Ladang Tuhan Baru
Selamat datang kepada sesama saudara Kristen dan saudara lain iman. Mari kita saling kenal dalam suasana bersahabat.

Ladang Tuhan Baru

Forum Komunitas Kristen
 
IndeksIndeks  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 Apakah Sola Scriptura cukup ?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next
PengirimMessage
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   31st October 2011, 18:57

Quote :
Kalo kita berpikir logis maka yang namanya gereja protestan adalah yang menganut ajaran2 dari para Reformator, termasuk praktek ber-gereja yg mereka wariskan, yang jelas mengindahkan Tradisi dan Magisterium, dg Alkitab sbg indikator ukur-nya. Krn dalam praktek gereja-gereja protestan saat ini, tdk ada yg tdk menyeleksi dan mengadopsi bagian2 dari Tradisi dalam praktek bergerejanya. Tidak ada pula yg tdk menjadikan keputusan Magisterium gereja mereka sbg bagian dari doktrin mereka. Di luar itu gereja2 ini, walaupun mereka mengklaim diri sbg protestan, belum tentu demikian. Dan, praktek maen klaim ini buat saya tdk aneh lagi.

Anda katakan bahwa yang mengklaim sebagai Protestan belum tentu mereka adalah Protestan. Lantas apa gereja mereka itu bro? Bagaimana kalau justru mereka yang menilai gereja anda yang kurang Protestan? Seperti juga mereka mengklaim Katolik sudah melencng dari ajaran Jesus.

Quote :
Meski saya tdk mengamati dg seksama, tp saya menduga, romo Bruce sdg salah kaprah ttg GRII. Krn GRII pun hingga hari ini masih menggunakan lagu2 peninggalan tradisi kuno sbg bagian dr liturgia mereka, termasuk lagu yg dinyanyikan Rasul Paulus saat dipenjara, "Shallom Alleichem". Ini baru satu cth saja, mgkn sj praktek-praktek ber-gereja lainnya oleh GRII jg menggunakan Tradisi sbg salah satu sumbernya. Hal lain, doktrin-doktrin GRII juga ditetapkan dalam keputusan2 Magisterium GRII. So, bgmn mgkn kita katakan GRII tdk mempraktekkan Magisterium Gereja dlm kehidupan bergerejanya?

Saya justru menduga anda yang 'kurang kenal' ajaran GRII nih bro. Dan penggunaan lagu 'jadul' bukan merupakan ciri sebuah gereja tetap menggunakan tradisi rasuliah, lho.

Quote :
Ada aroma kontradiksi pendapat ini dg pandangan romo Bruce di atas yg membuat penyeragaman antara GKI yang Calvinist, HKBP yg Lutheran, dg GBI yg pentacost, misalnya. Pdhl faktanya, GBI berasal dr aliran pentakosta yg sdh lama skisma dari protestantisme. Mekis begitu, sy lbh melihat hal ini sbg suatu btk salah kaprah krn cakupan pengamatan romo Bruce thd protestan yg kurang komprehensif.

Mungkin saja bahwa pengenalan saya akan protestan tidak komprehensif. Tetapi saya mengenal Protestanisme dari orang orang Protestan yang berinteraksi dengan saya dalam kehidupan sehari hari. Jika mereka yang sebagai buah ajaran dari gereja mereka tidak bisa mewakili ajaran gereja mereka, maka darimana saya harus menilai ajaran suatu gereja?

Quote :
GKI adalah gereja Calvinist, sama dg gereja saya, GPIB. Jika kami mempraktekkan bbrp bagian Tradisi dalam kehidupan bergereja, itu bkn krn kami mendekat ke GRK, tp konsekwensi dr apa yg sdg saya jelaskan kpd romo Bruce ttg pemahaman thd SOLA SCRIPTURA mnrt gereja2 protestan. Sebetulnya, kalo romo Bruce mau cek mana yg protestan ato bukan scr global, bisa periksa daftar anggota World Council of Churches (WCC), di mana selain gereja Othodox dan Anglikan, isinya gereja-gereja protestan semua. Para anggota WCC meng-klaim diri sbg sesama praktisi ajaran2 yg secara silsilah dpt di-trace back hingga ke ajaran Rasuli warisan Tuhan Yesus. Saat ini, tinggal GRK sj yg belum mau bergabung scr formal, meski ada wakil tetap GRK yg hadir dalam sidang2 WCC. Kondisi di WCC ini sdh mirip sekali dg situasi jaman Pentrakhi dulu dg Konsili Oikumenis-nya.

GKI yang saya kenal bersifat jauh berbeda dengan GRII yang saya kenal, ini kembali berdasarkan interaksi dengan anggota jemaat mereka ya. Maka yang mana yang Calvinist? GRII memegang erat TULIP hasil pemikiran Calvin, sedangkan GKI tidak, entah gereja anda bro.

Apa WCC merupakan organisasi seperti PGI atau seperti KWI ? Itu tentu berbeda bro.

Dalam hal ini saya mengerti kalau GRK tidak masuk ke dalam WCC, karena memang GRK sudah memiliki badan yang mempersatukan seluruh GRK di bawah Vatican.

Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Laki
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 11
Join date : 17.09.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   1st November 2011, 12:11

Husada wrote:
Okelah, mungkin cara pandang saya mengenai subyek atau obyek (?) pembicaraan kita cukup hurufiah. Saya tidak akan menampiknya, dan saya tidak akan membela diri. Orang di luar sayalah yang kompeten menilai saya.

Trim, bro. Penilaian oleh sayapun belum tentu sama dg pihak lain.

Quote :
Namun, rasanya perlu saya informasikan bahwa saya belum pernah sekolah Theologia, atau Filsafat secara formal. Pandangan saya yang saya post ini hanya didasarkan pada pemahaman sendiri. Anehnya, saya belum menemukan sesuatu yang menuntun saya untuk merubah cara pandang itu. Hehhehheee... entah terkesan songong, atau keras kepala, atau apapun, sungguh, saya belum menemukan sesuatu yang mengharuskan saya memperbaiki cara pandang seperti itu.

Tidak apa-apa. Saya jg tdk dlm posisi memaksan bro Husada utk berubah. Sekedar second opinion saja.

Quote :
Oo... jika memang saat Sola Scriptura dikumandangkan hanya ingin mendudukkan Alkitab pada fungsinya, menurut hemat saya, tidak akan terjadi perbedaan pemahaman yang begitu tajam. Sebab, sepanjang pemahaman saya, GRK dari dahulu sampai sekarang sampai akhir jaman, memang menempatkan Alkitab sebagai sumber utama kehidupan gereja.

Persoalan wkt itu adalah Gereja sdh terbiasa memadamkan sikap kritis dg cara2 kekerasan. Anda taulah, jika arogansi dan kecenderungan otoriterianisme mjd "panglima" yaa mmg tdk bakal ketemu solusi yg damai. Perlu waktu lbh dr 30 tahun peperangan di eropa dalam konteks gerakan kontra-reformasi utk kmdn mengakhirinya dg sepakat utk tdk sepakat.

Quote :
Hanya saja, mungkin yang langsung menarik perhatian orang yang bukan umat Katolik ialah praktik-praktik yang tidak ditemukan di jemaatnya. Sementara kebaktian minggu misalnya, tidak begitu diperhatikan karena dipandang sama saja yang dilaksanakan GRK maupun yang dilaksanakan gereja-gereja non Katolik. Tetapi, kalau kita ambil sebagai misal ialah berdoa rosaio, atau penghormatan pada orang kudus, dll, dll, akan sangat menarik perhatian kaum non Katolik karena tidak ditemukan dalam kegiatan gerejanya. Ketertarikan itu malah dieksplore untuk menuduhkan bahwa GRK mengutamakan Tradisi Suci dan Keputusan Magisterium. Padahal, kegiatan itu, meski sering dialakukan, bukan merupakan kegiatan kehidupan utama GRK. Dan menurut GRK, kegiatan itu alkitabiah (jumlah kitab PL, pada GRK berbeda dengan Protestan).

Perbedaan yg timbul, sebagian besar akibat dr penggunaan Alkitab sbg indikator ukur terhadap seleksi penggunaan Tradisi oleh gereja2 protestan. Di masa kini, gerej2 protestan sdh menemukan format bergereja-nya sendiri seperti itu. Jadi persoalannya sekarang bergeser ke arah paradigma dalam menafsir Alkitab dan Tradisi yang dapat berujung pada kesimpulan dan keputusan Magisterium yg berbeda antara GRK dg gereja2 protestan, bahkan di antara gereja2 protestan sendiri.

Quote :
Tentang pengaruh lingkungan terhadap kehidupan gereja, sepanjang pemahaman saya, bagi GRK merupakan kekayaan. Dengan demikian, GRK yang ada di Jayapura akan terasa berbeda dengan GRK yang di Yogyakarta, semata-mata karena pengaruh budaya lingkungan. Namun tatanan liturginya, pasti sama. Meski GRK itu berasal dari Roma, bukan berarti budaya Romawi yang disebarkan kemana-mana dengan memboncengi agama (gereja).

Rasanya Husada salah paham. Yang saya maksudkan adalah pengaruh negatif dr lingkungan. Sejak jaman apostolik dulu, pengaruh negatif lingkungan terindikasi merusak TRADISI LISAN, di mana ajaran2 docetis, adopsionis, dan terutama gnostik helenisme begitu merajalela, sehingga para Rasul memilih beralih ke pengajaran dlm bentuk TULISAN (Alkitab).

Quote :
Di beberapa posting-an, saya ingin penegasan tentang bertentangan. Bagi saya, 'berbeda' tidak identik dengan 'bertentangan'. Demikian juga 'tidak sesuai' belum tentu 'bertentangan'. Dengan demikian, agar terjadi kesepahaman, betapa bagusnya kalau para penganut Sola Scriptura menunjukkan, praktik-praktik mana sih dari Tradisi Suci dan Keputusan Magisterium yang dilaksanakan oleh GRK yang dinilai bertentangan dengan Alkitab?

Percakapan ttg hal ini sdh memasuki area pandangan teologis yg otoritasnya ada pada tiap2 gereja. Sebaiknya nanya lgsg ke sana aja. Kalo sekedar cth misalnya, masalah ajaran ttg anggur dan roti yg dikonsumsi pada saat Perjamuan Kudus. Di sini tjd perbedaan yg cukup tajam antara GRK vs Protestan, yg mnrt saya saat ini msh sangat sulit utk dipersatukan. Kalo anda tdk percaya, silahkan pergi ke salah satu gereja protestan dan ajak mereka diskusi masalah ini. Saya jamin akan berakhir dg sepakat utk tdk sepakat.

Quote :
Jangan-jangan, seperti yang saya pikir sebenarnya tidak bertentangan dengan Alkitab, namun penganut Sola Scriptura menuduhnya bertentangan dengan Alkitab? Kalau demikian adanya, yang satu merasa tidak bertentangan dengan Alkitab, sementara yang lain menuduhnya bertentangan dengan Alkitab, sementara parameter atau kriteria yang digunakan tidak sama, ya... sampai kapan juga tidak akan ketemu.

Kalo dibilang "menuduh", rasanya tll lebay dan bernada provokatif shg tdk bermanfaat utk mendaatangkan kedamaian. Intinya protestan menolak krn mnrt mereka tdk Alkitabiah. Nah, ini kan masalah tafsir berbeda yg bs sj bersumber dr paradigma yg berbeda. Dan, sy jamin jika GRK tetap setia dg penggunaan terminologi PROVOKATIF dlm menyikapi sikap protestan ini, maka jgn berdoa minta damai sejahtera Kristus turun diantara umat yg mengaku percaya kpd-Nya.

Quote :
Kembali lagi, kalau GRK merasa bahwa yang dipraktikkannya sesuai dengan Alkitab, sementara di lain pihak para penganut Sola Scriptura merasa sudah mengkajinya berdasarkan Alkitab dan sampai pada kesimpulan bahwa GRK bertentangan dengan Alkitab, sampai kapan juga tidak akan ketemu. Yang muncul ya paling juga tuduhan-tuduhan seperti yang Laki katakan, yang lebaylah, yang sesat pikirlah, dll.

Setuju. Krn itu, mnrt saya langkah paling awal pra-dialog adalah jgn pake terminologi yg bersifat provokatif dlm mendialog-kan perbedaan ini.

Quote :
Terima kasih Laki. Senang bertukar pandangan dengan seorang protestan yg tau betul bagaimana posisi protestan dlm sola scriptura. Suatu keuntungan buat saya, dpat mengetahui sola scriptura lebih jauh tanpa sekolah formal di bangku kuliah.

Sama-sama, Bro.

Quote :
Ngomong-ngomong, denom Laki termasuk yang Lutheran, Calvinis, atau yang lain? Dari berbagai trit di forum-forum begini, saya menduga (lagi), bahwa gerakan-gerakan protestan sekarang sudah agak bergeser dari dari saat dikumandangkannya gerakan reformasi oleh Luther, Calvin, dll penggagas protestan.

Semboyan gereja protestan adalah: ekklesia reformata semper reformanda = gereja reformasi harus selalu terus-menerus memperbarui diri menuju kepada kesempurnaan Kristus. Sayangnya, byk yg kebablasan dan akhirnya memilih skisma dr protestantisme dan menjadi byk denominasi2 yg non-GRK tp jg non-protestanisme.

Quote :
Dan terus terang, untuk saya pribadi, istilah protestan melukiskan kekeraskepalaan, atau pemberontakan, tidak mau patuh, hanya mengandalkan pemikiran sendiri. Ahh...

He he he... Apa yg ada dlm pikiran anda ini adalah cerminan sikap GRK thd Protestanisme. Meski sangat provokatif, tp sdh jauh lebih mendingan ketimbang sikap GRK saat melancarkan gerakan Kontra-Reformasi utk maksud membungkam suara protestanisme dulu. Saya cuma bisa prihatin saja, sambil geleng-geleng kepala dang bergumam, "kalo sikap GRK spt ini, maka sampe kapanpun tdk akan ada damai yg hakiki di antara GRK dg Protestan.

Quote :
Damai bagi LTBers.

Syallom!!

[/quote]
Kembali Ke Atas Go down
Laki
Tamtama
Tamtama


Jumlah posting : 11
Join date : 17.09.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   1st November 2011, 13:19

bruce wrote:
Anda katakan bahwa yang mengklaim sebagai Protestan belum tentu mereka adalah Protestan. Lantas apa gereja mereka itu bro? Bagaimana kalau justru mereka yang menilai gereja anda yang kurang Protestan? Seperti juga mereka mengklaim Katolik sudah melencng dari ajaran Jesus.

Mgkn romo Bruce anggap itu masalah yg rumit. Tp buat saya simple saja. Ukurannya adalah pelestarian ajaran2 yg diwariskan oleh tokoh2 reformasi dalam gereja2 yg mengaku diri-nya protestan. Asal ukurannya jelas, tdk sulit memilah mana yg protestan dan mana yg cuma ngaku2 saja.

Quote :
Saya justru menduga anda yang 'kurang kenal' ajaran GRII nih bro. Dan penggunaan lagu 'jadul' bukan merupakan ciri sebuah gereja tetap menggunakan tradisi rasuliah, lho.

Mgkn anda benar, sy tdk begitu kenal dg GRII sbgmn anda. Paling2 saya kenal lewat membaca publikasi doktrin2 GRII, ikut kebaktiannya, dan gaul dg para warga jemaat GRII. Sy pun tdk bermaksud mengklaim bhw penggunaan lagu2 jadul adalah bukti gereja ttp mengindahkan tradisi. Krn tradisi scr sempit berarti ajaran apostolik yang diteruskan dalam ajaran patristik dan dilestarikan hingga kini. Yang saya maksudkan adalah penggunaan nyanyian2 doxology dalam liturgi sbg salah satu cara pelestarian ajaran apostolik dan patristik ttg liturgia.

Quote :
ungkin saja bahwa pengenalan saya akan protestan tidak komprehensif. Tetapi saya mengenal Protestanisme dari orang orang Protestan yang berinteraksi dengan saya dalam kehidupan sehari hari. Jika mereka yang sebagai buah ajaran dari gereja mereka tidak bisa mewakili ajaran gereja mereka, maka darimana saya harus menilai ajaran suatu gereja?

Ada byk cara. Anda bs akses publikasi ttg pokok2 ajaran yg dianut gereja2 protestan di berbagai sumber, mulai dr toko buku sampe ke sekolah2 teolgia protestan.

Quote :
GKI yang saya kenal bersifat jauh berbeda dengan GRII yang saya kenal, ini kembali berdasarkan interaksi dengan anggota jemaat mereka ya. Maka yang mana yang Calvinist? GRII memegang erat TULIP hasil pemikiran Calvin, sedangkan GKI tidak, entah gereja anda bro.

Jargon GRII adalah puritanisme thd ajaran Calvin menurut pandangan pendiri-nya, Pdt Steven Tong. Sementara GKI melestarikan ajaran Calvin yg mereka terima sbg hasil penginjilan sejak jaman belanda dulu plus pembaruan2 yg dilakukan GKI setelah menjadi gereja calvinis yg mandiri sesuai motto para reformator: ekklesia reformata semper reformanda = gereja reformasi senantiasa memperbarui diri menuju kesempurnaan Kristus. Apa yg tjd dg GKI tdk beda dg gereja saya, GPIB. Kami menyebut diri sbg gereja se-azas.

Quote :
Apa WCC merupakan organisasi seperti PGI atau seperti KWI ? Itu tentu berbeda bro.

Sebaiknya caritau sendiri info-nya di website, romo.

Quote :
Dalam hal ini saya mengerti kalau GRK tidak masuk ke dalam WCC, karena memang GRK sudah memiliki badan yang mempersatukan seluruh GRK di bawah Vatican.

Secara formal tidak, tetapi GRK adalah peserta aktif dalam sidang2 WCC.

Quote :
Syalom

salam damai buat, Romo Bruce.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   1st November 2011, 18:16

@laki

Jadi, dari pembicaraan kita, bisakah anda setuju dengan judul thread? Bahwa Sola Scriptura saja tidak cukup, bro pendeta Laki?

Razz

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   24th December 2011, 18:32

Kalau mencermati posting yang ada sih, saya juga setuju kalau disimpulkan bahwa Sola Scriptura belum cukup untuk menumbuhkembangkan gereja. Namun demikian, bila ada yang menyatakan dan mengimani bahwa Sola Sriptura itu cukup, yaaa... siapa yang dapat melarang?

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 11:20

bruce wrote:
@laki

Jadi, dari pembicaraan kita, bisakah anda setuju dengan judul thread? Bahwa Sola Scriptura saja tidak cukup, bro pendeta Laki?

Razz

Hahahaha, kayaknya masih penasaran aja nih si om.

Intinya sih bukan dari masalah cukup atau tidak cukupnya sola scriptura, tapi lebih kepada apakah suatu tradisi/magisterium tsb sesuai dgn Alkitab atau tidak.

Bukan berarti seluruh tradisi/magisterium diabaikan lalu dibuang, tapi diseleksi/di screening (bahasa om Laki : "difilter"), mana yg sesuai sejalan Alkitab dan mana yg tidak. Yg sesuai dipakai, jika ada yg tdk sesuai ya ditolak.


Salam.
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 11:29

Husada wrote:
Kalau mencermati posting yang ada sih, saya juga setuju kalau disimpulkan bahwa Sola Scriptura belum cukup untuk menumbuhkembangkan gereja. Namun demikian, bila ada yang menyatakan dan mengimani bahwa Sola Sriptura itu cukup, yaaa... siapa yang dapat melarang?

Silahkan saja kita diskusikan, misalnya apa yg tidak dimiliki oleh penganut Sola Scritura dlm hal menumbuhkembangkan gereja, dsb.
Kembali Ke Atas Go down
leonardo
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 301
Join date : 07.03.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 11:44

Djo wrote:
Husada wrote:
Kalau mencermati posting yang ada sih, saya juga setuju kalau disimpulkan bahwa Sola Scriptura belum cukup untuk menumbuhkembangkan gereja. Namun demikian, bila ada yang menyatakan dan mengimani bahwa Sola Sriptura itu cukup, yaaa... siapa yang dapat melarang?

Silahkan saja kita diskusikan, misalnya apa yg tidak dimiliki oleh penganut Sola Scritura dlm hal menumbuhkembangkan gereja, dsb.
Yang belum dimiliki menurut saya adalah persatuan atau kesatuan ajaran iman dari masing2 denom...karena masing2 menurut tapsiran sola scripturanya masing2...

Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 12:05

leonardo wrote:
Djo wrote:
Husada wrote:
Kalau mencermati posting yang ada sih, saya juga setuju kalau disimpulkan bahwa Sola Scriptura belum cukup untuk menumbuhkembangkan gereja. Namun demikian, bila ada yang menyatakan dan mengimani bahwa Sola Sriptura itu cukup, yaaa... siapa yang dapat melarang?

Silahkan saja kita diskusikan, misalnya apa yg tidak dimiliki oleh penganut Sola Scritura dlm hal menumbuhkembangkan gereja, dsb.
Yang belum dimiliki menurut saya adalah persatuan atau kesatuan ajaran iman dari masing2 denom...karena masing2 menurut tapsiran sola scripturanya masing2...


Hello bro Leo :)

Entah jika ini dianggap sebagai suatu nilai minus.

Menurut saya, sepanjang landasan utama (pattern) iman Kristen nya tidak berubah, maka tidak perlu dipersoalkan. Bahasa kasarnya begini : Apakah ajaran tsb bisa mempengaruhi keselamatan seseorang atau tidak ?

CMIIW, Jaman para rasul jg terdiri dari beberapa pengajaran, ada golongan Petrus, golongan apolos , Paulus. Bahkan Paulus pernah bilang kalo Petrus itu salah. Tapi apakah kita bisa mengatakan bahwa diantara mereka hanya ada 1 yg benar dan yg lainnya pasti salah ? Kan nggak begitu jg bro.

Salam.
Kembali Ke Atas Go down
leonardo
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 301
Join date : 07.03.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 13:12

Djo wrote:
leonardo wrote:
Djo wrote:
Husada wrote:
Kalau mencermati posting yang ada sih, saya juga setuju kalau disimpulkan bahwa Sola Scriptura belum cukup untuk menumbuhkembangkan gereja. Namun demikian, bila ada yang menyatakan dan mengimani bahwa Sola Sriptura itu cukup, yaaa... siapa yang dapat melarang?

Silahkan saja kita diskusikan, misalnya apa yg tidak dimiliki oleh penganut Sola Scritura dlm hal menumbuhkembangkan gereja, dsb.
Yang belum dimiliki menurut saya adalah persatuan atau kesatuan ajaran iman dari masing2 denom...karena masing2 menurut tapsiran sola scripturanya masing2...


Hello bro Leo :)

Entah jika ini dianggap sebagai suatu nilai minus.

Menurut saya, sepanjang landasan utama (pattern) iman Kristen nya tidak berubah, maka tidak perlu dipersoalkan. Bahasa kasarnya begini : Apakah ajaran tsb bisa mempengaruhi keselamatan seseorang atau tidak ?

CMIIW, Jaman para rasul jg terdiri dari beberapa pengajaran, ada golongan Petrus, golongan apolos , Paulus. Bahkan Paulus pernah bilang kalo Petrus itu salah. Tapi apakah kita bisa mengatakan bahwa diantara mereka hanya ada 1 yg benar dan yg lainnya pasti salah ? Kan nggak begitu jg bro.

Salam.
Imho golongannya Petrus dan golongan apolos atau Paulus ajaran imannya sama.

oleh karena itu Paulus dapat menegur Petrus kalau ajaran imannya nggak sama mungkin akan ditegur balik sama Petrus bro hehe...

btw ajaran iman protestan mainstream imho masih banyak kesamaan dengan katolik tapi yang tidak mainstream makin hari makin liberal ...contoh di forum tetangga banyak yang sudah meragukan ajaran Trinitas atau dwinatur Yesus.

salam damai :)
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 14:00

leonardo wrote:

Imho golongannya Petrus dan golongan apolos atau Paulus ajaran imannya sama.

oleh karena itu Paulus dapat menegur Petrus kalau ajaran imannya nggak sama mungkin akan ditegur balik sama Petrus bro hehe...

btw ajaran iman protestan mainstream imho masih banyak kesamaan dengan katolik tapi yang tidak mainstream makin hari makin liberal ...contoh di forum tetangga banyak yang sudah meragukan ajaran Trinitas atau dwinatur Yesus.

salam damai :)

Nah selama inti ajaran iman sama, hal itu bisa saja terjadi pada jaman sekarang ini.

Yg perlu diperhatikan memang bahwa ada kecenderungan utk menyamaratakan semua ajaran2 yg berkembang saat ini sbg ajaran kristen protestan. Jangan2 ajaran saksi yehuwa jg dianggap sbg bagian ajaran protestan. :)

Sbg contoh ttg contoh yg bro Leo berikan. Jika ada yg meragukan ajaran Trinitas, maka tidak perlu kita memperdebatkan lagi bahwa itu bagian dr protestan. Karena Trinitas adalah inti dari kekristenan yg kita imani.

Salam.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 14:40

Djo wrote:
Husada wrote:
Kalau mencermati posting yang ada sih, saya juga setuju kalau disimpulkan bahwa Sola Scriptura belum cukup untuk menumbuhkembangkan gereja. Namun demikian, bila ada yang menyatakan dan mengimani bahwa Sola Sriptura itu cukup, yaaa... siapa yang dapat melarang?

Silahkan saja kita diskusikan, misalnya apa yg tidak dimiliki oleh penganut Sola Scritura dlm hal menumbuhkembangkan gereja, dsb.
Damai bagimu Djo.

Dengan disebut Sola Scriptura, saya menerjemahkannya sebagai hanyaAlkitab. Terjemahan itu saya artikan bahwa tatalaksana, tatacara, perihidup komunitas pengikut Kristus hanya didasarkan pada apa-apa yang tertulis dalam Alkitab saja. Bagi saya, bila diartikan seperti itu, maka saya tidak sependapat.

Sebab, ternyata masih ada "hal" yang tidak tersurat dalam Alkitab, yang menjadi dasar interaksi dan hidup menggereja umat pengikut Kristus. Contoh yang terdapat di setiap perkumpulan yang menamakan diri sebagai pengikut Kristus ialah tata liturgi. Tata liturgi tidak terdapat secara detil dalam Alkitab. Namun, tata liturgi bagi perkumpulan pengikut Kristus merupakan hal pokok. Contoh lain, bahwa setelah mendapat sakramen pembaptisan, atau sakramen perkawinan, kepada si terbaptis atau mempelai diberikan Surat Baptis atau Surat Kawin. Nah, pengaturan itu, tidak tertulis, tidak tersurat dalam Alkitab.

Artinya, bukan hanya Alkitab atau bukan Sola Scriptura yang menjadi pedoman hidup komunitas menggereja. Nah, berdasarkan pemahaman seperti itu, saya menyimpulkan bahwa Sola Scriptura belum cukup bagi Gereja untuk menuntun umat sampai kesudahannya. Scriptura (Alkitab) harus ditambah lagi oleh hal-hal yang diputuskan oleh Dewan atau Majelis.

Begitu Djo.

Damai bagi LTBers.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 16:07

Djo wrote:
leonardo wrote:

Imho golongannya Petrus dan golongan apolos atau Paulus ajaran imannya sama.

oleh karena itu Paulus dapat menegur Petrus kalau ajaran imannya nggak sama mungkin akan ditegur balik sama Petrus bro hehe...

btw ajaran iman protestan mainstream imho masih banyak kesamaan dengan katolik tapi yang tidak mainstream makin hari makin liberal ...contoh di forum tetangga banyak yang sudah meragukan ajaran Trinitas atau dwinatur Yesus.

salam damai :)

Nah selama inti ajaran iman sama, hal itu bisa saja terjadi pada jaman sekarang ini.

Yg perlu diperhatikan memang bahwa ada kecenderungan utk menyamaratakan semua ajaran2 yg berkembang saat ini sbg ajaran kristen protestan. Jangan2 ajaran saksi yehuwa jg dianggap sbg bagian ajaran protestan. :)

Sbg contoh ttg contoh yg bro Leo berikan. Jika ada yg meragukan ajaran Trinitas, maka tidak perlu kita memperdebatkan lagi bahwa itu bagian dr protestan. Karena Trinitas adalah inti dari kekristenan yg kita imani.

Salam.

Bro, seperti bro Leon sebutkan di atas, ternyata tidak semudah kita katakan bahwa Kristen itu seperti ini, yang lain bukan Kristen, ternyata tidak sesederhana itu bro.

Kebetulan saya juga aktif di forum sebelah, dan ternyata saya sampai terkaget kaget, karena mendapati begitu banyaknya perbedaan dari yang menamakan dirinya Kristen (Protestan). Dari yang menganggap Allah itu tunggal, ada yang mengatakan Jesus itu bukan Allah, ada yang menyatakan nama Allah Tritunggal itu bernama Jesus, ada yang tidak percaya kitab PL, ada yang percaya bahwa baptisan Jesus adalah baptisan api dan sebagainya.

Bagaimana perbedaan yang aneh aneh dan tidak sesuai doktrin Kristen bisa tumbuh di gereja yang menamakan dirinya Kristen? Tentu karena tidak adanya bimbingan dan aturan yang mengikat dari setiap gereja, dimana umatnya berhak mengajarkan sesuai apa yang diimani dan dipercaya mendapat penerangan Roh Kudus.

Saya tidak mengatakan bahwa ajaran Gereja Katolik paling baik, tetapi anda bisa melihat bahwa Gereja Katolik, Gereja Orthodox, begitu juga Gereja Protestan mainstream, bahkan Gereja Anglikan, ternyata memiliki doktrin yang tidak menyimpang jauh. Mengapa? Karena ada kontrol, ada pihak yang berhak menentukan yang ini seperti ini dan yang itu seperti itu. Tidak bebas menentukan sesuai keinginan sendiri.

Di situlah perlunya, kalau di Katolik adalah Magisterium, ada aturan, yang tetap harus dipatuhi, dibanding hanya sekedar Alkitab, yang walaupun tidak bisa salah, tetap bisa diartikan secara salah.

Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 16:10

Husada wrote:
Djo wrote:
Husada wrote:
Kalau mencermati posting yang ada sih, saya juga setuju kalau disimpulkan bahwa Sola Scriptura belum cukup untuk menumbuhkembangkan gereja. Namun demikian, bila ada yang menyatakan dan mengimani bahwa Sola Sriptura itu cukup, yaaa... siapa yang dapat melarang?

Silahkan saja kita diskusikan, misalnya apa yg tidak dimiliki oleh penganut Sola Scritura dlm hal menumbuhkembangkan gereja, dsb.
Damai bagimu Djo.

Dengan disebut Sola Scriptura, saya menerjemahkannya sebagai hanyaAlkitab. Terjemahan itu saya artikan bahwa tatalaksana, tatacara, perihidup komunitas pengikut Kristus hanya didasarkan pada apa-apa yang tertulis dalam Alkitab saja. Bagi saya, bila diartikan seperti itu, maka saya tidak sependapat.

Sebab, ternyata masih ada "hal" yang tidak tersurat dalam Alkitab, yang menjadi dasar interaksi dan hidup menggereja umat pengikut Kristus. Contoh yang terdapat di setiap perkumpulan yang menamakan diri sebagai pengikut Kristus ialah tata liturgi. Tata liturgi tidak terdapat secara detil dalam Alkitab. Namun, tata liturgi bagi perkumpulan pengikut Kristus merupakan hal pokok. Contoh lain, bahwa setelah mendapat sakramen pembaptisan, atau sakramen perkawinan, kepada si terbaptis atau mempelai diberikan Surat Baptis atau Surat Kawin. Nah, pengaturan itu, tidak tertulis, tidak tersurat dalam Alkitab.

Artinya, bukan hanya Alkitab atau bukan Sola Scriptura yang menjadi pedoman hidup komunitas menggereja. Nah, berdasarkan pemahaman seperti itu, saya menyimpulkan bahwa Sola Scriptura belum cukup bagi Gereja untuk menuntun umat sampai kesudahannya. Scriptura (Alkitab) harus ditambah lagi oleh hal-hal yang diputuskan oleh Dewan atau Majelis.

Begitu Djo.

Damai bagi LTBers.

Mungkin memang disini letak kerancuannya.

Penganut sola scriptura tidak secara mentah2 MENOLAK SELURUH tradisi/magisterium. Hanya saja mereka mengedepankan Alkitab sbg tolak ukur/pedoman/screening thd apapun termasuk tradisi/magisterium.

Jadi bukannya menghilangkan tradisi/magisterium secara keseluruhan.
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 16:31

bruce wrote:

Bro, seperti bro Leon sebutkan di atas, ternyata tidak semudah kita katakan bahwa Kristen itu seperti ini, yang lain bukan Kristen, ternyata tidak sesederhana itu bro.

Kebetulan saya juga aktif di forum sebelah, dan ternyata saya sampai terkaget kaget, karena mendapati begitu banyaknya perbedaan dari yang menamakan dirinya Kristen (Protestan). Dari yang menganggap Allah itu tunggal, ada yang mengatakan Jesus itu bukan Allah, ada yang menyatakan nama Allah Tritunggal itu bernama Jesus, ada yang tidak percaya kitab PL, ada yang percaya bahwa baptisan Jesus adalah baptisan api dan sebagainya.

Bagaimana perbedaan yang aneh aneh dan tidak sesuai doktrin Kristen bisa tumbuh di gereja yang menamakan dirinya Kristen? Tentu karena tidak adanya bimbingan dan aturan yang mengikat dari setiap gereja, dimana umatnya berhak mengajarkan sesuai apa yang diimani dan dipercaya mendapat penerangan Roh Kudus.

Saya tidak mengatakan bahwa ajaran Gereja Katolik paling baik, tetapi anda bisa melihat bahwa Gereja Katolik, Gereja Orthodox, begitu juga Gereja Protestan mainstream, bahkan Gereja Anglikan, ternyata memiliki doktrin yang tidak menyimpang jauh. Mengapa? Karena ada kontrol, ada pihak yang berhak menentukan yang ini seperti ini dan yang itu seperti itu. Tidak bebas menentukan sesuai keinginan sendiri.

Di situlah perlunya, kalau di Katolik adalah Magisterium, ada aturan, yang tetap harus dipatuhi, dibanding hanya sekedar Alkitab, yang walaupun tidak bisa salah, tetap bisa diartikan secara salah.

Syalom

Hahaha, betul om memang tidak mudah jg. Tetapi seperti yg sudah Tuhan Yesus katakan : biarlah gandum dan ilalang tumbuh bersama2. jgn cabut ilalangnya terlebih dahulu, karena takutnya nanti gandumnya ikut tercabut. Biar nanti saat penuaian baru dipisahkan.

Bagi saya yg terpenting, mengimani bahwa "Yesus adalah Firman Allah yg menjadi manusia ; bahwa Firman itu adalah Allah itu sendiri" adalah inti dari Kekristenan. Pokok ini harus diterima dulu jika memang ingin disebut kristen.

Sebetulnya dlm tiap2 denom memiliki pedoman pengajaran imannya masing2 (mirip2 semacam magisterium lah). Tiap gereja didalam 1 denom tsb jg harus menggunakan pedoman tsb dlm pengajarannya. Jika keluar dari pedoman tsb, maka dianggap melenceng dari AD/ART sinode tsb, dan bisa dikenai sanksi.


Kembali Ke Atas Go down
leonardo
Calon Perwira
Calon Perwira


Jumlah posting : 301
Join date : 07.03.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 17:00

Djo wrote:
leonardo wrote:

Imho golongannya Petrus dan golongan apolos atau Paulus ajaran imannya sama.

oleh karena itu Paulus dapat menegur Petrus kalau ajaran imannya nggak sama mungkin akan ditegur balik sama Petrus bro hehe...

btw ajaran iman protestan mainstream imho masih banyak kesamaan dengan katolik tapi yang tidak mainstream makin hari makin liberal ...contoh di forum tetangga banyak yang sudah meragukan ajaran Trinitas atau dwinatur Yesus.

salam damai :)

Nah selama inti ajaran iman sama, hal itu bisa saja terjadi pada jaman sekarang ini.

Yg perlu diperhatikan memang bahwa ada kecenderungan utk menyamaratakan semua ajaran2 yg berkembang saat ini sbg ajaran kristen protestan. Jangan2 ajaran saksi yehuwa jg dianggap sbg bagian ajaran protestan. :)

Sbg contoh ttg contoh yg bro Leo berikan. Jika ada yg meragukan ajaran Trinitas, maka tidak perlu kita memperdebatkan lagi bahwa itu bagian dr protestan. Karena Trinitas adalah inti dari kekristenan yg kita imani.

Salam.
HAHA...nggak lah...justru kalau menghadapi orang2 ABK macam itu saya malah menanyakan dari denom protestan manakah kalian ...dan biasanya dijawab dengan OOT ;D
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 17:41

Djo wrote:
bruce wrote:

Bro, seperti bro Leon sebutkan di atas, ternyata tidak semudah kita katakan bahwa Kristen itu seperti ini, yang lain bukan Kristen, ternyata tidak sesederhana itu bro.

Kebetulan saya juga aktif di forum sebelah, dan ternyata saya sampai terkaget kaget, karena mendapati begitu banyaknya perbedaan dari yang menamakan dirinya Kristen (Protestan). Dari yang menganggap Allah itu tunggal, ada yang mengatakan Jesus itu bukan Allah, ada yang menyatakan nama Allah Tritunggal itu bernama Jesus, ada yang tidak percaya kitab PL, ada yang percaya bahwa baptisan Jesus adalah baptisan api dan sebagainya.

Bagaimana perbedaan yang aneh aneh dan tidak sesuai doktrin Kristen bisa tumbuh di gereja yang menamakan dirinya Kristen? Tentu karena tidak adanya bimbingan dan aturan yang mengikat dari setiap gereja, dimana umatnya berhak mengajarkan sesuai apa yang diimani dan dipercaya mendapat penerangan Roh Kudus.

Saya tidak mengatakan bahwa ajaran Gereja Katolik paling baik, tetapi anda bisa melihat bahwa Gereja Katolik, Gereja Orthodox, begitu juga Gereja Protestan mainstream, bahkan Gereja Anglikan, ternyata memiliki doktrin yang tidak menyimpang jauh. Mengapa? Karena ada kontrol, ada pihak yang berhak menentukan yang ini seperti ini dan yang itu seperti itu. Tidak bebas menentukan sesuai keinginan sendiri.

Di situlah perlunya, kalau di Katolik adalah Magisterium, ada aturan, yang tetap harus dipatuhi, dibanding hanya sekedar Alkitab, yang walaupun tidak bisa salah, tetap bisa diartikan secara salah.

Syalom

Hahaha, betul om memang tidak mudah jg. Tetapi seperti yg sudah Tuhan Yesus katakan : biarlah gandum dan ilalang tumbuh bersama2. jgn cabut ilalangnya terlebih dahulu, karena takutnya nanti gandumnya ikut tercabut. Biar nanti saat penuaian baru dipisahkan.

Bagi saya yg terpenting, mengimani bahwa "Yesus adalah Firman Allah yg menjadi manusia ; bahwa Firman itu adalah Allah itu sendiri" adalah inti dari Kekristenan. Pokok ini harus diterima dulu jika memang ingin disebut kristen.

Sebetulnya dlm tiap2 denom memiliki pedoman pengajaran imannya masing2 (mirip2 semacam magisterium lah). Tiap gereja didalam 1 denom tsb jg harus menggunakan pedoman tsb dlm pengajarannya. Jika keluar dari pedoman tsb, maka dianggap melenceng dari AD/ART sinode tsb, dan bisa dikenai sanksi.



Saya sependapat bro, dan justru itulah yang dimaksud dengan judul di atas, yakni 'Sola Scriptura saja tidak cukup', karena selain Alkitab, kita tetap butuh orang atau badan yang bisa menjadi pegangan, agar iman kita tidak menyimpang.

Sedikit balik ke masalah ilalang dan gandum. Memang sih, idealnya dibiarkan saja, toh nani Tuhan sendiri yang akan memotong dan membakar ilalang itu. Tetapi apa kita rela kalau secara perlahan lahan, anak atauun kerabat kita dimakan oleh ilalalng dan menjadi ilalang? Itu perlunya kita sebagai Kristen yang 'sedikit lebih tahu' menjaga iman Kristen mereka dari pengaruh buruk ilalalng yang mengaku 'kristen'.

Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 17:56

bruce wrote:

Saya sependapat bro, dan justru itulah yang dimaksud dengan judul di atas, yakni 'Sola Scriptura saja tidak cukup', karena selain Alkitab, kita tetap butuh orang atau badan yang bisa menjadi pegangan, agar iman kita tidak menyimpang.

Tapi badan yg menjadi pegangan kita jg berpegang dari apa kata Alkitab om :)

bruce wrote:

Sedikit balik ke masalah ilalang dan gandum. Memang sih, idealnya dibiarkan saja, toh nani Tuhan sendiri yang akan memotong dan membakar ilalang itu. Tetapi apa kita rela kalau secara perlahan lahan, anak atauun kerabat kita dimakan oleh ilalalng dan menjadi ilalang? Itu perlunya kita sebagai Kristen yang 'sedikit lebih tahu' menjaga iman Kristen mereka dari pengaruh buruk ilalalng yang mengaku 'kristen'.

Syalom

Ya inilah pentingnya pengajaran dan pemahaman Alkitab sedini mungkin dlm keluarga. Sehingga resiko terhasut pengajaran yg salah bisa diminimalisir.
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   16th February 2012, 18:10

Quote :
Tapi badan yg menjadi pegangan kita jg berpegang dari apa kata Alkitab om

Memang begitu bro, terutama dalam hal menafsirkan, itu yang paling berbahaya kalau setiap orang bisa menafsirkan sendiri sendiri, membuat arti sendiri, itu yang membuat penyimpangan.

Itulah mengapa Katolik dan Orthodox, walu telah 1000 tahun trpisah, perbedaan di antara keduanya tiak bertambah tambah. Karena keduanya memiliki pegangan yang sama sama punya wewenang.

Begitu pula untuk Anglikan, sepertinya tidak bertambah jauh, juga untuk Protestan mainstream. Tetapi akan berbeda dengan Protestan yang baru baru, semakin lama semakin jauh berbeda.

Quote :
Ya inilah pentingnya pengajaran dan pemahaman Alkitab sedini mungkin dlm keluarga. Sehingga resiko terhasut pengajaran yg salah bisa diminimalisir.

Betul. Tetapi akan menjadi sulit jika misalkan anda terbiasa untuk mengartikan Alkitab sesuai hikmat anda sendiri, kemudian sebutlah anak ada baca Alkitab dan mengartikannya sesuai hikmatnya sendiri. Maka lambat laun, pengertian anda dan anak anda akan semakin jauh. Itu yang kemudian terjadi seperti di banyak gereja modern sekarang ini bro.


_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   20th February 2012, 16:03

Damai bagimu, Djo.
Djo wrote:
Sebetulnya dlm tiap2 denom memiliki pedoman pengajaran imannya masing2 (mirip2 semacam magisterium lah). Tiap gereja didalam 1 denom tsb jg harus menggunakan pedoman tsb dlm pengajarannya. Jika keluar dari pedoman tsb, maka dianggap melenceng dari AD/ART sinode tsb, dan bisa dikenai sanksi.
Hehhehheee... dan sebagian dari yang mempraktikkan hakekat Magisterium, sungkan menyebutnya sebagai mempraktikkan Magisterium, khawatir akan dilabeli sebagai 'pengekor' atau 'pengikut'. Padahal, faktanya, pun kalau dibahasakan lain, maknanya ya tetap 'pengekor' atau 'pengikut'. Nah, akan semakin 'panas' dan 'tidak rela' kalau pihak yang mempraktikkan Magisterium itu dinamai Magisterium, kemudian menggeser menjadi pobia kepada Magisterium, akhirnya menjadi Asal Bukan Peracaya pada karya Magisterium, padahal komunitasnya sendiri melaksankan sesuatu mirip Magisterium.

Hehhehheee... pada titik ini, sungguh rasa syukur yang meluap-luap dari dalam hati, terutama dengan adanya internet, sebab, semua pemerhati dapat membanding-banding tanpa harus di-banned dari denominasinya.

Jika kembali ke judul trit, kiranya bisa disepakati bahwa Sola Scriptura, jika dimaknai sebagai Hanya Alkitab Saja sebagai Pedoman Hidup dan Kehidupan Gereja kurang pas. Artinya, Sola Scriptura tidak cukup. Sebab, dari diskusi di atas, diketahui bahwa diperlukan suatu lembaga yang kompeten mengartikan Alkitab, agar setiap orang percaya pada Alkitab tidak memberi arti semaunya sendiri, yang besar kemungkinan, secara perlahan akan menyimpang dari arti sebenarnya.

Ada kumpulan yang konsisten mengakui, menghormati, dan mengacu pada lembaga kompeten tersebut dan menamainya dengan Magisterium. Ada juga kumpulan yang meski mempraktikkan mengakui dan menghormati serta mengacu pada pola Magisterium, sungkan menamainya sebagai Magisterium. Kesungkanan itu pula menurut hemat saya memberikan bibit-bibit 'semau gue' mengartikan ayat Alkitab, yang akhirnya, jadi jaoooh.

Akhirnya, yaaa... seperti telah diungkapkan pada berbagai posting terdahulu, ada kumpulan yang menamai diri Kristen tetapi tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan, tidak mengakui Firman Allah menjadi manusia, tidak mengakui adanya neraka, dll, dll. Menjadi aneh, ketika kumpulan yang tidak mempercayai ketuhanan Yesus tersebut justru menuding para pngiman Yesus adalah Tuhan sebagai pihak yang salah. Padahal, sejarah membuktikan eksistensi kumpulan yang mengakui ketuhanan Yesus tidak terputus sejak hidup ragawi Yesus Kristus sampai sekarang, sementara eksistensi kumpulan yang tidak mempercayai kemesiasan Yesus baru lahir berabad-abad setelah hidup ragawi Yesus Kristus.

Damai bagi LTBers.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   20th February 2012, 17:21

bruce wrote:

Memang begitu bro, terutama dalam hal menafsirkan, itu yang paling berbahaya kalau setiap orang bisa menafsirkan sendiri sendiri, membuat arti sendiri, itu yang membuat penyimpangan.

Ya, ini memang berbahaya. Pada akhirnya kita akan menyerahkan semua ini kepada pimpinan Roh Kudus utk tetap menyertai. Sama halnya seperti penyertaanNya thd Paus dan para Hamba Tuhan lainnya yg tergabung dlm Magisterium. Meskipun semua pihak mengklaim mendapat tuntunan Roh Kudus.

bruce wrote:

Itulah mengapa Katolik dan Orthodox, walu telah 1000 tahun trpisah, perbedaan di antara keduanya tiak bertambah tambah. Karena keduanya memiliki pegangan yang sama sama punya wewenang.

Begitu pula untuk Anglikan, sepertinya tidak bertambah jauh, juga untuk Protestan mainstream. Tetapi akan berbeda dengan Protestan yang baru baru, semakin lama semakin jauh berbeda.

Tetap saja sebagai yg mengedepankan tradisi dan magisterium, seharusnya tidak ada perbedaan antara katolik dan orthodok. Jika ada perbedaan pengajaran, sekecil apapun itu, berarti ada 1 pihak yg tidak menjalankan tradisi/magisterium seperti saat mula2.

Anggaplah 1 perbedaan saja, bila ini "dimaklumi", maka wajar saja jika kemudian ada 1 perbedaan lagi antara "katolik dan orthodoks" (baca : gereja) di masa kini. Dgn kata lain perbedaan antara katolik dan orthodox menjadi prototype gereja2 selanjutnya. Dan perbedaan2 ini pun belum tentu bergerak ke arah menjauh dari ajaran mula2. Bisa saja kembali mendekati.

bruce wrote:

Betul. Tetapi akan menjadi sulit jika misalkan anda terbiasa untuk mengartikan Alkitab sesuai hikmat anda sendiri, kemudian sebutlah anak ada baca Alkitab dan mengartikannya sesuai hikmatnya sendiri. Maka lambat laun, pengertian anda dan anak anda akan semakin jauh. Itu yang kemudian terjadi seperti di banyak gereja modern sekarang ini bro.

Pengalaman iman seseorang memang pasti berbeda2. Misalnya saat membaca ayat tertentu, mungkin saya biasa2 saja, tetapi mungkin ada orang lain yg memiliki pengalaman spritual thdp ayat tsb.
Inilah gunanya kita berdoa dahulu sebelum membaca ayat Alkitab, meminta pimpinan Tuhan agar memberi kita hikmat memahami apa yg kita baca.

Jika kita memang tidak bisa mengerti apa yg dimaksud dlm alkitab, memang ada baiknya kita minta sharing kepada gereja.

Jadi peranan gereja disini adalah sebagai penambal kekurangan kita dlm memahami alkitab, dan bukan sebagai penambal kekurangan Alkitab itu sendiri.

Salam





Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   20th February 2012, 17:42

Quote :
Jadi peranan gereja disini adalah sebagai penambal kekurangan kita dlm memahami alkitab, dan bukan sebagai penambal kekurangan Alkitab itu sendiri.

Apakah anda yakin bahwa semua kata kata yang diucapkan Tuhan sudah tercatat lenbgkap di dalam Alkitab, bro?

Syalom

_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Djo
Perwira Pertama
Perwira Pertama


Jumlah posting : 794
Join date : 28.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   20th February 2012, 17:46

bruce wrote:
Quote :
Jadi peranan gereja disini adalah sebagai penambal kekurangan kita dlm memahami alkitab, dan bukan sebagai penambal kekurangan Alkitab itu sendiri.

Apakah anda yakin bahwa semua kata kata yang diucapkan Tuhan sudah tercatat lenbgkap di dalam Alkitab, bro?

Syalom

Sedangkan kata2 Tuhan yg tercatat saja belum saya lakukan semua, apalagi yg tidak tercatat ?? :)
Maksud saya, Alkitab kan bukan buku sejarah, bukan pula biografi seorang tokoh yg setiap kata2nya harus tertulis lengkap.

Tapi apa yg Tuhan mau dlm kehidupan kita sudah tertuang dlm Alkitab.

----------------------------------------------
Btw, Mungkin om Bruce bisa memberikan listnya, apa saja kata2 Tuhan yg tdk tertulis ?
Kembali Ke Atas Go down
bruce
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 9231
Join date : 27.01.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   20th February 2012, 18:00

Djo wrote:
bruce wrote:
Quote :
Jadi peranan gereja disini adalah sebagai penambal kekurangan kita dlm memahami alkitab, dan bukan sebagai penambal kekurangan Alkitab itu sendiri.

Apakah anda yakin bahwa semua kata kata yang diucapkan Tuhan sudah tercatat lenbgkap di dalam Alkitab, bro?

Syalom

Sedangkan kata2 Tuhan yg tercatat saja belum saya lakukan semua, apalagi yg tidak tercatat ?? :)

Mungkin om Bruce bisa memberikan listnya ?

Kalau saya sih yakin memang belum atau tidak tertulis semua, bro.

2Tes 2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.

2Yoh 1:12 Sungguhpun banyak yang harus kutulis kepadamu, aku tidak mau melakukannya dengan kertas dan tinta, tetapi aku berharap datang sendiri kepadamu dan berbicara berhadapan muka dengan kamu, supaya sempurnalah sukacita kita.

3Yoh 1:13 Banyak hal yang harus kutuliskan kepadamu, tetapi aku tidak mau menulis kepadamu dengan tinta dan pena.



_________________________________________________

Jn 3:16 For God so loved the world, as to give his only begotten Son; that whosoever believeth in him, may not perish, but may have life everlasting.
Kembali Ke Atas Go down
Husada
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 4981
Join date : 07.05.11

PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   21st February 2012, 11:05

Damai bagimu Djo.

Saya tertarik mengomentari posting-mu ini.
Djo wrote:
Tetap saja sebagai yg mengedepankan tradisi dan magisterium, seharusnya tidak ada perbedaan antara katolik dan orthodok. Jika ada perbedaan pengajaran, sekecil apapun itu, berarti ada 1 pihak yg tidak menjalankan tradisi/magisterium seperti saat mula2.

Anggaplah 1 perbedaan saja, bila ini "dimaklumi", maka wajar saja jika kemudian ada 1 perbedaan lagi antara "katolik dan orthodoks" (baca : gereja) di masa kini. Dgn kata lain perbedaan antara katolik dan orthodox menjadi prototype gereja2 selanjutnya. Dan perbedaan2 ini pun belum tentu bergerak ke arah menjauh dari ajaran mula2. Bisa saja kembali mendekati.
Saya kurang sepakat jika dikatakan bahwa sebagai yg mengedepankan tradisi dan magisterium, seharusnya tidak ada
perbedaan antara katolik dan orthodok. Jika ada perbedaan pengajaran,
sekecil apapun itu, berarti ada 1 pihak yg tidak menjalankan
tradisi/magisterium seperti saat mula2.


Ketidaksepakatan saya bersumber dari ketidakseragaman para murid Yesus, dalam segala hal. Thomas berbeda dengan murid lainnya, dimana Thomas bilang tidak percaya bahwa Yesus sudah bangkit sebelum melihat sendiri. Petrus sudah ditulis dalam Injil, pernah menyangkal kenal Yesus. Tidak semua murid setia mengiring Yesus sampai ke Kalvari, ternyata hanya seorang murid yang dikasihiNya bersama Bunda Maria, istri Klopas, dan Maria Magdalena. Tiap murid punya keunikan sendiri.

Nah, dengan itu, saya menyimpulkan bahwa dengan mengedepankan Tradisi dan Magisterium, bukan berarti harus seragam dalam segala hal. Tetap ada ruang untuk perbedaan. Perbedaan itu pula yang mewarnai gereja-gereja kemudian hari, karena sebagian besar para murid itu menjadi Bapa Gereja di berbagai tempat. Nah, perbedaan-perbedaan di antara para murid itu, pasti menimbulkan perbedaan-perbedaan pada para pengikutnya. Hanya saja, perbedaan yang ada, tidak menghalangi mereka mengikuti pesan Yesus agar mereka menjadi satu kawanan satu Gembala.

Begitu Djo, damai bagi LTBers.

_________________________________________________
Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan, berikan kepada negara apa yang menjadi hak negara
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Apakah Sola Scriptura cukup ?   Today at 18:10

Kembali Ke Atas Go down
 
Apakah Sola Scriptura cukup ?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 4 dari 5Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5  Next
 Similar topics
-
» Apakah ganti knalpot racing itu akan beresiko di tilang...?
» (WTA) Apakah motor yang jarang dipakai akan mempengaruhi Oli mesin didalamnya?
» Apakah haram ganti koil bila sudah pake CDI Racing??
» Tes apakah Anda seorang Indigo
» MUTILASI V*GINA...??!!!!!

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Ladang Tuhan Baru :: Ruang Antar Kristen (Khusus Penganut Kristen Trinitarian) :: Ajaran Kristen-
Navigasi: