Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Felix Culpa

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next
PengirimMessage
St Yopi
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 428
Join date : 24.10.12

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:09

bruce wrote:
Quote :
Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.


Dari sudut pandang manusia (yang tidak sempurna) mungkin memang menganggap Yang Sempurna lebih mulia. Tetapi, apa lagi yang dibutuhkan Tuhan yang Maha Mulia? Tuhan Yang Maha Mulia tidak membutuhkan lagi kemuliaan yang lain.

Ini agak membingungkan pertanyaannya bro Bruce,

Apa hubungannya antara:

Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

Dengan:

apa lagi yang dibutuhkan Tuhan yang Maha Mulia? Tuhan Yang Maha Mulia tidak membutuhkan lagi kemuliaan yang lain.

Saya tidak melihat korelasinya bro.

Salam
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:11

Quote :
Apa hubungannya antara:

Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

Dengan:

apa lagi yang dibutuhkan Tuhan yang Maha Mulia? Tuhan Yang Maha Mulia tidak membutuhkan lagi kemuliaan yang lain.

Saya tidak melihat korelasinya bro.


Intinya pada yang saya bold, mo.
Tuhan sudah Maha Mulia, apakah ia masih membutuhkan tambahan kemuliaan lagi dari manusia?

Salam

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:13

bruce wrote:
Quote :
Mungkin nanti setelah sempurna di Surga, manusia dapat membandingkan kehidupan tidak sempurna di bumi dengan sempurna di surga.


Maksudnya gimana om?




Setelah kejatuhan Adam dari taman eden dan kemudian merasakan tidak enaknya kehidupan di dunia,
Sekarang sudah enak di Surga......jangan sampai melakukan kejatuhan ke dua kalinya.
Mengulang kesalahan yang sama.


[You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:16

Quote :
Setelah kejatuhan Adam dari taman eden dan kemudian merasakan tidak enaknya kehidupan di dunia,
Sekarang sudah enak di Surga......jangan sampai melakukan kejatuhan ke dua kalinya.
Mengulang kesalahan yang sama.


Lhoh, kan berdasarkan penjelasan romo Yopi, kejatuhan Adam sudah dipredestinasi oleh Tuhan. Masa dipredestinasi jatuh lagi, om?

Neutral

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:23

Boleh saya urun pendapat dari sudut pandang saya sendiri???
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:25

siip wrote:
Boleh saya urun pendapat dari sudut pandang saya sendiri???

Masa dilarang sih ? Silahkan, justru diharapkan


_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Onde32lumut
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 44
Join date : 27.10.12

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:26

bro yopi: apakah tanpa lucifer adam ga bisa berdosa? bagaimanna dengan freewill manusia yg memang di sematkan pada manusia oleh Tuhan.
(jangan dijawab sudah dirancanga ya?))
meneurut saya memberikana freewill pada manusia justru menejadikan manusia itu sebagai ciptaan yg sempurna.. ciptaan dengana keleas teercanggih (secitra dengan Allah) tentu saja Allah punya freewill.. dan Allah ingin freewill manusia menjadi sempurna, tanpa dibuat sempurna. tentu saja seorang siswa yg pintar adalah siswa yg menedapat nilai A tanpa dibuat begitu oleh gurunya, namun oleh karrena si siswa berproses untuk menejadi mampu mencapapai nilai A
Kembali Ke Atas Go down
St Yopi
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 428
Join date : 24.10.12

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:28

bruce wrote:
Quote :
Apa hubungannya antara:

Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

Dengan:

apa lagi yang dibutuhkan Tuhan yang Maha Mulia? Tuhan Yang Maha Mulia tidak membutuhkan lagi kemuliaan yang lain.

Saya tidak melihat korelasinya bro.


Intinya pada yang saya bold, mo.
Tuhan sudah Maha Mulia, apakah ia masih membutuhkan tambahan kemuliaan lagi dari manusia?

Salam
Mungkin perlu dibedakan antara kesempurnaan dan kemuliaan.

Salam
Kembali Ke Atas Go down
St Yopi
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 428
Join date : 24.10.12

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:40

Onde32lumut wrote:
bro yopi: apakah tanpa lucifer adam ga bisa berdosa? bagaimanna dengan freewill manusia yg memang di sematkan pada manusia oleh Tuhan.
(jangan dijawab sudah dirancanga ya?))
meneurut saya memberikana freewill pada manusia justru menejadikan manusia itu sebagai ciptaan yg sempurna.. ciptaan dengana keleas teercanggih (secitra dengan Allah) tentu saja Allah punya freewill.. dan Allah ingin freewill manusia menjadi sempurna, tanpa dibuat sempurna. tentu saja seorang siswa yg pintar adalah siswa yg menedapat nilai A tanpa dibuat begitu oleh gurunya, namun oleh karrena si siswa berproses untuk menejadi mampu mencapapai nilai A
Tetap saja saya jawab itu Rancangan-Nya Very Happy

Bro, istilah Freewill sama dengan Felix Culpa, dicetuskan oleh St Agustinus, jadi, lebih cocok mendengarkan Gereja, daripada memakai pikiran sendiri.

Ajaran Gereja mengenai iman dan moral secara Ex Cathedra (Alkitab, Tradisi Suci dan Magisterium), perlu dipahami lewat Magisterium, sebagai salah satu dari ketiga tian penopang dan dasar kebenaran.

KGK sudah diberikan, saya kira sebagai umat Kristen di Gereja Katolik, bro akan mengikutinya dengan baik, setia dan tulus hati,

Salam
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:44

Quote :
Mungkin perlu dibedakan antara kesempurnaan dan kemuliaan.

Salam

Dalam konteks kalimat (ayat) di atas, kesempurnaan yang dimaksud adalah kuasaNya, mod, betul? Kuasa Tuhan adalah Kemuliaan Tuhan, ataukah saya keliru?

Kalau saya keliru, maka coba ganti Kemuliaan dengan Kekuasaan.

Maka pertanyaannya menjadi seperti ini :


Tuhan sudah Maha Kuasa, apakah ia masih membutuhkan tambahan kuasa lagi dari manusia?

Salam

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:44

siip wrote:
Boleh saya urun pendapat dari sudut pandang saya sendiri???


Menunggu pendapat Om Siipp..



[You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:48

Saya ikut menunggu, agak sungkan bilang menagih. [You must be registered and logged in to see this image.]

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
St Yopi
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 428
Join date : 24.10.12

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:49

@ Ond3,

Jangan lupa, Adam dan Hawa jatuh didalam dosa bukan karena mereka mengerti, karena mereka belum berpengetahuan (belum makan buah pengetahuan), tetapi "hanya" karena buah tersebut "menarik hati".

Mereka tidak tahu apa itu "taat", "dosa" dll, mereka hanya punya insting/naluri/perasaan dll.

Saya kira ini juga (salah satu alasan) disebut "Dosa yang membahagiakan" (Felix Culpa), karena tidak tahu, maka tidak diperhitungkan.

1 Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!
2 Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!
8 "Berbahagialah manusia yang dosanya tidak diperhitungkan Tuhan.”
13 Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.

Jadi, justru didalam kejatuhannya Adam, saya malah tidak melihat freewill berlaku disini.

Salam
Kembali Ke Atas Go down
St Yopi
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 428
Join date : 24.10.12

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 10:59

bruce wrote:
Quote :
Mungkin perlu dibedakan antara kesempurnaan dan kemuliaan.

Salam

Dalam konteks kalimat (ayat) di atas, kesempurnaan yang dimaksud adalah kuasaNya, mod, betul? Kuasa Tuhan adalah Kemuliaan Tuhan, ataukah saya keliru?

Kalau saya keliru, maka coba ganti Kemuliaan dengan Kekuasaan.

Maka pertanyaannya menjadi seperti ini :


Tuhan sudah Maha Kuasa, apakah ia masih membutuhkan tambahan kuasa lagi dari manusia?

Salam
Nah, itu salah satu jawaban untuk pertanyaan mengapa manusia diciptakan,

Dijawab oleh St Paulus:

9 Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

Jadi, tanpa kelemahan (manusia), Kuasa Allah tidak sempurna.

Allah sendirian, apanya yang menjadi acuan sempurna tidak sempurna?

Kalau kita sendirian didalam ruang hampa, apa acuan kita bergerak?

Inilah yang dimaksud dengan "menjadi sempurna".

Allah itu Sempurna, Mulia dan Berkuasa.

Tanpa iblis, tanpa manusia, apa yang menjadi acuan untuk kita mengatakan itu semua?

Kita tahu bahwa Allah itu Sempurna, karena kita tidak sempurna.

Saya kira dalil "titik acuan", cukup jelas dalam hal ini.

Salam
Kembali Ke Atas Go down
Onde32lumut
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 44
Join date : 27.10.12

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 11:06

St Yopi wrote:
@ Ond3,

Jangan lupa, Adam dan Hawa jatuh didalam dosa bukan karena mereka mengerti, karena mereka belum berpengetahuan (belum makan buah pengetahuan), tetapi "hanya" karena buah tersebut "menarik hati".

Mereka tidak tahu apa itu "taat", "dosa" dll, mereka hanya punya insting/naluri/perasaan dll.

Saya kira ini juga (salah satu alasan) disebut "Dosa yang membahagiakan" (Felix Culpa), karena tidak tahu, maka tidak diperhitungkan.

1 Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!
2 Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!
8 "Berbahagialah manusia yang dosanya tidak diperhitungkan Tuhan.”
13 Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.

Jadi, justru didalam kejatuhannya Adam, saya malah tidak melihat freewill berlaku disini.

Salam
romo yudas yopi.s yth..

sebelum adam dan hawa dibujuk iblis, adam dan hawa sudah di beri tahu (berpengetahuan) oleh Tuhan, supaya mereka tidak memakan buah terlarang itu.. makanya dosa pertama manusia adalah ketidak taatan. setelah memakan buaha terlarang, adam dan hawa menejadi berpengetahuan banyaka, termasuk menejadi tau malu dengan ketelanjangannya.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 11:06

St Yopi wrote:
Jangan lupa, Adam dan Hawa jatuh didalam dosa bukan karena mereka mengerti, karena mereka belum berpengetahuan (belum makan buah pengetahuan), tetapi "hanya" karena buah tersebut "menarik hati".

Mereka tidak tahu apa itu "taat", "dosa" dll, mereka hanya punya insting/naluri/perasaan dll.
...
Jadi, justru didalam kejatuhannya Adam, saya malah tidak melihat freewill berlaku disini.
Mohon tambahan penjelasan Mo.

Apakah dengan mendengarkan dan menuruti "suara hati" yang 'ditarik' untuk menyentuh, memakan, menelan, melahap buah pengetahuan itu tidak dapat dikategorikan sebagai freewill?

Apakah Kej 2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati, akan menjadi sia-sia karena Adam dan Hawa belum mempunyai pengertian/pengetahuan?

Terima kasih.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara


Terakhir diubah oleh Husada tanggal 3rd May 2013, 11:17, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 11:08

St Yopi wrote:
@ Ond3,

Jangan lupa, Adam dan Hawa jatuh didalam dosa bukan karena mereka mengerti, karena mereka belum berpengetahuan (belum makan buah pengetahuan), tetapi "hanya" karena buah tersebut "menarik hati".

Mereka tidak tahu apa itu "taat", "dosa" dll, mereka hanya punya insting/naluri/perasaan dll.

Saya kira ini juga (salah satu alasan) disebut "Dosa yang membahagiakan" (Felix Culpa), karena tidak tahu, maka tidak diperhitungkan.

1 Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!
2 Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!
8 "Berbahagialah manusia yang dosanya tidak diperhitungkan Tuhan.”
13 Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.

Jadi, justru didalam kejatuhannya Adam, saya malah tidak melihat freewill berlaku disini.

Salam


Tentu saja bahagia bagi orang2 yang tidak diperhitungkan pelanggarannya.

Tetapi bagaimana bagi orang2 yang diperhitungkan pelanggarannya. Kan sudah bukan "Felix Culpa" lagi ?


[You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 11:13

Quote :
Jadi, tanpa kelemahan (manusia), Kuasa Allah tidak sempurna.

Allah sendirian, apanya yang menjadi acuan sempurna tidak sempurna?

Kalau kita sendirian didalam ruang hampa, apa acuan kita bergerak?

Inilah yang dimaksud dengan "menjadi sempurna".

Allah itu Sempurna, Mulia dan Berkuasa.

Tanpa iblis, tanpa manusia, apa yang menjadi acuan untuk kita mengatakan itu semua?

Kita tahu bahwa Allah itu Sempurna, karena kita tidak sempurna.

Saya kira dalil "titik acuan", cukup jelas dalam hal ini.


Waduh, Mo, apakah pengertian itu tidak menjadi 'semakin jauh' ?
Karena dengan keterangan itu, seolah mengatakan bahwa :

Keberadaan Allah ada karena ada ciptaan Allah.
Tanpa ciptaan, maka Allah itu tidak ada.

Atau kalau 'disesuaikan' dengan kata kata anda menjadi :

Keberadaan Allah menjadi sempurna ada karena ada ciptaan Allah ada.
Tanpa ciptaan, maka Allah tidak sempurna ada.

Padahal, yang kita imani adalah Allah ada sebelum segala sesuatu ada.

Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
St Yopi
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 428
Join date : 24.10.12

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 11:15

Onde32lumut wrote:
St Yopi wrote:
@ Ond3,

Jangan lupa, Adam dan Hawa jatuh didalam dosa bukan karena mereka mengerti, karena mereka belum berpengetahuan (belum makan buah pengetahuan), tetapi "hanya" karena buah tersebut "menarik hati".

Mereka tidak tahu apa itu "taat", "dosa" dll, mereka hanya punya insting/naluri/perasaan dll.

Saya kira ini juga (salah satu alasan) disebut "Dosa yang membahagiakan" (Felix Culpa), karena tidak tahu, maka tidak diperhitungkan.

1 Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!
2 Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!
8 "Berbahagialah manusia yang dosanya tidak diperhitungkan Tuhan.”
13 Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.

Jadi, justru didalam kejatuhannya Adam, saya malah tidak melihat freewill berlaku disini.

Salam
romo yudas yopi.s yth..

sebelum adam dan hawa dibujuk iblis, adam dan hawa sudah di beri tahu (berpengetahuan) oleh Tuhan, supaya mereka tidak memakan buah terlarang itu.. makanya dosa pertama manusia adalah ketidak taatan. setelah memakan buaha terlarang, adam dan hawa menejadi berpengetahuan banyaka, termasuk menejadi tau malu dengan ketelanjangannya.
Ini sama dengan anak 1 tahun kita "beri tahu", apakah mereka mengerti?

Saya kira bro punya anak dan mengerti analogy ini.

Kalau mereka sudah mengerti, maka mereka malu akan ketelanjangannya sebelum makan buah tersebut Very Happy

Salam
Kembali Ke Atas Go down
St Yopi
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 428
Join date : 24.10.12

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 11:20

Husada wrote:
St Yopi wrote:
Jangan lupa, Adam dan Hawa jatuh didalam dosa bukan karena mereka mengerti, karena mereka belum berpengetahuan (belum makan buah pengetahuan), tetapi "hanya" karena buah tersebut "menarik hati".

Mereka tidak tahu apa itu "taat", "dosa" dll, mereka hanya punya insting/naluri/perasaan dll.
...
Jadi, justru didalam kejatuhannya Adam, saya malah tidak melihat freewill berlaku disini.
Mohon tambahan penjelasan Mo.

Apakah dengan mendengarkan dan menuruti "suara hati" yang 'ditarik' untuk menyentuh, memakan, menelan, melahap buah pengetahuan itu tidak dapat dikategorikan sebagai freewill?

Apakah Kej 2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah
kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau
mati
akan menjadi sia-sia karena Adam dan Hawa belum mempunyai pengertian/pengetahuan?

Terima kasih.
Saya kira penjelasannya sama dengan pertanyaan bro Ond3, analogy anak 1 tahun, yang punya anak pasti mengerti analogy ini.

Mengenai freewill, saya berpendapat bahwa binatang tidak punya freewill, hanya insting, perasaan, naluri dll.

Nah, ketika belum berpengetahuan, saya menganggap manusia sama dengan binatang.

Bukankah kita mengenal istilah "kumpul kebo"?

Ini istilah untuk manusia yang tidak memakai otak, sama dengan binatang (kebo=kerbau).

Salam
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 11:26

St Yopi wrote:
Husada wrote:
St Yopi wrote:
Jangan lupa, Adam dan Hawa jatuh didalam dosa bukan karena mereka mengerti, karena mereka belum berpengetahuan (belum makan buah pengetahuan), tetapi "hanya" karena buah tersebut "menarik hati".

Mereka tidak tahu apa itu "taat", "dosa" dll, mereka hanya punya insting/naluri/perasaan dll.
...
Jadi, justru didalam kejatuhannya Adam, saya malah tidak melihat freewill berlaku disini.
Mohon tambahan penjelasan Mo.

Apakah dengan mendengarkan dan menuruti "suara hati" yang 'ditarik' untuk menyentuh, memakan, menelan, melahap buah pengetahuan itu tidak dapat dikategorikan sebagai freewill?

Apakah Kej 2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah
kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau
mati
akan menjadi sia-sia karena Adam dan Hawa belum mempunyai pengertian/pengetahuan?

Terima kasih.
Saya kira penjelasannya sama dengan pertanyaan bro Ond3, analogy anak 1 tahun, yang punya anak pasti mengerti analogy ini.

Mengenai freewill, saya berpendapat bahwa binatang tidak punya freewill, hanya insting, perasaan, naluri dll.

Nah, ketika belum berpengetahuan, saya menganggap manusia sama dengan binatang.

Bukankah kita mengenal istilah "kumpul kebo"?

Ini istilah untuk manusia yang tidak memakai otak, sama dengan binatang (kebo=kerbau).

Salam

Sangat berat untuk dapat meng"iya"kan penjabaran diatas.

Kalo boleh dianalogikan :

Saya punya anak berumur 5 tahun.
Saya ajari jangan sampai main2 disumur nanti kecebur.
Kebetulan hari ini anak saya tersebut bermain2 disumur, dan saya biarin saja
Nanti kalo sudah kecebur, nanti saya tolongin dia.

Biar dia merasa bahagia setelah saya tolong.


[You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
St Yopi
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 428
Join date : 24.10.12

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 11:36

bruce wrote:
Quote :
Jadi, tanpa kelemahan (manusia), Kuasa Allah tidak sempurna.

Allah sendirian, apanya yang menjadi acuan sempurna tidak sempurna?

Kalau kita sendirian didalam ruang hampa, apa acuan kita bergerak?

Inilah yang dimaksud dengan "menjadi sempurna".

Allah itu Sempurna, Mulia dan Berkuasa.

Tanpa iblis, tanpa manusia, apa yang menjadi acuan untuk kita mengatakan itu semua?

Kita tahu bahwa Allah itu Sempurna, karena kita tidak sempurna.

Saya kira dalil "titik acuan", cukup jelas dalam hal ini.


Waduh, Mo, apakah pengertian itu tidak menjadi 'semakin jauh' ?
Karena dengan keterangan itu, seolah mengatakan bahwa :

Keberadaan Allah ada karena ada ciptaan Allah.
Tanpa ciptaan, maka Allah itu tidak ada.

Atau kalau 'disesuaikan' dengan kata kata anda menjadi :

Keberadaan Allah menjadi sempurna ada karena ada ciptaan Allah ada.
Tanpa ciptaan, maka Allah tidak sempurna ada.

Padahal, yang kita imani adalah Allah ada sebelum segala sesuatu ada.

Syalom
Tanpa ciptaan-Nya, Allah itu ada.

Bukankah saya sudah berikan analogy mengenai kita berada didalam ruang hampa?

Kita tetap ada, tetap tidak ada acuan buat kita.

Ini tidak berarti kita tidak ada.

Mohon maaf sebelumnya, tanpa bermaksud apa-apa, bagi yang pernah belajar eksakta, pasti sangat mudah mengerti analogy ini.

Salam
Kembali Ke Atas Go down
St Yopi
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 428
Join date : 24.10.12

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 11:39

cinzano wrote:
St Yopi wrote:
Husada wrote:
St Yopi wrote:
Jangan lupa, Adam dan Hawa jatuh didalam dosa bukan karena mereka mengerti, karena mereka belum berpengetahuan (belum makan buah pengetahuan), tetapi "hanya" karena buah tersebut "menarik hati".

Mereka tidak tahu apa itu "taat", "dosa" dll, mereka hanya punya insting/naluri/perasaan dll.
...
Jadi, justru didalam kejatuhannya Adam, saya malah tidak melihat freewill berlaku disini.
Mohon tambahan penjelasan Mo.

Apakah dengan mendengarkan dan menuruti "suara hati" yang 'ditarik' untuk menyentuh, memakan, menelan, melahap buah pengetahuan itu tidak dapat dikategorikan sebagai freewill?

Apakah Kej 2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah
kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau
mati
akan menjadi sia-sia karena Adam dan Hawa belum mempunyai pengertian/pengetahuan?

Terima kasih.
Saya kira penjelasannya sama dengan pertanyaan bro Ond3, analogy anak 1 tahun, yang punya anak pasti mengerti analogy ini.

Mengenai freewill, saya berpendapat bahwa binatang tidak punya freewill, hanya insting, perasaan, naluri dll.

Nah, ketika belum berpengetahuan, saya menganggap manusia sama dengan binatang.

Bukankah kita mengenal istilah "kumpul kebo"?

Ini istilah untuk manusia yang tidak memakai otak, sama dengan binatang (kebo=kerbau).

Salam

Sangat berat untuk dapat meng"iya"kan penjabaran diatas.

Kalo boleh dianalogikan :

Saya punya anak berumur 5 tahun.
Saya ajari jangan sampai main2 disumur nanti kecebur.
Kebetulan hari ini anak saya tersebut bermain2 disumur, dan saya biarin saja
Nanti kalo sudah kecebur, nanti saya tolongin dia.

Biar dia merasa bahagia setelah saya tolong.


[You must be registered and logged in to see this image.]
Nah, ternyata analogy bro lebih mantap Very Happy

Salam
Kembali Ke Atas Go down
Onde32lumut
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 44
Join date : 27.10.12

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 11:40

Quote :
Tanpa iblis, tanpa manusia, apa yang menjadi acuan untuk kita mengatakan itu semua?

romo yopi, apapkah menurut anda, manusisa tdk dapat berbuat dosa tanpa andil iblis?
Kembali Ke Atas Go down
Onde32lumut
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 44
Join date : 27.10.12

PostSubyek: Re: Felix Culpa   3rd May 2013, 11:46

analogi yg manna ya? manusia itu tdk sama dengan binatanag.. manusia diciptakan lebih dr binatang, manusia punya akal budi..

analogi yg pas adalah... anak jurusan matematika yg baru menedatar itu memang belum ngerti ilmu matematika. namun, anak yg maua masuk jurusan matematika sudah bisa diberi tahu bagaimaanana aturan kampus dan bagaiamana agar dia bisa lulus dari univeersitas itu.
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Felix Culpa   Today at 17:30

Kembali Ke Atas Go down
 
Felix Culpa
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 4 dari 7Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Ruang Antar Kristen (Khusus Penganut Kristen Trinitarian) :: Ajaran Kristen-
Navigasi: