Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 MUALAF dan MURTAD

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8  Next
PengirimMessage
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   9th May 2011, 14:49

hikaruman wrote:
wah, heboh jg di sini...
sampai pusing bacanya...
hehehehehe...

menurutku keselamatan bisa diperoleh oleh semua umat manusia...
Wahyu 20: 12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.

akan tetapi siapakah yang bisa hidup sesuai kitab" sucinya??? yang bisa berlaku benar dan tidak bercela menurut keyakinannya???

HaleluYAH!!!
TUHAN sendiri datang dan memberitahukan Jalan Ke Surga melalui Tuhan YESUS atau Nabi Isa.

Yoh 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

QS 43:61 Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kerana itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus …

mengenai siapakah yang berhak masuk surga atau neraka itu bukanlah urusan kita, melainkan hak-NYA TUHAN...

Mat 7: 1-2 "Janganlah menghakimi orang lain, supaya kalian sendiri juga jangan dihakimi oleh Allah. Sebab sebagaimana kalian menghakimi orang lain, begitu juga Allah akan menghakimi kalian. Dan ukuran yang kalian pakai untuk orang lain, akan dipakai juga oleh Allah untuk kalian." (BIS)

Btw, kalau soal orang yang menjadi murtad, bukan TUHAN yang mengambil kembali keselamatan yang telah DIA berikan melainkan kitalah yang melepaskan Keselamatan tersebut.
misalnya: Saya bekerja di PT A dan mendapatkan fasilitas rumah, mobil, dll... seiring berjalannya waktu saya merasa PT A tidak cocok dengan saya dan PT B lebih sesuai dengan kepribadian saya sehingga saya memutuskan untuk pindah ke PT B dan di PT B saya merasa mendapatkan Fasilitas yang lebih, maka dengan keputusan saya tersebut, saya telah melepaskan fasilitas PT A untuk mendapatkan fasilitas PT B yang menurut saya lebih baik...



Demikian menurut pengertian yang saya dapat selama ini...
Maaf klo ada salah kata,
TUHAN YESUS Memberkati....

Kulo nuwun sederek2 !!

hanya ingin menanggapi postingan mas k=hikaruman yg mungkin salah paham dengan pertanyaan saya:
Mas hikaruman yg saya tanyakan adalah status DOSA, bukan status keselamatan, tentu saja lain keselamatan dengan DOSA :)

yg mas analogikan tentang fasilitas perusahaan, saya rasa itu lebih tepatnya disamakan dengan Pahala / hadiah, bukan DOSA.

Jadi kalau boleh menyederhanakan pertanyaan dan analogi, saya rasa DOSA mungkin lebih tepat kalau disamakan dengan hutang:

kalau saya berhutang dengan mas bruce, dan saya bekerja dengan perusahaan mas hikaruman, maka mas hikaruman berbaik hati tuk menebus hutang2 saya kepada mas bruce, jadi selama saya kerja dengan mas hikaruman hutang saya kepada mas bruce dinyatakan lunas karena sdh njenengan tebus kan, nah yg menjadi pertanyaannya, apabila saya keluar dari perusahaan mas hikaruman, apakah hutang2 saya yg dulu pernah mas hikaruman tebus itu mas hikaruman kembalikan lagi dan saya jadi berhutang lagi dengan mas bruce? begitu lho mas analoginya :)

salam damai selalu, pareng... :)
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   9th May 2011, 16:03

Silancah wrote:


Beginilah orang yang sudah memiliki praduga tertentu terhadap orang lain.
Dipikirnya praduganyalah yang paling benar ....

Na'udzubillah min dzalik...

Damai bagimu Silancah.

Yaaah... ada kecenderungan bahwa ketika seseorang membuat praduga, yang dibangunnya sangat sulit untuk tidak dipengaruhi oleh apa yang pernah diketahuinya, baik dari tulisan maupun lisan. Saya juga memiliki kecenderungan demikian. Sebelum mendapat penjelasan yang dapat merubah pemahaman saya semula, saya akan berkesimpulan bahwa pemahaman sayalah yang paling benar. Kukira, hal itu cukup manusiawi. Menjadi kurang manusiawi kalau si pembuat praduga memaksakan bahwa pengertian dan pemahamannya yang paling benar, meskipun telah dikemukakan penjelasan yang berbeda. Saya tidak memaksa setiap orang agar sepemahaman seperti yang saya pahami.

Saya artikan dari postinganmu, antara Injil yang digunakan oleh kaum Kristiani sebagai Kitab Suci dengan Injil yang diketahui kaum Muslim dari Al Qur'an akan dipahami secara berbeda. Meskipun kaum Kristiani mengartikan Injil yang dikanonkan kira-kira abad keempat, pengertian itu tidak lebih kompeten daripada pengertian yang disampaiakn Muhammad melalui Al Qur'an pada abad keenam. Entah bisa dianalogikan dengan kata-kata di kita (Indonesia) ini. Bahasa Daerah di Indonesia juga ada yang meski sama lafasnya, ternyata beda arti. Misalnya, atos dalam Bahasa Jawa, tidak sama dengan atos Bahasa Sunda. Manuk Bahasa Jawa, tidak sama dengan manuk Bahasa Tapanuli Utara. Jadi, Injil bahasa Kristiani tidak sama dengan Injil bahasa Muslim. Keduanya harus dipandang benar karena tidak terkait dengan kompetensi pengertian.

Saya sangat sepakat dengan kalimat: Bagimu agamamu, bagiku agamaku. Saya mengartikannya secara lebih lanjut, bahwa pemeluk suatu agama tidak perlu wara-wiri memaknai agama orang lain dengan menggunakan logika agamanya sendiri. Apa ajaran agamanya, dikerjakan dengan sepenuh hati, itu sangat memadai dalam mendukung kerukunan hidup berbangsa dan bernegara. Dengan pengertian yang hampir sama Bagimu Injil dturunkan kepada Isa, bagiku Injil adalah kesaksian penulisnya akan Firman Tuhan. Meskipun berbicara tetang Injil,kedua pengertian itu tidak ada yang lebih kompeten dari yang lainnya.

Sampai disini, kupikir kita sepakat bahwa meski suatu lafas sama dalam Al Qur'an dan Injil, belum tentu melukiskan pengertian yang sama. Contoh, kalau Injil menurut Al Qur'an diturunkan kepada Isa bin Maryam, itu pemahaman yang salah menurut Kristiani. Bagi kaum Kristiani, Injil itu adalah kesaksian penulisnya akan Firman Tuhan, maka ada Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Mana dari kedua pengertian itu yang benar? Keduanya benar menurut kepercayaan masing-masing. Kalau ditanyakan ke sejarah, kaum Muslim akan bilang bahwa itu langsung dari Allah melalui Jibril kepada Muhammad tanpa saksi. Sementara kaum Kristiani akan bilang bahwa Injil itu ditulis oleh penulisnya berdasarkan pengalaman pribadi, interaksi dengan Yesus Kristus, dan diilhami oleh Roh Kudus.

Semoga dari uraian itu dapat memperlihatkan, siapa yang kira-kira memelihara praduga subyektf. Kalau engkau mengatakan bahwa pradugamu lebih obyektif, dan aku mengatakan bahwa pradugaku lebih obyektif, ya sudah. Kita sepakat bahwa ada perbedaan pemahaman diantara kita.

Damai bagi Indonesia.
Kembali Ke Atas Go down
samiaji
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 392
Join date : 26.02.11
Age : 38

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   9th May 2011, 17:10

menurut saya sih mas striker jadi berhutang kepada mas hikaruman ..
dan kalo hutang nya besar sekali, dan kita tidak mungkin membebaskan diri dari hutang tersebut walaupun kita bekerja seumur hidup, trus bagaimana ?. Kita bisa saja kabur dari majikan kita yang baru, tetapi pasti dicari-cari polisi dan menjadi DPO ^_^.

Dosa memang mirip dengan hutang tetapi tidak persis sama..
Dalam kristen, dosa (ataupun uang) bisa menjadi majikan atau Tuhan jika kita memutuskan untuk menjadi hambanya..
jadi hutang tidak dapat dianggap sebagai analogi yang sempurna untuk dosa.


mas striker yang asalnya berutang kepada Om Bruce, saat ditebus oleh mas Hikaruman, menjadi berutang kepada mas Hikaruman.
Orang yang asalnya menjadi hamba dosa, saat ditebus oleh Yesus, kini menjadi hamba Yesus. Sama sama hamba, perbedaannya hamba dosa akan mendapat bagian dalam kematian kekal bersama dengan tuannya, sedangkan hamba Yesus akan mendapat bagian dalam kehidupan kekal.. Apalagi kita bukan dianggap lagi sebagai hamba, malah diangkat satusnya menjadi anak Bapa, dan berhak memperoleh warisan kerajaan Allah.

Saya menemukan artikel ini di group yahoo
goup.yahoo.com wrote:
coba kita tinjau kenyataan bila kita adalah budak:
Kalau majikan ingin meniduri kita maka kita tidak bisa menolak atau akan dibunuh (sampai hari ini banyak tkw di Arab Saudi mengalami hal itu)
Kalau majikan suka laki maka setiap kali ia ingin menyodomi maka anda tidak bisa menolak atau dibunuh.
Nah kalau majikan anda adalah dosa maka dosa menguasai pikiran anda dan itulah yang menyebabkan anda tidak mampu menolak perintah dosa.
Siapapun beragama apapun, pria, wanita, anak2, dewasa, orang tua, presiden atau poengemis, namun kalau ia tidak dapat menolak perintah dosa maka ia adalah budak dosa.

Dosa menguasai anda jauh sebelum perbuatan.
Ia menguasai pikiran anda. Kalau anda melihat wanita dengan nafsu maka anda sebenarnya dikuasai oleh dosa. Kalau anda melihat seseorang dengan kedengkian maka anda dukuasai dosa. kalau anda melihat orang dengan iri hari anda sebenarnya dikuasai dosa, kalau anda berpikir tentang seseorang dengan dendam, anda berada dalam kuasa dosa. Kalau anda berpikir ingin mengabil keuntungan dari penderitaan orang, anda berada dalam kuasa dosa.
Pencurian, Pembunuhan, perjinahan, pemerkosaan, caci maki, korupsi, judi adalah akibat dari kenyataan pelaku sebagai budak dosa.

Tubuh manusia diciptakan untuk kemuliaan Allah dengan kata lain Tubuh manusia adalah bait Allah. Namun tidak sedikit orang menistakan bait Allah itu sebagai bait dosa. Padahal bukan dosa yang menciptakan tubuhnya. Zinah, makan berlebihan, merokok, narkoba, gaya hidup tidak sehat, adalah akibat dosa yang menguasai pikiran anda. Dosa adalah segala pikiran dan perbuatan yang tidak sesuai dengan kehendak Allah. Merusak tubuh baik sengaja maupun tidak sengaja adalah perbuatan dosa sebagai akibat dari dosa yang menguasai pikiran dan perasaan.
Dosa memperbudak jiwa. Dalam ajaran kristen segala seusatu yang tidak didasarkan kepada iman (kepada Allah yang kita kenal dalam Yesus Kristus) adalah dosa.
Diskusi tentang zinah dengan budak meneguhkan betapa runyamnya kalau seseorang adalah budak dosa. Karena Dosa bukan memperbudak tubuh melainkan memperbudak jiwa manusia.
Sebagai hamba Allah kita menyatakan bahwa kita bukan budak dosa. Karena setiap hamba Allah telah ditebus lunas dari majikan sebelumnya yakni dosa.
Bagaimana pikiran, perkataan dan perbuatan kita? terhadap Allah dan sesama ciptaanNya?
Ajaran kristen tidak membedakan apapun (agama, suku, ras, gender, golongan) ciptaan Allah. Bahkan orang berdosa (=budak dosa) adalah ciptaan Allah yang perlu dibebaskan dari perbudakan oleh dosa melalui Kasih sang Khalik, Allah semesta alam.

sya dulu budak dosa, budak kekrasan, rang tua sya dulu budak kebon tebunya blanda di jawatimur, sdara2 mbah saya ada yang jadi budak blanda dibawa ke suriname jadi budak tani.
jadi budak itu menderita kerna ndak punya hak2 apa2 smaskali, budak itu milik tuannnya.
Bangsa indonesa dulu dijajah blanda, hak2nya juga disamakan dengan anjing. bapak sya crita di kebon tebu itu ada perumahan orng blanda yang ada soosnya, ada lapang tenis, ada pemandiannya. gedung dan smua fasilitas itu ada tulisannya perboden poor inlanders en honden yang artinya dilarang untuk pribumi dan anjing. Pribumi yang ada disana hany budak kebon tebu. sya dengernya sakit ati, tapi bapak ibu sya ndak sakit ati sma skali. katanya itu lumrah dan smua juga trima kerna posisinya hanya budak koq mau macem2.
lalu ada gadis anak budak yang diambil sma tuannya untuk gituan. gadis itu dan orang tuanya pasrah dan menganggap wajar karena mreka hanya budak milik tuannya jadi tuannya bebas lakukan apa sja terhadap budaknya. lalu ada budak potong tebu trus kerna haus, dia sedot tebu. Tuannay marah lalu dia dibunuh.

sbagai budak dosa dan kekrasan sya hanya bisa melakukan printah dosa dan printah kekrasan dan ndak ada pilihan lain selain melakukan dosa dan kekrasan. kalu sys lawan ya saya harus bayar dnegan nyawa.
lalu dateng seseorang yang mbebasakan saya dengan menebus saya dari tuan dosa dan tuan kekrasan saya. sya dibayar lunas menjadi milik tuan sya yang baru. tuan sys yang baru itu hanya bilang apa sja yang sya minta ia akan brikan. sya bingung, sbsb dulu tuan sya adalh dosa jadi ndak mungkin sya minta utk berbuat dosa lagi akhirnya sya putuskan yang paling wajar.
tuan saya itu menebus saya dengan nyawa anak tunggalnya ya jadi sya bilang ya sdh sya jadi ganti anaknya sja, dia bilah suruh saya apa saja tanpa batas dan pasti sya lakukan walupun mungkin harus mati. dan dia brikan semua itu sesuai dengan nama dan sifat tuan sya itu. skarang sya senang sbab tdk perlu dosa dan sadis lagi. tapi bis bagi2 berkat buat orang banyak diskitar saya dan orang tua saya almarhum.
oh iyaa nama tuan saya itu Kasih dan anaknya yang tunggal itu ya anak Kasih. buat saya tuan saya adalah tuan diatas sgal tuan maka nya sya panggil dia Tuhan sbab sya adalah hambanya.
ternyata anaknya itu matui bukancuma utnuk sya tapi untuk smua orang dan smua yang ditebus skarang namanya anak2 kasih, dan mreka smua adalah hamba Tuhan sya itu, sama sperti saya.
Walaupun tulisannya tidak sempurna (ada huruf-huruf yang hilang), tapi saya rasa kita semua bisa mengetahui maksud tulisan tersebut..


Salam
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   9th May 2011, 17:36

Damai bagimu sam.

Layak diresapkan sampai ke tulang sumsum. Kalo ada program cuci otak, artikel ini bisa menjadi 'deterjen' pencuci, agar otaknya dijejali dengan KASIH.

Damai bagi Indonesia.
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   9th May 2011, 21:34

samiaji wrote:
menurut saya sih mas striker jadi berhutang kepada mas hikaruman ..
dan kalo hutang nya besar sekali, dan kita tidak mungkin membebaskan diri dari hutang tersebut walaupun kita bekerja seumur hidup, trus bagaimana ?. Kita bisa saja kabur dari majikan kita yang baru, tetapi pasti dicari-cari polisi dan menjadi DPO ^_^.

Dosa memang mirip dengan hutang tetapi tidak persis sama..
Dalam kristen, dosa (ataupun uang) bisa menjadi majikan atau Tuhan jika kita memutuskan untuk menjadi hambanya..
jadi hutang tidak dapat dianggap sebagai analogi yang sempurna untuk dosa.


mas striker yang asalnya berutang kepada Om Bruce, saat ditebus oleh mas Hikaruman, menjadi berutang kepada mas Hikaruman.
Orang yang asalnya menjadi hamba dosa, saat ditebus oleh Yesus, kini menjadi hamba Yesus. Sama sama hamba, perbedaannya hamba dosa akan mendapat bagian dalam kematian kekal bersama dengan tuannya, sedangkan hamba Yesus akan mendapat bagian dalam kehidupan kekal.. Apalagi kita bukan dianggap lagi sebagai hamba, malah diangkat satusnya menjadi anak Bapa, dan berhak memperoleh warisan kerajaan Allah.

Saya menemukan artikel ini di group yahoo
goup.yahoo.com wrote:
coba kita tinjau kenyataan bila kita adalah budak:
Kalau majikan ingin meniduri kita maka kita tidak bisa menolak atau akan dibunuh (sampai hari ini banyak tkw di Arab Saudi mengalami hal itu)
Kalau majikan suka laki maka setiap kali ia ingin menyodomi maka anda tidak bisa menolak atau dibunuh.
Nah kalau majikan anda adalah dosa maka dosa menguasai pikiran anda dan itulah yang menyebabkan anda tidak mampu menolak perintah dosa.
Siapapun beragama apapun, pria, wanita, anak2, dewasa, orang tua, presiden atau poengemis, namun kalau ia tidak dapat menolak perintah dosa maka ia adalah budak dosa.

Dosa menguasai anda jauh sebelum perbuatan.
Ia menguasai pikiran anda. Kalau anda melihat wanita dengan nafsu maka anda sebenarnya dikuasai oleh dosa. Kalau anda melihat seseorang dengan kedengkian maka anda dukuasai dosa. kalau anda melihat orang dengan iri hari anda sebenarnya dikuasai dosa, kalau anda berpikir tentang seseorang dengan dendam, anda berada dalam kuasa dosa. Kalau anda berpikir ingin mengabil keuntungan dari penderitaan orang, anda berada dalam kuasa dosa.
Pencurian, Pembunuhan, perjinahan, pemerkosaan, caci maki, korupsi, judi adalah akibat dari kenyataan pelaku sebagai budak dosa.

Tubuh manusia diciptakan untuk kemuliaan Allah dengan kata lain Tubuh manusia adalah bait Allah. Namun tidak sedikit orang menistakan bait Allah itu sebagai bait dosa. Padahal bukan dosa yang menciptakan tubuhnya. Zinah, makan berlebihan, merokok, narkoba, gaya hidup tidak sehat, adalah akibat dosa yang menguasai pikiran anda. Dosa adalah segala pikiran dan perbuatan yang tidak sesuai dengan kehendak Allah. Merusak tubuh baik sengaja maupun tidak sengaja adalah perbuatan dosa sebagai akibat dari dosa yang menguasai pikiran dan perasaan.
Dosa memperbudak jiwa. Dalam ajaran kristen segala seusatu yang tidak didasarkan kepada iman (kepada Allah yang kita kenal dalam Yesus Kristus) adalah dosa.
Diskusi tentang zinah dengan budak meneguhkan betapa runyamnya kalau seseorang adalah budak dosa. Karena Dosa bukan memperbudak tubuh melainkan memperbudak jiwa manusia.
Sebagai hamba Allah kita menyatakan bahwa kita bukan budak dosa. Karena setiap hamba Allah telah ditebus lunas dari majikan sebelumnya yakni dosa.
Bagaimana pikiran, perkataan dan perbuatan kita? terhadap Allah dan sesama ciptaanNya?
Ajaran kristen tidak membedakan apapun (agama, suku, ras, gender, golongan) ciptaan Allah. Bahkan orang berdosa (=budak dosa) adalah ciptaan Allah yang perlu dibebaskan dari perbudakan oleh dosa melalui Kasih sang Khalik, Allah semesta alam.

sya dulu budak dosa, budak kekrasan, rang tua sya dulu budak kebon tebunya blanda di jawatimur, sdara2 mbah saya ada yang jadi budak blanda dibawa ke suriname jadi budak tani.
jadi budak itu menderita kerna ndak punya hak2 apa2 smaskali, budak itu milik tuannnya.
Bangsa indonesa dulu dijajah blanda, hak2nya juga disamakan dengan anjing. bapak sya crita di kebon tebu itu ada perumahan orng blanda yang ada soosnya, ada lapang tenis, ada pemandiannya. gedung dan smua fasilitas itu ada tulisannya perboden poor inlanders en honden yang artinya dilarang untuk pribumi dan anjing. Pribumi yang ada disana hany budak kebon tebu. sya dengernya sakit ati, tapi bapak ibu sya ndak sakit ati sma skali. katanya itu lumrah dan smua juga trima kerna posisinya hanya budak koq mau macem2.
lalu ada gadis anak budak yang diambil sma tuannya untuk gituan. gadis itu dan orang tuanya pasrah dan menganggap wajar karena mreka hanya budak milik tuannya jadi tuannya bebas lakukan apa sja terhadap budaknya. lalu ada budak potong tebu trus kerna haus, dia sedot tebu. Tuannay marah lalu dia dibunuh.

sbagai budak dosa dan kekrasan sya hanya bisa melakukan printah dosa dan printah kekrasan dan ndak ada pilihan lain selain melakukan dosa dan kekrasan. kalu sys lawan ya saya harus bayar dnegan nyawa.
lalu dateng seseorang yang mbebasakan saya dengan menebus saya dari tuan dosa dan tuan kekrasan saya. sya dibayar lunas menjadi milik tuan sya yang baru. tuan sys yang baru itu hanya bilang apa sja yang sya minta ia akan brikan. sya bingung, sbsb dulu tuan sya adalh dosa jadi ndak mungkin sya minta utk berbuat dosa lagi akhirnya sya putuskan yang paling wajar.
tuan saya itu menebus saya dengan nyawa anak tunggalnya ya jadi sya bilang ya sdh sya jadi ganti anaknya sja, dia bilah suruh saya apa saja tanpa batas dan pasti sya lakukan walupun mungkin harus mati. dan dia brikan semua itu sesuai dengan nama dan sifat tuan sya itu. skarang sya senang sbab tdk perlu dosa dan sadis lagi. tapi bis bagi2 berkat buat orang banyak diskitar saya dan orang tua saya almarhum.
oh iyaa nama tuan saya itu Kasih dan anaknya yang tunggal itu ya anak Kasih. buat saya tuan saya adalah tuan diatas sgal tuan maka nya sya panggil dia Tuhan sbab sya adalah hambanya.
ternyata anaknya itu matui bukancuma utnuk sya tapi untuk smua orang dan smua yang ditebus skarang namanya anak2 kasih, dan mreka smua adalah hamba Tuhan sya itu, sama sperti saya.
Walaupun tulisannya tidak sempurna (ada huruf-huruf yang hilang), tapi saya rasa kita semua bisa mengetahui maksud tulisan tersebut..


Salam

Mas samaiji, boleh menruskan pertanyaan saya, mumpung diijinkan kembali kesini ama msa bruce :)

Sebelumnya kita memiliki dosa dan Yesus menebus dosa kita dengan kematiannya, iya kan? yg menjaid pertanyaan lanjutan saya:
1. Kepada siapa Yesus menebus dosa manusia?
2. Apakah dengan ditebusanya dosa kita oleh yesus maka kita menjadi berdosa kepada yesus, (menyelami analogi dan pernyataan mas siamiaji, bahwa dengan mas hikaruman menebus hutang saya, maka saya jadi berhutang kepada mas hikaruman), jadi apakah ketika Yesus menebus dosa manusia, maka manusia menjadi berdosa kepada yesus? :)

tapi kalau membaca artikel mas samiaji, saya menangkap arti lain didlmnya, bahwa ketika mas hikaruman menebus hutang saya maka saya sepenuhnya menjadi milik mas hikaruman, dan saya jadi tdk berhutang lagi (menilik cerita artikel mas samiaji lho)
demikian juga dengan manusia yg telah ditebus dosanya oleh Yesus maka manusia tersebut menjadi milik yesus dan tdk memiliki dosa lagi, begitukah kira2 mas samiaji?

nah kembali ke pertanyaan semula, andaikata saya membelot dan tidak ingin menjadi milik mas hikaruman lagi, bagaimana dengan status hutang saya yg dulu? apakah hutang saya yg dulu dikembalikan lagi dan saya jadi berhutang lagi?
demikian juga dengan mualaf, bukankah dia membelot dan tdk ingin menjadi bagian atau milik Yesus lagi, so apakah dosa yg pernah ditebus dulu itu akan dikembalikan lagi? begitu lho mas kira2 pertanyaanya.

Maaf kalau saya dianggap tdk paham2 akan penjelasan2 rekan2 kristiani disini, karena jujur mungkin karena kebodohan saya memang belum mengakap penjelasan yg sesuai dengan apa ygs aya tanyakan, )bukannya ingin memaksakan jawaban mas).

-Kalau memang dosa2nya tidak dikembalikan itu mungkin akan masuk di logika saya, karena setelah Islamnya dia, dosanya yg lalu tdk dihitung oleh Allah (itu pengertian saya dlm islam), dengan kata lain (kalau boleh meminjam sitilah dlm kristen) bahwa dosa yg lalu ketika masih kristen masih dlm tebusan Yesus , karena para mualaf dianggap suci seperti bayi yg baru lahir dan belum memiliki dosa ketika dia memeluk Islam, tapi setelahnya dosa dan amalnya akan dihitung seperti halnya Muslim2 yg lain.

-tapi kalau dosanya dikembalikan lagi, juga saya rasa tdk masalah buat sang mualaf, karena seperti yg saya ketahui, bahwa mualaf dosa2 yg lampau sebelum menjadi muslim akan diampuni dan dihapuskan oleh Allah :)

semoga cukup jelas dan bisa dimengerti, maaf kalau kebanyakan tulisannya, dan membuat bingung :)



Kembali Ke Atas Go down
hikaruman
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 49
Join date : 12.04.11
Age : 29
Lokasi : Makassar

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   9th May 2011, 22:22

bukannya saya udah bahas di PM....
TUHAN Menebus kita seperti lagu: Sejauh Timur Dari Barat (Cipt: Jonathan Prawira)

SEJAUH TIMUR DARI BARAT, ENGKAU MEMBUANG DOSAKU
TIADA KAU INGAT LAGI PELANGGARANKU
JAUH KE DALAM TUBIR LAUT, KAU MELEMPARKAN DOSAKU
TIADA KAU PERHITUNGKAN KESALAHANKU

REFF:
BETAPA BESAR KASIH PENGAMPUNAN-MU TUHAN
TAK KAU PANDANG HINA HATI YANG HANCUR
KU BERTERIMA KASIH KEPADA-MU YA TUHAN
PENGAMPUNAN YANG KAU BERI PULIHKANKU

jadi kalau TUHAN sudah mengampuni, maka DIA Telah melupakan dosa kita yang lama...
yang telah kita lakukan sebelumnya...
akan tetapi jgn lupa, TUHAN adalah Allah yang cemburu:

Kel 34:14
sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada allah lain, karena TUHAN, yang nama-Nya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu.

Ul 5: 9
Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

demikian menurut saya....
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   9th May 2011, 22:53

@striker

Mas, mungkin lebih mudah saya bei perumpamaan yang lain ya, agar anda lebih mengerti analoginya.

Dengan menerima Jesus, kita diberi 'ticket' keselamatan, nah ticket ini belum dipergunakan sekarang kan mas, karena saat ini kita belum masuk ke 'gedung pertunjukan ataupun pesta'. Tetapi kita sudah menerima ticket itu. Tugas kita adalah menjaga ticket itu agar tidak hilang, tidak kotor, tidak rusak, sehingga pada saatnya nanti kita menghadap ke 'pesta perjamuan' itu, kita dapat menyerahkan ticket kita dengan sempurna.

Bagi orang yang sudah menerima ticket itu, kemudian menghilangkannya, tentu kehilangan hak untuk hadir di 'pesta perjamuan' itu.

mudah mudahan cukup jelas, dan ngga bingung apakah penebusan hilang atau tidak.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 07:18

Husada wrote:
Semoga dari uraian itu dapat memperlihatkan, siapa yang kira-kira memelihara praduga subyektf. Kalau engkau mengatakan bahwa pradugamu lebih obyektif, dan aku mengatakan bahwa pradugaku lebih obyektif, ya sudah. Kita sepakat bahwa ada perbedaan pemahaman diantara kita.

Lakum diinukum waliyadiin ....

Adalah hak masing2 orang untuk menarik kesimpulan dari suatu permasalahan sehingga memiliki praduga pribadi ... tetapi janganlah langsung menganggap praduganya itu yang paling benar dan menggunakannya sedemikian rupa untuk menohok pihak yang lain.

Saya rasa hal ini banyak terjadi pada kita semua ... khususnya bagi kita-kita yang terlibat dalam forum lintas agama. Semoga kita bisa menjaga diri agar tidak menjadi salah satu dari orang2 seperti ini.
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 07:22

hikaruman wrote:

menurutku keselamatan bisa diperoleh oleh semua umat manusia...
Wahyu 20: 12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.

Semua umat manusia secara umum atau semua umat manusia yang sudah menerima Yesus?
Kalau semua umat manusia secara umum (dalam artian non Kristen pun bisa menerima keselamatan), bukankah bertentangan dengan kalimat di bawah ini?

hikaruman wrote:
akan tetapi siapakah yang bisa hidup sesuai kitab" sucinya??? yang bisa berlaku benar dan tidak bercela menurut keyakinannya???

HaleluYAH!!!
TUHAN sendiri datang dan memberitahukan Jalan Ke Surga melalui Tuhan YESUS atau Nabi Isa.

Yoh 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Hati2 dalam memahami ayat di bawah ini ... bila Anda meyakini kebenaran ayat di bawah ini, bagaimanakah dengan ayat2 lain di dalam Al Quran? Apakah Anda meyakini kebenaran ayat2 lain itu?

Ataukah Anda hanya memilah2 dari Al Quran, mana yang kira2 pas dengan hati/keinginan Anda lalu diambil sedangkan yang tidak pas maka tidak dipakai/pasti salah/menyesatkan?

Coba direnungkan, bro ...
hikaruman wrote:

QS 43:61 Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kerana itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus …
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 10:32

bruce wrote:
@striker

Mas, mungkin lebih mudah saya bei perumpamaan yang lain ya, agar anda lebih mengerti analoginya.

Dengan menerima Jesus, kita diberi 'ticket' keselamatan, nah ticket ini belum dipergunakan sekarang kan mas, karena saat ini kita belum masuk ke 'gedung pertunjukan ataupun pesta'. Tetapi kita sudah menerima ticket itu. Tugas kita adalah menjaga ticket itu agar tidak hilang, tidak kotor, tidak rusak, sehingga pada saatnya nanti kita menghadap ke 'pesta perjamuan' itu, kita dapat menyerahkan ticket kita dengan sempurna.

Bagi orang yang sudah menerima ticket itu, kemudian menghilangkannya, tentu kehilangan hak untuk hadir di 'pesta perjamuan' itu.

mudah mudahan cukup jelas, dan ngga bingung apakah penebusan hilang atau tidak.

sekali lagi terima kasih atas penjelasannya mas bruce, dan juga terima kasih karena striker diterima lagi di rumah anda.

Saya paham bahwa penebusan oleh Yesus bermakna seperti kita mendapatkan ticket ke surga yg diberikan oleh Yesus.
Jadi kalau kita keluar dan melepaskan ticket tersebut, maka ticket kita tdk berlaku lagi dan tdk bisa masuk surga (menurut iman kristen).

Tapi yg menjadi pertanyan dasar dari topik yg saya buat adalah tentang DOSAnya mas, bukan masalah melepas ticket keselamatannya mas :)

Apakah dengan tdk berlakunya lagi ticket keselamatan itu (karena sdh keluar dari yesus), maka dosa2 yg dulu diganti dengan ticket keselamatan itu dikembalikan lagi? sekali lagi mas bruce yg saya tanyakan adalah DOSA2 yg dulu pernah diganti dengan ticket keselamatan (Sudah ditebus oleh Yesus).

Jadi saya mengharapkan jawabannya akan seperti ini: DOSA2 yg lalu (yg pernah ditebus) akan: ..........
a. dikembalikan ATAU
b. tetap dlm penebusan karena kasih Yesus, tapi setelah jadi Islam maka dosa dan amalnya dlm perhitungan secara Islam.
Mungkin seperti itu mas bruce.

saya rasa sudah sangat jelas pertanyaan saya mas bruce, terima kasih :)
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 10:41

Silancah wrote:

Hati2 dalam memahami ayat di bawah ini ... bila Anda meyakini kebenaran ayat di bawah ini, bagaimanakah dengan ayat2 lain di dalam Al Quran? Apakah Anda meyakini kebenaran ayat2 lain itu?

Ataukah Anda hanya memilah2 dari Al Quran, mana yang kira2 pas dengan hati/keinginan Anda lalu diambil sedangkan yang tidak pas maka tidak dipakai/pasti salah/menyesatkan?

Coba direnungkan, bro ...

Nah kejadian juga kan.....

Kang Lancah, inilah maksud saya dlm pembicaraan yg kemarin itu......

Mohon dimaafkan...
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 10:48

Djo wrote:
Silancah wrote:

Hati2 dalam memahami ayat di bawah ini ... bila Anda meyakini kebenaran ayat di bawah ini, bagaimanakah dengan ayat2 lain di dalam Al Quran? Apakah Anda meyakini kebenaran ayat2 lain itu?

Ataukah Anda hanya memilah2 dari Al Quran, mana yang kira2 pas dengan hati/keinginan Anda lalu diambil sedangkan yang tidak pas maka tidak dipakai/pasti salah/menyesatkan?

Coba direnungkan, bro ...

Nah kejadian juga kan.....

Kang Lancah, inilah maksud saya dlm pembicaraan yg kemarin itu......

Mohon dimaafkan...

Pembicaraan yang mana bro?
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 10:54

striker wrote:

Jadi saya mengharapkan jawabannya akan seperti ini: DOSA2 yg lalu (yg pernah ditebus) akan: ..........
a. dikembalikan ATAU
b. tetap dlm penebusan karena kasih Yesus, tapi setelah jadi Islam maka dosa dan amalnya dlm perhitungan secara Islam.
Mungkin seperti itu mas bruce.

Striker, utk mengerti kekristenan, anda harus melepaskan cara berpikir islam anda.

Dari pertama tampaknya anda ngotot menanyakan bagaimana status dosa yg sdh pernah dihapus oleh Yesus.

Perhatikan ini.....

Setelah anda meninggalkan Yesus (menolak keselamatan yg diberikan), mau tetap dihapus kek dosa2 anda itu, atau dikembalikan lagi kek, itu TIDAK ADA PENGARUH SAMA SEKALI.

Kenapa ?

Pertama, dalam kristen tidak ada hitung2an jumlah dosa dan pahala. Jadi bukan berapa besar pahala anda dan berapa sedikit dosa anda yg meyebabkan anda masuk sorga.

Kedua, kalaupun dosa anda yg telah dihapus itu tetap dihapus oleh Tuhan karena kasihNya meskipun anda telah meninggalkan Tuhan, tokh dalam hidup anda yg selanjutnya, anda akan tetap berbuat dosa lagi. Dan 1 dosa yg anda perbuat di kemudian hari tsb (setelah anda keluar dr iman kpd Yesus) sdh cukup utk membawa anda ke neraka.

Jadi mau tetap dihapus kek, mau diretur kek, tetap aja hasilnya sama.
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 10:56

Quote :
Semua umat manusia secara umum atau semua umat manusia yang sudah menerima Yesus?
Kalau semua umat manusia secara umum (dalam artian non Kristen pun bisa menerima keselamatan), bukankah bertentangan dengan kalimat di bawah ini?

keselamatan itu byat semua manusia, cuma ada syaratnya yaitu terima Yesus sebagai Juru Selamatnya... Laughing
masalah "Kitab Kehidupan" sepertinya akan asyik kalau dibuat threadnya sendiri. :)

Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 11:00

Silancah wrote:

Pembicaraan yang mana bro?

ketika setan menggugat
Quote :
Nah ini kang yg mau sy pegang dari teman2 muslim. Jika teman2 muslim setuju bahwa PB tidak dapat dijadikan referensi utk mendukung ajaran islam karena isi PB bukanlah injil, maka hal ini tentu konsisten adanya. Jika ada yg mau coba2 mengkaitkan isi PB dgn ajaran islam (thread siapa penolong yg dimaksud, misalnya, itu berarti hanya merupakan interpretasi pribadi oknum muslim saja.

Sayangnya, banyak yg pake ayat2 PB utk kepentingannya sendiri, sedangkan yg bertentangan dianggap palsu alias ajarannya si Paulus, bukan Yesus.

Celakanya, ternyata hal ini pun sekarang banyak ditiru oleh teman2 kristen, yg sering kali menggunakan ayat2 Alquran khususnya surat AlMaida 65 dst, ttg nasrani, ahli kitab, bahkan ketika umat muslim meminta utk ditunjukkan jalan yg lurus, dgn semangat teman2 kristen ini menggunakan ayat ketika Yesus mengatakan Akulah jalan dan kebangkitan dan hidup.

Yah begitulah kang....
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 11:11

striker wrote:


Sebelumnya kita memiliki dosa dan Yesus menebus dosa kita dengan kematiannya, iya kan? yg menjaid pertanyaan lanjutan saya:
1. Kepada siapa Yesus menebus dosa manusia?

tidak kepada siapa2, sebab Yesus adalah Allah itu sendiri yang mampu mengampuni dosa.
"Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" --lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--:"Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"

Quote :

nah kembali ke pertanyaan semula, andaikata saya membelot dan tidak ingin menjadi milik mas hikaruman lagi, bagaimana dengan status hutang saya yg dulu? apakah hutang saya yg dulu dikembalikan lagi dan saya jadi berhutang lagi?
demikian juga dengan mualaf, bukankah dia membelot dan tdk ingin menjadi bagian atau milik Yesus lagi, so apakah dosa yg pernah ditebus dulu itu akan dikembalikan lagi? begitu lho mas kira2 pertanyaanya.

gini, deh... :)
saya dulu kong hu cu, kemudian saya jadi mualaf.
dosa saya dihapuskan oleh Allah SWT kan ?
kemudian saya murtad dan jadi Kristen, apakah saya tetap dihapuskan dosanya oleh Allah ?
pada saat saya jadi mualaf (muslim) tentu iya, tapi setelah itu ?
saya malahan menjadi seorang yang syirik (dimata Islam).
dan tentu saja bagian saya adalah neraka jahanam, kan ? Razz Laughing

sama juga seperti seorang Kristen yang kemudian menjadi non Kristen karena menganggap ada Tuhan lain yang lebih baik, lebih adil dan lebih pengampun lagi maha penyayang.

dosa saya mungkin telah dihapuskan saat saya menerima Yesus sebagai Juru Selamat saya, tapi pada saat saya melepaskan anugerah itu dan mengambil Allah lain sebagai Tuhan saya maka posisi saya sudah kembali dalam posisi berdosa.
karena saya menganggap bahwa dosa saya bisa saya tebus sendiri melalui perbuatan baik, maka Kristus sudah tiudak berarti lagi buat saya.

kalau Kristus sudah saya anggap tidak berarti lagi, maka saya sama saja seperti orang atheist yang tidak mengaku Tuhan itu ada.
cukup berbuat baik dan gak usah takut neraka... Laughing
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 11:15

Djo wrote:

Pertama, dalam kristen tidak ada hitung2an jumlah dosa dan pahala. Jadi bukan berapa besar pahala anda dan berapa sedikit dosa anda yg meyebabkan anda masuk sorga.

Kedua, kalaupun dosa anda yg telah dihapus itu tetap dihapus oleh Tuhan karena kasihNya meskipun anda telah meninggalkan Tuhan, tokh dalam hidup anda yg selanjutnya, anda akan tetap berbuat dosa lagi. Dan 1 dosa yg anda perbuat di kemudian hari tsb (setelah anda keluar dr iman kpd Yesus) sdh cukup utk membawa anda ke neraka.

Jadi mau tetap dihapus kek, mau diretur kek, tetap aja hasilnya sama.

ha..ha..ha...
perbadaan persepsi tentang hakekat "dosa" yang berbeda melahirkan pola pikir yang berbeda, bro... :)

Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 11:21

T2Y wrote:

ha..ha..ha...
perbadaan persepsi tentang hakekat "dosa" yang berbeda melahirkan pola pikir yang berbeda, bro... :)


Ya begitu deh Mod T2Y...,

dari kemarin ybs keukeuh nanya soal status dosa yg sdh pernah dihapus tsb.

Makanya saya bilang, kalo mau ngerti kekristenan, cara hitung2an pahala dosa nya harus dihilangin dulu.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 12:19

@striker

Quote :
Tapi yg menjadi pertanyan dasar dari topik yg saya buat adalah tentang DOSAnya mas, bukan masalah melepas ticket keselamatannya mas

Apakah dengan tdk berlakunya lagi ticket keselamatan itu (karena sdh keluar dari yesus), maka dosa2 yg dulu diganti dengan ticket keselamatan itu dikembalikan lagi? sekali lagi mas bruce yg saya tanyakan adalah DOSA2 yg dulu pernah diganti dengan ticket keselamatan (Sudah ditebus oleh Yesus).

Jadi saya mengharapkan jawabannya akan seperti ini: DOSA2 yg lalu (yg pernah ditebus) akan: ..........
a. dikembalikan ATAU
b. tetap dlm penebusan karena kasih Yesus, tapi setelah jadi Islam maka dosa dan amalnya dlm perhitungan secara Islam.


Coba pahami dahulu pengertian DOSA itu sendiri mas.

KAPAN urusan dosa dan DIMANA urusan DOSA itu dipertanggungjawabkan? Sekarang ini di dunia atau kelak saat seorang sudah menghadap Sang Pencipta?

Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 12:31

bruce wrote:
@striker

Quote :
Tapi yg menjadi pertanyan dasar dari topik yg saya buat adalah tentang DOSAnya mas, bukan masalah melepas ticket keselamatannya mas

Apakah dengan tdk berlakunya lagi ticket keselamatan itu (karena sdh keluar dari yesus), maka dosa2 yg dulu diganti dengan ticket keselamatan itu dikembalikan lagi? sekali lagi mas bruce yg saya tanyakan adalah DOSA2 yg dulu pernah diganti dengan ticket keselamatan (Sudah ditebus oleh Yesus).

Jadi saya mengharapkan jawabannya akan seperti ini: DOSA2 yg lalu (yg pernah ditebus) akan: ..........
a. dikembalikan ATAU
b. tetap dlm penebusan karena kasih Yesus, tapi setelah jadi Islam maka dosa dan amalnya dlm perhitungan secara Islam.


Coba pahami dahulu pengertian DOSA itu sendiri mas.

KAPAN urusan dosa dan DIMANA urusan DOSA itu dipertanggungjawabkan? Sekarang ini di dunia atau kelak saat seorang sudah menghadap Sang Pencipta?


maksudnya sih kepengen "aman", Om... :)
nih maksud Bro Striker begini :
Quote :
tetap dlm penebusan karena kasih Yesus, tapi setelah jadi Islam maka dosa dan amalnya dlm perhitungan secara Islam.
.

jadi pengennya setelah ditebus Yesus terus cari pahala seperti menurut perhitungan Islam.
kalau saya malah anjurin setelah mualaf, dosanya sudah dihapus (seperti bayi lagi yang suci) terus jadi Atheist aja biar cukup berbuat baik saja dan gak usah takut neraka. Razz Laughing
ha..ha..ha...
jadi Yesus dianggapnya cuma jadi "Tukang Cuci Dosa" saja...
setelah bersih, boleh mengabdi pada tuan yang lain. Laughing
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 12:51

Kalo takut neraka, gampang, ikut aja ajaran saksi-yehuwa dijamin ngga ada neraka kelak, he he he, tapi siapa yang berani jamin ya?
Kembali Ke Atas Go down
Silancah
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1492
Join date : 29.01.11
Lokasi : Bandung Barat

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 12:57

Djo wrote:
Silancah wrote:

Pembicaraan yang mana bro?

ketika setan menggugat
Quote :
Nah ini kang yg mau sy pegang dari teman2 muslim. Jika teman2 muslim setuju bahwa PB tidak dapat dijadikan referensi utk mendukung ajaran islam karena isi PB bukanlah injil, maka hal ini tentu konsisten adanya. Jika ada yg mau coba2 mengkaitkan isi PB dgn ajaran islam (thread siapa penolong yg dimaksud, misalnya, itu berarti hanya merupakan interpretasi pribadi oknum muslim saja.

Sayangnya, banyak yg pake ayat2 PB utk kepentingannya sendiri, sedangkan yg bertentangan dianggap palsu alias ajarannya si Paulus, bukan Yesus.

Celakanya, ternyata hal ini pun sekarang banyak ditiru oleh teman2 kristen, yg sering kali menggunakan ayat2 Alquran khususnya surat AlMaida 65 dst, ttg nasrani, ahli kitab, bahkan ketika umat muslim meminta utk ditunjukkan jalan yg lurus, dgn semangat teman2 kristen ini menggunakan ayat ketika Yesus mengatakan Akulah jalan dan kebangkitan dan hidup.

Yah begitulah kang....

Hehehe... iya ...
Anda sudah pernah membahas ya ..
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 13:13

bruce wrote:
Kalo takut neraka, gampang, ikut aja ajaran saksi-yehuwa dijamin ngga ada neraka kelak, he he he, tapi siapa yang berani jamin ya?

nah, itu dia... Razz
kalau saya sih udah ada yang jamin, Om... ;)
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 13:39

Damai bagimu Cah.
Silancah wrote:
Selamat datang bro husada...
Husada wrote:
2. Partisipan kelihatannya banyak bertukar informasi tentang pemahaman masing-masing mengenai Yesus Kristus. Agak aneh, karena di trit ini termaknai bahwa Yesus Kristus itu adalah Isa bin Maryam. Padahal, di Injil dapat dibaca bahwa Yesus Kristus itu adalah Putera dari Maria, sementara pernah diberitahukan entah di trit mana di forum lain bahwa Isa itu adalah putera Maryam yang saudara perempuannya Harun. Atau pemaknaan saya salah?

Sepengetahuan saya Yesus dan Isa bin MAryam ini adalah orang yang sama.
Penyebutan Maryam saudara Harun itu hanyalah istilah yang mengimplikasikan bahwa Maryam adalah seseorang yang sealim Nabi Harun as (kakak dari Nabi Musa as)

Jadi jangan dipahami bahwa Isa bin Maryam ini adalah keponakannya Nabi Harun as/Nabi Musa as yang tentu saja hidup di jaman yang berbeda dengan Yesus

Salam damai juga bro...

Kayaknya topik mengenai Apakah Yesus dalam Alkitab sama dengan Isa dalam Al Quran sudah banyak didiskusikan di berbagai forum. Gugel aja. Sepanjang pengamatan saya, disimpulkan bahwa Yesus tidak sama dengan Isa.

Tetapi yaaah... namanya keyakinan.

Damai bagi Indonesia.


Terakhir diubah oleh Husada tanggal 11th May 2011, 09:20, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   10th May 2011, 18:21

Mas Mas seklaian, terima kasih atas komen2nya, saya sangat menghargainya, terima kasih :0


Saya hanya ingin berbagi, dan jujur bertanya atas dasar rasa penasaran saya, bukan ingin menimbulkan konflik dari pertanyaan saya.

Menurut Islam yg saya tahu, kalau seorang yg dulunya bukan Muslim dan memeluk agama Islam menjadi Muslim (SEORANG MUALAF), maka dosa terdahulu (sebelum Islamnya dia)Insya Allah akan dihapuskan oleh Allah, dan dia akan menjadi bersih dari dosa seperti bayi yg baru lahir, tapi amal kebaikannya tdk ikut dihilangkan, Insya Allah malah disempurnakan oleh Allah (itu yg saya tahu), tapi setelah Islamnya dia, maka dosa dan pahala akan diperhitungkan sejak dia memeluk Islam, karena memang Islam tdk mengenal penebusan sepanjang masa.
Dan ketika seorang Muslim pindah agama (kita menyebutnya MURTAD), maka Dosa2 yg terdahulu tidak dihapuskan oleh Allah, tapi malah amal2nya lah yg dihapuskan.
Nah apabila Islam yg benar maka itulah yg terjadi mas, kalau ternyata kristen yg benar ya beruntunglah sang Murtad tersebut :)

nah saya ingin disyaring pendapat rekan2 kristen tentangg dosa2 yg saya maksud itu (saya harap rekan2 semua paham akan pertanyaan saya tentang dosa mualaf yg sebelumnya ditebus oleh Yesus), kalau tdk keberatan tentunya.

Tapi kalau pertanyaan saya menimbulkan polemik, mas mas sekalian tdk menjawabnya juga tdk apa2 kok :)

salam damai :)


Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: MUALAF dan MURTAD   Today at 00:25

Kembali Ke Atas Go down
 
MUALAF dan MURTAD
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 5 dari 8Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Forum Terbuka :: Diskusi - Non-Kristen Bertanya Kristen Menjawab-
Navigasi: