Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Paulus vs Jesus ?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next
PengirimMessage
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 08:06

alfa1 wrote:


hehehe... anda ditanya kok malah balik bertanya...

Maaf, ini krn saya ingin mngetahui pmahaman Anda terlebih dahulu.
Jangan sampai apa yg saya sampaikan ga nyambung dg apa yg Anda ktahui, juga jangan sampai apa yg Anda sampaikan ga nyambung dg apa yg saya ktahui.

Quote :
jika anda berpendapat bahwa hukum Taurat hanya berlaku buat orang Yahudi, anda juga seharusnya konsisten dengan menganggap bahwa Jesus hanyalah untuk orang Yahudi saja..

tapi jika anda menganggap bahwa Jesus bukan hanya untuk orang Yahudi, sementara Jesus melakukan dengan serius untuk patuh melakukan hukum Taurat, maka pertanyaan saya diatas tetap harus anda jawab...

mengapa umat kristen tidak mau melakukan hukum Taurat padahal hukum Taurat adalah bentuk aplikasi / turunan dari 2 hukum Kasih dan dicontohkan Jesus selama hidupnya???????

Generalisasi yg Anda lakukan ini kacau balau.
Utk segala sesuatunya pasti ada ktentuannya masing-masing yg tidak bisa dipukul rata.

Jelas Anda tidak mmahami poin 2 dari apa yg saya tuliskan sblmnya.

Quote :
2. Peran dan fungsi Hukum Taurat bagi org Yahudi dan non-Yahudi

Anda silakan buka Alkitab,
Anda HANYA akan mnemukan bhw Hukum Taurat adl Perjanjian yang berlaku kepada org Yahudi dan Israel SAJA.

Isi dari Taurat hanya mngatur perikehidupan org Israel saja.
Di sana Anda tidak akan mnemukan bangsa 'Arab', atau 'Indonesia', 'Amerika', atau 'Yunani'.

-------

Bgmn dg ktentuan soal Tuhan Yesus?
Mesias (Kristus) djanjikan bagi segala bangsa, bukan hanya bagi Israel.
Ktentuan soal Mesias bertebaran di Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.

Maka itu upaya pemadanan yg Anda lakukan sangatlah tidak berdasar, spekulatif bdsk asumsi Anda dan keliru.

Anda tidak mmahami misi Tuhan Yesus dan tidak mmahami kdudukan Taurat, tp mau mcoba-coba bspekulasi soal Taurat.
Kembali Ke Atas Go down
whiteeagle
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 46
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 11:39

Quote :
mengapa umat kristen tidak mau melakukan hukum Taurat padahal hukum Taurat adalah bentuk aplikasi / turunan dari 2 hukum Kasih dan dicontohkan Jesus selama hidupnya???????

kalo hukum taurat anda katakan sebagai aplikasi dari dua hukum kasih.

pertanyaannya , orang yang melaksanakan dua hukum kasih kenapa masih disebut tidak melaksanakan hukum taurat?
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 12:10

Quote :
[pertanyaannya , orang yang melaksanakan dua hukum kasih kenapa masih disebut tidak melaksanakan hukum taurat?

sederhananya, kenapa orang kristen gak bersunat, gak mengharamkan babi dll seperti yang dilakukan orang Islam, Om... Laughing
intinya mah cuman itu, kok...
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 13:22

T2Y wrote:
Quote :
[pertanyaannya , orang yang melaksanakan dua hukum kasih kenapa masih disebut tidak melaksanakan hukum taurat?

sederhananya, kenapa orang kristen gak bersunat, gak mengharamkan babi dll seperti yang dilakukan orang Islam, Om... Laughing
intinya mah cuman itu, kok...


Maka pertanyaan lanjutannya menjadi seperti ini :

Apakah dengan bersunat dan tidak makan babi, itu sudah melaksanakan hukum kasih?

Sementara merusak rumah ibadah umat lain, dianggap melaksanakan kasih?

Kembali Ke Atas Go down
alfa1
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 30
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 14:36

siip wrote:
alfa1 wrote:


hehehe... anda ditanya kok malah balik bertanya...

Maaf, ini krn saya ingin mngetahui pmahaman Anda terlebih dahulu.
Jangan sampai apa yg saya sampaikan ga nyambung dg apa yg Anda ktahui, juga jangan sampai apa yg Anda sampaikan ga nyambung dg apa yg saya ktahui.

Quote :
jika anda berpendapat bahwa hukum Taurat hanya berlaku buat orang Yahudi, anda juga seharusnya konsisten dengan menganggap bahwa Jesus hanyalah untuk orang Yahudi saja..

tapi jika anda menganggap bahwa Jesus bukan hanya untuk orang Yahudi, sementara Jesus melakukan dengan serius untuk patuh melakukan hukum Taurat, maka pertanyaan saya diatas tetap harus anda jawab...

mengapa umat kristen tidak mau melakukan hukum Taurat padahal hukum Taurat adalah bentuk aplikasi / turunan dari 2 hukum Kasih dan dicontohkan Jesus selama hidupnya???????

Generalisasi yg Anda lakukan ini kacau balau.
Utk segala sesuatunya pasti ada ktentuannya masing-masing yg tidak bisa dipukul rata.

Jelas Anda tidak mmahami poin 2 dari apa yg saya tuliskan sblmnya.

Quote :
2. Peran dan fungsi Hukum Taurat bagi org Yahudi dan non-Yahudi

Anda silakan buka Alkitab,
Anda HANYA akan mnemukan bhw Hukum Taurat adl Perjanjian yang berlaku kepada org Yahudi dan Israel SAJA.

Isi dari Taurat hanya mngatur perikehidupan org Israel saja.
Di sana Anda tidak akan mnemukan bangsa 'Arab', atau 'Indonesia', 'Amerika', atau 'Yunani'.

-------

Bgmn dg ktentuan soal Tuhan Yesus?
Mesias (Kristus) djanjikan bagi segala bangsa, bukan hanya bagi Israel.
Ktentuan soal Mesias bertebaran di Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.

Maka itu upaya pemadanan yg Anda lakukan sangatlah tidak berdasar, spekulatif bdsk asumsi Anda dan keliru.

Anda tidak mmahami misi Tuhan Yesus dan tidak mmahami kdudukan Taurat, tp mau mcoba-coba bspekulasi soal Taurat.

yups... beberapa dari statement anda saya setuju..

saya hanya ingin anda dapat menjelaskan, bagaimana anda melihat Matius 22:40 dalam konteks keimanan umat kristen terhadap Taurat dan kitab para nabi sebelum PB datang.. itu saja...

Matius 22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

>apakah menurut anda ayat itu salah secara prinsip? bahwa seharusnya hukum Kasih bukan induk / sumber dari segala isi hukum Taurat dan kitab para nabi?????

terimakasih.....
Kembali Ke Atas Go down
alfa1
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 30
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 15:05

whiteeagle wrote:
Quote :
mengapa umat kristen tidak mau melakukan hukum Taurat padahal hukum Taurat adalah bentuk aplikasi / turunan dari 2 hukum Kasih dan dicontohkan Jesus selama hidupnya???????

kalo hukum taurat anda katakan sebagai aplikasi dari dua hukum kasih.

pertanyaannya , orang yang melaksanakan dua hukum kasih kenapa masih disebut tidak melaksanakan hukum taurat?

hehehe..

bukan saya yang mengatakan loh bro bruce...
tapi Matius 22:40.... Laughing Laughing Laughing

jadi pertanyaan bro bruce itu tak dapat ditujukan jika kenyataanya terbalik, bahwa Alkitab mengatakan 2 hukum kasih adalah sumber / inspirasi dari dituliskannya hukum Taurat dan kitab para nabi...

ingat bahwa inti Matius 22:40 adalah pernyataan bahwa hukum Taurat dan kitab para nabi menggantungkan isi didalamnya kepada 2 hukum Kasih...

analog-nya kira-kira begini...

2 hukum Kasih itu = UUD (Undang-Undang Dasar).
Taurat dan kitab para nabi = UU (Undang-Undang).

tentu saja seperti itu bro, karena pengertian KASIH kan memang sangat luas...

salam....
Kembali Ke Atas Go down
alfa1
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 30
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 15:16

bruce wrote:
T2Y wrote:
Quote :
[pertanyaannya , orang yang melaksanakan dua hukum kasih kenapa masih disebut tidak melaksanakan hukum taurat?

sederhananya, kenapa orang kristen gak bersunat, gak mengharamkan babi dll seperti yang dilakukan orang Islam, Om... Laughing
intinya mah cuman itu, kok...


Maka pertanyaan lanjutannya menjadi seperti ini :

Apakah dengan bersunat dan tidak makan babi, itu sudah melaksanakan hukum kasih?

Sementara merusak rumah ibadah umat lain, dianggap melaksanakan kasih?


dengan postingan saya diatas, sudah jelas bukan????

bahwa bersunat dan tidak makan babi itu hanya sebagian kecil dari pelaksanaan hukum Kasih..

masih ada ratusan hukum dalam Taurat dan kitab para nabi yang harus dilakukan sebagai pelaksanaan hukum Kasih..

jika kita memahami cakupan makna Kasih, maka sudah seharusnya tindakan tidak merusak rumah ibadah umat lain juga merupakan bagian dari pelaksanaan hukum Kasih..

salam...
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 17:32

alfa1 wrote:
yups... beberapa dari statement anda saya setuju..

saya hanya ingin anda dapat menjelaskan, bagaimana anda melihat Matius 22:40 dalam konteks keimanan umat kristen terhadap Taurat dan kitab para nabi sebelum PB datang.. itu saja...

Matius 22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

>apakah menurut anda ayat itu salah secara prinsip? bahwa seharusnya hukum Kasih bukan induk / sumber dari segala isi hukum Taurat dan kitab para nabi?????

terimakasih.....

Maka itu,
Akan lebih baik jika Anda mmahami dahulu (minimal membaca dan brusaha mmahami) seluruh konteks perkataan Tuhan Yesus dan Alkitab mengenai Hukum Taurat.

Hukum Taurat itu 613 aturan yg disarikan dlm 34 ketentuan.
34 ketentuan itu disarikan dlm 10 perintah.
10 perintah disarikan dalam 2 hukum.

Jika saya ilustrasikan spt UU,
Maka 2 hukum adalah tujuannya,
10 perintah adalah babnya,
34 ketentuan adalah pasalnya,
603 aturan adalah ayatnya.

Psoalan yg harus Anda selidiki adalah :

Apakah ke-613 ketentuan Taurat memang sudah benar-benar menggambarkan secara sempurna 2 hukum yg terutama?

Apakah dengan mlaksanakan ke-613 ketentuan Taurat maka seseorang benar-benar sudah menyenangkan hati Tuhan dan berkenan di hadapanNya secara sempurna?

----------

Saya brikan contoh :

Mat 5:21
Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.


Ktentuan Taurat mngatakan :
Jangan MEMBUNUH.

Maka siapa yg tidak membunuh telah mlakukan kehendak Allah mnrt standar Taurat.

Tp apakah Allah berkenan pd manusia sebatas jika ia tidak membunuh?

Mat 5:22
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.


Tnyata TIDAK.

Yg berkenan dan mnyenangkan hati Tuhan BUKAN HANYA agar manusia tidak membunuh, mlainkan juga tidak marah dan tidak mengutuki sesamanya.

---------

Hukum Taurat memang berasal dari Tuhan, tetapi hukum Taurat tidak cukup utk mnuntun manusia agar paripurna dlm mmenuhi 2 hukum terutama.

Makanya Tuhan Yesus berkata :

Mat. 5:17
"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.


Apakah Anda paham apa artinya MENGGENAPI?

Artinya, awalnya tidak genap (tidak penuh, tidak paripurna, tidak lengkap, tidak sempurna), lalu ketika Tuhan Yesus datang, yg tidak genap tsb djadikan GENAP.

Maka itu skrg umat Kristen mmenuhi 2 hukum dg cara yg baru, yaitu cara yg jauh lebih GENAP standarnya drpd Taurat.

Jika dahulu Taurat mngijinkan org membenci, maka skrg kita harus mngampuni,
Jika dahulu Taurat mngijinkan pceraian, maka skrg kita tidak bisa bcerai,
Jika dahulu Taurat mngijinkan poligami, maka skrg kita harus setia pd 1 istri.

----------

Di sisi lain, mgkn Anda akan btanya :
Kok org Kristen makan babi?

Disini Anda harus mmahami bhw HUKUM TAURAT adalah PERJANJIAN antara ALLAH dan ISRAEL.

Ke-613 aturan tsb adl eksklusif bagi ISRAEL.

Walau 2 hukum bicara mengenai moralitas universal, namun 613 aturan adl khusus utk Israel.

Maka itu Israel silakan tetap mlakukan 613 aturan, ttp bangsa lain TIDAK PERLU MELAKUKANNYA krn Tuhan tidak membebankannya.

Tetapi org Kristen dbebankan Tuhan paradigma baru dlm mmenuhi 2 hukum, yaitu perkataan Tuhan Yesus sbgmn yg tercatat di Perjanjian Baru.

-------

Ilustrasinya,
Anda silakan tinggal di negara mana saja, Anda akan temukan moralitas yg sama, yaitu JANGAN MEMBERONTAK (subversif).

Tp negara yg satu punya definisi yg bbeda ttg memberontak.
Utk urusan ini, tidak bisa kita mnggunakan patokan negara lain ke negara kita dan bharap kita bs mhindari hukuman jika kita mlanggar aturan yg blaku di negara kita.

--------

Tuhan Yesus mhendaki dan mmrintahkan umat Kristen utk memenuhi 2 hukum yg terutama, tp tidak dg mnggunakan 613 ktentuan Taurat yg (ssungguhnya) tidak genap.

Sbnrnya masih banyak aspek dr Taurat yg perlu kita pahami sblm enak utk diskusi,
tp mgkn di lain ksempatan saja kita diskusikan.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 19:45

@siip

Penjelasan yang sangat bagus pak pendeta, saya akan sangat heran kalau ternyata alfa masih juga tidak mengerti.

Salam kasih
Kembali Ke Atas Go down
alfa1
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 30
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 19:54

bro siip memang siip...

satu hal yang saya suka dari thread ini adalah keseriusan dalam bertanya dan menjawab dari setiap posteners...

bro siip wrote


siip wrote:

Apakah ke-613 ketentuan Taurat memang sudah benar-benar menggambarkan secara sempurna 2 hukum yg terutama?

Apakah dengan mlaksanakan ke-613 ketentuan Taurat maka seseorang benar-benar sudah menyenangkan hati Tuhan dan berkenan di hadapanNya secara sempurna?


sudah saya katakan di atas bahwa kepatuhan terhadap hukum Taurat hanyalah merupakan bagian kecil dari pelaksanaan 2 hukum Kasih.. masih ada hukum-hukum dalam kitab-kitab para nabi dan itupun belum seluruhnya, karena itu Jesus berkata...

Yohanes 16
16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.


>jadi Jesus sudah memberitahukan kepada kita semua bahwa masih banyak yg belum dikatakan, artinya bahwa Injil pun belum genap secara keseluruhan... dan karena itu Jesus masih akan meminta kepada Bapa yang di surga agar mengirim seseorang yang lain yang 'tentu' bertujuan untuk melanjutkan proses penggenapan selanjutnya...



siip wrote:

Mat. 5:17
"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.


Apakah Anda paham apa artinya MENGGENAPI?

Artinya, awalnya tidak genap (tidak penuh, tidak paripurna, tidak lengkap, tidak sempurna), lalu ketika Tuhan Yesus datang, yg tidak genap tsb djadikan GENAP.

Maka itu skrg umat Kristen mmenuhi 2 hukum dg cara yg baru, yaitu cara yg jauh lebih GENAP standarnya drpd Taurat.

Jika dahulu Taurat mngijinkan org membenci, maka skrg kita harus mngampuni,
Jika dahulu Taurat mngijinkan pceraian, maka skrg kita tidak bisa bcerai,
Jika dahulu Taurat mngijinkan poligami, maka skrg kita harus setia pd 1 istri.

----------

sebagian umat kristen memahami kata 'menggenapi' seperti yg anda sebut, yakni menambah hukum baru sehingga menjadi genap.. tapi ada juga umat kristen yang memahami kata 'menggenapi' sebagai pemenuhan nubuat PL dalam diri Jesus..

dua anggapan itu bisa jadi benar... tapi jika kita mengacu pada ayat Yohanes 16:12-13, kita harus menambah keterangan bahwa penggenapan itu ternyata belumlah seluruhnya... masih ada penggenapan lebih lanjut oleh orang yang disebut Jesus sebagai Roh Kebenaran itu.. yg akan di utus Jesus setelah mendapat restu dari sang Bapa..


Yohanes 14
14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,



siip wrote:

Di sisi lain, mgkn Anda akan btanya :
Kok org Kristen makan babi?

Disini Anda harus mmahami bhw HUKUM TAURAT adalah PERJANJIAN antara ALLAH dan ISRAEL.

Ke-613 aturan tsb adl eksklusif bagi ISRAEL.

Walau 2 hukum bicara mengenai moralitas universal, namun 613 aturan adl khusus utk Israel.

Maka itu Israel silakan tetap mlakukan 613 aturan, ttp bangsa lain TIDAK PERLU MELAKUKANNYA krn Tuhan tidak membebankannya.

Tetapi org Kristen dbebankan Tuhan paradigma baru dlm mmenuhi 2 hukum, yaitu perkataan Tuhan Yesus sbgmn yg tercatat di Perjanjian Baru.

saya termasuk orang yang tidak percaya bahwa tidak ada tujuan Tuhan dibalik perintahnya yang melarang mengkonsumsi daging babi kepada manusia.. Tuhan pasti punya alasan dibalik larangan itu, yang tentu jika mengacu pada hukum Kasih tujuannya adalah demi Kasih Nya kepada manusia..

dan itu ada alasan yang sangat logis, bahwa mengkonsumsi daging babi memang tidak baik buat kesehatan dan penelitian kedokteran juga telah membuktikan bahwa secara genetis ternyata babi sangat dekat dengan manusia sehingga mengkonsumsi secara regular akan sangat memungkinkan menularnya sifat babi kepada manusia.... :pig: :pig: :pig: :pig:

jika itu alasannya, maka tidak ada alasan bahwa hukum Taurat itu (tidak boleh memakan babi), hanya diperuntukkan buat orang Israel.. karena semua manusia membutuhkan Kasih Tuhan, yang menjadikannya manusia lebih sehat dan lebih baik..
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 20:01

Quote :
dan itu ada alasan yang sangat logis, bahwa mengkonsumsi daging babi memang tidak baik buat kesehatan dan penelitian kedokteran juga telah membuktikan bahwa secara genetis ternyata babi sangat dekat dengan manusia sehingga mengkonsumsi secara regular akan sangat memungkinkan menularnya sifat babi kepada manusia....

jika itu alasannya, maka tidak ada alasan bahwa hukum Taurat itu (tidak boleh memakan babi), hanya diperuntukkan buat orang Israel.. karena semua manusia membutuhkan Kasih Tuhan, yang menjadikannya manusia lebih sehat dan lebih baik..

Walah mas, apakah kemudian anda mau ikut cara orang Buddhist menjadi vegetarian? Karena jika babi bisa menurunkan sifat buruknya, maka begitu juga dengan sapi, kerbau, kambing, unta, bahkan ikan dan belalang.

Btw, sepertinya thread ini mulai menyimpang nih mas jika membahas urusan halal haram makanan, saya sarankan untuk membuka thread baru tentang halal haram makanan dan alasannya, bagaimana?
Kembali Ke Atas Go down
alfa1
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 30
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 20:11

bruce wrote:
Quote :
dan itu ada alasan yang sangat logis, bahwa mengkonsumsi daging babi memang tidak baik buat kesehatan dan penelitian kedokteran juga telah membuktikan bahwa secara genetis ternyata babi sangat dekat dengan manusia sehingga mengkonsumsi secara regular akan sangat memungkinkan menularnya sifat babi kepada manusia....

jika itu alasannya, maka tidak ada alasan bahwa hukum Taurat itu (tidak boleh memakan babi), hanya diperuntukkan buat orang Israel.. karena semua manusia membutuhkan Kasih Tuhan, yang menjadikannya manusia lebih sehat dan lebih baik..

Walah mas, apakah kemudian anda mau ikut cara orang Buddhist menjadi vegetarian? Karena jika babi bisa menurunkan sifat buruknya, maka begitu juga dengan sapi, kerbau, kambing, unta, bahkan ikan dan belalang.

Btw, sepertinya thread ini mulai menyimpang nih mas jika membahas urusan halal haram makanan, saya sarankan untuk membuka thread baru tentang halal haram makanan dan alasannya, bagaimana?

tidak seperti itu bro bruce...

karena sapi, kerbau, kambing, unta, ikan dan belalang secara genetik sangat jauh berbeda dengan gen manusia...

seperti kita ketahui bahwa pemetaan genome babi sekarang sudah selesai dan hasilnya menunjukkan kepada kita bahwa secara genetik babi itu sangat mirip dengan manusia...

itulah masalahnya...

okey bro bruce, mari kita luruskan lagi setelah ini...

salam....
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 20:17

alfa1 wrote:

>jadi Jesus sudah memberitahukan kepada kita semua bahwa masih banyak yg belum dikatakan, artinya bahwa Injil pun belum genap secara keseluruhan... dan karena itu Jesus masih akan meminta kepada Bapa yang di surga agar mengirim seseorang yang lain yang 'tentu' bertujuan untuk melanjutkan proses penggenapan selanjutnya...

sebagian umat kristen memahami kata 'menggenapi' seperti yg anda sebut, yakni menambah hukum baru sehingga menjadi genap.. tapi ada juga umat kristen yang memahami kata 'menggenapi' sebagai pemenuhan nubuat PL dalam diri Jesus..

dua anggapan itu bisa jadi benar... tapi jika kita mengacu pada ayat Yohanes 16:12-13, kita harus menambah keterangan bahwa penggenapan itu ternyata belumlah seluruhnya... masih ada penggenapan lebih lanjut oleh orang yang disebut Jesus sebagai Roh Kebenaran itu.. yg akan di utus Jesus setelah mendapat restu dari sang Bapa..


Yohanes 14
14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

WHuaaaa, kok larinya kesana mas ??

Anda sedang mengajarkan adanya nubuatan ttg Nabi Muhammad di Alkitab ??

Anda hutang sama om Bruce sang rentenir . Tiap bulan harus bayar sejuta sama dia.
karena bunganya besar, tiap bulan malah tambah besar hutangnya.

Lalu datang lah saya. Saya bayarin hutang anda ke om Bruce lunas nas nas nas..

Apakah anda masih mau bayar tiap bulan ke om bruce ?

Saya telah menggenapi hutang2 anda kpd om Bruce, karena saya tahu sampai kapanpun anda tidak akan pernah bisa melunasinya.

Allah tahu tidak ada manusia yg sanggup menjalani hukum taurat dgn sempurna.

alfa1 wrote:

dan itu ada alasan yang sangat logis, bahwa mengkonsumsi daging babi memang tidak baik buat kesehatan dan penelitian kedokteran juga telah membuktikan bahwa secara genetis ternyata babi sangat dekat dengan manusia sehingga mengkonsumsi secara regular akan sangat memungkinkan menularnya sifat babi kepada manusia.... :pig: :pig: :pig: :pig:


hahahaha

pantesan anda bau dan main sruduk sana sruduk sini....... keseringan makan kambing sih.....
Kembali Ke Atas Go down
alfa1
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 30
Join date : 04.02.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th February 2011, 20:27

Djo wrote:
alfa1 wrote:

>jadi Jesus sudah memberitahukan kepada kita semua bahwa masih banyak yg belum dikatakan, artinya bahwa Injil pun belum genap secara keseluruhan... dan karena itu Jesus masih akan meminta kepada Bapa yang di surga agar mengirim seseorang yang lain yang 'tentu' bertujuan untuk melanjutkan proses penggenapan selanjutnya...

sebagian umat kristen memahami kata 'menggenapi' seperti yg anda sebut, yakni menambah hukum baru sehingga menjadi genap.. tapi ada juga umat kristen yang memahami kata 'menggenapi' sebagai pemenuhan nubuat PL dalam diri Jesus..

dua anggapan itu bisa jadi benar... tapi jika kita mengacu pada ayat Yohanes 16:12-13, kita harus menambah keterangan bahwa penggenapan itu ternyata belumlah seluruhnya... masih ada penggenapan lebih lanjut oleh orang yang disebut Jesus sebagai Roh Kebenaran itu.. yg akan di utus Jesus setelah mendapat restu dari sang Bapa..


Yohanes 14
14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

WHuaaaa, kok larinya kesana mas ??

Anda sedang mengajarkan adanya nubuatan ttg Nabi Muhammad di Alkitab ??

Anda hutang sama om Bruce sang rentenir . Tiap bulan harus bayar sejuta sama dia.
karena bunganya besar, tiap bulan malah tambah besar hutangnya.

Lalu datang lah saya. Saya bayarin hutang anda ke om Bruce lunas nas nas nas..

Apakah anda masih mau bayar tiap bulan ke om bruce ?

Saya telah menggenapi hutang2 anda kpd om Bruce, karena saya tahu sampai kapanpun anda tidak akan pernah bisa melunasinya.

Allah tahu tidak ada manusia yg sanggup menjalani hukum taurat dgn sempurna.

alfa1 wrote:

dan itu ada alasan yang sangat logis, bahwa mengkonsumsi daging babi memang tidak baik buat kesehatan dan penelitian kedokteran juga telah membuktikan bahwa secara genetis ternyata babi sangat dekat dengan manusia sehingga mengkonsumsi secara regular akan sangat memungkinkan menularnya sifat babi kepada manusia.... :pig: :pig: :pig: :pig:


hahahaha

pantesan anda bau dan main sruduk sana sruduk sini....... keseringan makan kambing sih.....

hehehe...
karena saya sudah janji sama bro bruce untuk mengembalikan arah pembicaraan di topik ini, saya tidak hendak memperpanjang lagi..

maaf ya, bro Djo.....

peace....
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    11th February 2011, 01:25

Quote :

dengan postingan saya diatas, sudah jelas bukan????

bahwa bersunat dan tidak makan babi itu hanya sebagian kecil dari pelaksanaan hukum Kasih..

dengan bersunat dan tidak makan babi anda melaksanakan hukum kasih ? Laughing

Quote :

masih ada ratusan hukum dalam Taurat dan kitab para nabi yang harus dilakukan sebagai pelaksanaan hukum Kasih..

dan anda harus melaksanakan semua taurat baru bisa dikatakan melaksanakan hukum kasih ya ? :)
udah baca yang ini :
Mat 5
(31)Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya. -> hukum taurat
(32) Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah. -> hukum kasih yang kedua
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
(33) Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan. -> hukum taurat
(34) Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
(35) maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar;
(36) janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun.
(37) Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. -> hukum kasih yang pertama
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

kayaknya kelihatan kan bedanya ? :)
apa lagi kedua hukum taurat diatas sepertinya juga ada dalam ajaran anda ;)
selain 2 yang pertama yang sudah anda sebutkan, atw anda mau membahas tentang talak menalak juga ? Laughing
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    11th February 2011, 01:46

Quote :
jadi Jesus sudah memberitahukan kepada kita semua bahwa masih banyak yg belum dikatakan, artinya bahwa Injil pun belum genap secara keseluruhan... dan karena itu Jesus masih akan meminta kepada Bapa yang di surga agar mengirim seseorang yang lain yang 'tentu' bertujuan untuk melanjutkan proses penggenapan selanjutnya...

penggenapan sudah terjadi diatas kayu salib.
justru sangat aneh (menurut saya) kalau dikatakan yang menolak karya Keselamatan Allah menjadi seorang penggenap. :)
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    11th February 2011, 10:37

Saya bukan pendetaaaaaaaa Mad

alfa1 wrote:
sudah saya katakan di atas bahwa kepatuhan terhadap hukum Taurat hanyalah merupakan bagian kecil dari pelaksanaan 2 hukum Kasih.. masih ada hukum-hukum dalam kitab-kitab para nabi dan itupun belum seluruhnya, karena itu Jesus berkata...

Yohanes 16
16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.


>jadi Jesus sudah memberitahukan kepada kita semua bahwa masih banyak yg belum dikatakan, artinya bahwa Injil pun belum genap secara keseluruhan... dan karena itu Jesus masih akan meminta kepada Bapa yang di surga agar mengirim seseorang yang lain yang 'tentu' bertujuan untuk melanjutkan proses penggenapan selanjutnya...

Quote :
sebagian umat kristen memahami kata 'menggenapi' seperti yg anda sebut, yakni menambah hukum baru sehingga menjadi genap.. tapi ada juga umat kristen yang memahami kata 'menggenapi' sebagai pemenuhan nubuat PL dalam diri Jesus..

dua anggapan itu bisa jadi benar... tapi jika kita mengacu pada ayat Yohanes 16:12-13, kita harus menambah keterangan bahwa penggenapan itu ternyata belumlah seluruhnya... masih ada penggenapan lebih lanjut oleh orang yang disebut Jesus sebagai Roh Kebenaran itu.. yg akan di utus Jesus setelah mendapat restu dari sang Bapa..


Yohanes 14
14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

Kalo mngikuti cara logika ini,
Smua orang bisa klaim bhw stelah 'nabi agama Anda' akan ada lagi nabi lain yg mnggenapi (nabi paling sempurna) lalu ada nabi lain lagi yg mnggenapi (nabi paling sempurna yg diutus memperbaiki) lalu ada nabi lain lagi yg mnggenapi (nabi paling sempurna yg diutus memperbaiki dengan lebih tepat).

Apa bedanya gaya bpikir Anda ini dg rekan-rekan Ahmadiyah atau Lia Eden?
Catut ayat sini ayat sana di luar konteksnya utk mbenarkan ajarannya sendiri?

------

Kristen mengimani Tuhan Yesus adl Mesias shg tidak ada lagi ajaran baru.

Anda bkata : Ngga.
Muhammad adl yg paling terakhir mnrt ktentuan Al-Quran.
Lalu Anda mcatut ayat Alkitab sana-sini di luar konteks utk mbenarkan argumen Anda.

Nanti org Ahmadiyah datang dan bkata : Ngga.
Mirza Gulam Ahmad adl yg paling akhir.
Lalu mreka mcatut ayat Al-Quran sana-sini di luar konteks utk mbenarkan argumen mreka.

Lalu Lia Eden datang dan bkata : Ngga.
Saya ini utusan Jibril dan saya paling terakhir.
Lalu dia mcatut ayat Al-Quran sana-sini di luar konteks utk mbenarkan argumen mreka.

Gaya Anda mnafsirkan dan mrangkaikan ayat-ayat Alkitab jelas mnunjukkan ketidakpahaman Anda mengenai Taurat dan Kitab para nabi, juga mnunjukkan sikap asal-asalan Anda dlm mnafsirkan Alkitab.

Saya lebih respek bdiskusi dg rekan Muslim yg tidak mmahami Alkitab shg dia salah mnafsirkan ayat ktimbang Muslim yg mcatut di luar konteksnya ayat Alkitab utk mbenarkan imannya sendiri.

Quote :
saya termasuk orang yang tidak percaya bahwa tidak ada tujuan Tuhan dibalik perintahnya yang melarang mengkonsumsi daging babi kepada manusia.. Tuhan pasti punya alasan dibalik larangan itu, yang tentu jika mengacu pada hukum Kasih tujuannya adalah demi Kasih Nya kepada manusia..

Dasar reasoning-nya beda.

Org Kristen akan mngatakan bhw makan babi berlebihan itu berbahaya krn satu dan lain hal.

Tp kami tidak akan mngatakan bhw org jadi berdosa krn makan babi.

Anda tampaknya belum mmahami poin 2 dan poin 3 :

Quote :
2. Peran dan fungsi Hukum Taurat bagi org Yahudi dan non-Yahudi
3. Peran 'iman' dan 'perbuatan' dlm kselamatan manusia

Anda belum mmahami apa peran Taurat yg Tuhan brikan bagi Israel dan mngapa Tuhan mbrikan Taurat bagi Israel.

--------

Itulah jg mngapa Anda baru mlihat 'dosa' sebagai pelanggaran akan hal-hal yg sifatnya harafiah seremonial, yaitu jangan makan ini, jangan berbuat ini atau jangan sentuh ini.

Phatikan apa kata Tuhan Yesus :

Mat 15:11
Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.

Mrk 7:15
Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.


Jika Taurat bkata bhw apa yg masuk dpt mnajiskan, maka Tuhan Yesus menggenapi (mnyempurnakan) dengan mngatakan apa yg masuk tidak dapat lagi mnajiskan orang.

Anda paham bedanya?
Mngapa yg dahulu 'masuk bisa mnajiskan' tp skrg yg 'masuk tidak dpt lagi mnajiskan'?

Pasti ada sesuatu yg mbuat berbeda.
Ada suatu peningkatan dari dalam diri manusia shg seonggok daging babi tidak akan mpengaruhi kondisi kesucian dirinya.

-------

Skrg Anda mcoba mngembalikan ke jaman dahulu kala ktika 'apa yg masuk bisa mnajiskan'.
Itu kan brarti kemunduran lagi ke belakang.
Dg kata lain, ada degradasi kualitas manusianya shg kalah kesuciannya oleh sepotong daging babi.

Tp alih-alih mlihatnya dmikian, Anda malah mngatakan 'kemunduran ke belakang' sbg 'kesempurnaan', pdhl apa yg Anda sebut 'ksempurnaan' itu hanya didasarkan pd hal-hal harafiah.

Tidak makan babi tidak akan mnyempurnakan moral manusia krn tidak ada hubungannya sama skali dg moralitas.

---------

Cobalah Anda blogika.

Tuhan kan yg mciptakan babi.
Apakah Tuhan jd najis ktika Ia mciptakan babi?
Apakah Tuhan jg bisa najis jika Ia mnyentuh babi?
Atau malah babi malah jd kudus ketika Tuhan mnyentuhnya?

Mana lebih kuat?
Kekudusan Tuhan atau kekotoran babi?

Skrg Anda logikakan saja.
Mana lebih kuat?
Anda atau daging babi (shg sepotong daging babi bisa mnajiskan Anda)?

Quote :
dan itu ada alasan yang sangat logis, bahwa mengkonsumsi daging babi memang tidak baik buat kesehatan dan penelitian kedokteran juga telah membuktikan bahwa secara genetis ternyata babi sangat dekat dengan manusia sehingga mengkonsumsi secara regular akan sangat memungkinkan menularnya sifat babi kepada manusia.... :pig: :pig: :pig: :pig:

jika itu alasannya, maka tidak ada alasan bahwa hukum Taurat itu (tidak boleh memakan babi), hanya diperuntukkan buat orang Israel.. karena semua manusia membutuhkan Kasih Tuhan, yang menjadikannya manusia lebih sehat dan lebih baik..

Makan babi berlebihan bs mbuat org sakit.
Itu benar.

Tp BAGI ORANG KRISTEN,
Makan sepotong daging babi tidak ada hubungannya dg dosa.
Makan sepotong daging babi tidak ada hubungannya dg kenajisan orang.

Kecuali kl tentu saja si orang (Kristen) tsb masih kalah kelas dbandingkan seonggok daging babi shg makan sesuap daging babi pun cukup bkuasa mbuat dia (si org Kristen ) jd bdosa/najis.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    11th February 2011, 11:17

Quote :
Kecuali kl tentu saja si orang (Kristen) tsb masih kalah kelas dbandingkan seonggok daging babi shg makan sesuap daging babi pun cukup bkuasa mbuat dia (si org Kristen ) jd bdosa/najis.

Atau, makan sepiring BPK (Babi Panggang Karo) di Lapo, dan pergi tanpa bayar, begitu kan bro, ha ha ha ha
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    11th February 2011, 12:11

Quote :
Nanti org Ahmadiyah datang dan bkata : Ngga.
Mirza Gulam Ahmad adl yg paling akhir.
Lalu mreka mcatut ayat Al-Quran sana-sini di luar konteks utk mbenarkan argumen mreka.

gampang... Razz
solusinya... BAKAR...!!! :twisted: HANCURKAN...!!! :twisted:
alasannya : Penistaan agama... :face:
Kembali Ke Atas Go down
siip
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 630
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    11th February 2011, 18:05

bruce wrote:
Quote :
Kecuali kl tentu saja si orang (Kristen) tsb masih kalah kelas dbandingkan seonggok daging babi shg makan sesuap daging babi pun cukup bkuasa mbuat dia (si org Kristen ) jd bdosa/najis.

Atau, makan sepiring BPK (Babi Panggang Karo) di Lapo, dan pergi tanpa bayar, begitu kan bro, ha ha ha ha

Kl pergi tanpa bayar itu dosa Bro.
Bukan babinya yg bikin dosa tp ngga bayarnya.
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    23rd February 2011, 07:17

siip wrote:
bruce wrote:
Quote :
Kecuali kl tentu saja si orang (Kristen) tsb masih kalah kelas dbandingkan seonggok daging babi shg makan sesuap daging babi pun cukup bkuasa mbuat dia (si org Kristen ) jd bdosa/najis.

Atau, makan sepiring BPK (Babi Panggang Karo) di Lapo, dan pergi tanpa bayar, begitu kan bro, ha ha ha ha

Kl pergi tanpa bayar itu dosa Bro.
Bukan babinya yg bikin dosa tp ngga bayarnya.

sama kayak makan ayam di K*C tapi gak bayar ya, bro...
walaupun ayamnya halal, gak bayarnya yang haram... Razz Laughing
Kembali Ke Atas Go down
leonardo
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 301
Join date : 07.03.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    8th March 2011, 02:24

siip wrote:
Gaya Anda mnafsirkan dan mrangkaikan ayat-ayat Alkitab jelas mnunjukkan ketidakpahaman Anda mengenai Taurat dan Kitab para nabi, juga mnunjukkan sikap asal-asalan Anda dlm mnafsirkan Alkitab.

Saya lebih respek bdiskusi dg rekan Muslim yg tidak mmahami Alkitab shg dia salah mnafsirkan ayat ktimbang Muslim yg mcatut di luar konteksnya ayat Alkitab utk mbenarkan imannya sendiri.

Quote :
saya termasuk orang yang tidak percaya bahwa tidak ada tujuan Tuhan dibalik perintahnya yang melarang mengkonsumsi daging babi kepada manusia.. Tuhan pasti punya alasan dibalik larangan itu, yang tentu jika mengacu pada hukum Kasih tujuannya adalah demi Kasih Nya kepada manusia..

Dasar reasoning-nya beda.

Org Kristen akan mngatakan bhw makan babi berlebihan itu berbahaya krn satu dan lain hal.

Tp kami tidak akan mngatakan bhw org jadi berdosa krn makan babi.

Anda tampaknya belum mmahami poin 2 dan poin 3 :

Quote :
2. Peran dan fungsi Hukum Taurat bagi org Yahudi dan non-Yahudi
3. Peran 'iman' dan 'perbuatan' dlm kselamatan manusia

Anda belum mmahami apa peran Taurat yg Tuhan brikan bagi Israel dan mngapa Tuhan mbrikan Taurat bagi Israel.

--------

Itulah jg mngapa Anda baru mlihat 'dosa' sebagai pelanggaran akan hal-hal yg sifatnya harafiah seremonial, yaitu jangan makan ini, jangan berbuat ini atau jangan sentuh ini.

Phatikan apa kata Tuhan Yesus :

Mat 15:11
Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.

Mrk 7:15
Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.


Jika Taurat bkata bhw apa yg masuk dpt mnajiskan, maka Tuhan Yesus menggenapi (mnyempurnakan) dengan mngatakan apa yg masuk tidak dapat lagi mnajiskan orang.

Anda paham bedanya?
Mngapa yg dahulu 'masuk bisa mnajiskan' tp skrg yg 'masuk tidak dpt lagi mnajiskan'?

Pasti ada sesuatu yg mbuat berbeda.
Ada suatu peningkatan dari dalam diri manusia shg seonggok daging babi tidak akan mpengaruhi kondisi kesucian dirinya.

-------

Skrg Anda mcoba mngembalikan ke jaman dahulu kala ktika 'apa yg masuk bisa mnajiskan'.
Itu kan brarti kemunduran lagi ke belakang.
Dg kata lain, ada degradasi kualitas manusianya shg kalah kesuciannya oleh sepotong daging babi.

Tp alih-alih mlihatnya dmikian, Anda malah mngatakan 'kemunduran ke belakang' sbg 'kesempurnaan', pdhl apa yg Anda sebut 'ksempurnaan' itu hanya didasarkan pd hal-hal harafiah.

Tidak makan babi tidak akan mnyempurnakan moral manusia krn tidak ada hubungannya sama skali dg moralitas.

---------

Cobalah Anda blogika.

Tuhan kan yg mciptakan babi.
Apakah Tuhan jd najis ktika Ia mciptakan babi?
Apakah Tuhan jg bisa najis jika Ia mnyentuh babi?
Atau malah babi malah jd kudus ketika Tuhan mnyentuhnya?

Mana lebih kuat?
Kekudusan Tuhan atau kekotoran babi?

Skrg Anda logikakan saja.
Mana lebih kuat?
Anda atau daging babi (shg sepotong daging babi bisa mnajiskan Anda)?

Quote :
dan itu ada alasan yang sangat logis, bahwa mengkonsumsi daging babi memang tidak baik buat kesehatan dan penelitian kedokteran juga telah membuktikan bahwa secara genetis ternyata babi sangat dekat dengan manusia sehingga mengkonsumsi secara regular akan sangat memungkinkan menularnya sifat babi kepada manusia.... :pig: :pig: :pig: :pig:

jika itu alasannya, maka tidak ada alasan bahwa hukum Taurat itu (tidak boleh memakan babi), hanya diperuntukkan buat orang Israel.. karena semua manusia membutuhkan Kasih Tuhan, yang menjadikannya manusia lebih sehat dan lebih baik..

Makan babi berlebihan bs mbuat org sakit.
Itu benar.

Tp BAGI ORANG KRISTEN,
Makan sepotong daging babi tidak ada hubungannya dg dosa.
Makan sepotong daging babi tidak ada hubungannya dg kenajisan orang.

Kecuali kl tentu saja si orang (Kristen) tsb masih kalah kelas dbandingkan seonggok daging babi shg makan sesuap daging babi pun cukup bkuasa mbuat dia (si org Kristen ) jd bdosa/najis.
good point bro siip:D

Memang itulah makna perjanjian baru yang lebih sempurna dan berlaku buat semua orang.
Dalam kacamata inilah maka apa yang diajarkan Yesus tentang moral law sejalan dengan apa yang diajarkan Paulus.

Tuhan Yesus mengajarkan moral law yang lebih sempurna dari pemenuhan hukum secara harafiah.
Paulus meneruskan semangat ini untuk bangsa2 bukan Yahudi yang tidak dibebankan taurat seperti bangsa Israel 8namun dengan perjanjian baru merujuk pada moral law maka genaplah nas alkitab Gal 3:28
yang menyatakan bahwa:
"Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus."

salam damai Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    10th March 2011, 09:55

IKUT menyimak mas BRO...
Kembali Ke Atas Go down
striker
Perwira Menengah
Perwira Menengah


Jumlah posting : 1393
Join date : 03.02.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    10th March 2011, 10:07

kalau boleh tanya sama mas bro sekalian,
-bagaimana sih penjabaran dari hukum kasih tersebut?
-apakah artinya dengan adanya hukum kasih Yesus maka kita kesampingkan hukum2 Allah yg sebelum adanya Yesus?
-lalu bagaimana hukum dari Yesus itu sendiri? apa yg harus dilaksanakan dan apa yg tidak boleh dilakukan?
mohon pencerahannya mas bro semua, dan terima kasih :)
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    10th March 2011, 10:18

@striker

Baca lagi artikel di atas, mas
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Paulus vs Jesus ?    Today at 09:08

Kembali Ke Atas Go down
 
Paulus vs Jesus ?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 2 dari 5Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Ruang Antar Kristen (Khusus Penganut Kristen Trinitarian) :: Ajaran Kristen-
Navigasi: