Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : 1, 2, 3, 4  Next
PengirimMessage
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   9th May 2013, 11:49

Di Alkitab tertulis :

3 Blessed are the poor in spirit: for theirs is the kingdom of heaven. (Mat 5:3 DRA)

23 Then Jesus said to his disciples: Amen, I say to you, that a rich man shall hardly enter into the kingdom of heaven.
24 And again I say to you: It is easier for a camel to pass through the eye of a needle, than for a rich man to enter into the kingdom of heaven.
(Mat 19:23-24 DRA)

24 No man can serve two masters. For either he will hate the one, and love the other: or he will sustain the one, and despise the other. You cannot serve God and mammon. (Mat 6:24 DRA)
Mammon = rich

19 Lay not up to yourselves treasures on earth: where the rust, and moth consume, and where thieves break through and steal.
20 But lay up to yourselves treasures in heaven: where neither the rust nor moth doth consume, and where thieves do not break through, nor steal.
21 For where thy treasure is, there is thy heart also.
(Mat 6:19-21 DRA)



Apakah teman2 setuju bahwa orang miskin lebih mudah mendapatkan keselamatan daripada orang kaya ?



Neutral
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   9th May 2013, 12:14

Quote :
Apakah teman2 setuju bahwa orang miskin lebih mudah mendapatkan keselamatan daripada orang kaya ?

Perlu ditelisik lebih jauh lagi, om.

Pertama, adalah umum seseorang yang hidup dalam kesederhanaan, lebih punya sifat sosial yang tinggi dibanding orang kaya. Contoh, seorang pengemis masih lebih mudah minta sebungkus nasi ke warteg dibanding minta makan ke restoran besar. Seseorang yang hanya punya uang 100ribu masih lebih mudah memberikan 50 ribu kepada tetangganya yang kelaparan dibanding seseorang yang memiliki 100 juta ketika dimintai bantuan 20 juta oleh tetangganya.

Semakin kaya seseorang, keterikatan orang itu terhadap kekayaannya semakin kuat, beda dengan orang yang nyaris tidak punya apa apa, keterikatannya terhadap harta benda nyaris tidak ada.

Padahal, justru keterikatan pada kekayaan itulah yang sering menjadi hambatan dalam hidup keimanan, seperti kata Jesus, bahwa kita tidak bisa menjadi hamba dari dua tuan. Dalam hal orang kaya, ia sudah memiliki tuan nya sendiri, yakni kekayaan dan hartanya.

Adalah betul, bahwa orang kaya punya kemampuan untuk memberi lebih banyak, tetapi, kalau kita coba perbandingkan, antara harta kekayaan dengan apa yang diberikan, maka sepertinya perbandingan kaya:sumbangan dan miskin:sumbangan, sepertinya perbandingannya masih lebh besar pada miskin:sumbangan.

Mungkin penjabaran di atas kurang sempurna, tetapi kira kira itu lah.
He heh e he


_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   9th May 2013, 12:20



Semisal orang miskin, bila anaknya sakit.
Dan ia tidak mempunyai uang yang cukup.
Demikian pula tidak mempunyai teman2 yang membantunya.
Maka satu2nya harapan adalah kepada Tuhan.
Jadi mempunyai kedekatan relasi dengan Tuhan.



Kalo orang kaya, masih terdapat 2 kemungkinan.
Bisa jadi ia mengandalkan Tuhan dan kemungkina pula mengandalkan kekayaannya.
Secara logika, orang miskin lebih mempunyai kedekatan relasi dengan Tuhan.


Love
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   9th May 2013, 12:27

cinzano wrote:


Semisal orang miskin, bila anaknya sakit.
Dan ia tidak mempunyai uang yang cukup.
Demikian pula tidak mempunyai teman2 yang membantunya.
Maka satu2nya harapan adalah kepada Tuhan.
Jadi mempunyai kedekatan relasi dengan Tuhan.



Kalo orang kaya, masih terdapat 2 kemungkinan.
Bisa jadi ia mengandalkan Tuhan dan kemungkina pula mengandalkan kekayaannya.
Secara logika, orang miskin lebih mempunyai kedekatan relasi dengan Tuhan.


Love

Betul sekali, om.

Dan satu hal lagi. Dengan menjadi kaya, seseorang dapat menggunakan kekayaannya untuk berbagai hal negative demi kesenangan dirinya. Sementara orang miskin lebih sedikit 'godaan' nya.

Laughing

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
hello kitty
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 305
Join date : 28.10.12
Lokasi : Lawang

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   9th May 2013, 20:14

kesimpulannya mau pilih jadi orang kaya atau miskin nih?
Cool
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   9th May 2013, 20:23

hello kitty wrote:
kesimpulannya mau pilih jadi orang kaya atau miskin nih?
Cool

Ngga kaya ngga miskin, yang penting cukup dan hidup bahagia, sis.

Laughing

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
hello kitty
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 305
Join date : 28.10.12
Lokasi : Lawang

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   9th May 2013, 20:32

cukup makan enak, cukup tidur di ruangan ber-AC, cukup nyaman dalam mobil yang representatif, cukup nyaman dikelilingi orang2 terkasih
aminnnn...
Laughing
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   9th May 2013, 20:38

hello kitty wrote:
cukup makan enak, cukup tidur di ruangan ber-AC, cukup nyaman dalam mobil yang representatif, cukup nyaman dikelilingi orang2 terkasih
aminnnn...
Laughing


Makanan enak ataupun tidak, itu reatie, sis. Tidur dalam ruang AC juga sekdar sejuk, mobil yang penting bisa melaju.

Be happy don't worry

Cool

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   9th May 2013, 22:42

bruce wrote:
hello kitty wrote:
kesimpulannya mau pilih jadi orang kaya atau miskin nih?
[You must be registered and logged in to see this image.]

Ngga kaya ngga miskin, yang penting cukup dan hidup bahagia, sis.

[You must be registered and logged in to see this image.]

klo diartikan lebih lanjut, 'cukup' adl kondisi/keadaan yg bisa membuat hidup bahagia ya Oom..

jd asalkan duitnya cukup utk beli mobil ferrari, maka kita harus bahagia, asalkan duitnya cukup utk beli rumah dan apartemen mewah, itu kita jg harus bahagia, dan asalkan duitnya cukup utk membiayai anak utk sekolah ke LN, maka kita jg harus bahagia..

tp klo dikantong nda ada duit sama sekali, apa lg mau buat makan aj nda cukup, sy akan sediih sekali sih bro, apa lg klo anak dan istri jg sampai kelaparan, waduuuuh bisa streess klo sampe spt itu..

jd kesimpulannya kondisi/keadaan 'cukup' yg dimaksud itu adlh kondisi yg bisa bikin kita senang/bahagia atau kita berusaha bahagia atas semua(kondisi/keadaan) yg sudah kita miliki nih Oom Bruce..?

hehehehe [You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   10th May 2013, 07:07

Quote :
klo diartikan lebih lanjut, 'cukup' adl kondisi/keadaan yg bisa membuat hidup bahagia ya Oom..

jd asalkan duitnya cukup utk beli mobil ferrari, maka kita harus bahagia, asalkan duitnya cukup utk beli rumah dan apartemen mewah, itu kita jg harus bahagia, dan asalkan duitnya cukup utk membiayai anak utk sekolah ke LN, maka kita jg harus bahagia..

tp klo dikantong nda ada duit sama sekali, apa lg mau buat makan aj nda cukup, sy akan sediih sekali sih bro, apa lg klo anak dan istri jg sampai kelaparan, waduuuuh bisa streess klo sampe spt itu..

jd kesimpulannya kondisi/keadaan 'cukup' yg dimaksud itu adlh kondisi yg bisa bikin kita senang/bahagia atau kita berusaha bahagia atas semua(kondisi/keadaan) yg sudah kita miliki nih Oom Bruce..?


Jangan lupakan ucapan Jesus ini bro :

Mat 10:29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.

Mat 10:30 Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.

Mat 10:31 Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.


Laughing

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   10th May 2013, 08:29

Damai bagi LTBers sekalian.
cinzano wrote:
Di Alkitab tertulis :

3 Blessed are the poor in spirit: for theirs is the kingdom of heaven. (Mat 5:3 DRA)

23 Then Jesus said to his disciples: Amen, I say to you, that a rich man shall hardly enter into the kingdom of heaven.
24 And again I say to you: It is easier for a camel to pass through the
eye of a needle, than for a rich man to enter into the kingdom of
heaven.
(Mat 19:23-24 DRA)

24 No man can serve two masters.
For either he will hate the one, and love the other: or he will sustain
the one, and despise the other. You cannot serve God and mammon.
(Mat 6:24 DRA)
Mammon = rich

19 Lay not up to yourselves treasures on earth: where the rust, and moth consume, and where thieves break through and steal.
20 But lay up to yourselves treasures in heaven: where neither the rust
nor moth doth consume, and where thieves do not break through, nor
steal.
21 For where thy treasure is, there is thy heart also.
(Mat 6:19-21 DRA)



Apakah teman2 setuju bahwa orang miskin lebih mudah mendapatkan keselamatan daripada orang kaya ?



[You must be registered and logged in to see this image.]
Saya kira, pertanyaan Mod Sinzan itu bisa terjawab denganthe poor in spirit. Di Alkitab menurut [You must be registered and logged in to see this link.] dikatakan, orang yang miskin di hadapan Allah. Jadi, bukan poor menurut ukuran manusia, melainkan the poor in spirit.
[You must be registered and logged in to see this image.] Damai, damai, damai. [You must be registered and logged in to see this image.] [You must be registered and logged in to see this image.] [You must be registered and logged in to see this image.]

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   10th May 2013, 11:00

Quote :
dikatakan, orang yang miskin di hadapan Allah. Jadi, bukan poor menurut ukuran manusia, melainkan the poor in spirit.

Jika maksud anda di atas, dan disandingkan dengan ayat ini :

Mat 5:3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

Ada penjelasan yang lebih luas di sini


Blessed are the poor in spirit for theirs is the kingdom of God. Matt. 5:3

What does it mean to be “poor in spirit”? In Matt. 13:44 Jesus tells this parable, “The kingdom of heaven is like a treasure hidden in the field, which a man found and hid; and from joy over it he goes and sells all that he has, and buys that field.” To be poor in spirit is to realize that nothing we have is worth more than the kingdom of God. Knowing this, we become willing to part with anything we have if it hinders us from receiving the kingdom. This is why Jesus said, “No one of you can be my disciple who does not give up all his own possessions.” (Luke 14:33)

When we think of possessions, our minds automatically go to things like our homes, cars, big screen televisions, and the luxuries with which we live, and this is certainly part of it. But Jesus goes much further when He says, “If anyone loves even his mother and father more than me, he cannot be my disciple”. Jesus is also including our families in this equation. Do you love your children more than Him? What about your health? If he decided to test your faith with disease, would you still trust Him? When Jesus speaks of possessions, He means everything; our careers, our reputations, even if our aspirations are to be leaders in the Christian community, all of these are to be handed over if He asks. The idea of “possessions” is so complete that it includes everything we hold valuable. Nothing is to be more valuable to us than Christ.

Being poor in spirit is directly related to our faith. We know that, “without faith it is impossible to please Him, for he who comes to God must believe that He is, and that He is the rewarder of those who seek Him.”(Heb 11:6). Without faith you could never come to Him, because believing that He is and that He will reward those who seek Him is an aspect of faith. If you don’t believe this, than you will not come to Him and thus you do not have faith. We also must realize that it is not the “coming” by which we are justified; it is the “faith”, but the “faith” produces the “coming.”

The same applies to being poor in spirit. The only way we can be “poor in spirit” is to truly believe that He is more valuable than anything we have, and believing that He is more valuable than our possesions is an aspect of our faith also. The entire chapter of Hebrews 11 is about faith, and it lists what some of God people we’re willing to sacrifice because of their faith in God. Abraham was willing to sacrifice his son Isaac (Heb. 11:17) Moses “chose rather to endure ill-treatment with the people of God, than to enjoy the passing pleasures of sin; considering the reproach of Christ greater riches, than the treasures of Egypt (Heb 11:25,26).

“Still others had trials of mockings and scourgings, yes, and of chains and imprisonment. They were stoned, they were sawn in two, were tempted, were slain with the sword. They wandered about in sheepskins and goatskins, being destitute, afflicted, tormented– of whom the world was not worthy. They wandered in deserts and mountains, in dens and caves of the earth (Heb. 11:36-38).”

Why would these people be willing to give up so much? It was because, by faith, they became poor in spirit. Nothing in this life was worth sparing if it meant not inheriting the kingdom of God.

When the rich young ruler came to Jesus and said, “What must I do to be saved” Jesus told him to sell all he had and to give it to the poor. Jesus was not telling him, do these works and you will be saved, because works cannot save us. Instead, Jesus knew that His heart lacked faith, and was therefore not poor in spirit. He did not believe that following Jesus was more valuable than the things of this world.

Being poor in spirit is not taking vows of poverty, which can be acts of pretense, or despising the blessings God has given us. Instead it is a condition of the heart. As Matthew Henry said,

“this poverty of spirit is a gracious disposition of soul, by which we are emptied of self, in order to our being filled with Jesus Christ.” He also said it was, “To be contentedly poor, willing to be emptied of worldly wealth, if God orders that to be our lot; to bring our mind to our condition, when it is a low condition. Many are poor in the world, but high in spirit, poor and proud, murmuring and complaining, and blaming their lot, but we must accommodate ourselves to our poverty, we must know how to be abased, Phil. 4:12”.

Today as we consider whether we are poor in spirit, may the Lord use this meditation to show us the true state of our hearts before Him? May He work in us a “spirit of poverty” regardless of our outward state. May we be humbly willing to serve our Lord wherever He may lead. May nothing be more valuable to us than our precious Savior. May we understand that we have nothing of value apart from Christ. Let us realize that we are the “unprofitable servants” (Luke 17:10), as we remember that the thief on the cross speaks of our condition when he said, “We deserve to die for our evil deeds, but this man hasn’t done anything wrong.” Yet Christ responded to him “Today you will be with me in paradise”.

Hold nothing more valuable than this pearl of great price. Be willing to sell all you have to purchase it, if it is required of you. Such actions will not merit you anything toward salvation, but they prove that your faith is a living faith, by which you are justified, thus showing that you are poor in spirit and blessed because yours is the kingdom of God.

-Doug Eaton-


Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   10th May 2013, 13:22

Nah! Makin jelas.

Ngomong-ngomong Glomod, apakah tidak ada Indonesianya? [You must be registered and logged in to see this image.]

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   10th May 2013, 13:26

Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah untuk mereka adalah Kerajaan Allah. Matt. 05:03

Apa artinya menjadi "miskin di hadapan Allah"? Dalam Mat. 13:44 Yesus mengatakan perumpamaan ini, "Kerajaan Sorga itu seumpama harta terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu menyembunyikan, dan dari sukacita di atasnya ia pergi dan menjual semua yang dia punya, dan membeli ladang itu." Untuk menjadi miskin di hadapan adalah menyadari bahwa tidak ada yang kami telah bernilai lebih dari Kerajaan Allah. Mengetahui hal ini, kita menjadi bersedia untuk berpisah dengan apa yang kami miliki jika itu menghalangi kita untuk menerima kerajaan. Inilah sebabnya mengapa Yesus berkata, "Tidak seorang pun dari Anda dapat menjadi murid-Ku yang tidak menyerah segala miliknya sendiri." (Lukas 14:33)

Ketika kita berpikir tentang harta, pikiran kita secara otomatis masuk ke hal-hal seperti rumah, mobil, televisi layar lebar, dan kemewahan dengan mana kita hidup, dan ini jelas bagian dari itu. Tetapi Yesus berjalan lebih jauh ketika Ia berkata, "Jika seorang mengasihi bahkan ibu dan ayah lebih dari saya, ia tidak dapat menjadi murid-Ku". Yesus juga termasuk keluarga kita dalam persamaan ini. Apakah Anda mencintai anak-anak Anda lebih dari-Nya? Bagaimana dengan kesehatan Anda? Jika dia memutuskan untuk menguji imanmu dengan penyakit, akan Anda masih percaya kepada-Nya? Ketika Yesus berbicara tentang harta, Dia berarti segalanya, karir kita, reputasi kita, bahkan jika aspirasi kami untuk menjadi pemimpin dalam komunitas Kristen, semua ini harus diserahkan jika Dia bertanya. Gagasan "harta" yang begitu lengkap bahwa itu mencakup segala sesuatu yang kita pegang berharga. Tidak ada yang lebih berharga bagi kami selain Kristus.

Menjadi miskin di hadapan Allah secara langsung berkaitan dengan iman kita. Kita tahu bahwa, "tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah, karena dia yang datang kepada Allah harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Dia adalah upah kepada orang yang mencari-Nya." (Ibr 11:6). Tanpa iman Anda tidak bisa datang kepada-Nya, karena percaya bahwa Dia dan bahwa Dia akan membalas orang-orang yang mencari-Nya merupakan aspek iman. Jika Anda tidak percaya ini, daripada Anda tidak akan datang kepada-Nya dan dengan demikian Anda tidak memiliki iman. Kita juga harus menyadari bahwa itu bukan "datang" yang kita dibenarkan, itu adalah "iman", tapi "iman" menghasilkan "datang."

Hal yang sama berlaku untuk menjadi miskin di hadapan Allah. Satu-satunya cara kita bisa "miskin di hadapan Allah" adalah untuk benar-benar percaya bahwa Dia lebih berharga dari apa pun yang kita miliki, dan percaya bahwa Dia lebih berharga daripada possesions kami merupakan aspek dari iman kita juga. Seluruh pasal Ibrani 11 adalah tentang iman, dan daftar apa yang beberapa orang Tuhan kita rela berkorban karena iman mereka kepada Tuhan. Abraham rela mengorbankan anaknya Ishak (Ibrani 11:17) Musa "memilih lebih bertahan perlakuan buruk dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan lewat dosa, mengingat penghinaan karena Kristus lebih besar kekayaan, daripada harta Mesir (Ibr 11:25,26).

"Yang lain sudah uji coba dari diejek dan didera, ya, dan dibelenggu dan dipenjarakan. Mereka dilempari, mereka digergaji, tergoda, tewas dengan pedang. Mereka berkeliaran di kulit domba dan kulit kambing, menjadi miskin, menderita, tersiksa-di antaranya dunia tidak layak. Mereka berjalan di gurun dan gunung, di sarang dan gua-gua bumi (Ibr. 11:36-38). "

Mengapa orang-orang ini bersedia untuk menyerah begitu banyak? Itu karena, dengan iman, mereka menjadi miskin di hadapan Allah. Tidak ada dalam hidup ini adalah worth hemat jika itu berarti tidak mewarisi Kerajaan Allah.

Ketika orang muda yang kaya datang kepada Yesus dan berkata, "Apa yang harus saya lakukan untuk diselamatkan" Kata Yesus kepadanya untuk menjual semua yang ia miliki dan memberikannya kepada orang miskin. Yesus tidak mengatakan kepadanya, melakukan pekerjaan ini dan engkau akan selamat, karena karya tidak bisa menyelamatkan kita. Sebaliknya, Yesus tahu bahwa hati-Nya tidak memiliki iman, dan karena itu tidak miskin di hadapan Allah. Dia tidak percaya bahwa berikut Yesus lebih berharga daripada hal-hal dari dunia ini.

Menjadi miskin di hadapan Allah tidak mengambil sumpah kemiskinan, yang dapat tindakan kepura-puraan, atau meremehkan berkat-berkat Tuhan telah memberi kita. Sebaliknya itu adalah kondisi hati. Seperti kata Matthew Henry,

"Kemiskinan ini semangat adalah disposisi ramah jiwa, yang dengannya kita dikosongkan diri, agar kita dipenuhi dengan Yesus Kristus." Dia juga mengatakan, "Untuk menjadi puas miskin, bersedia untuk dikosongkan kekayaan duniawi , jika Tuhan memerintahkan bahwa untuk menjadi jauh kami, untuk membawa pikiran kita ke kondisi kita, ketika kondisi rendah. Banyak yang miskin di dunia, tetapi tinggi semangat, miskin dan bangga, bergumam dan mengeluh, dan menyalahkan nasib mereka, tapi kami harus mengakomodasi diri untuk kemiskinan kita, kita harus tahu apa itu kekurangan, Phil. 04:12 ".

Hari ini seperti yang kita mempertimbangkan apakah kita miskin di hadapan Allah, semoga Tuhan menggunakan meditasi ini untuk menunjukkan kepada kita keadaan sebenarnya dari hati kita di hadapan-Nya? Semoga Dia bekerja di dalam kita "roh kemiskinan" tanpa negara lahiriah kita. Semoga kita dengan rendah hati bersedia untuk melayani Tuhan kita kemana saja Ia memimpin. Semoga tidak ada yang lebih berharga bagi kita daripada Juruselamat kita yang berharga. Semoga kita memahami bahwa kita tidak ada nilai terpisah dari Kristus. Marilah kita menyadari bahwa kita adalah "hamba yang tidak berguna" (Lukas 17:10), kita ingat bahwa pencuri di kayu salib berbicara tentang kondisi kita ketika ia berkata, "Kami pantas mati karena perbuatan jahat kita, tetapi orang ini hasn ' t melakukan sesuatu yang salah. "Namun Kristus menjawab dia" Hari ini Anda akan bersamaku di surga ".

Tahan tidak lebih berharga daripada mutiara yang sangat berharga. Bersedia untuk menjual semua yang Anda harus membeli, jika diperlukan dari Anda. Tindakan tersebut tidak akan pantas apapun bagi keselamatan, tapi mereka membuktikan bahwa iman Anda adalah iman yang hidup, di mana Anda dibenarkan, sehingga menunjukkan bahwa Anda miskin di hadapan Allah dan diberkati karena Anda adalah Kerajaan Allah.

-Doug Eaton-



Itu pakai Google translate, om, jadi sekenanya aja, he he he

Laughing

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   10th May 2013, 13:32

[You must be registered and logged in to see this image.]Waa... begitupun, terima kasih banyak. Diberkatilah engkau dan seluruh orang yang engkau kasihi.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   10th May 2013, 13:37

Amen om amen

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
cinzano
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 2124
Join date : 26.10.12
Lokasi : Buaya City

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   10th May 2013, 14:12

bruce wrote:
Amen om amen


Memang Mod Bruce jempolan thumb up



Jadi sekali lagi, intinya harta utama adalah Kristus
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   10th May 2013, 14:20

Quote :
Jadi sekali lagi, intinya harta utama adalah Kristus

Betul om, betul


thumb up

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   11th May 2013, 12:17

Eh, tapi di benak saya ada kasus begini:

Bercermin dari Mat 22:12-15

Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.
Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.
Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.


Menurut ayat-ayat terkutip itu, keikutsertaan pada pesta (perkawinan) masih dinilai dari kelayakan pakaian. Kelayakan pakaian tentu saja berkaitan dengan kemampuan membeli bahan dan model yang sesuai, bukan? Kalau ternyata karena kemampuan ekonomi seseorang, dia tidak mampu membeli pakaian yang sesuai untuk pesta, bagaimana pula? Apakah dia akan dibuang ke tempat dimana terdengar kertak gigi?

Damai, damai, damai.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   11th May 2013, 13:22

Quote :
Menurut ayat-ayat terkutip itu, keikutsertaan pada pesta (perkawinan) masih dinilai dari kelayakan pakaian. Kelayakan pakaian tentu saja berkaitan dengan kemampuan membeli bahan dan model yang sesuai, bukan? Kalau ternyata karena kemampuan ekonomi seseorang, dia tidak mampu membeli pakaian yang sesuai untuk pesta, bagaimana pula? Apakah dia akan dibuang ke tempat dimana terdengar kertak gigi?

Betul, om, karena contohnya adalah tempat pesta, diundang ke pesta koq pakai baju santai, ya jelas keliru. Kalaulah contoh kasusnya adalah ke medan perang, tentu perlengkapan tempur dan persenjataan.

Inti dari ayat yang anda berikan adalah kesiapan dan persiapan kita.

Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   11th May 2013, 17:48

bruce wrote:
Quote :
klo diartikan lebih lanjut, 'cukup' adl kondisi/keadaan yg bisa membuat hidup bahagia ya Oom..

jd asalkan duitnya cukup utk beli mobil ferrari, maka kita harus bahagia, asalkan duitnya cukup utk beli rumah dan apartemen mewah, itu kita jg harus bahagia, dan asalkan duitnya cukup utk membiayai anak utk sekolah ke LN, maka kita jg harus bahagia..

tp klo dikantong nda ada duit sama sekali, apa lg mau buat makan aj nda cukup, sy akan sediih sekali sih bro, apa lg klo anak dan istri jg sampai kelaparan, waduuuuh bisa streess klo sampe spt itu..

jd kesimpulannya kondisi/keadaan 'cukup' yg dimaksud itu adlh kondisi yg bisa bikin kita senang/bahagia atau kita berusaha bahagia atas semua(kondisi/keadaan) yg sudah kita miliki nih Oom Bruce..?


Jangan lupakan ucapan Jesus ini bro :

Mat 10:29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.

Mat 10:30 Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.

Mat 10:31 Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
Siip bro Bruce, pd intinya sy sangat setuju dgn anda..
dan menurut sy pribadi sih bro, yg penting kita jangan sampai lupa bersyukur atas semua yg telah diberikan ol Tuhan pd kita walaupun kita telah berusaha keras demi mendapatkan apa yg kita inginkan, krn klo kita tidak bisa bersyukur, maka apapun yg kita dapatkan itu akan terasa selalu kekurangan.. sebab klo mau dituruti, semua keinginan dan kepuasan manusia itu tidak ada batasnya..
mungkin itu jg yg dimaksud bro Husada yg mengatakan dan mengartikannya sbg "spirit kemiskinan", jd kita harus bersyukur thd apa yg telah diberikan Tuhan, walau begitu kita tetap harus berusaha giat bekerja dan penuh semangat utk mendapatkan hasil yg lebih baik lg, agar bisa lebih 'kaya' lg supaya kita bisa berguna dan membantu lebih banyak orang lg, krn Tuhan jg menyuruh kita utk bekerja keras bukan utk malas2an..
Syalom, [You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   11th May 2013, 18:52

Quote :
mungkin itu jg yg dimaksud bro Husada yg mengatakan dan mengartikannya sbg "spirit kemiskinan", jd kita harus bersyukur thd apa yg telah diberikan Tuhan, walau begitu kita tetap harus berusaha giat bekerja dan penuh semangat utk mendapatkan hasil yg lebih baik lg, agar bisa lebih 'kaya' lg supaya kita bisa berguna dan membantu lebih banyak orang lg, krn Tuhan jg menyuruh kita utk bekerja keras bukan utk malas2an..


Sebenarnya, mana yang lebih sulit, menolong dengan uang/kekayaan? Atau menolong dengan tenaga?

Saya ada kisah yang disampaikan kepada saya oleh seorang teman penginjil di AS.

Ada seorang pendeta dari gereja kecil di AS, yang setiap minggu menyediakan meja dan makanan serta minuman, untuk para tunawisma di AS.
Tindakannya, segera menyebar, dan dari minggu ke minggu, para tunawisma yang datang semakin banyak, maka memasak makanan dan menyediakan bagi para tunawisma menjadi pekerjaan yang sangat melelahkan.
Peristiwa itu memicu simpati seorang kaya di kota itu, dan suatu hari minggu, si orang kaya itu datang ke meja dan berkata bahwa ia sungguh menghargai kerja si pendeta. Dan ujungnya ia menulis selembar check bernominal ribuan dollar.
SI pendeta menerima cheque itu, melihatnya sekilas, dan mengembalikannya ke orang kaya itu. Si pendeta berkata, bukan ini yang kami butuhkan, kami sudah mendapat sumbangan rutin dari jemaat, dan hidanganYang kami butuhkan adalah, lepaskan jas anda, dan mari bantu kami melayani mereka yang membutuhkan.

Nah, apa yang dilakukan oleh Bunda Theresa, adalah memberikan diri, karya, dan hatinya kepada kaum lemah, disaat akhir. Agar bisa memejamkan mata dengan damai, karena bersama orang yang menerima mereka.

Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   11th May 2013, 20:07

bruce wrote:


Sebenarnya, mana yang lebih sulit, menolong dengan uang/kekayaan? Atau menolong dengan tenaga?
mana yg lebih sulit atau mudah menurut sy itu tergantung situasi dan kondisi yg dimiliki ol masing2 pribadi bro Bruce..
Bagi sebagian orang, contohnya spt sy yg sebagian besar waktunya habis digunakan utk bekerja demi mencari nafkah, tentu lebih sulit utk menolong orang lain dgn memberikan tenaga, jd lebih mudah utk memberikan uang.. tp mungkin bagi orang lain yg memiliki banyak waktu luang dan orang tsb jg tidak memiliki uang yg cukup, tentu lebih mudah menolong dgn memberikan tenaganya bro..
jd utk masalah ini menurut sy tergantung situasi dan kondisi yg dimiliki ol tiap2 personal dan itu bisa berbeda2.. yg penting adlh 'tingkat kepeduliannya' utk membantu sesama yg kekurangan, krn percuma aj orang memiliki uang banyak atau punya banyak tenaga klo tingkat kepeduliannya emg kurang, apakah dia akan membantu orang lain yg kekurangan tsb bro..?

bruce wrote:


Saya ada kisah yang disampaikan kepada saya oleh seorang teman penginjil di AS.

Ada seorang pendeta dari gereja kecil di AS, yang setiap minggu menyediakan meja dan makanan serta minuman, untuk para tunawisma di AS.

Peristiwa itu memicu simpati seorang kaya di kota itu, dan suatu hari minggu, si orang kaya itu datang ke meja dan berkata bahwa ia sungguh menghargai kerja si pendeta. Dan ujungnya ia menulis selembar check bernominal ribuan dollar.
SI pendeta menerima cheque itu, melihatnya sekilas, dan mengembalikannya ke orang kaya itu. Si pendeta berkata, bukan ini yang kami butuhkan, kami sudah mendapat sumbangan rutin dari jemaat, dan hidanganYang kami butuhkan adalah, lepaskan jas anda, dan mari bantu kami melayani mereka yang membutuhkan.
menurut sy sih apa yg dilakukan ol pendeta itu dgn menolak pemberian cek orang kaya itu, patut disayangkan bro, terlebih orang kaya tsb tidak bermaksud buruk dan spt penjelasan yg anda sampaikan diatas disebutkan dia sangat menghargai perbuatan yg dilakukan ol si Pendeta.. jd kenapa harus ditolak..?
klo dia merasa kekurangan tenaga, kan bisa aj dgn pemberian cek tsb si Pendeta mencari/membayar tenaga sewaan yg diambil dr para tunawisma yg ditolongnya itu, dgn begitu selain telah membantu mereka memberi makan, si pendeta jg membantu memberikan pekerjaan kpd mereka..
entah klo maksud perkataan/perbuatan pendeta dgn menolak cek itu bermaksud ingin 'membuat' si orang kaya tsb utk jadi 'jemaatnya' ya bro, dgn begitu kan si orang kaya tsb akan jd 'penyumbang tetap' di Gereja yg dipimpin ol pendeta itu..
hehehehehe [You must be registered and logged in to see this image.]
bruce wrote:

Nah, apa yang dilakukan oleh Bunda Theresa, adalah memberikan diri, karya, dan hatinya kepada kaum lemah, disaat akhir. Agar bisa memejamkan mata dengan damai, karena bersama orang yang menerima mereka.

Syalom
Nah, ini contoh yg sangat baik bro..
Bunda Theresa sbg seorang biarawati tentu membaktikan seluruh hidupnya utk berkarya dlm menolong sesama.. dan tentu sbg biarawati beliau tidak memiliki harta kekayaan/uang utk diberikan kpd kaum lemah itu, walaupun sy yakin klo beliau punya uang banyak sekalipun dia pasti akan memberikan uang yg dimilikinya itu utk membantu orang lain yg memerlukan..
Tp klo sy jg harus spt beliau yg memberikan seluruh tenaganya utk membantu orang lain, sy bakal dijeweer ol Joan, sampe panjang kuping sy ini broww...
wakakakakkkk [You must be registered and logged in to see this image.] [You must be registered and logged in to see this image.] [You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   11th May 2013, 20:23

Quote :
Nah, ini contoh yg sangat baik bro..
Bunda Theresa sbg seorang biarawati tentu membaktikan seluruh hidupnya utk berkarya dlm menolong sesama.. dan tentu sbg biarawati beliau tidak memiliki harta kekayaan/uang utk diberikan kpd kaum lemah itu, walaupun sy yakin klo beliau punya uang banyak sekalipun dia pasti akan memberikan uang yg dimilikinya itu utk membantu orang lain yg memerlukan..
Tp klo sy jg harus spt beliau yg memberikan seluruh tenaganya utk membantu orang lain, sy bakal dijeweer ol Joan, sampe panjang kuping sy ini broww...

Ehm, memang uang dan tenaga sama sama dibutuhkan. Tetapi tanpa uang masih bisa membantu, tetapi tanpa tenaga, punya uang tidak dapat membantu apapun, bro.

Begitu juga, kondisi orang orang yang ditolong oleh bunda Theresa, adalah orang orang yang terbuang, di kota yang terkenal sangat kumuh, Calcuta.

Ambil cotoh mudah, apa yang kita lakukan ketika kita melihat ada pengemis yang terluka parah tertabrak di pinggir jalan? Lukanya parah, dan harus ditolong segera, kondisi jalan sepi. Bukankah lebih mudah kita menelpon ambulance, bahkan rela membayar ongkosnya, dibanding membawa pengemis yang terluka dengan mobil kita?

Saat kita makan di restoran, dan didepan ada pengemis kelaparan yang kelaparan. Sudikah kita mengajak pengemis itu duduk bersama kita di meja? Ataukah kita lebih mudah memberi uang dan menyuruhnya pergi?

Pemberian uang, jumlahnya bisa relative, bro. Tetapi pemberian tenaga dan kasih, adalah 100%. Hanya yang betul betul 'kaya rohaninya' yang mampu memberi kasih kepada orang lain, yang miskin, menderita, dan terbuang.

Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
nothingman
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1503
Join date : 13.11.12

PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   11th May 2013, 20:34

setuju dgn penjelasan bro Bruce diatas.. [You must be registered and logged in to see this image.]
spt yg sudah sy utarakan diatas utk menolong orang lain yg membutuhkan tergantung situasi dan kondisi dan tentunya tingkat kepedulian atau 'kepekaan' diri kita masing2 bro, jd kita bisa menentukan tindakan apa yg lebih tepat utk membantu orang lain yg membutuhkan tsb..
Syalom,
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?   Today at 14:59

Kembali Ke Atas Go down
 
Status kaya dan miskin, apakah berpengaruh terhadap keselamatan ?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 4Pilih halaman : 1, 2, 3, 4  Next
 Similar topics
-
» Lepas DB killer apakah berpengaruh??
» Update Status Facebook via Blueberry, Telepon Umum, Wartel, Kantor Pos, HP Pinjaman, Warnet, Hati
» 10 Grup Lawak Paling Berpengaruh di Indonesia
» [ASK] Apa sih opini, pendapat, dan pandangan kalian terhadap sikap demonstran yang marak terjadi akhir-akhir ini? XD
» Apakah ganti knalpot racing itu akan beresiko di tilang...?

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Ruang Antar Kristen (Khusus Penganut Kristen Trinitarian) :: Diskusi Umum Kristen-
Navigasi: