 
(penafsiran pribadi)
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   5th August 2013, 18:13

cinzano wrote:
bruce wrote:
 
Lhoh, menurut anda di sorga kelak kita tidak perlu menghadapi peradilan Sorga lagi, om?

Neutral

 Allah yang maha suci tidak memungkinkan kita yang kurang layak untuk dapat mendekat.
Itu sudah merupakan peradilan sendiri bagi diri manusia.


Karena itu doa2 menjadi baju kudus kita di purgatorium spy nantinya layak dihadapan Allah. 
(penafsiran pribadi)

2Kor 5:10 Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.  

Gereja Katolik mengajarkan adanya dua macam Penghakiman setelah kematian. Yang pertama adalah Pengadilan Khusus (Particular Judgment) yang diadakan sesaat setelah kematian, dan yang kedua adalah Pengadilan Umum(General Judgment) yang diadakan pada akhir jaman, setelah kebangkitan badan.  Pada ‘Particular judgment’ (pengadilan khusus), yaitu kita masing-masing diadili secara pribadi oleh Yesus Kristus; dan kedua adalah ‘general/ last judgment’(pengadilan umum/ terakhir), yaitu pada akhir zaman, saat kita diadili oleh Yesus Kristus di hadapan semua manusia. Setelah Pengadilan Khusus itu, kita sudah ditentukan, apakah jiwa kita masuk surga, atau neraka, ataukah masih perlu dimurnikan dahulu dalam Api Penyucian. Penentuan dalam Pengadilan Khusus ini dilakukan oleh Tuhan Yesus, dan tidak dapat diubah/ ditarik kembali.
Sedangkan pada akhir jaman, setelah kebangkitan badan, kita (jiwa dan badan)akan diadili dalam Pengadilan Umum/ Terakhir. Pengadilan ini tidak lagi bersifat pribadi antara kita dengan Yesus, namun diadakan di hadapan semua orang. Pada saat inilah segala perbuatan baik dan jahat dipermaklumkan di hadapan semua mahluk, “Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak diketahui dan diumumkan.”(Luk 8: 17). Pada saat itu, seluruh bangsa akan dikumpulkan di hadapan tahta Kristus, dan Dia akan mengadili semua orang: yang baik akan dipisahkan dengan yang jahat seperti memisahkan domba dan kambing (lih. Mat 25: 32-33). Pengadilan ini merupakan semacam ‘pengumuman’ hasil Pengadilan Khusus tiap-tiap orang di hadapan segala ciptaan yang lain. Hasil Pengadilan itu akan membawa penghargaan ataupun penghukuman, bagi jiwa dan badan. Tubuh dan jiwa manusia bersatu di Surga, apabila ia memang layak menerima ‘penghargaan’ tersebut; inilah yang disebut sebagai kebahagiaan sempurna dan kekal di dalam Tuhan. Atau sebaliknya, tubuh dan jiwa manusia masuk ke neraka, jika keadilan Tuhan menentukan demikian, sesuai dengan perbuatan manusia itu sendiri; inilah yang disebut sebagai siksa kekal. Setelah akhir jaman, yang ada tinggal Surga dan Neraka, tidak ada lagi Api Penyucian, sebab semua yang ada di dalam Api Penyucian akan beralih ke Surga.

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   6th August 2013, 09:32

bruce wrote:
cinzano wrote:
bruce wrote:
 
Lhoh, menurut anda di sorga kelak kita tidak perlu menghadapi peradilan Sorga lagi, om?

Neutral

 Allah yang maha suci tidak memungkinkan kita yang kurang layak untuk dapat mendekat.
Itu sudah merupakan peradilan sendiri bagi diri manusia.


Karena itu doa2 menjadi baju kudus kita di purgatorium spy nantinya layak dihadapan Allah. 
(penafsiran pribadi)

2Kor 5:10 Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.  

Gereja Katolik mengajarkan adanya dua macam Penghakiman setelah kematian. Yang pertama adalah Pengadilan Khusus (Particular Judgment) yang diadakan sesaat setelah kematian, dan yang kedua adalah Pengadilan Umum(General Judgment) yang diadakan pada akhir jaman, setelah kebangkitan badan.  Pada ‘Particular judgment’ (pengadilan khusus), yaitu kita masing-masing diadili secara pribadi oleh Yesus Kristus; dan kedua adalah ‘general/ last judgment’(pengadilan umum/ terakhir), yaitu pada akhir zaman, saat kita diadili oleh Yesus Kristus di hadapan semua manusia. Setelah Pengadilan Khusus itu, kita sudah ditentukan, apakah jiwa kita masuk surga, atau neraka, ataukah masih perlu dimurnikan dahulu dalam Api Penyucian. Penentuan dalam Pengadilan Khusus ini dilakukan oleh Tuhan Yesus, dan tidak dapat diubah/ ditarik kembali.
Sedangkan pada akhir jaman, setelah kebangkitan badan, kita (jiwa dan badan)akan diadili dalam Pengadilan Umum/ Terakhir. Pengadilan ini tidak lagi bersifat pribadi antara kita dengan Yesus, namun diadakan di hadapan semua orang. Pada saat inilah segala perbuatan baik dan jahat dipermaklumkan di hadapan semua mahluk, “Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak diketahui dan diumumkan.”(Luk 8: 17). Pada saat itu, seluruh bangsa akan dikumpulkan di hadapan tahta Kristus, dan Dia akan mengadili semua orang: yang baik akan dipisahkan dengan yang jahat seperti memisahkan domba dan kambing (lih. Mat 25: 32-33). Pengadilan ini merupakan semacam ‘pengumuman’ hasil Pengadilan Khusus tiap-tiap orang di hadapan segala ciptaan yang lain. Hasil Pengadilan itu akan membawa penghargaan ataupun penghukuman, bagi jiwa dan badan. Tubuh dan jiwa manusia bersatu di Surga, apabila ia memang layak menerima ‘penghargaan’ tersebut; inilah yang disebut sebagai kebahagiaan sempurna dan kekal di dalam Tuhan. Atau sebaliknya, tubuh dan jiwa manusia masuk ke neraka, jika keadilan Tuhan menentukan demikian, sesuai dengan perbuatan manusia itu sendiri; inilah yang disebut sebagai siksa kekal. Setelah akhir jaman, yang ada tinggal Surga dan Neraka, tidak ada lagi Api Penyucian, sebab semua yang ada di dalam Api Penyucian akan beralih ke Surga.

 Ternyata tafsiran saya benarrrrr


Horeeee  cheers
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   6th August 2013, 11:50

Garukkepala.com

affraid

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   6th August 2013, 16:37

bruce wrote:
Garukkepala.com

affraid

 Ya sudahhh
Beda2 dikit


hehehehe
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   6th August 2013, 17:48

Pewayangan pakai ayat Alkitab, kok terasa janggal, ya?

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   6th August 2013, 18:14

Apa sih yang ngga mungkin di dunia ini, om?
He he he he he

roll

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   7th August 2013, 16:54

Husada wrote:
Pewayangan pakai ayat Alkitab, kok terasa janggal, ya?
 

Itung2 sambil menunggu rekan2 yang lain


Laughing
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   29th August 2013, 16:18

Iya deh. Saya ikutan nunggu.Neutral

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   31st August 2013, 17:17

cinzano wrote:
Akhir cerita mahabarata adalah kelima pandawa dan istrinya drupadi, pergi untuk melepaskan keduniawian, dijalan yang meninggal pertama adalah Drupadi, disusul Sadewa, lalu Nakula, kemudian Arjuna, dan Bima. Hanya Yudishtira saja yang mampu menyampai surga dengan hidup-hidup. Kerajaan Hastinapura diberikan kepada cucu Arjuna dari Sumbadra, Parikesit. Dan Krisna juga melepaskan keduniawiannya dengan cara dibunuh oleh seorang pemburu.




Akhir cerita nya kog tragis ya ?
Sad 

awalnya memang hanya Yudistira aj satu2nya orang yg bisa mencapai Surga dlm keadaan hidup Oom Cinz.. tapi ketika sampai di Surga, Yudistira mencari orang tuanya dan sanak saudaranya tidak ada disana, dan malah melihat mereka semua ada di neraka, maka Yudistira memohon kpd para Dewa agar orang tua dan saudara2nya bisa dimasukkan ke surga, tp krn para dewa tidak mengabulkan permohonannya itu maka Yudistira tidak mau tinggal di surga dan menyusul mereka utk tinggal di neraka..
Dan ketika Yudistria sampai di neraka, maka saat itu juga keadaan mjd terbalik Oom, keadaan di neraka bagaikan disurga dan keadaan di surga bagaikan neraka, karena seperti aturannya bhw tidak bisa ada orang yg berdosa/tidak suci tinggal di surga dan sebaliknya tidak bisa ada orang yg suci yg bisa tinggal di neraka, maka ketika ada orang suci spt Yudistira masuk neraka, maka yg tadinya tempat itu neraka kondisinya berubah mjd surga, dan begitu sebaliknya.. Maka akhirnya batara Guru/Dewa Siwa, akhirnya mengajak Yudistira beserta seluruh sanak saudaranya termasuk para Korawa utk tinggal di Surga..

begitulah cerita akhirnya Oom Cinz dr kisah Mahabarata ini akhirnya para Pandawa dan Korawa semua tinggal disurga kok.. jd happy ending kan..?

Namun utk utk kelanjutan negara/kerajaan Hastina aj yg agak tragis krn nda lama kemudian Parikesit jg mati muda digigit ular krn menerima kutukan dr seorang Resi.. Nasib kerajaan Dwaraka kerajaannya Krisna dan bangsa Yadawa jg akhirnya semua punah krn saling berperang dan membunuh krn terkena kutukan dr Gendari ibunya para Korawa yg mengutuk Krisna krn murka melihat anak2nya para Korawa semua tewas dlm perang Bharatayuda yg dianggapnya ulah dr batara Krisna..

Syalom, peace
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   1st September 2013, 08:18

@Nothing

Saya pernah dengar kisah tentang Yudistira yang ke sorga dan neraka ini, adalah kisah tambahan, bro, benarkah?

Kemudian, jika kita tinjau secara nalar dan logika, bukankah menjadi aneh, jika karena satu orang maka kondisi menjadi berbalik? Bukankah jika hanya karena syarat 'tidak boleh ada orang jahat di sorga, dan orang baik di neraka' diterapkan, maka saat neraka jadi sorga dan sorga jadi neraka, maka di sorga pun ada orang baik (selain Yudistira), dan begitu seterusnya maka akan terjadi getaran akibat terjadi perubahan terus menerus yang terjadi, antara sorga-neraka-sorga-neraka.

He he he he.

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   1st September 2013, 13:05

bruce wrote:
@Nothing

Saya pernah dengar kisah tentang Yudistira yang ke sorga dan neraka ini, adalah kisah tambahan, bro, benarkah?

Benar sekali bro Bruce, memang terdapat perbedaan antara versi Jawa dan versi Indianya ttg kisah Yudistira yg naik kesorga ini.. yg sy ceritakan diatas itu adlh versi Jawanya, sedang utk versi Indianya klo nda salah spt begini..

ketika para pandawa akan memulai perjalannya ke gunung Himalaya utk mencapai nirwana/sorga, dlm perjalanannya mereka diikuti ol seekor anjing.. dan ketika semua saudara2 Yudistira tidak kuat dan mati satu-persatu dlm perjalanan tsb, akhirnya hanya anjing itu lah yg mjd teman setia Yudistira sepanjang perjalanan sampai dipuncak.. kemudian setelah sampai dipuncaknya Yudistira bertemu dgn dewa Indra yg mengajaknya utk naik ke sorga, Yudistira meminta anjing yg sudah setia menemani tsb dpt ikut serta naik ke sorga.. awalnya dewa Indra menolak permohonan tsb, tp ketika Yudistira menolak utk naik kesorga tanpa disertai anjing tsb, maka ketika itu anjing tsb berubah wujud mjd sosok dewa Yama (dewa kematian / dewa yg mengadili perbuatan orang hidup) yg jg merupakan ayah dr Yudistira sendiri.. dan karna dewa Yama sangat kagum atas perbuatan Yudistira tsb, maka akhirnya dewa Yama menghidupkan kembali semua saudara Yudistira yg lain yaitu para pandawa termasuk Dropadi, dan akhirnya mereka semua sama2 naik kesorga..

jd begitulah kisah versi India yg sy ketahui Oom Bruce.. Laughing 

bruce wrote:

Kemudian, jika kita tinjau secara nalar dan logika, bukankah menjadi aneh, jika karena satu orang maka kondisi menjadi berbalik? Bukankah jika hanya karena syarat 'tidak boleh ada orang jahat di sorga, dan orang baik di neraka' diterapkan, maka saat neraka jadi sorga dan sorga jadi neraka, maka di sorga pun ada orang baik (selain Yudistira), dan begitu seterusnya maka akan terjadi getaran akibat terjadi perubahan terus menerus yang terjadi, antara sorga-neraka-sorga-neraka.

He he he he.
huahahahahahaha.. Laughing 

memang klo ditinjau dr segi nalar dan logika kisah tsb mjd aneh bro.. tp menurut sy konsep filosofisnya bukan spt itu.. menurut pandangan pribadi sy, konsepnya filosofisnya ada kemiripan dgn ajaran Kristen/Katolik kok Oom..

Menurut sy begini Oom bruce, dr kisah diatas sy sudah sampaikan bhw di sorga tidak boleh ada 'sesuatu' yg bernoda/berdosa didalamnya, ini sama spt ttg ajaran Katolik ttg api penyucian, dimana sebelum masuk ke sorga kita ntinya akan disucikan lebih dahulu dr segala dosa dan kesalahan kita baru kita masuk ke sorga.. benar begitu kan Oom, tolong koreksi ya bila sy salah ?

kemudian ketika ada satu orang(manusia) yg tidak berdosa (suci) dihukum, dipersalahkan, maka seluruh orang(manusia) yg berdosa akan dianggap benar.. ini spt Yesus Kristus sbg manusia yg benar Dia dianggap salah, diadili, dihukum dan dibunuh ol krn itu kita semua manusia berdosa telah dibenarkan/ditebus semua dosa2nya dihadapan Tuhan.. begitu jg sebaliknya Oom jika ada satu orang yg bersalah/berdosa dianggap benar, maka tidak ada lg orang benar, jd semua orang dianggap bersalah semua.. ini ada kemiripan dgn dosa asal, ketika Adam melakukan dosa thd Tuhan, sejak saat itu seluruh manusia telah jatuh ke dlm dosa, maka akhirnya Tuhan sendiri datang dlm wujud manusia yg suci/benar dlm diri Yesus Kristus, yg dikorbankan utk menebus dosa seluruh manusia..

mungkin spt itulah konsep filosofis dr kisah Mahabarata yg sebelumnya sy sampaikan Oom bruce, itu hanya sekedar pandangan pribadi.. mungkin jika ada tanggapan atau koreksi dr anda sy persilahkan aj ya Oom Bruce krn sy selalu senang bisa bertukar pemikiran dan pandangan dgn anda di forum ini..

Syalom, peace
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   1st September 2013, 14:18

Quote :
kemudian ketika ada satu orang(manusia) yg tidak berdosa (suci) dihukum, dipersalahkan, maka seluruh orang(manusia) yg berdosa akan dianggap benar.. ini spt Yesus Kristus sbg manusia yg benar Dia dianggap salah, diadili, dihukum dan dibunuh ol krn itu kita semua manusia berdosa telah dibenarkan/ditebus semua dosa2nya dihadapan Tuhan.. begitu jg sebaliknya Oom jika ada satu orang yg bersalah/berdosa dianggap benar, maka tidak ada lg orang benar, jd semua orang dianggap bersalah semua.. ini ada kemiripan dgn dosa asal, ketika Adam melakukan dosa thd Tuhan, sejak saat itu seluruh manusia telah jatuh ke dlm dosa, maka akhirnya Tuhan sendiri datang dlm wujud manusia yg suci/benar dlm diri Yesus Kristus, yg dikorbankan utk menebus dosa seluruh manusia..
Sebenarnya berbeda, bro.

Saat awal, Tuhan hanya menciptakan manusia, seorang manusia, dan manusia itu melanggar hukum Allah. Sebagai akibatnya, seluruh manusia yang adalah keturunan Adam menjadi jatuh dalam dosa, relasi dengan Tuhan menjadi terputus.

Sebagai pihak yang jatuh terpuruk, manusia tidak dapat membangun relasi kembali dengan Tuhan. Ibarat manusia yang jatuh ke dalam sumur tidak bisa naik sendiri, harus ditolong dari atas.

Dan karena semua manusia sudah jatuh dalam dosa, maka yang menolong, dalam hal membangun kembali relasi dengan Tuhan, haru dari pihak Tuhan sendiri. Maka diutuslah Jesus, yang adalah manusia tetapi juga Tuhan.

Ajaran kita lebih mendasar dan logis, bro.

Very Happy

Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   1st September 2013, 16:08

bruce wrote:

Ajaran kita lebih mendasar dan logis, bro.

[Only mods are allowed to see this image]

Syalom
Iya Oom Bruce, bagi kita yg sama2 menganut ajaran Katolik/Kristen, jelas menganggap ajaran kita lah yg lebih logis, itu pasti.. klo sy menganggap ajaran Hindu lebih logis, jelas sy akan mjd penganut Hindu.. lah wong bagi umat tetangga kita yg dr kaum Kedar, seorang perampok bs dimuliakan setinggi langit dan patut ditiru perbuatannya.. 
apanya yg logis coba..?? hehehehe [Only mods are allowed to see this image]


tp sy tidak bermaksud membandingkan an ajaran Kristen dgn ajaran Hindu ya bro..

maksud sy logikanya begini, ketika ada seorang atau suatu perbuatan yg benar tp dianggap salah ol sekumpulan atau sekelompok orang, maka sekelompok orang ini dianggap benar.. contoh utk kasusnya Antasari Azhar mantan ketua KPK (katakanlah dia benar dan tidak bersalah) tp setelah diadili di pengadilan dan ol pemerintah (kumpulan orang yg bersalah) dia dianggap bersalah, maka orang2 yg ada dipengadilan/pemerintahan ini akan dianggap benar..
sedangkan sebaliknya jika ada seorang atau suatu perbuatan salah (katakan lah mencuri) tp itu dianggap benar/dibenarkan ol sekelompok orang yg baik/benar, maka sekelompok orang ini bukan lg kumpulan orang benar tp mjd kumpulan org yg salah krn membenarkan suatu perbuatan yg salah..
itu maksud penjelasan sy sebelumnya, semoga Oom bruce bisa memahami maksud sy..

Syalom, [Only mods are allowed to see this image]
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   1st September 2013, 20:13

Quote :
maksud sy logikanya begini, ketika ada seorang atau suatu perbuatan yg benar tp dianggap salah ol sekumpulan atau sekelompok orang, maka sekelompok orang ini dianggap benar.. contoh utk kasusnya Antasari Azhar mantan ketua KPK (katakanlah dia benar dan tidak bersalah) tp setelah diadili di pengadilan dan ol pemerintah (kumpulan orang yg bersalah) dia dianggap bersalah, maka orang2 yg ada dipengadilan/pemerintahan ini akan dianggap benar..
sedangkan sebaliknya jika ada seorang atau suatu perbuatan salah (katakan lah mencuri) tp itu dianggap benar/dibenarkan ol sekelompok orang yg baik/benar, maka sekelompok orang ini bukan lg kumpulan orang benar tp mjd kumpulan org yg salah krn membenarkan suatu perbuatan yg salah..
itu maksud penjelasan sy sebelumnya, semoga Oom bruce bisa memahami maksud sy..

Saya memahami maksud anda, bro.
Tetapi itu penilaian berdasarkan sudut pandang, bukan secara universal.
Walau, pada tingkat selanjutnya, tetap juga yang disebut universal berdasarkan penilaian orang kebanyakan.


Neutral

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   1st September 2013, 21:56

Bruce wrote:
Saya memahami maksud anda, bro.
Tetapi itu penilaian berdasarkan sudut pandang, bukan secara universal.

betul sekali Oom Bruce, maksud dr penjelasan sy sebelumnya emg spt itu, jd penilaian tsb berdasarkan sudut pandang masing2 pribadi yg memandangnya..

mungkin bagi sebagian orang/bagi kita sebagai manusia, pengorbanan satu manusia yg benar (Yesus Kristus) utk menebus seluruh umat manusia yg berdosa, sangatlah tidak adil atau tidak benar.. klo mau bener dan adil kan utk menebus 10 orang berdosa harusnya jg ditebus dgn 10 orang yg benar doonk..?!
begitu pula dgn dosa yg dilakukan ol Adam dan Hawa, masa sih seluruh umat manusia jg yg harus menanggungnya, apa lg pd saat itu manusia2 yg lain belum dilahirkan.. klo mau mengikuti logika kita sbg manusia semua itu tentu tidak adil dan tidak benar, tp kan bagi Tuhan hal itu lain lagi..

Bruce wrote:
Walau, pada tingkat selanjutnya, tetap juga yang disebut universal berdasarkan penilaian orang kebanyakan.
Setuju dgn anda Oom Bruce..

tapiii orang kebanyakan yg bagaimana dulu nih Oom..?!? dan harus seberapa banyak kah orang yg harus menilainya, agar itu diakui sbg kebenaran/kesalahan yg universal..??

karna penilaian orang banyak pun ada banyak faktor yg mempengaruhinya yaitu tergantung  waktu, tempat, dan ajaran/tradisi/kebudayaan/kebiasaan dimana orang itu tinggal..
contohnya: jaman dulu adlh wajar jika seorang pria memiliki banyak istri alias polygami, itu artinya jaman dulu tindakan poligami dibenarkan ol masyarakat saat itu, tapi bagaimana hal itu jika dinilai pd jaman sekarang..?
budaya sex bebas/tanpa terikat pernikahan bagi masyarakat di negara2 barat/Eropa dianggap tindakan yg wajar, tp bagaimana bila tindakan tsb dinilai ol masyarakat di negara2 timur spt di Indonesia ini bro..?
dan masih banyak lg contoh2 tindakan yg penilaiannya bisa berbeda2 di tiap2 kumpulan masyarakat, dan semua itu tergantung faktor tempat, waktu dan bagaimana ajaran/tradisi yg diterapkan pd masyarakatnya..

menurut sy utk menilai sebuah kebenaran/kesalahan thd segala sesuatu itu tergantung masing2 individu dan mana ajaran yg diyakini kebenarannya ol dirinya Oom.. misalnya klo sy sudah merasa yakin bhw ajaran Katolik lah yg paling baik dan benar bagi diri sy, maka apa yg diajarkan dlm ajaran Katolik itulah yg benar, klo ada ajaran lain yg bertentangan atau bertolak belakang dgn ajaran Katolik yg sy yakini itu maka ajaran lain udah pasti akan sy bilang nda bener.. jd pd akhirnya penilaian thd sebuah kebenaran itu kembali kpd pilihan dan pandangan/keyakinan masing2 individu lg Oom.. dan menurut sy, ajaran yg dianut atau yg diyakini ol seseorang yg memiliki peran yg sangat penting disini.. hehehehe

Okay, itu mungkin sekilas pandangan pribadi sy Oom Bruce, klo ada yg salah atau kekurangan sy mohon maaf dan mohon koreksinya..

eeh iya sebenernya ada sebuah topik lain yg ingin sy tanyakan kpd Oom Bruce, siapa tau anda bisa memberikan penjelasan atau info mengenai hal itu.. ya klo anda nda tau kan bisa bantu sy utk mencarinya.. habis sama sapa lg sy harus bertanya disini klo bukan sama anda...
hehehehehe [Only mods are allowed to see this image]

Syalom,
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   2nd September 2013, 05:59

Quote :
contohnya: jaman dulu adlh wajar jika seorang pria memiliki banyak istri alias polygami, itu artinya jaman dulu tindakan poligami dibenarkan ol masyarakat saat itu, tapi bagaimana hal itu jika dinilai pd jaman sekarang..?

Nah, di sini anda mengabaikan sudut pandang wanita, bro. Kalau mau adil tentu juga anda harus melihat bagaimana wanita melakukan poliandri seperti pria melakukan poligami. 


Quote :
budaya sex bebas/tanpa terikat pernikahan bagi masyarakat di negara2 barat/Eropa dianggap tindakan yg wajar, tp bagaimana bila tindakan tsb dinilai ol masyarakat di negara2 timur spt di Indonesia ini bro..?
dan masih banyak lg contoh2 tindakan yg penilaiannya bisa berbeda2 di tiap2 kumpulan masyarakat, dan semua itu tergantung faktor tempat, waktu dan bagaimana ajaran/tradisi yg diterapkan pd masyarakatnya..

Dalam hal ini, saya bisa 'menerima' jika memang agama yang dianut pelaku membenarkan tindakannya, bro. Misalkan di pedalaman antah berantah ada agama yang mengajarkan freesex, maka hal itu tidak saya nilai salah. Tetapi kalau di dunia barat, dan mereka penganut suatu agama, melakukan freesex tentulah tidak dapat dibenarkan. 


Quote :
menurut sy utk menilai sebuah kebenaran/kesalahan thd segala sesuatu itu tergantung masing2 individu dan mana ajaran yg diyakini kebenarannya ol dirinya Oom.. misalnya klo sy sudah merasa yakin bhw ajaran Katolik lah yg paling baik dan benar bagi diri sy, maka apa yg diajarkan dlm ajaran Katolik itulah yg benar, klo ada ajaran lain yg bertentangan atau bertolak belakang dgn ajaran Katolik yg sy yakini itu maka ajaran lain udah pasti akan sy bilang nda bener.. jd pd akhirnya penilaian thd sebuah kebenaran itu kembali kpd pilihan dan pandangan/keyakinan masing2 individu lg Oom.. dan menurut sy, ajaran yg dianut atau yg diyakini ol seseorang yg memiliki peran yg sangat penting disini.. hehehehe

Saya lebih berpegang pada hal berikut ini, bro. Jika seseorang adalah penganut Katolik, maka Katolik lah yang harus menjadi pegangan hidupnya. Jika agama lain yang dianutnya, maka agama itu pulalah yang harus menjadi pegangan hidupnya. 


Quote :
Okay, itu mungkin sekilas pandangan pribadi sy Oom Bruce, klo ada yg salah atau kekurangan sy mohon maaf dan mohon koreksinya..

eeh iya sebenernya ada sebuah topik lain yg ingin sy tanyakan kpd Oom Bruce, siapa tau anda bisa memberikan penjelasan atau info mengenai hal itu.. ya klo anda nda tau kan bisa bantu sy utk mencarinya.. habis sama sapa lg sy harus bertanya disini klo bukan sama anda...

Monggo disampaikan bro, kita diskusikan.


Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   2nd September 2013, 09:43

memang bener Bro NothingMan.

Kita harus sering2 bertanya sama Om Bruce 

Ngomong2 Om Bruce kog bisa standby terus .... pake Ipad ya?
thumb up
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   2nd September 2013, 13:15

Bruce wrote:
Dalam hal ini, saya bisa 'menerima' jika memang agama yang dianut pelaku membenarkan tindakannya, bro. Misalkan di pedalaman antah berantah ada agama yang mengajarkan freesex, maka hal itu tidak saya nilai salah. Tetapi kalau di dunia barat, dan mereka penganut suatu agama, melakukan freesex tentulah tidak dapat dibenarkan.
Naah itu dia Oom Bruce yg membuat penilaian thd suatu kebenaran mjd berbeda2, tergantung tiap2 individu yg memandangnya, dan kebenaran yg universal pun akhirnya tergantung keyakinan sekumpulan/sekelompok masy yg memandangnya.. 
tp begini bro, misalkan kita tinggal dlm sebuah masy yg meyakini sebuah tindakan pencurian, perampokan, penjarahan, pembunuhan dan pemerkosaan thd orang2 yg dianggapnya musuh atau orang lain yg berbeda pandangan/keyakinan adlh suatu kebenaran, lalu apakah kita jg akan memandang segala tindakan pencurian, penjarahan, pembunuhan itu adlh suatu hal yg benar krn semua masy ditempat kita tinggal itu membenarkan hal tsb..??

menurut sy sih itu tergantung ajaran(agama) apa yg sy yakini kebenarannya Oom, klo dlm agama yg sy yakini semua tindakan2 tsb adlh salah atau tidak benar, maka tetap akan sy anggap semua tindakan2 tsb salah walaupun semua orang ditempat sy tinggal membenarkannya.. makanya sebelumnya sy bilang klo penilaian thd sebuah kebenaran akhirnya tergantung dr pilihan dan keyakinan dr masing2 individu dan sy katakan bhw ajaran yg dianut/diyakininya lah yg memegang peranan penting dlm menilainya..

Bruce wrote:
Saya lebih berpegang pada hal berikut ini, bro. Jika seseorang adalah penganut Katolik, maka Katolik lah yang harus menjadi pegangan hidupnya. Jika agama lain yang dianutnya, maka agama itu pulalah yang harus menjadi pegangan hidupnya.
sy tentu sangat setuju sekali dgn anda bro Bruce, bhw ajaran agama apa yg jd keyakinan kita, maka itu lah yg akan kita gunakan sgb panduan dan pegangan hidup kita..

tp kan sebelumnya kita sedang bahas adlh tentang penilaian thd suatu kebenaran yg universal dan spt yg anda katakan yaitu berdasarkan penilaian banyak orang.. dan sebelumnya kan jg sy tanyakan orang banyak yg mana..? dimana tempatnya..? kapan kah waktunya, jaman dulu atau jaman sekarang..? atau ajaran/tradisi/kebiasaan apa yg dianut ol masy banyak itu yg bagaimana/spt apa..?

dan spt yg sudah sy sampaikan sebelumnya bhw penilaian masy thd sesuatu pun bisa berbeda2 tergantung waktunya, tempat, dan kebiasan/tradisi/ajaran apa yg dianut masy tsb, spt contoh yg sudah sy sampaikan diatas.. klo semua masy ditempat kita tinggal membenarkan pencurian, apakah kita jg akan membenarkan tindakan tsb atas dasar semua masy jg menilainya sbg suatu kebenaran..??

Bruce wrote:

Monggo disampaikan bro, kita diskusikan.


Syalom
Iya Oom thanx atas kesediaannya, tp nti deh sambil menunggu waktu yg pas..
dan krn topikya lain dr yg kita bahas saat ini, nti mungkin sy buat ditrit tersendiri aj atau jangan2 materi yg akan sy bahas sudah pernah dibuat tritnya sy jg blum tau sih.. materi yg ingin sy tanyakan itu berkaitan dgn ajaran Yahudi dan Hukum Tauratnya Oom Bruce, apakah sudah pernah dibahas di forum ini..?

Syalom, [Only mods are allowed to see this image]
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   2nd September 2013, 13:21

cinzano wrote:
memang bener Bro NothingMan.

Kita harus sering2 bertanya sama Om Bruce
habis yg paling rajin OL selain Oom Bruce dan Oom Husada diforum ini sapa lageee..?? sunny 

Oom Cinzan dan sy kan tipenya hampir sama, nongoolnya malu-malu kucing..
klo membahas sesuatu jarang sampe tuntassss, ditinggal nyambi ngurus istri sich..
maklum, kita kan suami2 teladan...   hehehehehe Razz Laughing  Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   2nd September 2013, 13:34

Hadooooh, udah jawab panjang lebar, salah pencet hilang semua jawabannya.
Sabar ya, musti ngumpulin tekad dulu untuk menulis ulang.

d\'oh

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   3rd September 2013, 13:17

bruce wrote:
Hadooooh, udah jawab panjang lebar, salah pencet hilang semua jawabannya.
Sabar ya, musti ngumpulin tekad dulu untuk menulis ulang.

d\'oh

Ayoo Om ...


Kami semua menunggu  Laughing
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Mahabarata dan Hindu   Today at 17:32

Kembali Ke Atas Go down
 
Mahabarata dan Hindu
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 9 dari 10Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Forum Terbuka :: Diskusi - Beragam Agama-
Navigasi: